Nasib Manusia Pra Alquran

Nasib Manusia Pra Alquran

muller, on June 9, 2013 at 10:41 am said:

Ini namanya perdebatan yang tidak berkualitas….. membahas sesuatu yang belum dipahami benar apa makna dari pada kalimat (Agama Kristen = Tidak paham apa maksud nash Alquran; Muslim = Tidak paham maksud ajaran Agama Kristen) Kitab Suci orang lain, hanya memahami secara hurufiah… Ini bibit pemecah NKRI tercinta…

Buat Anda-Anda yang sudah hujat-menghujat di blog ini:

(Kristen) Anda tidak berhak menghakimi atau menyudutkan dan menyerang orang yang tidak seiman dengan Anda dengan memakai ajaran-ajaran agamanya yang notabene Anda tidak memahami isi dari pada Kitab Suci mereka. Sungguh sangat disayangkan!!!

(Muslim) Saudarapun tidak berhak menghujat agama lain dengan mencari kalimat-kalimat yang Anda anggap tidak benar, karena Anda tidak paham isi nash tersebut… Yang saya baca di koment saudara tidak ada yang benar satupun tentang Kristen…..

Jangan  merasa kalau ikut agama A saya ke Surga atau agama B!! Agama bukan jalan ke Surga. Agama adalah hasil ciptaan manusia. Jadi bagaimana dengan manusia jaman dulu yang belum ada agama seperti pada saat itu? Apakah mereka langsung ke Neraka karena tidak memiliki agama?? Intinya Agama itu keyakinan dan kepercayaan kita pribadi yang tidak perlu kita paksakan supaya orang lain juga percaya dengan agama kita… Dengan debat-debat Anda di atas Anda menunjukkan bahwa saudara-saudara tidak memiliki agama atau pun Iman!!!!!!!!

Merdeka!

=======================

Islamthis,

Ada pertanyaan, bagaimana dengan umat manusia pada masa purba yang kala itu belum ada agama? Apakah mereka kelak akan masuk Neraka?

Jawabannya tidak lah demikian.

Islam mengajarkan, bahwa untuk seluruh umat, Allah telah mengirim Nabi dan Rasul tersebut. Jadi kepada setiap bangsa, pulau dan peradaban, Allah telah utus Nabi dari kalangan mereka sendiri supaya mereka menjadi umat pilihan dan hidup di dalam kesalehan. Maka dengan demikian tidak mungkin mereka saat wafat akan langsung masuk Neraka, karena kenyataannya mereka semua sudah menjadi Muslim, alias umat yang berserah diri kepada Allah.

Di dalam Alquran surah Zukhruf: 6 >>  Berapa banyaknya nabi-nabi yang telah Kami utus kepada umat-umat yang terdahulu.

Alquran Surah Faathir: 24 >> Sesungguhnya Kami mengutus kamu dengan membawa kebenaran sebagai pembawa berita gembira dan sebagai pemberi peringatan. Dan tidak ada suatu umatpun melainkan telah ada padanya seorang pemberi peringatan.

Dari kedua ayat di atas jelas bahwa Allah selalu mengutus Nabi dan RasulNya kepada setiap kampung di muka bumi ini. Dengan kata lain, tidak mungkin ada suatu umat atau pulau yang vacuum dari kehadiran para Nabi dan Rasul Allah.

Mengenai Muhammad, maka Muhammad Saw merupakan Nabi dan Rasul Allah yang terakhir dari serangkaian panjang pengutusan Nabi dan Rasul ke muka bumi ini. Setelah wafatnya Muhammad Saw maka Allah tidak lagi mengutus Nabi dan RasulNya ke bumi ini. Kalau setiap Nabi diutus hanya untuk bangsa Nabi tersebut, maka berbeda dengan Muhammad Saw. Muhammad Saw adalah Nabi yang diutus untuk seluruh bangsa dan pulau. Dengan kata lain, Muhammad adalah satu-satunya Nabi yang internasional, dan yang lainnya adalah Nabi Nasional atau Nabi lokal (tanpa harus merendahkan satu Nabi dari Nabi lainnya).

Jadi kalau diajarkan kepada kita nama Nabi-Nabi dari Adam sampai Nabi Muhammad Saw yang diutus ke tengah bangsa Timur tengah (bangsa Israel dan Arab), bukan berarti bangsa lain di luar Timur tengah tidak kebagian jatah Nabi dan Rasul. Pun, kalau Allah tidak mengisahkan mau pun tidak menyebutkan nama Nabi-Nabi yang diutus kepada seluruh masing-masing bangsa di Dunia ini, maka bukan berarti tidak pernah terjadi pengutusan Nabi dan Rasul ke seluruh umat di Dunia ini. Pengutusan Nabi-Nabi itu tetap terjadi (karena itu merupakan rahmat Allah kepada seluruh alam) namun bukan berarti Allah harus mengisahkannya di dalam Alquran.

Maka dengan demikian, umat-umat tersebut yang hidup di jaman purba akan mati di dalam keadaan sebagai umat Tuhan. Artinya, kalau mereka hidup sesuai dengan ajaran Nabi yang diutus kepada mereka, mereka akan masuk Surga, dan kebalikannya jika mereka mendurhakai Nabi tersebut maka mereka akan wafat dan masuk Neraka.

Kembali ke perkataan @muller,

>> Jangan  merasa kalau ikut agama A saya ke Surga atau agama B!! Agama bukan jalan ke Surga. Agama adalah hasil ciptaan manusia. Jadi bagaimana dengan manusia jaman dulu yang belum ada agama seperti pada saat itu? Apakah mereka langsung ke Neraka karena tidak memiliki agama??

Jelaslah bahwa @muller keliru besar di sini. Agama merupakan jalan ke Surga, karena agama merupakan jalan yang ditunjukkan Tuhan kepada manusia supaya menjadi saleh dan tidak hidup seperti hidupnya Setan dan binatang. Tampaknya @muller adalah orang atheis yang tidak percaya kepada adanya Tuhan.

Agama bukanlah ciptaan manusia. Agama adalah wahyu yang diturunkan Allah kepada umat manusia. Di dalam agama yang diturunkan Tuhan terdapat bukti-bukti ajaib yang menunjukkan bahwa ada kekuatan yang luar biasa yang berasal dari luar kuasa manusia. Ini menunjukkan bahwa Tuhan itu ada. Dan kalau Tuhan itu ada, maka agama itu ada, dan merupakan karya Tuhan.

7 Responses

  1. jawaban sngat msuk akal dan jelas..

  2. Saudara2, ada satu hal yg hrs d pahami bahwa agama bukanlah segala-galanya..Allah tdk pernah menurunkan/memberikan ‘agama kpd manusia melainkan Allah memberikan pengetahuan-Nya kpd manusia melalui wahyu yaitu hukum dan ajaran kebenaran. Org2 yg mempelajari pengetahuan kebenaran tsb membentuk satu komunitas dan kemudian disebut Agama. Saat ini begitu byk agama d dunia ini dan masing2 mengklaim bahwa agamanya yg mempunyai pengetahuan kebenaran itu. Saat ini juga byk skali org yg rindu utk mencari dan mempelajari pengetahuan kebenaran Allah tsb. Oleh krn itu bukanlah suatu hal yg salah apabila seseorg berpindah agama dari satu k yg lain utk mencari kebenaran itu. Itu adalah hak setiap manusia yg hidup dan hak itu didelegasikan Allah kpd manusia utk memilih yg benar/salah bahkan Allah sendiripun tdk bisa mengganggu gugat plihan manusia tsb yg pd dasarnya bisa! Itulah hukum Allah. Jadi apa hak kita menghakimi org lain yg dlm hal ini pindah agama? Agama tdk menyelamatkan manusia melainkan Allah. Disatu sisi agama sgt penting bagi kita dalam mencari kebenaran yaitu Allah itu sendiri. Salam

    • bagi orang beriman dan percaya tentulah agama adalah segala-galanya, satu contoh : seorang muslim sejati sanggup mengorbankan nyawa satu-satunya dalam perang apabila memang di butuhkan untuk membela agama Allah. Apabila seseorang sudah mengenal dan mengetahui agama tentu paham dan mengerti aturan dan konskwensinya. jadi kalo dia pindah agama tau konskwensinya gimana (masuk neraka). agama adalah aturan atau pedoman hidup yg diberikan Tuhan kepada manusia. analogi agama adalah baju yg dapam memberikan kenyamanan, kenikmatan, dan menutup aurat serta rasa malu. orang tidak beragama ibarat tidak memakai baju.

  3. Dear Bapak Islamthis, saya pernah mendengar suatu keterangan seperti ini, tapi saya gak ingat darimana dan siapa yg menerangkan, bahwa suatu kaum tidak akan kena kewajiban untuk memeluk suatu agama, dalam hal ini agama Islam, sebelum datang kepadanya (kaum itu) suatu keterangan, pengingat atau perintah dari sesorang dalam kapasitas dia sebagai Nabi, Rasul, ulama, atau siapapun yang menyampaikan, sehingga mereka (kaum tersebut) menjadi tahu,untuk memeluk agama tersebut.
    Perihal kaum itu mau ikut atau tidak, bukan urusan orang yg mengingatkan, namun setelah keterangan itu sampai kepada kaum tersebut, maka kewajiban itu sudah kena dan akan diperhitungkan di akhirat kelak.

    Sebagai contoh :
    mungkin hanya imajinasi saya saja atau memang benar2 ada,
    ada sekelompok suku manusia yg terbelakang, yang jauh dari informasi apapun, dan mereka tidak pernah mendengar ada suatu agama yg harus mereka anut, tapi mereka sudah keburu meninggal, apakah di akhirat kelak mereka akan diperhitungkan mengenai amaliah mereka dan kebiasaaan mereka yg mungkin bertentangan dengan norma2 agama yg ada.

    Mohon koreksinya, dan maaf jika ada kata2 yg rancu. Wallahu’alam bishawab..terimakasih. wassalam.
    =============

    Islamthis,
    terima kasih atas inputnya yg sangat bermanfaat ….

  4. Janganlah kita menghakimi org lain atas perbuatannya krn belum tentu sy dan saudara lbh benar dari mrk. Faktanya adalah banyak org yg tdk punya agama/atheis yg standar dan kualitas hidupnya lbh baik daripada kita yg mengaku beragama yg benar/agama Allah..jgnlah kita menjadi org2 munafik..!

  5. Gak ada nabi lokal….d pedalaman klo g ada misionaris yg masuk mereka atheis ….mistis….berhala …ilmu2 kesaktian ….santet (saya orang nya )
    Bagaimana orang2 terdahulu d hakimi ( tanya sama Isa Almasih hakimnya nanti Dia ). Istimewa

    • yesus adalah nabi lokal hanya untuk israel saja beliau BUKAN untuk dunia, memang saat lahir beliau sedikit agak beda cara lahirnya hingga karosetan menuhankan beliau, secara praktek beliau yesus sangat MINIM karyanya beliau kurang berpengaruh dimasanya, malahan paulus yang banyak menyebarkan keseantoro penjuru tanpa ada perintah yesus hingga agama tsb sesat saat ini seperti di istilahkan oleh bpk islamthis sebagai agama KAROSETAN KEJI.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: