Nabi Muhammad Dalam Kitabsuci Hindu

muhammad-dalam-kitab-hindu

>>yahyagabrielle, on October 1, 2014 at 2:37 pm said:

Di bawah ini adalah pengajaran bahwa Nabi Muhammad telah diramalkan kedatangannya membawa agama yang benar, yang tertulis di dalam kitab suci Hindu, dan untung sudah ada kitabsuci Atharva Veda online, namun sayangnya belum ada yang berbahasa indonesia, dan masih dalam bahasa international (Inggris).

Saya ingin share apa yang umat Hindu tak mengetahui, dan sedikit ulasan yang dikaji oleh seorang mantan pemeluk agama Hindu di bawah ini:

Dalam Atharvaveda book 20 Hymn 127 Shlokas 1-14 disebutkan tentang Kuntupsuktas yang mengisyaratkan bahwa nabi Muhammad akan terungkap kemudian.

Mantra 1 mengatakan: ia akan disebut Narasangsa.

“Nara” artinya orang, “sangsa” artinya “yang terpuji”. Jadi Narasangsa artinya: orang yang terpuji.

Kata “Muhammad” dalam bahasa Arab juga berarti orang yang terpuji. Jadi Narasangsa dalam bahasa Sansekerta adalah identik dengan Muhammad dalam bahasa Arab. Jadi Narasangsa adalah figur yang sama dengan Nabi Muhammad.

Ia akan disebut “Kaurama” yang bisa berarti pangeran kedamaian, dan bisa berarti orang yang pindah (hijrah). Nabi Muhammad adalah seorang pangeran kedamaian yang hijrah dari Makkah ke Madinah.

Note: dikatakan pangeran kedamaian, karena kedamaian di dalam bahasa Arab adalah ISLAM. Jadi pangeran kedamaian artinya adalah ‘Nabi yang membawa agama Islam’.

Ia akan dilindungi dari musuh yang akan dikalahkannya yang berjumlah 60.090 orang. Jumlah itu adalah sebanyak penduduk Makkah pada masa Muhammad hidup yaitu sekitar 60.000 orang.

Dalam Bhavisa Purana dalam Pratisarag Parv III, Khand 3, Adhyay 3,Shalokas 10 to 27:

“Aryadarma akan tampil di muka bumi ini. ‘Agama kebenaran’ akan memimpin dunia ini. Dia diutus oleh Isyparmatma. Dan pengikutnya adalah orang yang berada di lingkungan itu, yang kepalanya tidak dikucir, mereka akan memelihara jenggot dan akan mendengarkan wahyu, mereka akan mendengarkan panggilan sembayang”.

Hanya umat Islam yang mendengungkan panggilan sembayang, yaitu ADZAN.

“Mereka akan memakan apa saja kecuali daging babi, mereka tidak akan disucikan dengan tanaman semak semak / umbi-umbian tapi mereka akan suci di medan perang. Meraka akan dipanggil “Musalaman” (Perantara kedamaian)”.

Mantra 2 mengatakan: ia adalah resi yang naik unta.

Ini berarti ia bukan seorang bangsawan India, karena dikatakan dalam Mansuriti (11) : 202 mengatakan bahwa Brahma tidak boleh menaiki unta atau keledai. Jadi tokoh ini jelas bukan dari golongan Brahmana (pendeta tinggi Hindu), tapi seorang asing.

Dalam Atharvaveda book 20 hymn 21 : 6 dinyatakan bahwa di sana disebutkan dengan istilah: “akkaru” yang artinya: “yang mendapat pujian”. Dia akan mengalahkan 10.000 musuh tanpa pertumpahan darah. Hal ini merujuk pada perang Ahzab yang mana Nabi Muhammad mengalahkan musuh yang berjumlah 10.000 orang tanpa pertumpahan darah.

Dalam sejarah ”perang Ahzab” memang musuhnya berjumlah 10.000 dan peperangan itu tanpa pertumpahan darah.

Dalam Atharvaveda book 20 hymn 21 : 7 dinyatakan bahwa Abandu akan mengalahkan 20 penguasa.

Abandu juga berarti seorang yatim atau seorang yang mendapat pujian. Ini mengarah pada nabi Muhammad yang seorang yatim piatu sejak lahir dan arti kata Muhammad / Ahmad yang berarti yang terpuji, dan sejarah membuktikan bahwa Nabi Muhammad mengalahkan kepala-suku-suku dari suku-suku di sekitar Makkah yang berjumlah sekitar 20.

Dalam Rigveda book 1 Hymn 53 : 9 Nabi dipanggil dengan sebutan “Suslama” yang artinya lagi-lagi adalah: orang yg terpuji yang merupakan arti dari nama Muhammad.

Dalam Samaveda Agni Mantra 64 dinyatakan bahwa ia tidak disusui oleh ibunya. Hal ini persis dengan Nabi Muhammad yang tidak disusui oleh ibunya tapi oleh seorang wanita bernama Halimah.

Dan sungguh ramalan-ramalan yang tertulis di dalam kitab suci Weda telah terbukti, orang yang akan membawa agama kebenaran telah muncul, dia adalah “Narasangsa” yang jika di artikan ke bahasa Arab adalah “Muhammad”.

———————-

Islamthis,

Tulisan ini saya angkat dari komen pada artikel islamthis,

https://islamthis.wordpress.com/2010/08/31/kabah-adalah-peninggalan-hindu/

Semoga bermanfaat. Dan kepada visitornya yang telah menyumbangkan / memposting tulisan ini, saya ucapkan terima kasih. Jazakumullah bil khair!!!!

One Response

  1. Terimakasih dengan tanggapanya yang begitu baik. Saya sangat mengapresiasi akan postingan yang satu ini. Saya telah megetahui akan tulisan2 tersebut dalam kitab saya. Saya tidak akan mengatakan hal itu salah atau membenarkan, sebagaimana telah saya katakan dalam komentar saya sebelumnya.. saya hanya manusia. Setiap manusia punya kelemahan salah satunya dalam menilai sesuatu hal. Apa itu benar atau salah. Maka dari itu maka muncullah keyakinan munculnya agama sebagai bimbingan tuhan untuk meyakinkan kita akan jalan hidup yang benar. Saya selalu diajarkan toleransi. Jadi tidak ada satupun agama yang diakui di Indonesia adalah jelek. Mungkin manusianya lah yang salah dalam menilai setiap kalimat dalam buku kitab suci mereka. Atau karena ada suatu kepentingan lah banyak kitab suci telah di salahkan dan dirubah dari aslinya. Sama kasusnya seperti tahun 2013 ada percetakan yg telah merubah isi dalam alquran, untung hal tersebut diketahui dan semua alquran yg di keluarkan oleh percetakan tersebut disosialisasikan untuk dimusnahkan, juga bukan rahasia lagi bahwa alkitab juga sudah mengalami perubahan dari naskah aslinya ketika zaman kekuasaan gereja dulu. Sehingga 1 kali lagi saya katakan. Saya tidak peduli dengan apa agama kalian, apa golongan dan kebangsaan kalian, dari rahim mana kalian terlahir.. kalian adalah manusia sama seperti saya, kalian memiliki hak. Kalian memiliki pilihan, dan kalian memiki kewajiban untuk menjaga hak dan pilihan orang lain. Saya hanya menilai orang dari apa yg mereka lakukan, ketika kamu berbuat salah, siapapun kamu, walaupun kamu memiliki golongan sama seperti saya… saya gak akan peduli maka kamu salah… untuk penilaian yg lain.. saya yakin dan tidak meragukan sang maha kuasa bahwa dia memiliki penilaian yang lebih sempurna dari kita semua.. jadi saya tidak akan terlalu jauh mencari kesalahan orang lain. Sedangkan kesalahan diri saya sendiri masih belum bisa saya perbaiki seluruhnya.
    saya hidup merantau dengan teman2 mayoritas muslim dan nasrani. Sd, smp, dan sma saya. Saya sendiri satu2 nya yang hindu. Saya bangga dan begitu bahagia ketika semua mau berteman dengan saya, mau saling membantu dan belajar bersama, berjuang tanpa iri hati dan dengki, kagum akan setiap kegiatan agama lain, mengucapkan selamat untuk hari lebaran, nyepi, atau natal.. masa seperti itu apa nanti akan berubah untuk anak2 kita nanti, saling mengejek dan menyalahkan agama lain, orang lain? Teman kita? Itu yang akan kita tanamkan pada keturunan kita? Sampai nanti akan muncul sekolah khusus islam? Khusus Hindu? Atau Kuhsus nasrani? Biar lah peperangan dan pertumpahan darah terjadi di negara2 luar? Tapi Indonesia sudah berjanji untuk menjadi satu dan menghargai ke bhinekaan. Ada yg pernah liat lambang amerika? Burung elang yg mengengam panah dan naskah sebagai senjata? Atau lambang negara lain dimana lambangnya mengengam senjata2 lain? Coba liat mengapa garuda pancasila mengengam pita bhineka tunggal ika? Karena para pejuang kita dulu tau… perbedaan kita yang telah disatukan merupakan senjata utama kita. Kalau sekarang kita mau di pisah2 dan di golong-golongkan.. maka senjata itu akan lepas dan hilang.. bersiaplah Indonesia yg kita cinta, yg kita banggakan, yang kata anda adalah negara dengan mayoritas islam terbesar ini.. Akan rapuh dan hancur.. dan lebih buruknya…. itu terjadi karena anak dan cucunya sendiri.. dan itulah yg diharapkan negara2 diluar sana yangingin masuk ke Indonesia, menyebarkan isu agar kita rapuh karena mereka tau, selama kita bisa mengatasi perbedaan dan saling berangkulan mereka tidak akan bisa menguasai kita. Mungkin anda tau negara apa itu, karena negara itu telah berusaha menguasai kita sejak zaman penjajahan dan bapak sukarno dengan tegas menolak semua bantuan darinya, namun akhirnya merekabisa masuk pada zama bapak suharto serta memberikan bantuan besar bagi pembangunan yang ternyata kini menjadi hutang. Ingat. Ini bukan soal agama… its not about the gun.. but the man behind the gun. Jadi jangan terlalu benci dengan senjatanya, tapi orangnya, karena senjata itu bisa diganti2 dan kita kadang menyalahkan seseorang yang tidak tau apa2 hanya karena dia memegang senjata yang sama.

    Buat yang punya web ini, saya sangat kagum dengan usaha anda yang luar biasa konsisten dalam menemukan artikel 2 yang memperkuat agama anda, suatu power dan potensi yang luar biasa, hanya saja saya harapkan untuk bisa lebih arif lagi mengemukakan pendapat… mungkin niat anda baik, tapi ingat bahwa banyak bencana dan musibah juga lahir dari niat baik seseorang.

    Terimakasih

    Damai..Damai….Damai…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: