Muhammad Dalam Taurat Israel

Muhammad Dalam Taurat Israel

Sesungguhnya, hampir seluruh nubuat Perjanjian Lama menunjuk pada Nabi Muhammad. Namun, oleh karena telah terjadi perombakan besar-besaran di dalam tubuh Perjanjian Lama, maka kita hanya bisa mengenali Muhammad melalui Nebayot, Kedar, Tema, dan lembah Baka. “Nebayot”, “Kedar”, dan “Tema” sangatlah penting, karena mereka adalah anak-anak dari Nabi Ishmael (Kejadian 25:13-15) dan memberi petunjuk terhadap kelompok masyarakat bangsa Arab. Sementara “Baka” menjadi penting, karena ia memberi petunjuk adanya perjalanan Nabi Ishmael ke Mekah. Ada 6 kata kunci dalam mengidentifikasi Muhammad dalam Perjanjian Lama, yaitu: Nebayot, Kedar, Tema, Arab / Arabia, Baka, dan Paran.

Sepandai-pandainya tupai melompat, pasti akan jatuh juga. Sepandai-pandainya Ahli Kitab (Yahudi dan Kristen) menyembunyikan kebenaran, pasti ketahuan juga jejaknya. Kira2 inilah ungkapan yang paling tepat dalam mengungkap sosok Nabi Muhammad di dalam Perjanjian Lama.

QS. 2:146. Orang-orang yang telah Kami beri Alkitab (Taurat dan Injil) mengenal Muhammad seperti mereka mengenal anak-anaknya sendiri. Dan sesungguhnya sebahagian di antara mereka menyembunyikan kebenaran, padahal mereka mengetahui.

QS. 6:91. Dan mereka tidak menghormati Allah dengan penghormatan yang semestinya di kala mereka berkata: “Allah tidak menurunkan sesuatu pun kepada manusia”. Katakanlah: “Siapakah yang menurunkan kitab (Taurat) yang dibawa oleh Musa sebagai cahaya dan petunjuk bagi manusia, kamu jadikan kitab itu lembaran-lembaran kertas yang bercerai-berai, kamu perlihatkan (sebagiannya) dan kamu sembunyikan sebagian besarnya, padahal telah diajarkan kepadamu apa yang kamu dan bapak-bapak kamu tidak mengetahui (nya)?” Katakanlah: “Allah-lah (yang menurunkannya)”, kemudian (sesudah kamu menyampaikan Alquran kepada mereka), biarkanlah mereka bermain-main dalam kesesatannya.

QS. 2:75. Apakah kamu masih mengharapkan mereka (Ahli Kitab) akan percaya kepadamu, padahal segolongan dari mereka mendengar firman Allah, lalu mereka mengubahnya setelah mereka memahaminya, sedang mereka mengetahui?

QS. 2:78-79. Dan di antara mereka ada yang buta huruf, tidak mengetahui Alkitab (Taurat), kecuali dongengan bohong belaka dan mereka hanya menduga-duga. Maka kecelakaan yang besarlah bagi orang-orang yang menulis Alkitab dengan tangan mereka sendiri, lalu dikatakannya: “Ini dari Allah”, (dengan maksud) untuk memperoleh keuntungan yang sedikit dengan perbuatan itu. Maka kecelakaan besarlah bagi mereka, akibat dari apa yang ditulis oleh tangan mereka sendiri, dan kecelakaan besarlah bagi mereka, akibat dari apa yang mereka kerjakan.

1. YEHEZKIEL (Bukti Kedar sebagai orang Arab dan terletak di jazirah Arab).

Yehezkiel 27:21 Arab dan semua pemuka Kedar berdagang dengan engkau dalam anak domba, domba jantan dan kambing jantan; dalam hal-hal itulah mereka berdagang dengan engkau

Nubuat Perjanjian Lama banyak menyebut “Kedar”, putra kedua Ishmael (Kejadian 25:13), yang pada akhirnya menurunkan Nabi Muhammad. Tampak jelas dalam ayat di atas bahwa Kedar adalah nama salah satu klan Arab (Arab pendatang). Meski letaknya tidak disebutkan, tapi ini memberi petunjuk tentang lokasi atau status Kedar sebagai orang Arab yang berkaitan erat dengan kedatangan nabi setelah Jesus yang terlihat pada nubuat2 lainnya di bawah ini.

2. YESAYA (Kedar dan Tema bukti orang-orang Arab).

Yesaya

21:13. Ucapan ilahi terhadap Arabia. Di belukar di Arabia kamu akan bermalam, hai kafilah-kafilah orang Dedan!

21:14 Hai penduduk tanah Tema, keluarlah, bawalah air kepada orang yang haus, pergilah, sambutlah orang pelarian dengan roti!

21:15 Sebab mereka melarikan diri terhadap pedang, ya terhadap pedang yang terhunus, terhadap busur yang dilentur, dan terhadap kehebatan peperangan.

21:16 Sebab beginilah firman Tuhan kepadaku: “Dalam setahun lagi, menurut masa kerja prajurit upahan, maka segala kemuliaan Kedar akan habis.

21:17 Dan dari pemanah-pemanah yang gagah perkasa dari bani Kedar, akan tinggal sejumlah kecil saja, sebab TUHAN, Allah Israel, telah mengatakannya

Dalam ayat 13 terdapat kata “Arabia” yang memberi isyarat tentang kelompok bangsa Arab yang hendak melakukan hijrah. Pengikut Muhammad ketika itu masih sedikit. Dalam ayat di atas digambarkan hanya diikuti oleh orang-orang Dedan (anak Yoksan anak Abraham). Muhammad adalah orang Quraisy keturunan Kedar, namun justru orang-orang Quraisylah yang memberontak dakwah Muhammad.

Dalam ayat 14 terdapat kata “Tema”, anak ke-9 Nabi Ishmael yang terletak di Madinah. Ketika itu Muhammad beserta pengikutnya yang belum banyak, hendak diperangi oleh suku Quraisy (keturunan Kedar) di Mekah. Oleh karenanya, atas perintah Muhammad, mereka melakukan hijrah dari Mekah ke Madinah (Dari sinilah tonggak tahun hijriyah dimulai). Kelompok Muhammad yang berhijrah dikenal dengan nama “Muhajirin”, sementara orang-orang Madinah yang menyambutnya dikenal sebagai kaum “Anshor”.

Dalam ayat 17 terdapat kata “Kedar”, anak kedua Nabi Ishmael, yang menurunkan suku Quraisy dan bermata pencaharian sebagai pemanah (pemburu). Mata pencaharian Bani Kedar ini merupakan warisan dari nenek moyangnya, Ishmael, sebagaimana disebutkan dalam Kitab Kejadian berikut ini:

21:20 Allah menyertai anak itu (Ishmael), sehingga ia bertambah besar; ia menetap di padang gurun dan menjadi seorang pemanah.

21:21 Maka tinggallah ia di padang gurun Paran, dan ibunya mengambil seorang isteri baginya dari tanah Mesir

H.R. AT-TURMUDZI, dari Watsilah bin Al-Asqa r.a. Rasulullah bersabda, “Sesungguhnya, Allah telah memilih Ishmael menjadi anak Ibrahim dan Dia telah memilih keturunan Kinanah menjadi keturunan Ishmael dan Dia telah memilih Quraisy dari keturunan Kinanah dan Dia telah memilih Hasyim dari Quraisy, dan Dia telah memilih aku dari keturunan Hasyim.”

3. MAZMUR (Tempat berziarah dan sumur Zam-Zam di Baka).

Mazmur

84:5 (84-6) Berbahagialah manusia yang kekuatannya di dalam Engkau, yang berhasrat mengadakan ziarah!

84:6 (84-7) Apabila melintasi lembah Baka, mereka membuatnya menjadi tempat yang bermata air; bahkan hujan pada awal musim menyelubunginya dengan berkat

Ayat-ayat di atas berbicara tentang tempat berziarah yang selalu ramai dikunjungi oleh hamba-hamba Tuhan, yaitu Baka / Mekah. Frasa “tempat yang bermata air” dalam ayat di atas memberi petunjuk kepada kita tentang kejadian ajaib Ishmael ketika masih bayi, yaitu peristiwa terbentuknya Sumur Zam-Zam di lembah Baka. Dimanakah lokasi Baka selain di Jazirah Arab? Alquran dengan tegas menyatakan bahwa Baka adalah Mekah. Berikut pernyataan Alquran:

QS. 3:96-97. Sesungguhnya rumah yang mula-mula dibangun untuk (tempat beribadah) manusia, ialah Baitullah yang di Baka (Mekah) yang diberkahi dan menjadi petunjuk bagi semua manusia. Padanya terdapat tanda-tanda yang nyata, (di antaranya) maqam Ibrahim; barang siapa memasukinya (Baitullah itu) menjadi amanlah dia; mengerjakan haji adalah kewajiban manusia terhadap Allah, yaitu (bagi) orang yang sanggup mengadakan perjalanan ke Baitullah; Barang siapa mengingkari (kewajiban haji), maka sesungguhnya Allah Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) dari semesta alam.

QS. 14:35,37. Dan (ingatlah), ketika Ibrahim berkata: “Ya Tuhanku, jadikanlah negeri ini (Mekah), negeri yang aman, dan jauhkanlah aku beserta anak cucuku daripada menyembah berhala-berhala … Ya Tuhan kami, sesungguhnya aku telah menempatkan sebahagian keturunanku di lembah yang tidak mempunyai tanam-tanaman di dekat rumah Engkau (Baitullah) yang dihormati, ya Tuhan kami (yang demikian itu) agar mereka mendirikan salat, maka jadikanlah hati sebagian manusia cenderung kepada mereka dan beri rezekilah mereka dari buah-buahan, mudah-mudahan mereka bersyukur.”

QS. 90:1-2. Aku benar-benar bersumpah dengan kota ini (Mekah), dan kamu (Muhammad) bertempat di kota Mekah ini,

4. YESAYA (“Inilah Anak-Ku yang Kukasihi kepada-Nyalah Aku berkenan” yang dikutip oleh 4 pengarang injil kanonik sebagai inspirasi karangan mereka ketika “membaptis” Jesus, lihat ayat 1).

Yesaya

42:1. Lihat, itu hamba-Ku yang Kupegang, orang pilihan-Ku, yang kepadanya Aku berkenan. Aku telah menaruh Roh-Ku ke atasnya, supaya ia menyatakan hukum kepada bangsa-bangsa.

42:2 Ia tidak akan berteriak atau menyaringkan suara atau memperdengarkan suaranya di jalan.

42:3 Buluh yang patah terkulai tidak akan diputuskannya, dan sumbu yang pudar nyalanya tidak akan dipadamkannya, tetapi dengan setia ia akan menyatakan hukum.

42:4 Ia sendiri tidak akan menjadi pudar dan tidak akan patah terkulai, sampai ia menegakkan hukum di bumi; segala pulau mengharapkan pengajarannya.

42:5. Beginilah firman Allah, TUHAN, yang menciptakan langit dan membentangkannya, yang menghamparkan bumi dengan segala yang tumbuh di atasnya, yang memberikan nafas kepada umat manusia yang mendudukinya dan nyawa kepada mereka yang hidup di atasnya:

42:6 “Aku ini, TUHAN, telah memanggil engkau untuk maksud penyelamatan, telah memegang tanganmu; Aku telah membentuk engkau dan memberi engkau menjadi perjanjian bagi umat manusia, menjadi terang untuk bangsa-bangsa,

42:7 untuk membuka mata yang buta, untuk mengeluarkan orang hukuman dari tempat tahanan dan mengeluarkan orang-orang yang duduk dalam gelap dari rumah penjara.

42:8 Aku ini TUHAN, itulah nama-Ku; Aku tidak akan memberikan kemuliaan-Ku kepada yang lain atau kemasyhuran-Ku kepada patung.

42:9 Nubuat-nubuat yang dahulu sekarang sudah menjadi kenyataan, hal-hal yang baru hendak Kuberitahukan. Sebelum hal-hal itu muncul, Aku mengabarkannya kepadamu.”

42:10 Nyanyikanlah nyanyian baru bagi TUHAN dan pujilah Dia dari ujung bumi! Baiklah laut bergemuruh serta segala isinya dan pulau-pulau dengan segala penduduknya.

42:11 Baiklah padang gurun menyaringkan suara dengan kota-kotanya dan dengan desa-desa yang didiami Kedar! Baiklah bersorak-sorai penduduk Bukit Batu, baiklah mereka berseru-seru dari puncak gunung-gunung!

42:12 Baiklah mereka memberi penghormatan kepada TUHAN, dan memberitakan pujian yang kepada-Nya di pulau-pulau.

42:13 TUHAN keluar berperang seperti pahlawan, seperti orang perang Ia membangkitkan semangat-Nya untuk bertempur; Ia bertempik sorak, ya, Ia memekik, terhadap musuh-musuh-Nya Ia membuktikan kepahlawanan-Nya.

42:14 Aku membisu dari sejak dahulu kala, Aku berdiam diri, Aku menahan hati-Ku; sekarang Aku mau mengerang seperti perempuan yang melahirkan, Aku mau mengah-mengah dan megap-megap.

42:15 Aku mau membuat tandus gunung-gunung dan bukit-bukit, dan mau membuat layu segala tumbuh-tumbuhannya; Aku mau membuat sungai-sungai menjadi tanah kering dan mau membuat kering telaga-telaga.

42:16 Aku mau memimpin orang-orang buta di jalan yang tidak mereka kenal, dan mau membawa mereka berjalan di jalan-jalan yang tidak mereka kenal. Aku mau membuat kegelapan yang di depan mereka menjadi terang dan tanah yang berkeluk-keluk menjadi tanah yang rata. Itulah hal-hal yang hendak Kulakukan kepada mereka, yang pasti akan Kulaksanakan.

42:17 Orang-orang yang percaya kepada patung pahatan akan berpaling ke belakang dan mendapat malu, yaitu orang-orang yang berkata kepada patung tuangan: “Kamulah allah kami!”

42:18 Dengarkanlah, hai orang-orang tuli pandanglah dan lihatlah, hai orang-orang buta!

42:19 Siapakah yang buta selain dari hamba-Ku, dan yang tuli seperti utusan yang Kusuruh? Siapakah yang buta seperti suruhan-Ku dan yang tuli seperti hamba TUHAN?

42:20 Engkau melihat banyak, tetapi tidak memperhatikan, engkau memasang telinga, tetapi tidak mendengar.

42:21 TUHAN telah berkenan demi penyelamatan-Nya untuk memberi pengajaran-Nya yang besar dan mulia;

42:22 namun mereka suatu bangsa yang dijarah dan dirampok, mereka semua terjebak dalam geronggang-geronggang dan disembunyikan dalam rumah-rumah penjara; mereka telah menjadi jarahan dan tidak ada yang melepaskan, menjadi rampasan dan tidak ada yang berkata: “Kembalikanlah!”

42:23 Siapakah di antara kamu yang mau memasang telinga kepada hal ini, yang mau memperhatikan dan mendengarkannya untuk masa yang kemudian?

42:24 Siapakah yang menyerahkan Yakub untuk dirampas, dan Israel kepada penjarah? Bukankah itu TUHAN? Sebab kepada-Nya kita telah berdosa, dan orang tidak mau mengikuti jalan yang telah ditunjuk-Nya, dan kepada pengajaran-Nya orang tidak mau mendengar.

42:25 Maka Ia telah menumpahkan kepadanya kepanasan amarah-Nya dan peperangan yang hebat, yang menghanguskan dia dari sekeliling, tetapi ia tidak menginsafinya, dan yang membakar dia, tetapi ia tidak memperhatikannya

Yesaya 42:1-25 di atas adalah satu kesatuan ayat yang tak terpisahkan, karena ia meramalkan kedatangan seorang Nabi bukan Jesus! Justru ayat-ayat di atas membuka tabir kebohongan peristiwa pembaptisan Jesus oleh Yohanes Pembaptis sebagaimana dimaksud Matius 3:15-17; 12:16-21, Markus 1:9-11, Lukas 3:21-22, dan Yohanes 1:32-34.

Perlu dicatat, bahwa Yesaya 42:1 di atas menjelaskan tentang konsep “hamba” yang telah dipilih oleh Tuhan untuk seluruh alam semesta, dan secara tegas Alquran berbicara mengenai hal tersebut:

QS. 25:1. Maha Suci Allah yang telah menurunkan Al-Furqaan (Alquran) kepada hamba-Nya (Muhammad), agar dia menjadi pemberi peringatan kepada seluruh alam,]

Dalam ayat 10 di atas terdapat frasa “nyanyian baru” yang berarti syariat baru. Jesus datang bukan untuk membawa syariat baru, melainkan hanya untuk menggenapi syariat Taurat dan kitabi-kitab para nabi (Matius 5:17-20). Sedangkan Muhammad datang untuk membawa syariat baru bagi semesta alam. Dengan tegas Alquran menyatakan:

QS. 21:107. Dan tiadalah Kami mengutus kamu (Muhammad), melainkan untuk menjadi rahmat bagi semesta alam.

QS. 38:86-87. Katakanlah (hai Muhammad): “Aku tidak meminta upah sedikit pun kepadamu atas dakwahku; dan bukanlah aku termasuk orang-orang yang mengada-adakan. Alquran ini tidak lain hanyalah peringatan bagi semesta alam.

Dalam ayat 11 terdapat frasa “didiami Kedar”. Sebagaimana sudah dijelaskan di atas, bahwa Bani Kedar adalah orang-orang Arab keturunan Nabi Ishmael di Mekah. Kemudian juga terdapat frasa “Bukit Batu”. Mekah juga secara geologis terkenal dengan gunung-gunung batunya. Sedangkan Jesus adalah keturunan Ishak, adik Ishmael, dengan “memaksakan” garis keturunannya melalui jalur Yusuf, bapak tiri Jesus, oleh karena Jesus lahir dari perawan suci Maria (Matius 1:1-18 dan Lukas 3:23-38). Lebih jauh, ayat ini memberi isyarat adanya ibadah haji yang mengagungkan asma Allah dengan bertahmid dan bertalbiah.

Dalam ayat 13 terdapat frasa “Tuhan keluar berperang seperti pahlawan”. Ayat ini jelas-jelas mengindikasikan kedatangan Muhammad, yang senantiasa dakwahnya diiringi dengan peperangan fisik. Perang yang terkenal dan dahsyat ialah Perang Badar. Sementara Jesus digambarkan Alkitab sebagai sosok yang lemah dan tidak pernah berperang atau memimpin peperangan secara fisik. Bahkan “Jesus” mati dibantai umatnya sendiri di tiang salib.

Dalam ayat 17 terdapat frasa ” Orang-orang yang percaya kepada patung pahatan akan berpaling ke belakang”. Sebelum Muhammad resmi menjadi Nabi, orang-orang Arab pada waktu itu adalah penyembah berhala, bahkan mereka meletakkan berhala-berhala di sekeliling Kabah hingga mencapai 365 buah. Sedangkan Umat Israel ketika Jesus diutus, bukanlah penyembah berhala dari patung-patung buatan manusia, oleh karena mereka sudah mengenal Taurat dan kitab-kitab para nabi.

Dalam ayat 18 terdapat kata-kata ungkapan “buta” dan “tuli”. Kata “buta” merupakan ungkapan Tuhan yang dapat diartikan sebagai “tidak dapat membaca dan menulis”, sedangkan kata “tuli” dapat diartikan sebagai “tidak pernah mendengar satu kitab pun sebelumnya”. Umat Muhammad ketika beliau diutus adalah umat yang buta huruf. Dalam tradisi Islam dikenal sebagai Zaman Jahiliyah (zaman kebodohan). Ini berbeda dengan umat Israel yang sudah pandai mengubah-ubah Taurat dan kitab-kitab para nabi. Tentang kaum buta huruf ini, diabadikan di dalam Alquran:

QS. 62:2. Dia-lah yang mengutus kepada kaum yang buta huruf seorang Rasul di antara mereka, yang membacakan ayat-ayat-Nya kepada mereka, menyucikan mereka dan mengajarkan kepada mereka Kitab dan Hikmah (As Sunah). Dan sesungguhnya mereka sebelumnya benar-benar dalam kesesatan yang nyata,

Dalam ayat 19 digambarkan bahwa “hamba yang dipilih Tuhan” itu adalah seorang hamba yang “buta dan tuli”, artinya bahwa “hamba yang dipilih Tuhan” itu adalah seorang hamba yang “tidak dapat membaca dan menulis” dan “belum pernah mengenal satu kitab pun sebelumnya”. Alquran dengan gamblang mengabadikannya:

QS. 7:157. (Yaitu) orang-orang yang mengikut Rasul, Nabi yang tidak dapat membaca dan menulis, yang mereka dapati tertulis di dalam Taurat dan Injil yang ada di sisi mereka, yang menyuruh mereka mengerjakan yang makruf dan melarang mereka dari mengerjakan yang mungkar dan menghalalkan bagi mereka segala yang baik dan mengharamkan bagi mereka segala yang buruk dan membuang dari mereka beban-beban dan belenggu-belenggu yang ada pada mereka. Maka orang-orang yang beriman kepadanya, memuliakannya, menolongnya dan mengikuti cahaya yang terang yang diturunkan kepadanya (Alquran), mereka itulah orang-orang yang beruntung.

QS. 42:52. Dan demikianlah Kami wahyukan kepadamu wahyu (Alquran) dengan perintah Kami. Sebelumnya kamu (Muhammad) tidaklah mengetahui apakah Alkitab dan tidak pula mengetahui apakah iman itu, tetapi Kami menjadikan Alquran itu cahaya, yang Kami tunjuki dengan dia siapa yang Kami kehendaki di antara hamba-hamba Kami. Dan sesungguhnya kamu benar-benar memberi petunjuk kepada jalan yang lurus.

Sedangkan ayat 20 di atas menggambarkan sifat orang-orang kafir baik pada masa kerasulan Muhammad maupun sesudahnya yang tidak mau tahu dan tidak mau mengerti agama Islam. Hal ini dijelaskan juga dalam Alquran:

QS. 2:18. Mereka tuli, bisu dan buta, maka tidaklah mereka akan kembali (ke jalan yang benar)]

5. YESAYA (“Roh seperti burung merpati” yang dikutip oleh 4 pengarang injil kanonik ketika “membaptis” Jesus, lihat ayat 8).

Yesaya

60:1. Bangkitlah, menjadi teranglah, sebab terangmu datang, dan kemuliaan TUHAN terbit atasmu.

60:2 Sebab sesungguhnya, kegelapan menutupi bumi, dan kekelaman menutupi bangsa-bangsa; tetapi terang TUHAN terbit atasmu, dan kemuliaan-Nya menjadi nyata atasmu.

60:3 Bangsa-bangsa berduyun-duyun datang kepada terangmu, dan raja-raja kepada cahaya yang terbit bagimu.

60:4 Angkatlah mukamu dan lihatlah ke sekeliling, mereka semua datang berhimpun kepadamu; anak-anakmu laki-laki datang dari jauh, dan anak-anakmu perempuan digendong.

60:5 Pada waktu itu engkau akan heran melihat dan berseri-seri, engkau akan tercengang dan akan berbesar hati, sebab kelimpahan dari seberang laut akan beralih kepadamu, dan kekayaan bangsa-bangsa akan datang kepadamu.

60:6 Sejumlah besar unta akan menutupi daerahmu, unta-unta muda dari Midian dan Efa. Mereka semua akan datang dari Syeba, akan membawa emas dan kemenyan, serta memberitakan perbuatan masyhur TUHAN.

60:7 Segala kambing domba Kedar akan berhimpun kepadamu, domba-domba jantan Nebayot akan tersedia untuk ibadahmu; semuanya akan dipersembahkan di atas mezbah-Ku sebagai korban yang berkenan kepada-Ku, dan Aku akan menyemarakkan rumah keagungan-Ku.

60:8 Siapakah mereka ini yang melayang seperti awan dan seperti burung merpati ke pintu kandangnya?

Yesaya 60:1-8 di atas adalah satu kesatuan ayat yang tak terpisahkan, karena ia juga meramalkan kedatangan seorang Nabi bukan Jesus! Justru ayat-ayat di atas membuka tabir kebohongan peristiwa pembaptisan Jesus oleh Yohanes Pembaptis sebagaimana dimaksud Matius 3:15-17; 12:16-21, Markus 1:9-11, Lukas 3:21-22, dan Yohanes 1:32-34.

Ayat 1 di atas menggambarkan Firman Tuhan kepada Muhammad sebagaimana tersebut dalam Alquran:

QS. 74:1-3. “Hai orang yang berselimut (Muhammad), bangunlah, lalu berilah peringatan, dan Tuhanmu, agungkanlah”

QS. 26:196-197. Dan sesungguhnya Alquran itu benar-benar (tersebut) dalam Kitab-kitab orang yang dahulu. Dan apakah tidak cukup menjadi bukti bagi mereka, bahwa para ulama Bani Israel mengetahuinya?

Ayat 2-6 menggambarkan keadaan Jazirah Arab pada saat itu yang diliputi kegelapan. Mereka semua hidup dalam kebodohan, tidak ada aturan, menyembah berhala, dan lain lain. Setelah dibangkitkannya Muhammad, seluruh Jazirah Arab tunduk patuh di bawah kekuasaannya. Digambarkan dalam ayat di atas bahwa orang-orang dari Midian (adik Ishmael) dan Efa (anak sulung Midian) pun berduyun-duyun memeluk Islam.

Dalam ayat 7-8 terdapat kata “Kedar” dan “Nebayot” yang merupakan orang-orang keturunan Nabi Ishmael sebagaimana dijelaskan di atas. Digambarkan bahwa mereka pada akhirnya berduyun-duyun memeluk Islam dan mempersembahkan korban dan mengagungkan nama Tuhan pada musim haji.

6. ULANGAN & HABAKUK (Pegunungan Paran).

ULANGAN 33:2 Berkatalah ia: “TUHAN datang dari Sinai (Taurat) dan terbit kepada mereka dari Seir (Injil); Ia tampak bersinar dari pegunungan Paran (Alquran) dan datang dari tengah-tengah puluhan ribu orang yang kudus; di sebelah kanan-Nya tampak kepada mereka api yang menyala.

HABAKUK,

3:3. Allah datang dari negeri Teman dan Yang Mahakudus dari pegunungan Paran. Sela. Keagungan-Nya menutupi segenap langit, dan bumipun penuh dengan pujian kepada-Nya.

3:4 Ada kilauan seperti cahaya, sinar cahaya (Alquran) dari sisi-Nya dan di situlah terselubung kekuatan-Nya.

PARAN, adalah nama varian kuno dari Baka / Mekah, karena di Mekahlah tempat tinggal nabi Ishmael hingga dikebumikannya (lihat QS. 2:125; 14:37), dan Muhammad adalah satu-satunya Nabi / Rasul keturunan Ishmael dari putra keduanya, Kedar. Lebih jelas tentang Paran dan Ishmael, baca Kitab Kejadian di bawah ini:

21:20 Allah menyertai anak itu (Ishmael), sehingga ia bertambah besar; ia menetap di padang gurun dan menjadi seorang pemanah.

21:21 Maka tinggallah ia di padang gurun Paran, dan ibunya mengambil seorang isteri baginya dari tanah Mesir

Jika kata “Paran” sebagaimana dimaksud Kitab Kejadian 21:20-21 di atas terdapat di sekitar Palestina, maka kata “Paran” dalam ayat tersebut harus direvisi, karena tidak ada bukti sama sekali bahwa Ishmael, semenjak bayi hingga dikuburkannaya, berada di sekitar Palestina. Justru bukti-bukti kuatnya terdapat di lembah Baka/Mekah, yaitu: kuburan Ishmael, Sumur Zam Zam, Hijir Ishmael, Bukit Shafa dan Marwah, keturunan Ishmael, Kabah yang dibangun bersama bapaknya, Ibrahim, dan maqam Ibrahim.

QS. 2:125. Dan (ingatlah), ketika Kami menjadikan rumah itu (Baitullah) tempat berkumpul bagi manusia dan tempat yang aman. Dan jadikanlah sebahagian maqam Ibrahim tempat salat. Dan telah Kami perintahkan kepada Ibrahim dan Ishmael: “Bersihkanlah rumah-Ku untuk orang-orang yang tawaf, yang iktikaf, yang rukuk dan yang sujud”

QS. 2:127-129. Dan (ingatlah), ketika Ibrahim meninggikan dasar-dasar Baitullah (Kabah) bersama Ishmael (seraya berdoa): “Ya Tuhan kami terimalah daripada kami (amalan kami), sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui”. Ya Tuhan kami, jadikanlah kami berdua orang yang tunduk patuh kepada Engkau dan (jadikanlah) di antara anak cucu kami umat yang tunduk patuh kepada Engkau dan tunjukkanlah kepada kami cara-cara dan tempat-tempat ibadah haji kami, dan terimalah tobat kami. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Penerima tobat lagi Maha Penyayang. Ya Tuhan kami, utuslah untuk mereka seorang Rasul dari kalangan mereka, yang akan membacakan kepada mereka ayat-ayat Engkau, dan mengajarkan kepada mereka Alkitab (Alquran) dan Al-Hikmah (As-Sunah) serta menyucikan mereka. Sesungguhnya Engkaulah yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.

7. KITAB KEJADIAN (Pemeliharaan Sunat).

Kejadian

17:10 Inilah perjanjian-Ku, yang harus kamu pegang, perjanjian antara Aku dan kamu (Abraham) serta keturunanmu, yaitu setiap laki-laki di antara kamu harus disunat;

17:14 Dan orang yang tidak disunat, yakni laki-laki yang tidak dikerat kulit khatannya, maka orang itu harus dilenyapkan dari antara orang-orang sebangsanya: ia telah mengingkari perjanjian-Ku”.

Realitanya, yang memegang teguh perjanjian tersebut hingga hari kiamat adalah umat Islam, karena umat Kristen tidak disyariatkan untuk sunat, sebagaimana pernyataan pendiri Kristen, Paulus Tarsus dalam 1 Korintus berikut ini:

7:18 Kalau seorang dipanggil dalam keadaan bersunat, janganlah ia berusaha meniadakan tanda-tanda sunat itu. Dan kalau seorang dipanggil dalam keadaan tidak bersunat, janganlah ia mau bersunat.

7:19 Sebab bersunat atau tidak bersunat tidak penting. Yang penting ialah mentaati hukum-hukum Allah.

Umat Kristen lalai, bahwa perintah sunat merupakan kewajiban setiap individu laki-laki yang diperintahkan Tuhan dalam Taurat yang tidak bisa dibantah hanya oleh seorang Paulus Tarsus. Sangat mungkin, Paulus menyatakan demikian karena dia sendiri enggan disunat.

8. KEJADIAN (Sholawat Nabi).

Kejadian

12:2 Aku akan membuat engkau (Abraham) menjadi bangsa yang besar, dan memberkati engkau serta membuat namamu masyhur; dan engkau akan menjadi berkat.

12:3 Aku akan memberkati orang-orang yang memberkati engkau, dan mengutuk orang-orang yang mengutuk engkau, dan olehmu semua kaum di muka bumi akan mendapat berkat”.

Jelas sekali, bahwa ayat-ayat di atas bercerita tentang Sholawat Nabi (Muhammad dan Ibrahim) yang senantiasa dibaca oleh umat Islam ketika duduk tasyahud / takhiat akhir dalam sholat. Tidak ada umat lain yang selalu memuliakan Nabi Ibrahim kecuali umat Islam. Umat Kristen sendiri, yang mengklaim Perjanjian Lama sebagai kitabnya, tidak pernah memuliakan Nabi Ibrahim.

QS. 33:56-57. Sesungguhnya Allah dan Malaikat-Malaikat-Nya bersholawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bersholawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya. Sesungguhnya orang-orang yang menyakiti Allah dan Rasul-Nya, Allah akan melaknatinya di dunia dan di akhirat, dan menyediakan baginya siksa yang menghinakan.

9. KEJADIAN (Perjanjian Allah dengan Abram / Abraham).

Kejadian 15:18 Pada hari itulah TUHAN mengadakan perjanjian dengan Abram serta berfirman: “Kepada keturunanmulah Kuberikan negeri ini, mulai dari sungai Mesir sampai ke sungai yang besar itu, sungai Efrat.

Dari pihak siapakah keturunan Abram / Abraham akan menguasai wilayah tersebut? Jawabannya sudah pasti, Ishmael!!

Dalam ayat di atas sudah sangat jelas, dan realitanya memang demikian (sebenarnya lebih luas lagi), bahwa keturunan Ishmael (bangsa Arab) menyebar dari Sungai Nil di Mesir hingga Sungai Efrat di Irak. Sementara bangsa Israel (keturunan Ishak) hanya menguasai sebagian dari wilayah Palestina (Kanaan).

Ayat di atas juga seolah-olah mencocokkan pasangan Abraham dengan Hagar, sebagaimana dijelaskan Taurat sendiri bahwa Abraham berasal dari negeri Ur-Kasdim di pesisir Sungai Efrat, sedangkan Hagar berasal dari negeri Mesir dekat Sungai Nil.

QS. 3:67-68. Ibrahim bukan seorang Yahudi dan bukan (pula) seorang Nasrani, akan tetapi dia adalah seorang yang lurus lagi berserah diri (kepada Allah) dan sekali-kali bukanlah dia termasuk golongan orang-orang musyrik.” Sesungguhnya orang yang paling dekat kepada Ibrahim ialah orang-orang yang mengikutinya dan Nabi ini (Muhammad), serta orang-orang yang beriman (kepada Muhammad), dan Allah adalah Pelindung semua orang-orang yang beriman.

10. YEREMIA (“damai sejahtera” atau “Shalom”).

Yeremia 28:9 Tetapi mengenai seorang nabi yang bernubuat tentang damai sejahtera, jika nubuat nabi itu digenapi, maka barulah ketahuan, bahwa nabi itu benar-benar diutus oleh TUHAN”.

Ayat di atas bercerita tentang “damai sejahtera” yang asal kata Ibraninya adalah “shalom” dan dalam bahasa Arabnya adalah “Salam” atau “Islam” (lihat QS 3:19; 5:3). Muhammad jelas-jelas mengemban misi Islam, dan sekarang sudah digenapi oleh pemeluk Islam, terutama seluruh jazirah Arab yang tunduk pada Islam. Muhammad juga banyak bernubuat, namun tidaklah cukup dimuat di sini. Salah satunya adalah nubuat yang berkaitan dengan cucu beliau yang bernama Husain, yang ketika masih kecil sudah diramalkan oleh Muhammad bahwa ia akan mati dipenggal kepalanya di padang Karbala, Irak. Dan, memang benar-benar terbukti!

Sementara Jesus membantah nubuat tersebut, bahwa kedatangannya bukanlah membawa damai di bumi, melainkan pertentangan. Berikut pernyataan Jesus menurut Alkitab:

LUKAS:

12:51 Kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk membawa damai di atas bumi? Bukan, kata-Ku kepadamu, bukan damai, melainkan pertentangan.

12:52 Karena mulai dari sekarang akan ada pertentangan antara lima orang di dalam satu rumah, tiga melawan dua dan dua melawan tiga.

12:53 Mereka akan saling bertentangan, ayah melawan anaknya laki-laki dan anak laki-laki melawan ayahnya, ibu melawan anaknya perempuan, dan anak perempuan melawan ibunya, ibu mertua melawan menantunya perempuan dan menantu perempuan melawan ibu mertuanya”.

MATIUS:

10:34 “Jangan kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk membawa damai di atas bumi; Aku datang bukan untuk membawa damai, melainkan pedang.

10:35 Sebab Aku datang untuk memisahkan orang dari ayahnya, anak perempuan dari ibunya, menantu perempuan dari ibu mertuanya,

10:36 dan musuh orang ialah orang-orang seisi rumahnya.

11. YESAYA ( Injil dan Alquran).

Yesaya

29:11 Maka bagimu penglihatan dari semuanya itu seperti isi sebuah kitab yang termeterai, apabila itu diberikan kepada orang yang tahu membaca dengan mengatakan: “Baiklah baca ini,” maka ia akan menjawab: “Aku tidak dapat, sebab kitab itu termeterai”;

29:12 dan apabila kitab itu diberikan kepada seorang yang tidak dapat membaca dengan mengatakan: “Baiklah baca ini,” maka ia akan menjawab: “Aku tidak dapat membaca”.

Ayat-ayat di atas berbicara tentang penyampaian Kitab Suci dari Tuhan. Ayat 11 tampaknya menunjuk pada Jesus, sebab menurut versi Islam, Jesus menerima Injil hanya dalam satu kali turun saja. Sementara ayat 12 dengan jelas bernubuat tentang Muhammad, dimana ketika berada di Gua Hira, Muhammad menerima wahyu pertama kalinya berupa Alquran Surat Al-‘Alaq (96):1-5, yang diabadikan oleh Al-Hadits riwayat Bukhari berikut ini:

HR. BUKHARI. Malaikat itu mendekapku (Muhammad) sampai aku sulit bernapas. Kemudian, ia melepaskanku dan berkata, “Bacalah!” Kujawab, “Aku tak dapat membaca.” Ia mendekapku lagi hingga aku pun merasa tersesak. Ia melepasku dan berkata, “Bacalah!” dan kembali kujawab, “Aku tak dapat membaca!” Lalu, ketiga kalinya, ia mendekapku seperti sebelumnya, kemudian melepaskanku dan berkata: “baca QS. 96:1-5”.

12. KITAB KIDUNG AGUNG (Ciri-ciri Muhammad).

Kidung Agung

5:10 –Putih bersih dan merah cerah kekasih-Ku, menyolok mata di antara 10.000 orang. (New / King James Version Bible, New Revised Standard Version Bible, Third Millennium Bible, dan lain lain).

5:16 Kata-katanya manis semata-mata, dia (Muhammad) sungguh sangat digemari. Demikianlah kekasih-Ku, demikianlah teman-Ku, hai puteri-puteri Yerusalem. (New / King James Version Bible, New Revised Standard Version Bible, Third Millennium Bible, dan lain lain).

Lihat juga Ulangan 33:2 di atas tentang 10.000 orang pengiring Muhammad.

Penjelasan ayat 10:

Menurut saudara sepupu sekaligus menantu Muhammad, yaitu Ali bin Abu Thalib, ciri-ciri Muhammad adalah: “…Tubuh beliau tidaklah terlalu gemuk, mukanya bundar, warnanya PUTIH BERCAMPUR MERAH…” (H.R. TIRMIDZI dalam Sunan dan Syama’ilnya). Sedangkan menurut Anas bin Malik, ciri-ciri Muhammad adalah: “…wajahnya terang bercahaya, tubuhnya tidak terlalu PUTIH dan tidak pula terlalu MERAH…” (H.R. BUKHARI, MUSLIM, dan TIRMIDZI). Ketika memasuki kota Mekah pada tahun 630 M dalam keadaan aman dan damai yang dikenal dengan peristiwa “Fathu Makkah”, Muhammad disertai 10.000 pengikut yang saleh (STANLEY LANE POOLE, Speeches and Table Talks of the Prophet Mohammed 1882). Dalam literatur lain dikatakan: “Nabi Muhammad berangkat bersama dengan 10.000 orang pada saat yang menentukan ini” (WASHINGTON IRVING, Life of Muhammad, Hal. 17). Sementara itu, dalam literatur lain juga, Abu Sufyan berteriak untuk mengumpulkan orang-orang: “Wahai orang-orang Quraisy, Muhammad telah berada di sini dengan kekuatan yang tidak dapat kalian lawan. Muhammad bersama 10.000 pasukan baja…” (MARTIN LINGS, Muhammad, hal. 474).

Penjelasan ayat 16:

Dalam naskah Ibrani asli, kata “Muhummedim” diterjemahkan menjadi “sungguh sangat digemari” yang pada dasarnya adalah kata “Muhummed” dengan tambahan “im”. Dalam bahasa Ibrani “im” digunakan untuk menyatakan jamak. Sebagaimana kata “Ellohim” (Allah-Allah) dalam Perjanjian Lama yang pada dasarnya adalah kata “Elloha” (Allah). Jika tidak didistorsi berulangkali, maka seharusnya Kidung Agung 5:16 berbunyi sebagai berikut:

5:16 Kata-katanya manis semata-mata, dialah Muhammad! Demikianlah kekasih-Ku, demikianlah teman-Ku, hai putera-puteri Yerusalem.

Perlu dicatat, bahwa kata “Muhummedim” atau “Muhummed” adalah NAMA orang, yang sebenarnya tidak dapat diterjemahkan ke dalam bahasa manapun secara apapun, karena ia merupakan nama orang “pemberian” dari Tuhan.

13. KITAB NABI HAGAI (Hamdut, Beth, dan Shalom).

Hagai

2:7 (2-8) Aku akan menggoncangkan segala bangsa, dan mereka akan datang kepada kegemaran segala bangsa, maka Aku akan memenuhi Rumah ini dengan kemegahan, firman TUHAN semesta alam. (New / King James Version Bible, The Douay-Rheims Bible, Third Millennium Bible, dan lain lain).

2:9 (2-10) Adapun Rumah ini, kemegahannya yang kemudian akan melebihi kemegahannya yang semula, firman TUHAN semesta alam, dan di tempat ini Aku akan mengaruniakan damai sejahtera, demikianlah firman TUHAN semesta alam”.

Menurut keterangan DR. TAUFIQ, seorang ahli bahasa bangsa Mesir, ungkapan “kegemaran” yang tersebut dalam ayat 7 di atas asalnya dari perkataan Ibrani “hamdut”. Sedangkan kata “hamdut” dalam bahasa Arab berarti “terpuji”, serupa dengan arti kata “ahmad” (yang terpuji) dan “muhammad” (orang yang terpuji).

Dalam ayat di atas juga terdapat kata “Rumah” yang asal kata Ibraninya adalah “Beth”, yang jika diterjemahkan ke dalam bahasa Arab adalah “Bait” atau “Baitullah” (Kabah) yang di Baka / Mekah.

Adapun ungkapan “damai sejahtera” yang tersebut dalam ayat 9 di atas asalnya dari perkataan Ibrani “shalom” yang jika diterjemahkan ke dalam bahasa Arab adalah “salam” atau “Islam”.

QS. 3:19. Sesungguhnya agama (yang diridai) di sisi Allah hanyalah Islam. Tiada berselisih orang-orang yang telah diberi Alkitab kecuali sesudah datang pengetahuan kepada mereka, karena kedengkian (yang ada) di antara mereka. Barang siapa yang kafir terhadap ayat-ayat Allah maka sesungguhnya Allah sangat cepat hisab-Nya.

QS. 5:3. Diharamkan bagimu (memakan) bangkai, darah, daging babi, (daging hewan) yang disembelih atas nama selain Allah, yang tercekik, yang dipukul, yang jatuh, yang ditanduk, dan yang diterkam binatang buas, kecuali yang sempat kamu menyembelihnya, dan (diharamkan bagimu) yang disembelih untuk berhala. Dan (diharamkan juga) mengundi nasib dengan anak panah, (mengundi nasib dengan anak panah itu) adalah kefasikan. Pada hari ini orang-orang kafir telah putus asa untuk (mengalahkan) agamamu, sebab itu janganlah kamu takut kepada mereka dan takutlah kepada-Ku. Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Ku-ridai Islam itu jadi agama bagimu. Maka barang siapa terpaksa karena kelaparan tanpa sengaja berbuat dosa, sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

14. ZEFANYA (Pemakaian bahasa ibadah yang sama).

Zefanya 3:9 “Tetapi sesudah itu Aku akan memberikan bibir lain kepada bangsa-bangsa, yakni bibir yang bersih, supaya sekaliannya mereka memanggil nama TUHAN, beribadah kepada-Nya dengan bahu-membahu

Ayat di atas mengindikasikan tentang pemakaian bahasa lain selain bahasa Ibrani yang akan dipakai secara serempak (satu bahasa) dalam menjalankan ibadah kepada Tuhan. Tentulah bahasa yang dimaksud itu adalah bahasa Arab, karena hanya umat Islamlah yang beribadahnya (terutama sholat) menggunakan bahasa yang sama, yaitu bahasa Arab.

QS. 12:2. Sesungguhnya Kami menurunkannya berupa Alquran dengan berbahasa Arab, agar kamu memahaminya.

QS. 14:1. Alif, laam raa. (Ini adalah) Kitab (Alquran) yang Kami turunkan kepadamu supaya kamu mengeluarkan manusia dari gelap gulita kepada cahaya terang benderang dengan izin Tuhan mereka, (yaitu) menuju jalan Tuhan Yang Maha Perkasa lagi Maha Terpuji.

15. YESAYA (Koresh atau Quraisy).

Yesaya

45:1 Beginilah firman Tuhan: “Inilah firman-Ku kepada mesias, kepada Koresh yang tangan kanannya Kupegang supaya Aku menundukkan bangsa-bangsa di depannya dan melucuti raja-raja, supaya Aku membuka pintu-pintu di depannya dan supaya pintu-pintu gerbang tidak tinggal tertutup;

45:4 Oleh karena hamba-Ku Yakub dan Israel, pilihan-Ku, maka Aku memanggil engkau dengan namamu, menggelari engkau, sekalipun engkau tidak mengenal Aku.

Maksud dari kata “Koresh” adalah orang Quraisy yaitu Nabi Muhammad SAW. Koresh atau Quraisy adalah nama suku di Mekah yang mayoritas kaum paganisme / penyembah patung sebelum dibangkitkannya Nabi Muhammad SAW.

Namun demikian, bukanlah Yahudi dan Kristen namanya kalau tidak mengutak-atik-gathuk firman Tuhan, sehingga seolah-olah Koresh adalah nama raja Asyur yang pagan / penyembah patung.

Bagaimana mungkin seorang mesias (Koresh) yang diberkati Tuhan adalah seorang penyembah patung???

16. YESAYA (Pedang dan Panah).

41:1. Dengarkanlah Aku dengan berdiam diri, hai pulau-pulau; hendaklah bangsa-bangsa mendapat kekuatan baru! Biarlah mereka datang mendekat kemudian berbicara; baiklah kita tampil bersama-sama untuk berperkara!

41:2. Siapakah yang menggerakkan dia dari timur, menggerakkan dia yang mendapat kemenangan di setiap langkahnya, yang menaklukkan bangsa-bangsa ke depannya dan menurunkan raja-raja? Pedangnya membuat mereka seperti debu dan panahnya membuat mereka seperti jerami yang tertiup.

41:3. Dia mengejar mereka dan dengan selamat dia melalui jalan yang belum pernah diinjak kakinya.

Tidak ada sosok yang lebih tepat untuk menggantikan kata ‘dia’ dalam ramalan Yesaya di atas selain Nabi Muhammad SAW yang senantiasa pada awal dakwahnya diiringi dengan peperangan fisik karena mendapat tentangan hebat dari orang-orang kafir pada waktu itu. Nabi Muhammad SAW senantiasa membawa pedang dan panah untuk membela diri dan para pengikut setianya.

Masih berkaitan dengan ramalan kedatangan Nabi Muhammad SAW dalam Perjanjian Lama, Kitab Ulangan secara khusus meramalkan kedatangan Nabi yang seperti Musa, yang akan bangkit dari luar orang Israel.

Wassalam

-o0o-

Access from,

http://cites-sat.blogspot.com/2012/02/muhammad-dalam-taurat-israel.html

Access date 5 April 2013.

10 Responses

  1. Kedatangan hamba Allah
    “” “” “” “” “” “” “” “” “” ”
    ‘Atmak’ belum tentu berarti ‘yang ku junjung’ tapi itu sebenarnya nama

    penulisan Atmak adalah אתמך
    penulisan Ahmad adalah אחמד

    Dalam Yesaya 42:1, Allah berkata
    “Lihatlah, ‘Hambaku’ (diucapkan sebagai Abd-ee), ‘yang Ku junjung’ (diucapkan sebagai Atmak);

    Allah menubuatkan tentang kedatangan hamba-Nya
    Lihatlah Hambaku Ahmad (Yesaya 42:1) – dan begitu siapa Ahmad ini? disebut hamba Allah?

    Dia tidak lain adalah
    Abd-Allah Ahmad (Hamba Allah, Ahmad) – Nabi Muhammad saw

  2. Yesaya 42:2-4;

    buluh patah terkulai: umat israel+taurat yg gagal .

    Sumbu yg meredup: umat nasrani pengikut isa yg lurus+ajaran injil sejati yg telah pudar dan dikuasai umat penyeleweng kristen. Ia sendiri tdk meredup dan tidak terkulai: umat islam+al quran

    • Allah SWT mengutus Nabi Muhammad SAW dan ajaran Allah SWT kpd Beliau disatu sisi tdk menghilangkan hukum taurat yg telah patah terkulai dan injil yg pudar, jg membawa hukum baru .,., hukum islam yg tdk akan pudar dan terkulai. Terbukti

  3. kl kristen menolak nubuat tsb ditujukan kepada Nabi Besar Muhammad SAW silaka…..!, yang jelas dan pasti nubuat itu tidak ditujukan ke Yesus, karena Yesus sebenarnya tidak berbuat banyak apalagi sampai menjalani peperangan dalam hidupnya. Manusia-manusia yang menghubung-hubungkan memiripkan-miripkan karakteristik Musa dengan yesus tentu orang tsb sudah ngigau. Kl diperhatikan diplototin penuh konsentrasi jelas nubuat tsb bukan untuk Yesus terbukti yesus blm pernah menjalani peperangan, malahan beliau sibuk lari sana sini minta perlindungan tidak sempat menyiarkan ajaran yang lurus kepada bangsanya terbukti orang2 israel tidak mau mengikuti ajaran yesus sampai detik ini. Dalam hal tsb malahan pauluslah yang mengolah memelintirkan memasarkan ajaran yesus ke seluruh penjuru domba. Sekali lagi bahwa nubuat2 tsb tidak ditujukan kepada yesus seperti celoteh orang karosetan baik yang bermukim di gereja atau di dunia maya.

  4. ironis. ironis.
    saudara saya mengais ais roti kehidupan yang mereka tuduh palsu demi pembenaran iman mereka sendiri di mata dunia.
    he he he …..
    malang sekali saudara saya kaum yahudi.
    mungkin mereka yang kentut, pasti nya yahudi yang di salahkan.
    TUHAN memberkati saudara.

  5. sekelumit Sejarah Yahudi 536 sM – 1948 M
    mohon di koreksi klo salah, cek aja dengan fasilitas kafir yahudi.
    ———————————————–
    536 sM – Nebukadnezar menguasai Israel dan menghancurkan Bait Suci. Perhambaan di Babel selama 70 tahun.
    457 sM – Karena Kerajaan Babel dikalahkan Kerajaan Medo-Farsi, Raja Koresh membebaskan bangsa Yahudi kembali membangun Yerusalem dan Bait Suci.
    457 sM – 332 sM – Israel di bawah Kerajaan Medo-Farsi (kini Iran) dengan Koresh, Darius, Artahsasta sampai Iskandar Agung berkuasa di Timur Tengah
    332 sM – 63 sM – Pertama Yunani lalu Israel menjadi wilayah kacau dengan berbagai pemerintahan Yunani, Mesir dan Syria sampai tiba Pompey Agung dengan
    tentara Roma.
    63 sM – 638 M – Kerajaan Roma dan Bizantium berkuasa sampai tiba tentara Islam dari Arab Saudi yang membawa Timur Tengah di bawah kedaulatan Arab-Islam sampai tentara Turki menguasainya pada Abad ke-15.
    30 M – 70 M – Perpecahan masyarakat Yahudi sehingga terjadi dua bagian besar:
    Yahudi tradisional yang masih menantikan kedatangan Mesias dan Yahudi Mesianik yang percaya Mesias sudah datang yaitu Yesus. Pada tahun 70 M Yerusalem dan Bait Suci Salomo dihancurkan oleh General Titus, putera Kaisar Vespanianus, yang kemudian menjadi Kaisar Roma juga.
    115 M – 117 M – Perang Kitos – perang terakhir orang-orang Yahudi terhadap Kerajaan Roma dan Kaisar Hadrian. Komunitas-komunitas Yahudi yang sudah
    mengungsi ke Cypus, Libya, Mesir, Syria dan Iraq telah memberontak terhadap Roma sehingga pembunuhan massal ratusan ribu masyarakat Yahudi menyusul dan sisanya terbuang untuk mengembara di berbagai bangsa di dunia.
    131 M – 136 M – Kaisar Hadrian membunuh 580.000 ribu Yahudi, mengubah nama Yerusalem menjadi Aelia Capitolina, dan nama Israel diubah menjadi Syria Palestina dalam usaha Kaisar Hadrian untuk memusnahkan total bangsa Yahudi.
    638 M – 1453 M – Israel dikuasai tentara Arab-Islam sampai Kerajaan Ottoman (Turki) berkuasa.
    1453 – 1918 – Israel adalah bagian dari Kerajaan Ottoman.
    1918 – 1947 – Israel di bawah Kerajaan Inggris
    1948 – Mei 14, 1948, Israel dinyatakan BANGSA MERDEKA oleh PBB.
    1967 – Perang Enam Hari – Yerusalem dimerdekakan
    1973 – Perang Yom Kippur
    1980 – Pemerintah Israel menyatakan bahwa Yerusalem adalah Ibu Kota Israel.
    Setelah sekitar 2520 Israel sudah merdeka dengan Yerusalem sebagai Ibu Kota dan inilah sesuatu yang AJAIB. Sejak Nebukadnezar (536 sM) sampai 1980, inilah pertama kali Israel merdeka dan Yerusalem adalah Ibu Kotanya!
    sekelumit Nubuatan-nubuatan di kitab yahudi & nasrani tentang israel.
    —————————————–
    Israel diperingati oleh Tuhan bahwa kedurhakaannya akan menyebabkan Israel dihukum. Hukuman itu akan nyata dalam beberapa hal:
    Israel akan kehilangan kontrol atas bangsanya selama 2520 tahun.
    Ini disebut nubuatan 7 masa (7 x 360 = 2520 hari yang menjadi 2520 tahun – lihat prinsip 1 hari menjadi 1 tahun dalam Yehezkiel 4:6-8),
    Imamat 26:18-28. Awal penggenapannya adalah di zaman Nebukadnezar sehingga dia mengalami kegilaan 7 masa, Daniel 4:16-32.
    Israel akan diusir dari bangsanya, Bait Suci akan dihancurkan dan mereka akan dikejar-kejar dan dibunuh di mana-mana atas permukaan bumi karena kejahatannya di hadapan Tuhan, Imamat
    26:31-33; Ulangan 28:33-37; Lukas 21:20-24.
    Israel akan dibawa pulang ke tanah airnya dari antara segala bangsa, sehingga bangsa yang mati, bangkit kembali, Ulangan
    30:3-5; Yeremia 23:3-8; Yehezkiel 36:22-24; Roma 11:11-26.
    belum termasuk Nubauatan akhir zaman dari kitab wahyu.
    TUHAN memberkati.

  6. aqidah & syariat saudara saya muslim sama persis dengan hukum taurat kafir yahudi.
    supaya tidak di tuduh fitnah, saya silahkan saudara mencermati catatan kafir yahudi di kitab IMAMAT.
    anehnya, saudara saya muslim menolak data & fakta sedangkan sejarah mencatat.
    contoh kecil:
    ———————————————-
    -Muhammad
    Lahir 20 April 570
    Mekkah
    Wafat 8 Juni 632
    Madinah
    (sumber http://id.wikipedia.org/wiki/Muhammad )
    -Kejadian Isra Mikra
    Isra Mikraj terjadi pada periode akhir kenabian di Makkah sebelum Rasulullah hijrah ke Madinah. Menurut al-Maududi[5] dan mayoritas ulama,[6] Isra Mi’raj terjadi pada tahun pertama sebelum hijrah, yaitu antara tahun 620-621 M . Menurut al- Allamah al-Manshurfuri, Isra Mi’raj terjadi pada malam 27 Rajab tahun ke-10 kenabian, dan inilah yang populer. Namun demikian, Syaikh Shafiyurrahman al-Mubarakfuri[7] menolak pendapat tersebut dengan alasan karena Khadijah radhiyallahu anha meninggal pada bulan Ramadan tahun ke-10 kenabian, yaitu 2 bulan setelah bulan Rajab. Dan saat itu belum ada kewajiban salat lima waktu. Al-Mubarakfuri menyebutkan 6 pendapat tentang waktu kejadian Isra Mikraj. Tetapi tidak ada satupun yang pasti. Dengan demikian, tidak diketahui secara persis kapan tanggal terjadinya Isra Mi’raj.
    (sumber http://id.wikipedia.org/wiki/Isra_dan_Mikraj )
    -Masjid Al-Aqsa
    Pembukaan tanah 685 (konstruksi pertama)
    1033 (konstruksi kedua) Tahun selesai 705 (konstruksi pertama) 1035 (konstruksi kedua)
    (sumber http://id.wikipedia.org/wiki/Masjid_Al-Aqsa )
    Konon isra dan mikra tahun 620-621M, sedangkan
    pembuatan masjid al aqsa mulai dibangun tahun 685M.
    ada perbedaan 65-66 tahun.
    wikipedia yang salah atawa ada bangsa besar yang tidak mengakui sejarah bangsanya.
    he he he ……
    you said : “when you see islam is wrong”
    i say : aneh.
    TUHAN memberkati kita semua.

  7. sejarah juga mencatat 4 perang besar kafir yahudi melawan bangsa – bangsa arab masa modern.
    monggo cek & ricek dengan teliti sebab & akibat.
    1. perang kemerdekaan, 1947-1948.
    2. perang suez, 1956.
    3. perang 6 hari, 1967.
    4. perang yom kippur tepi barat, 1973.
    dengan jumlah & peralatan minim israel dapat mengalahkan bangsa bangsa arab.
    bahkan perang 1947-1948 terjadi saat negara israel masih “bayi”.
    apa pembelaan saudara saya muslim kecuali kafir israel di dukung kafir amerika.
    kenapa saudara saya tidak mencari jawaban di kitab yahudi & nasrani?
    padahal Nubuat itu sudah tertulis ribuan tahun yang lalu.
    TUHAN memberkati kita semua.

  8. Firman Illahi ;;

    QS. 6:91. Dan mereka tidak menghormati Allah dengan penghormatan yang semestinya di kala mereka berkata: “Allah tidak menurunkan sesuatu pun kepada manusia”. Katakanlah: “Siapakah yang menurunkan kitab (Taurat) yang dibawa oleh Musa sebagai cahaya dan petunjuk bagi manusia, kamu jadikan kitab itu lembaran-lembaran kertas yang bercerai-berai, kamu perlihatkan (sebagiannya) dan kamu sembunyikan sebagian besarnya, padahal telah diajarkan kepadamu apa yang kamu dan bapak-bapak kamu tidak mengetahui (nya)?” Katakanlah: “Allah-lah (yang menurunkannya)”, kemudian (sesudah kamu menyampaikan Alquran kepada mereka), biarkanlah mereka bermain-main dalam kesesatannya.

    QS. 2:75. Apakah kamu masih mengharapkan mereka (Ahli Kitab) akan percaya kepadamu, padahal segolongan dari mereka mendengar firman Allah, lalu mereka mengubahnya setelah mereka memahaminya, sedang mereka mengetahui?

    QS. 2:78-79. Dan di antara mereka ada yang buta huruf, tidak mengetahui Alkitab (Taurat), kecuali dongengan bohong belaka dan mereka hanya menduga-duga. Maka kecelakaan yang besarlah bagi orang-orang yang menulis Alkitab dengan tangan mereka sendiri, lalu dikatakannya: “Ini dari Allah”, (dengan maksud) untuk memperoleh keuntungan yang sedikit dengan perbuatan itu. Maka kecelakaan besarlah bagi mereka, akibat dari apa yang ditulis oleh tangan mereka sendiri, dan kecelakaan besarlah bagi mereka, akibat dari apa yang mereka kerjakan.

    NIKMAT Tuhan mana lagi kalian(non muslim) mahu Dustakan??? SUBHANALLAH..

  9. Saya cuma mau tanya sama teman2 penginjil sejati.

    Dalam kitab anda, adakah pengetahuan tentang kedokeran, pengetahuan tentang astronomi? Dimana pada jaman itu teknologi masih sangat rendah sehingga al quran di fitnah?

    Kitab anda menerangkan apa? Hal konyol tentang Jesus? Siapa itu Jesus? Perasaan saya yang ada adalah Isa.

    Nabi Isa lahir dimana? Apakah anda pernah mengetahui Betlehem dimana? Ada salju kah? Ada pohon cemarakah? Pembodohan apa yg dilakukan oleh kalian? Tanggal 25 desember apakah benar2 kelahiran nabi Isa?

    Pembawa firman tuhan saja kalian fitnah, kalian bohongi. Kalian sesat. Kalian setan. Kalian bodoh, mau saja dibohongi pendahulu kalian.

    Hari minggu suci? Itu ajaran Romawi, bukan ajaran nabi Isa.

    Bangunlah dari kebodohan kalian. Jangan terpaku oleh kebohongan abadi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: