Fantasi Murtad Berdasar Ayat Alquran

 

Fantasi Murtad Berdasar Ayat Alquran

Menghargai Perbedaan, on March 15, 2013 at 2:54 am said:

Mohon tanggapan mengenai kesaksian di bawah ini.. Thank you.

Samuel Benny

KESAKSIAN AHMAD QONI’ RIZQI

TUHAN YESUS KRISTUS DALAM ALQURAN — Di dalam perenungan saya menemukan sebuah kesimpulan, bahwa semua orang Kristen sudah menerima anugrah keselamatan. Sedangkan saya masih terus berdoa siang malam meminta-minta untuk diberi keselamatan dan mendoakan nabi Muhammad Saw beserta keluarganya supaya diberi keselamatan. Dari situ saya bertambah semangat untuk mengkaji lebih dalam pernyataan ayat-ayat Al Qur’an. Mulai dari Surat Al Faatikhah sampai surat An Nas. Dimana penekanan surat Al Faatikhah terletak pada ayat 5 dan 6, yang mana manusia diperintahkan untuk menyembah dan meminta pertolongan hanya kepada allah saja, supaya manusia diberi hidayah (petunjuk) allah ke jalan yang lurus.

Alfatihah, 1:5-6 >> “Iyyaa kana’ budu wa iyya kanasta’iin Ihdinaash shiroo thol mustaqiim”. >> “Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami mohon pertolongan tunjukilah kami jalan yang lurus”.

Saya teruskan membaca Al Qur’an ayat demi ayat, surat demi surat saya temukan jawabannya yang berbunyi:

“wa innahu la ilmul lisaati fala tamtarunna biha wattabi un, hadzaa shiraatum mustaqiim”.

“Dan sesungguhnya Nabi Isa Almasih itu benar-benar memberi pengetahuan tentang hari kiamat. Karena itu janganlah kamu ragu-ragu tentang hari kiamat itu dan ikutilah Aku. Ini lah jalan yang lurus.

Az Zukhruf 43:61 >> Di situ Al Qur’an menyatakan bahwa Nabi Isa Almasih memberi pengetahuan tentang hari kiamat. Timbul pertanyaan dalam hatiku: “Bukankah hanya allah Swt yang mengetahui tentang hari kiamat itu?” Sebab kalau menurut pernyataan Al Qur’an Surat Luqman, bahwa pengetahuan tentang hari kiamat itu hanya di sisi Allah.

Luqman 31.34 >> “Innallaha `indahu `ilmussa’ati wa yunazzilul ghoitsa… ”. >> Sesungguhnya Allah, hanya pada sisi-Nya sajalah pengetahuan Hari Kiamat im… ”

Tapi mengapa Nabi Isa Almasih juga mengetahui? Lalu siapakah sebenarnya sosok manusia yang bernama Nabi Isa Almasih itu?

Untuk mengetahui lebih lanjut siapakah sebenarnya Nabi Isa Almasih itu, saya bolak balik membaca Al Qur’an. Lalu di saat saya membaca Surat All Imrom 3:45, di situ kutemukan jawaban yang bunyinya demikian: “idz golatil malaikatu ya maryama innalloha yubasysyiniki bi kalimatim minhus muhul masihu ‘isabnu maryama wajihan fiddunya wal akhiroti wa minal muqarrobin”.

Ali Imran 3:45 >> “Ketika Malaikat berkata: Hai Maryam, sesungguhnya Allah menggembirakan kamu dengan rahmat daripada-Nya namanya AL MASIH ISA Putra Maryam. Seorang terkemuka di dunia dan di akhirat dan termasuk orang yang terdekat dengan Tuhan”.

Saya merasa terentak melihat pernyataan ayat di atas itu, kata hati rohani saya semakin menyadari dan memahaminya. Karena dengan jelas dan tegas ayat itu mengatakan bahwa Nabi Isa Almasih dalam pra keberadaan-NYA atau sebelum ada di dalam kandungan Maryam adalah Kalam atau Firman dari Allah. Kata AL MASIH artinya yang diurapi yang ditahbiskan atau yang dinobatkan, serta diikuti dengan kata Wajihaan fiiddunyaa wal akhirah, yang artinya terkemuka di dunia dan di akhirat.

Jadi secara tersirat dan tersurat ayat itu menyatakan bahwa Nabi Isa Almasih itu pada hakikatnya adalah Firman ALLAH yang diurapi dengan status kedudukan terkemuka di dunia dan di akhirat.

Pertanyaannya, siapakah oknum yang punya kedudukan dan kehormatan terkemuka di dunia dan di akhirat kecuali Allah Swt. Lalu, siapakah sebenarnya Nabi Isa Almasih itu? Sebab tidak ada manusia, Nabi, Rasul sampai Malaikat pun yang punya kedudukan atau kehormatan terkemuka di dunia dan di akhirat.

Saya dibuat semakin bertanya-tanya dan akhirnya saya temukan juga jawabannya dalam Surat An Nisaa 4:171 yang saya ambil pointnya saja demikian bunyinya:

Annisa, 4:171 >> “Innamaal masiikhu Isabnu maryama Rasulullah wa kalimatuhu al qohaa ilaa maryama wa rukhu minhu”. Artinya: Sesungguhnya AL MASIH ISA Putra Maryam itu, adalah utusan ALLAH dan kalimat-NYA yang disampaikan kepada Maryam, dan Roh dari-NYA”.

Dari sini bisa saya simpulkan bahwa ayat di atas menyatakan Nabi Isa Almasih itu utusan ALLAH, Nabi Isa Almasih itu Firman ALLAH, Nabi Isa Almasih itu ROH ALLAH, ayat itu juga didukung Hadits Shahih Bukhari (HSB) 1496 clan Hadits Anas Bin Malik hal. 72:

ISA faa innahu Rohulullah wa kalimatuhu.

ISA itu sesungguhnya ROH ALLAH dan Kalam ALLAH.

Di samping itu saya juga membaca pernyataan Hadits Shokhih Muslim dan Hadits Shokhih Bukhori yang mengatakan:

“Wal ladzi nafsi bi yadihi layusyikanna ayyanzila fi kumubnu maryama hakamam muqsithon”.

Demi Allah yang jiwaku di tangan-Nya, sesungguhnya telah dekat masanya Isa Anak Maryam akan turun ditangah-tengah kamu, Dia akan menjadi Hakim yang adil”.

HSM 127, HSB 1090

Kembali timbul sebuah pertanyaan lagi dalam hatiku, “Siapakah sebenarnya Nabi Isa Almasih itu?” Karena kalau menurut pernyataan di dalam Al Qur’an, bahwa Allah itulah Hakim yang seadil-adilnya.

At Tin 95:8 >> “Alaysallahu bi akh khamil khakhimin”. “Bukankah Allah Hakim yang seadil-adilnya”.

Walaupun semuanya itu sudah jelas, tetapi saya tetap belum mau mempercayai dan mengimani YESUS KRISTUS itu adalah TUHAN dan Juruselamat saya. Karena masalah keyakinan kepercayaan dan keimanan, tidak segampang orang membalikkan telapak tangan langsung terima dan diaminkan atau tidak semudah orang yang beli jajan di pinggir jalan langsung ditelan jadi kenyang.

Tetapi ini masalah hati nurani yang suci, maka membutuhkan pencerahan, penerangan Sang Ilahi Yang Maha Suci supaya hati nurani ini dapat mengambil suatu keputusan untuk menyatakan keberanian tentang kebenaran yang datang dari TUHAN Pencipta dan Penguasa Semesta Alam.

Maka untuk mendukung dan memperkuat semuanya itu saya langsung terus untuk mengumpulkan data-data yang bersumber dari Al Qur’an maupun Hadits yang berkaitan dengan kesaksian dan pengakuan mengenai pemyataan tentang Nabi Isa Almasih itu:

Dalam Al Qur’an:

  1. Qs. 19 : 19 — “Isa Al Masih seorang anak laki-laki yang suci”.
  2. Qs. 19:21 — “Nabi Isa Almasih sebagai tanda bagi manusia dan rahmat dari Allah”.
  3. Qs. 3:46, 5:19, 20, 110 — “Nabi Isa Almasih semasa dalam buaian dan ayunan sudah bisa berbicara dengan manusia”.
  4. Qs. 19:31 — “Nabi Isa Almasih seorang yang diberkati Allah dimana saja berada”.
  5. Qs. 3:49, 5:110 — “Nabi Isa Almasih, menyembuhkan orang buta sejak lahir, menyembuhkan penyakit sopak (lepra) dan menghidupkan orang mati”.
  6. Qs. 3:45 — “Nabi Isa Almasih adalah Kalam Allah, terkemuka di dunia dan di akhirat”.
  7. Qs. 4:171 — “Nabi Isa Almasih utusan Allah, Kalam Allah dan Roh Allah.
  8. Qs. 21:91 — “Nabi Isa Almasih dan ibunya dijadikan tanda yang besar bagi semesta alam”.

Dalam Hadits:

  1. l. HSB. 1496 — “Nabi Isa Almasih itu utusan Allah, Kalam Allah, Rob Allah”.
  2. HSB. 1090 dan HSM 127 — “Nabi Isa Almasih akan turun menjadi Hakim yang adil.
  3. H. Anas bin Malik hal. 72 — “Nabi Isa Almasih Roh Allah dan Kalam Allah”.
  4. HSM Jilid I hal. 74 — “Nabi Isa Almasih adalah Iman Mahdi dan Hakim yang adil”.
  5. H. Ibnu Majah — “Tidak ada Imam Mahdi selain Nabi Isa Almasih putra Maryam”.

Dengan dukungan dan pernyataan beberapa ayat-ayat Al Qur’an dan Hadits perasaan saya seperti disinari dengan pancaran terang kebenaran untuk terus melangkah menuju “Jalan Keselamatan”.

Tetapi ada satu hal yang membuat saya berat melangkah untuk berjalan terus menuju ke puncak keputusan, yaitu masalah amal yang selama ini udah saya kumpulkan sejak dari awal dengan jerih payah ibadah yang melelahkan dan memakan kurun waktu yang cukup panjang. Sebab menurut ajaran agama Islam, apabila orang itu sudah murtad (keluar) dari agama Islam segala amal ibadahnya akan musnah terhapus. Padahal bekal untuk menuju kehidupan kekal harus disertai dengan banyak amal.

Dari sini saya kembali dihantui perasaan takut, kuatir, keraguan, kebimbangan dan ke-bingungan. Saya lantas terus kembali buka-buka Kitab Hadits dan Al Qur’an. Pada saat membuka Hadits Shohih Muslim, saya temukan jawaban persoalan amal yang sangat melegakan dan memuaskan yaitu di HSM no. 2412-2414 yang menjelaskan dengan gamblang bahwa:

”Anjaabir qaala sami ‘tun nabiyya sholallahu `alaihi wa sallam yaquulu: laa yud khilu akhadan minkum `amluhul jannah, wa laa yujiiruhu minannaar. Wa laa anaa. illa birakh matin minallah”.  “Dari Jabir r.a. katanya dia mendengar Nabi Saw. bersabda: “Bukan amal seseorang yang memasukannya ke Surga atau melepaskannya dari neraka, termasuk juga aku, tetapi ialah semata-mata rahmat Allah Swt. belaka”.  HSM 2412-2414

Dan Al Qur’an pun juga menyatakan dengan jelas yaitu Qs.,

Ad-Dhukhaan, 44:40-42 >> “Inna yaumal fashli miiqaatuhum ajma’iin”. >> “Sesungguhnya hari keputusan (hari kiamat) itu adalah waktu yang dijanjikan bagi mereka semuanya”. Qs. 44:40

Ad-Dhukhaan, 44:41 >> “Yauma laa yughnii maulan anmaulan syaian walaahum yunsharuun”. “Yaitu hari yang seorang karib tidak dapat memberi manfaat kepada karibnya sedikitpun, dan mereka tidak akan mendapat pertolongan”.

Ad-Dhukhaan, 44:42 >> ‘Illa man rrakhimallahu innahu huwal `aziizur- rokhiim”. >> “Kecuali orang-orang yang diberi rahmat oleh Allah. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Penyayang”.

Kesimpulannya Qs. Ad Dukhaan ayat 40-42 menyatakan:

Pada hari keputusan (penghakiman, pengadilan) tak seorang pun kerabat yang bisa memberi manfaat (pertolongan) kecuali orang yang diberi rahmat oleh Allah.

Ternyata menurut pernyataan Qs. 19:21: Bahwa Nabi Isa Almasih itulah yang dijadikan tanda bagi manusia dan sebagai rahmat dari Allah.

Maryam, 19:21 >> “Qaala kadzaliki qaala rabbuka huwa `alayya hayyinum wa linaj’alahu, ayatanllinnaasi warakhmatan minnaa; wa kana amran maqdhiyyaa”. >> ‘Jibril berkata: Demikianlah Tuhanmu berfirman “Hal itu adalah mudah bagiKu; dan agar dapat Kami menjadikannya suatu tanda bagi manusia dan sebagai rahmat dari Kami; dan hal itu adalah suatu perkara yang sudah diputuskan”.

KESIMPULAN

Dengan demikian akhirnya saya simpulkan bahwa umat Kristen sudah dijamin dengan kepastian keselamatan, sedangkan kami setiap hari berkali-kali berdoa meminta supaya diberi keselamatan, serta berkali-kali pula setiap hari kami mendoakan nabi Muhammad Saw dan keluarganya supaya diberikan keselamatan:

Allah huma sholi `ala Muhammad wa `ala `ali Muhammad.

Ya Allah berikanlah keselamatan kepada nabi Muhammad dan keluarganya (doa Shalawat).

Karena hal itu adalah perintah Al-Qur’an bahkan Allah dan para Malaikat pun juga bershalawat untuk Nabi.

Al Ahzab, 33:56 >> Innallaha wa malaikatuhu yusholluuna `alaannabiyyi, yaa ayyu halladziina amanuu shalluu `alaihi wasalimuu tasliimaa. >> Sesungguhnya Allah dan Malaikat-malaikat-Nya bersholawat untuk Nabi. Hai orang-orang beriman, bersholawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.

Oleh sebab itu kami setiap hari berkali-kali juga memohon kepada Tuhan supaya ditunjukkan ialan yang lurus.

Al Faatikhah 1:6 >> Ihdinash shiroothol mustaqiim. >> Tunjukilah kami jalan yang lurus.

Dan Allah memberikan jawaban permohonan kami itu di dalam Al Qur’an “wa innahu la ilmul lisaati fala tamtarunna biha wattabi un, hadzaa shiraatum mustaqiim”.

Az Zukhruf 43:61 >> “Dan sesungguhnya Nabi Isa Almasih itu benar-benar memberi pengetahuan tentang hari kiamat. Karena itu janganlah kamu ragu-ragu tentang hari kiamat itu dan ikutilah Aku. Inilah jalan yang lurus”.

Maka di dalam Al Qur’an ayat berikutnya Nabi Isa Almasih memberikan perintah supaya bertagwa kepada Allah dan taat kepadanya. …

Az Zukhruf 43:63 >> fat taqullaha wa athii ‘uun … >> maka bertaqwalah kepada Allah clan Taatlah kepadaku

Melalui pernyataan itu akhirnya bisa saya ketahui bahwa Nabi Isa Almasih adalah sosok pribadi yang terkemuka atau terbesar di dunia dan di akhirat (Qs. 3:45). Serta Kalam Allah dan Roh Allah (Qs. 4:171 clan HSB 1496).

Dan Nabi Isa Almasih itulah nanti yang akan menjadi Hakim yang adil (HSB. 1090 clan HSM. 127). Lewat keputusan Hakim yang adil itulah setiap manusia akan dinyatakan masuk ke dalam surga atau dijebloskan ke dalam neraka.

Di hadapan Hakim yang adil itu nanti tidak ada siapa saja dan apa saja yang bisa memberi syafaat (pertolongan) kecuali orang yang telah diberi rahmat dari Allah (HSM. 2412-2414 clan Qs. 44:40-42).

Siapakah sosok pribadi yang disebut rahmat dari Allah itu? Sesungguhnya Nabi Isa Almasih itulah yang dijadikan tanda bagi manusia dan rahmat dari Allah (Qs. 19:21).

Dengan demikian manusia itu bisa selamat di hadapan Hakim yang adil nanti kalau orang itu sudah punya tanda dan rahmat dari Allah.

Apakah tandanya itu nanti? Yaitu mempercayai dan mengimani dengan sepenuh hati serta tulus murni bahwa Nabi Isa Almasih atau YESUS KRISTUS itu adalah TUHAN dan Juruslamatnya.

————————————–

Tanggapan Islamthis,

Menghargai Perbedaan, on March 15, 2013 at 2:54 am said:

Mohon tanggapan mengenai kesaksian di bawah ini.. Thank you.

Samuel Benny

KESAKSIAN AHMAD QONI’ RIZQI

TUHAN YESUS KRISTUS DALAM ALQURAN — Di dalam perenungan saya menemukan sebuah kesimpulan, bahwa semua orang Kristen sudah menerima anugrah keselamatan. Sedangkan saya masih terus berdoa siang malam meminta-minta untuk diberi keselamatan dan mendoakan nabi Muhammad Saw beserta keluarganya supaya diberi keselamatan. Dari situ saya bertambah semangat untuk mengkaji lebih dalam pernyataan ayat-ayat Al Qur’an. Mulai dari Surat Al Faatikhah sampai surat An Nas. Dimana penekanan surat Al Faatikhah terletak pada ayat 5 dan 6, yang mana manusia diperintahkan untuk menyembah dan meminta pertolongan hanya kepada allah saja, supaya manusia diberi hidayah (petunjuk) allah ke jalan yang lurus.

Alfatihah, 1:5-6 >> “Iyyaa kana’ budu wa iyya kanasta’iin Ihdinaash shiroo thol mustaqiim”. >> “Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami mohon pertolongan tunjukilah kami jalan yang lurus”.

Islamthis,

Umat Islam TIDAK PERNAH mendoakan keselamatan untuk Nabi Muhammad Saw, karena Nabi Muhammad Saw dan seluruh Nabi SUDAH DIJAMIN MASUK SURGA.

Supaya Anda lebih jelas mengenai soal shalawat ini, silahkan Anda visit kategori salawat di blog saya ini,

https://islamthis.wordpress.com/category/all-about-shalawat/

dan juga seluruh artikel yang berkaitan, klik di sini,

Kemudian, kalau Anda berkata bahwa seluruh umat Kristen sudah mendapat anugrah keselamatan, maka seharusnya Anda mempertanyakan hal itu. Apakah benar bahwa orang Kristen sudah mendapat anugrah keselamatan tersebut. Kata siapa? Apa dasarnya. Mengapa Anda (saya tidak tahu Anda Muslim atau bukan) begitu mudah mempercayai sistem keyakinan suatu agama? Kalau ada agama yang menyatakan bahwa bumi itu bentuknya lonjong seperti lontong, apakah Anda akan percaya begitu saja?

Ingatlah, keyakinan bahwa seluruh orang Kristen sudah mendapat anugrah keselamatan, sebenarnya adalah BOHONG semata, dan merupakan halusinasi orang Kristen. Tidak benar bahwa seluruh orang Kristen sudah mendapat karunia keselamatan. Kalau orang Kristen sudah mendapat anugrah keselamatan tersebut maka mengapa orang Kristen masih harus beribadah siang dan malam? Mengapa orang Kristen masih harus menjalankan kewajiban ini itu?

Menghargai Perbedaan, on March 15, 2013 at 2:54 am said:

Saya teruskan membaca Al Qur’an ayat demi ayat, surat demi surat saya temukan jawabannya yang berbunyi:

“wa innahu la ilmul lisaati fala tamtarunna biha wattabi un, hadzaa shiraatum mustaqiim”.

“Dan sesungguhnya Nabi Isa Almasih itu benar-benar memberi pengetahuan tentang hari kiamat. Karena itu janganlah kamu ragu-ragu tentang hari kiamat itu dan ikutilah Aku. Ini lah jalan yang lurus.

Az Zukhruf 43:61 >> Di situ Al Qur’an menyatakan bahwa Nabi Isa Almasih memberi pengetahuan tentang hari kiamat. Timbul pertanyaan dalam hatiku: “Bukankah hanya allah Swt yang mengetahui tentang hari kiamat itu?” Sebab kalau menurut pernyataan Al Qur’an Surat Luqman, bahwa pengetahuan tentang hari kiamat itu hanya di sisi Allah.

Luqman 31.34 >> “Innallaha `indahu `ilmussa’ati wa yunazzilul ghoitsa… ”. >> Sesungguhnya Allah, hanya pada sisi-Nya sajalah pengetahuan Hari Kiamat im… ”

Tapi mengapa Nabi Isa Almasih juga mengetahui? Lalu siapakah sebenarnya sosok manusia yang bernama Nabi Isa Almasih itu?

Islamthis,

Mengapa Anda jadi berfikir bahwa dengan demikian maka Almasih adalah Tuhan? Mana di dalam Alquran yang menegaskan bahwa Almasih mengetahui banyak hal soal kiamat? Dapatkah Anda menjawabnya?

Coba Anda perhatikan,

“Dan sesungguhnya Nabi Isa Almasih itu benar-benar memberi pengetahuan tentang hari kiamat”.

Bayangkan keadaannya begini:

Allah Swt memberikan pengetahuan yang benar soal kiamat kepada Almasih. Kemudian setelah mendapat pengetahuan ini, Almasih menyampaikannya kepada umat manusia. Maka bukankah keadaan itu TETAP KORESPOND dengan ayat Alquran di atas?

Artinya, tidak ada satu bagian pun di dalam Alquran yang menyatakan bahwa Almasih mengetahui kiamat secara benar TANPA WAHYU DARI ALLAH. Itu artinya, Almasih mendapat ilmu soal kiamat dari Allah. Dan adalah konyol kalau menyatakan bahwa Almasih adalah Tuhan hanya karena Almasih mempunyai ilmu soal kiamat.

Ketahuilah, bahwa seluruh Nabi dan Rasul mengetahui kiamat dengan benar dan baik. TIDAK ADA PENGECUALIAN. Tidak mungkin ada seorang Nabi yang tidak tahu sama sekali soal kiamat. Kalau Nabi adam atau Nabi ibrahim atau Nabi daud mengetahui soal kiamat dengan benar, maka apakah berarti mereka adalah Tuhan?

Ya memang benar bahwa pengetahuan soal kiamat ada pada sisi Allah. Namun kemudian Allah Swt wahyukan keadaan kiamat itu kepada seluruh NabiNya. Dan kalau Allah Swt wahyukan soal keadaan kiamat itu kepada seorang Nabi, bukan berarti Nabi yang bersangkutan adalah Tuhan. Itu konyol sekali.

Menghargai Perbedaan, on March 15, 2013 at 2:54 am said:

Untuk mengetahui lebih lanjut siapakah sebenarnya Nabi Isa Almasih itu, saya bolak balik membaca Al Qur’an. Lalu di saat saya membaca Surat All Imrom 3:45, di situ kutemukan jawaban yang bunyinya demikian: “idz golatil malaikatu ya maryama innalloha yubasysyiniki bi kalimatim minhus muhul masihu ‘isabnu maryama wajihan fiddunya wal akhiroti wa minal muqarrobin”.

Ali Imran 3:45 >> “Ketika Malaikat berkata: Hai Maryam, sesungguhnya Allah menggembirakan kamu dengan rahmat daripada-Nya namanya AL MASIH ISA Putra Maryam. Seorang terkemuka di dunia dan di akhirat dan termasuk orang yang terdekat dengan Tuhan”.

Saya merasa terentak melihat pernyataan ayat di atas itu, kata hati rohani saya semakin menyadari dan memahaminya. Karena dengan jelas dan tegas ayat itu mengatakan bahwa Nabi Isa Almasih dalam pra keberadaan-NYA atau sebelum ada di dalam kandungan Maryam adalah Kalam atau Firman dari Allah. Kata AL MASIH artinya yang diurapi yang ditahbiskan atau yang dinobatkan, serta diikuti dengan kata Wajihaan fiiddunyaa wal akhirah, yang artinya terkemuka di dunia dan di akhirat.

Jadi secara tersirat dan tersurat ayat itu menyatakan bahwa Nabi Isa Almasih itu pada hakikatnya adalah Firman ALLAH yang diurapi dengan status kedudukan terkemuka di dunia dan di akhirat.

Pertanyaannya, siapakah oknum yang punya kedudukan dan kehormatan terkemuka di dunia dan di akhirat kecuali Allah Swt. Lalu, siapakah sebenarnya Nabi Isa Almasih itu? Sebab tidak ada manusia, Nabi, Rasul sampai Malaikat pun yang punya kedudukan atau kehormatan terkemuka di dunia dan di akhirat.

Islamthis,

Memang benar bahwa Almasih merupakan kalam Tuhan, firman Tuhan. Namun ingatlah, bahwa seluruh mahluk adalah berasal dari firman Tuhan. Tidak ada pengecualian. Muhammad, ibrahim, daud, sulaiman, gunung, laut, masa depan, keseluruhan itu berasal dari firman Allah Swt. Kalau Allah sebut di dalam Alquran bahwa saya berasal dari firman Allah Swt, maka apakah berarti bahwa saya adalah Tuhan?

Oleh karena itu, ayat Alquran yang kamu kutip, tidak sama sekali membuktikan bahwa Almasih adalah Tuhan. Anda jangan konyol begitu.

Menghargai Perbedaan, on March 15, 2013 at 2:54 am said:

Saya dibuat semakin bertanya-tanya dan akhirnya saya temukan juga jawabannya dalam Surat An Nisaa 4:171 yang saya ambil pointnya saja demikian bunyinya:

Annisa, 4:171 >> “Innamaal masiikhu Isabnu maryama Rasulullah wa kalimatuhu al qohaa ilaa maryama wa rukhu minhu”. Artinya: Sesungguhnya AL MASIH ISA Putra Maryam itu, adalah utusan ALLAH dan kalimat-NYA yang disampaikan kepada Maryam, dan Roh dari-NYA”.

Dari sini bisa saya simpulkan bahwa ayat di atas menyatakan Nabi Isa Almasih itu utusan ALLAH, Nabi Isa Almasih itu Firman ALLAH, Nabi Isa Almasih itu ROH ALLAH, ayat itu juga didukung Hadits Shahih Bukhari (HSB) 1496 clan Hadits Anas Bin Malik hal. 72:

ISA faa innahu Rohulullah wa kalimatuhu.

ISA itu sesungguhnya ROH ALLAH dan Kalam ALLAH.

Islamthis,

Mengenai roh allah ini, silahkan anda baca artikel saya yang berkaitan,

https://islamthis.wordpress.com/2011/02/17/roh-qudus-siapakah-dia/

Menghargai Perbedaan, on March 15, 2013 at 2:54 am said:

Di samping itu saya juga membaca pernyataan Hadits Shokhih Muslim dan Hadits Shokhih Bukhori yang mengatakan:

“Wal ladzi nafsi bi yadihi layusyikanna ayyanzila fi kumubnu maryama hakamam muqsithon”.

Demi Allah yang jiwaku di tangan-Nya, sesungguhnya telah dekat masanya Isa Anak Maryam akan turun ditangah-tengah kamu, Dia akan menjadi Hakim yang adil”.

HSM 127, HSB 1090

Kembali timbul sebuah pertanyaan lagi dalam hatiku, “Siapakah sebenarnya Nabi Isa Almasih itu?” Karena kalau menurut pernyataan di dalam Al Qur’an, bahwa Allah itulah Hakim yang seadil-adilnya.

At Tin 95:8 >> “Alaysallahu bi akh khamil khakhimin”. “Bukankah Allah Hakim yang seadil-adilnya”.

Islamthis,

Untuk permasalahan ini, saya sudah menyiapkan jawabab / penjelasan yang mudah dipahami. Silahkan klik artikel saya ini,

https://islamthis.wordpress.com/2012/05/24/lebih-mulia-jesus-daripada-muhammad/

Menghargai Perbedaan, on March 15, 2013 at 2:54 am said:

Walaupun semuanya itu sudah jelas, tetapi saya tetap belum mau mempercayai dan mengimani YESUS KRISTUS itu adalah TUHAN dan Juruselamat saya. Karena masalah keyakinan kepercayaan dan keimanan, tidak segampang orang membalikkan telapak tangan langsung terima dan diaminkan atau tidak semudah orang yang beli jajan di pinggir jalan langsung ditelan jadi kenyang.

Tetapi ini masalah hati nurani yang suci, maka membutuhkan pencerahan, penerangan Sang Ilahi Yang Maha Suci supaya hati nurani ini dapat mengambil suatu keputusan untuk menyatakan keberanian tentang kebenaran yang datang dari TUHAN Pencipta dan Penguasa Semesta Alam.

Maka untuk mendukung dan memperkuat semuanya itu saya langsung terus untuk mengumpulkan data-data yang bersumber dari Al Qur’an maupun Hadits yang berkaitan dengan kesaksian dan pengakuan mengenai pemyataan tentang Nabi Isa Almasih itu:

Dalam Al Qur’an:

  1. Qs. 19 : 19 — “Isa Al Masih seorang anak laki-laki yang suci.
  2. Qs. 19:21 — “Nabi Isa Almasih sebagai tanda bagi manusia dan rahmat dari Allah.
  3. Qs. 3:46, 5:19, 20, 110 — “Nabi Isa Almasih semasa dalam buaian dan ayunan sudah bisa berbicara dengan manusia.
  4. Qs. 19:31 — “Nabi Isa Almasih seorang yang diberkati Allah dimana saja berada.
  5. Qs. 3:49, 5:110 — “Nabi Isa Almasih, menyembuhkan orang buta sejak lahir, menyembuhkan penyakit sopak (lepra) dan menghidupkan orang mati.
  6. Qs. 3:45 — “Nabi Isa Almasih adalah Kalam Allah, terkemuka di dunia dan di akhirat.
  7. Qs. 4:171 — “Nabi Isa Almasih utusan Allah, Kalam Allah dan Roh Allah.
  8. Qs. 21:91 — “Nabi Isa Almasih dan ibunya dijadikan tanda yang besar bagi semesta alam

Dalam Hadits:

  1. l. HSB. 1496 — “Nabi Isa Almasih itu utusan Allah, Kalam Allah, Rob Allah.

  2. HSB. 1090 dan HSM 127 — “Nabi Isa Almasih akan turun menjadi Hakim yang adil.

  3. H. Anas bin Malik hal. 72 — “Nabi Isa Almasih Roh Allah dan Kalam Allah.

  4. HSM Jilid I hal. 74 — “Nabi Isa Almasih adalah Iman Mahdi dan Hakim yang adil.

  5. H. Ibnu Majah — “Tidak ada Imam Mahdi selain — “Nabi Isa Almasih putra Maryam.

Islamthis,

Isa almasih adalah nabi biasa. Dan anda juga seluruh orang kristen TIDAK DIBENARKAN mengambil bagian2 dari ajaran Islam kalau tujuannya untuk membenarkan ketuhanan Jesus. Karena di mana logikanya? Kalau Muhammad atau pun Islam membenarkan ketuhanan Jesus maka mengapa Muhammad dan para sahabatnya tidak beribadah dalam gereja? Bahkan kebalikannya Muhammad dan para sahabatnya MEMERANGI ORANG KRISTEN, dan bahkan mengISLAMkan banyak orang kristen menjadi muslim.

Anda jangan lupa bahwa Alquran dan alhadis pun juga punya banyak ayat yang menentang ketuhanan almasih. Kalau sudah begitu, maka apa alasan bagi anda untuk menyatakan bahwa almasih adalah Tuhan?

Menghargai Perbedaan, on March 15, 2013 at 2:54 am said:

Dengan dukungan dan pernyataan beberapa ayat-ayat Al Qur’an dan Hadits perasaan saya seperti disinari dengan pancaran terang kebenaran untuk terus melangkah menuju “Jalan Keselamatan”.

Islamthis,

Anda jangan lupa bahwa Alquran dan alhadis pun juga punya banyak ayat yang menentang ketuhanan almasih. Kalau sudah begitu, maka apa alasan bagi anda untuk menyatakan bahwa almasih adalah Tuhan?

Menghargai Perbedaan, on March 15, 2013 at 2:54 am said:

Tetapi ada satu hal yang membuat saya berat melangkah untuk berjalan terus menuju ke puncak keputusan, yaitu masalah amal yang selama ini udah saya kumpulkan sejak dari awal dengan jerih payah ibadah yang melelahkan dan memakan kurun waktu yang cukup panjang. Sebab menurut ajaran agama Islam, apabila orang itu sudah murtad (keluar) dari agama Islam segala amal ibadahnya akan musnah terhapus. Padahal bekal untuk menuju kehidupan kekal harus disertai dengan banyak amal.

Dari sini saya kembali dihantui perasaan takut, kuatir, keraguan, kebimbangan dan ke-bingungan. Saya lantas terus kembali buka-buka Kitab Hadits dan Al Qur’an. Pada saat membuka Hadits Shohih Muslim, saya temukan jawaban persoalan amal yang sangat melegakan dan memuaskan yaitu di HSM no. 2412-2414 yang menjelaskan dengan gamblang bahwa:

”Anjaabir qaala sami ‘tun nabiyya sholallahu `alaihi wa sallam yaquulu: laa yud khilu akhadan minkum `amluhul jannah, wa laa yujiiruhu minannaar. Wa laa anaa. illa birakh matin minallah”.  “Dari Jabir r.a. katanya dia mendengar Nabi Saw. bersabda: “Bukan amal seseorang yang memasukannya ke Surga atau melepaskannya dari neraka, termasuk juga aku, tetapi ialah semata-mata rahmat Allah Swt. belaka”.  HSM 2412-2414

Dan Al Qur’an pun juga menyatakan dengan jelas yaitu Qs.,

Ad-Dhukhaan, 44:40-42 >> “Inna yaumal fashli miiqaatuhum ajma’iin”. >> “Sesungguhnya hari keputusan (hari kiamat) itu adalah waktu yang dijanjikan bagi mereka semuanya”. Qs. 44:40

Ad-Dhukhaan, 44:41 >> “Yauma laa yughnii maulan anmaulan syaian walaahum yunsharuun”. “Yaitu hari yang seorang karib tidak dapat memberi manfaat kepada karibnya sedikitpun, dan mereka tidak akan mendapat pertolongan”.

Ad-Dhukhaan, 44:42 >> ‘Illa man rrakhimallahu innahu huwal `aziizur- rokhiim”. >> “Kecuali orang-orang yang diberi rahmat oleh Allah. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Penyayang”.

Kesimpulannya Qs. Ad Dukhaan ayat 40-42 menyatakan:

Pada hari keputusan (penghakiman, pengadilan) tak seorang pun kerabat yang bisa memberi manfaat (pertolongan) kecuali orang yang diberi rahmat oleh Allah.

Ternyata menurut pernyataan Qs. 19:21: Bahwa Nabi Isa Almasih itulah yang dijadikan tanda bagi manusia dan sebagai rahmat dari Allah.

Islamthis,

Anda jangan lupa, rahmat Allah Swt di hari kiamat TIDAK AKAN TURUN kepada mereka yang sesat yang menyanggahi pesan Alquran dan pesan Muhammad. Dan pesan / ajaran Muhammad adalah bahwa Jesus bukanlah anak Tuhan, dan Allah Swt sama sekali tidak mempunyai sekutu.

Begitu banyak ayat alquran dan alhadis yang mengajarkan bahwa Jesus bukan Tuhan, tiba2 anda hanya melihat ayat2 Alquran yang anda anggap sbg pembenaran atas ketuhanan Jesus. Itu pun hanya karena anda sudah terpengaruh oleh ajaran sesat orang kristen.

Menghargai Perbedaan, on March 15, 2013 at 2:54 am said:

Maryam, 19:21 >> “Qaala kadzaliki qaala rabbuka huwa `alayya hayyinum wa linaj’alahu, ayatanllinnaasi warakhmatan minnaa; wa kana amran maqdhiyyaa”. >> ‘Jibril berkata: Demikianlah Tuhanmu berfirman “Hal itu adalah mudah bagiKu; dan agar dapat Kami menjadikannya suatu tanda bagi manusia dan sebagai rahmat dari Kami; dan hal itu adalah suatu perkara yang sudah diputuskan”.

KESIMPULAN

Dengan demikian akhirnya saya simpulkan bahwa umat Kristen sudah dijamin dengan kepastian keselamatan, sedangkan kami setiap hari berkali-kali berdoa meminta supaya diberi keselamatan, serta berkali-kali pula setiap hari kami mendoakan nabi Muhammad Saw dan keluarganya supaya diberikan keselamatan:

Allah huma sholi `ala Muhammad wa `ala `ali Muhammad.

Ya Allah berikanlah keselamatan kepada nabi Muhammad dan keluarganya (doa Shalawat).

Karena hal itu adalah perintah Al-Qur’an bahkan Allah dan para Malaikat pun juga bershalawat untuk Nabi.

Al Ahzab, 33:56 >> Innallaha wa malaikatuhu yusholluuna `alaannabiyyi, yaa ayyu halladziina amanuu shalluu `alaihi wasalimuu tasliimaa. >> Sesungguhnya Allah dan Malaikat-malaikat-Nya bersholawat untuk Nabi. Hai orang-orang beriman, bersholawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.

Oleh sebab itu kami setiap hari berkali-kali juga memohon kepada Tuhan supaya ditunjukkan ialan yang lurus.

Al Faatikhah 1:6 >> Ihdinash shiroothol mustaqiim. >> Tunjukilah kami jalan yang lurus.

Dan Allah memberikan jawaban permohonan kami itu di dalam Al Qur’an “wa innahu la ilmul lisaati fala tamtarunna biha wattabi un, hadzaa shiraatum mustaqiim”.

Az Zukhruf 43:61 >> “Dan sesungguhnya Nabi Isa Almasih itu benar-benar memberi pengetahuan tentang hari kiamat. Karena itu janganlah kamu ragu-ragu tentang hari kiamat itu dan ikutilah Aku. Inilah jalan yang lurus”.

Maka di dalam Al Qur’an ayat berikutnya Nabi Isa Almasih memberikan perintah supaya bertagwa kepada Allah dan taat kepadanya. …

Az Zukhruf 43:63 >> fat taqullaha wa athii ‘uun … >> maka bertaqwalah kepada Allah clan Taatlah kepadaku

Melalui pernyataan itu akhirnya bisa saya ketahui bahwa Nabi Isa Almasih adalah sosok pribadi yang terkemuka atau terbesar di dunia dan di akhirat (Qs. 3:45). Serta Kalam Allah dan Roh Allah (Qs. 4:171 clan HSB 1496).

Dan Nabi Isa Almasih itulah nanti yang akan menjadi Hakim yang adil (HSB. 1090 clan HSM. 127). Lewat keputusan Hakim yang adil itulah setiap manusia akan dinyatakan masuk ke dalam surga atau dijebloskan ke dalam neraka.

Di hadapan Hakim yang adil itu nanti tidak ada siapa saja dan apa saja yang bisa memberi syafaat (pertolongan) kecuali orang yang telah diberi rahmat dari Allah (HSM. 2412-2414 clan Qs. 44:40-42).

Siapakah sosok pribadi yang disebut rahmat dari Allah itu? Sesungguhnya Nabi Isa Almasih itulah yang dijadikan tanda bagi manusia dan rahmat dari Allah (Qs. 19:21).

Dengan demikian manusia itu bisa selamat di hadapan Hakim yang adil nanti kalau orang itu sudah punya tanda dan rahmat dari Allah.

Apakah tandanya itu nanti? Yaitu mempercayai dan mengimani dengan sepenuh hati serta tulus murni bahwa Nabi Isa Almasih atau YESUS KRISTUS itu adalah TUHAN dan Juruselamatnya.

Islamthis,

Coba anda jelaskan kepada saya.

Semurni apakah Alkitab itu? Apakah anda dapat ajukan bukti bahwa Alkitab merupakan kitab yang paling murni? Itu sudah menjadi tanda untuk anda bahwa kristen adalah sesat.

Dan kemudian, apakah anda dapat memastikan kepada saya bahwa kristen merupakan agama yang mengamalkan ajaran Alkitab dan khususnya ajaran nabi isa? Jawabannya adalah TIDAK. Tidak ada satu pun dalam kristen yang mengamalkan ajaran nabi isa. Itu sudah menjadi tanda buat anda bahwa kristen adalah sesat.

Silahkan anda lihat. Di dunia kristen, ketelanjangan dan kemesuman menjadi halal. Apakah itu berarti kristen merupakan ajaran yang suci? Itu sudah jadi tanda buat anda bahwa kristen adalah sesat. Kalau sekarang anda murtad dari Islam, maka selanjutnya anda AKAN DIKONDISIKAN untuk GEMAR TELANJANG RIA, seks bebas, bebas berzina, bebas berbohong, bebas berjudi, bebas makan riba, bebas hidup sekuler.

Itukah yang anda inginkan? Bandingkan ketika anda masih muslim. Anda diKONDISIkan untuk menjauhi memakan bangkai, menjauhi jina, bugilmassal, judi, makan riba, dll.

Kristen sudah diajarkan untuk menghalalkan berbohong. Orang kristen telah berbohong bahwa atahualpa dibunuh karena membanting buku doa. Padahal sebenaranya atahualpa dibunuh tentara spanyol karena atahualpa membanting Alkitab.

Kemudian, orang kristen tulis bahwa pattimura adalah kristen. Padahal pattimura adalah muslim. Kemudian, orang kristen tulis berita bahwa muslim lah yang menghancurkan gedung wtc 9 sept. Padahal yang berbuat adalah orang kristen untuk memfitnah dunia muslim.

Dan masih banyak lagi kebohongan orang kristen. Itu semua karena orang kristen hidup dalam bayang2 iblis. Maka bagaimana jadi orang kristen itu DIRAHMATI Allah Swt?

Maka di dalam Al Qur’an ayat berikutnya Nabi Isa Almasih memberikan perintah supaya bertagwa kepada Allah dan taat kepadanya. …

Az Zukhruf, 43:63 >> fat taqullaha wa athii ‘uun … maka bertaqwalah kepada Allah clan Taatlah kepadaku

Ayat tersebut di atas tidak sertamerta bermakna bahwa seluruh manusia harus tunduk kepada Almasih sebagai Tuhan. Ingatlah, kalimat seperti pada ayat di atas adalah LUMRAH juga diucapkan oleh Nabi lain di dalam Alquran, sebagai salah satu contoh,

Ali Imron: 31 >> Katakanlah (Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam ): ‘Jika kalian (benar-benar) mencintai Allah, maka ikutilah aku, niscaya Allah mencintai kalian dan mengampuni dosa-dosa kalian”.

Ayat di atas merupakan ayat yang diucapkan oleh Muhammad Saw kepada umatnya, atas perintah Allah Swt. Maka apakah berarti Muhammad Saw adalah Tuhan di dalam Trinitas?

Terima kasih.

 

11 Responses

  1. Assalamualaikum sobat muslim di blog ini, hidayah Allah Aza wa Jalla hanya diberikan-Nya kepada yang memang ingin diberikan, dan Allah Aza wa Jalla membiarkan sesat orang yang memang sudah ditentukan-Nya untuk sesat sampai hari manusia dan jin di hisab di padang mahsyar. ingat azab Allah Aza wa Jalla amat keras.

  2. Ternyata islamisthis pemikirannya dangkal..menurut sy tentunya. Krn dari pernyataan2 anda di atas sangat jelas bahwa apa yg anda katakan adalah berdasarkan pemikiran anda sendiri. Itu sdh cukup menggambarkan siapa anda Dan apa yg anda ajarkan!

  3. admin yg bebal yg terdoktrin…bantahan km tdk berbobot dan tdk sesuai alquran ug kau anut….. jd kmlah kafir itu…. yg membantah apa isi alquranmu…bebal……. igat nasrani percaya sama nabi ISA…. YG TDK MENGAKUI MUHAMMAD anda hrs lapang dada…. kalian muslimyg mengaku muhammad nabi terahir kalian… nasrani tdk merasa usilin kalian!!! kalian aja yg kebakatan jenggot, bahas2 alkitab demi pembenaran muhammad pemimpi itu……. org bebal….
    ===========

    Islamthis,
    anda org kristen yg kafir, ude kehabisan kata2 shg TIDAK BISA MENJAWAB DAN MENANGKIS serangan saya ….

    maka jadlah anda ngos2an bacanya hahahahahaha

    • BETUL ….!!! GOBLOG KABEH YANG NDISKUSIKAN KEYAKINAN INI !!
      ========

      ===========

      Islamthis,
      anda org kristen yg kafir, ude kehabisan kata2 shg TIDAK BISA MENJAWAB DAN MENANGKIS serangan saya ….

      maka jadlah anda ngos2an bacanya hahahahahaha

  4. Semua yang terlibat disini, JANGANLAH MERASA BISA, NAMUN BISALAH MERASA.
    Yang penting didunia ini cari boga dan surge, entahlah jalan mana yang mau ditempuh.
    Yang pasti berbuatlah kebaikan dan kebajikan bagi semua makhluk Tuhan dan nggak perlu mengklaim dirimulah yang paling benar,

    Yang perlu disadari adalah hikmah yang tersirat itu ada dibalik yang tersurat. Jangan berlebihan,

    Nggak usah firman Allah dipakai untuk pembenaran, dan tuk saling buat alat MEMFTNAH, memang firman Allah tuh sudah benar.

    GITU AZA KOK REPORT.

    ===========

    Islamthis,
    anda org kristen yg kafir, ude kehabisan kata2 shg TIDAK BISA MENJAWAB DAN MENANGKIS serangan saya ….

    maka jadlah anda ngos2an bacanya hahahahahaha

  5. “LAKUMDINUKUM WALIADIN” Agamamu bagimu, Agamaku bagiku!!!

    ===========

    Islamthis,
    anda org kristen yg kafir, ude kehabisan kata2 shg TIDAK BISA MENJAWAB DAN MENANGKIS serangan saya ….

    maka jadlah anda ngos2an bacanya hahahahahaha

    makan tuh kesesatan kristen …… koit masuk neraka hahahahaha

  6. Mengapa kamu tidak memetik ayat 116 dan 117, Surah Al Maidah http://www.islamicstudies.info/tafheem.php?sura=5&verse=116&to=117

  7. Please read this too and shut up:-

    http://www.aimer-jesus.com/e/jesus_not_son.php

  8. KAFIR KRISTEN SDH HENG OTAKNYA SDH TERKUNCI MATA HATINYA , MKNYA JGN MKN BABI. BABI HARAM

  9. Memang benar bahwa Almasih merupakan kalam Tuhan, firman Tuhan. Namun ingatlah, bahwa seluruh mahluk adalah berasal dari firman Tuhan. Tidak ada pengecualian. Muhammad, ibrahim, daud, sulaiman, gunung, laut, masa depan, keseluruhan itu berasal dari firman Allah Swt. Kalau Allah sebut di dalam Alquran bahwa saya berasal dari firman Allah Swt, maka apakah berarti bahwa saya adalah Tuhan?

    ———————————
    Assalamu alaikum Wr.Wb
    Memang benar bahwa semua ciptaan itu berasal dari Firman Allah, saya maupun saudara dan semua yang ada didunia ini berasal dari Firman Allah. Namun kita bukanlah Firman Allah, melainkan ciptaan yang dibentuk melalui Firman Allah itu sendiri. Allah bersabda, kun fayakun, jadilah bumi dan segenap isinya, jadilah saudara dan saya, orang tua kita, tapi tetaplah kita ini hanya ciptaan yang lahir dari Firman Allah. Kendati pada hadist: Annas bin Malik hal.76 dikatakan bahwa “isaa faa innahu rohullah wa kalimatuhu” yang artinya “Isa itu sesungguhnya Roh Allah dan FirmanNya”, jadi Isa itu Firman Allah itu sendiri, bukan Ciptaan yang dijadikan melalui Firman bahkan dikatakan Isa itu Roh Allah. Jadi siapakah isa itu, mari kita simpulkan masing2. Wassalamualaikum wr.wb.
    ==============

    Islamthis,
    utk soal isa dan roh allah, silahkan baca artikel ini,
    https://islamthis.wordpress.com/2011/02/17/roh-qudus-siapakah-dia/

    mudah2an membantu.

    terima kasih.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: