Feses Uskup Dan Keagungan Jesus

Incense During Mass

 

Perang Salib merupakan salah satu episode sejarah yang banyak diminati kaum sejarawan dunia. Berbagai kisah dan fakta tentangnya kian ditelusuri kian menarik perhatian. Salah satu peneliti yang sangat serius dan intens menelusuri fakta-fakta seputar Perang Salib ini adalah Profesor Carole Hillenbrand. Guru Besar Studi Islam dan Bahasa Arab di Universitas Edinburgh, Skotlandia, ini telah menghasilkan sebuah karya tulis yang cukup fenomenal, berjudul “The Crusade: Islamic Perspectives” (Edinburgh, 1999). Buku yang tingkat ketebalannya nyaris mencapai seribu halaman ini mendapat penghargaan The King Faisal International Prize for Islamic Studies.

Yang menarik, beda dengan telusuran sejenis tentang Perang Salib, dengan jujur peneliti ini memuat juga fragmen-fragmen tentang tingkah laku para ksatria salib, kaum Frank, semasa mereka menduduki tanah suci Yerusalem yang benar-benar primitif dan bisa membuat kita geleng-geleng kepala saking herannya. Banyak yang dipaparkan dalam buku yang telah diindonesiakan dengan judul “Perang Salib, Sudut Pandang Islam” (2005) tersebut, namun karena keterbatasan halaman, sebagian kecil saja yang akan dimuat dalam artikel berseri ini.

Kesaksian Ibu Jubayr

Ibnu Jubayrs merupakan seorang pengelana asli Spanyol yang terbiasa menjalin kontak dengan kaum salib di Andalusia. Ketika Godfrey de Bouillon memimpin pasukan Salib gelombang pertama ke Yerusalem dan berhasil mendudukinya pada tahun 1099, sejumlah kota dijadikan kantung-kantung konsentrasi pasukan Salib di antaranya Acre.

Dalam perjalanannya melalui Tanah Suci Yerusalem, Ibnu Jubayr menjumpai kebiasaan-kebiasaan orang-orang Salib ini, termasuk ksatrianya, yang kala itu lazim disebut sebagai orang Frank, yang jauh dari kesan beradab sehingga menimbulkan kecaman, keheranan, dan sekaligus menjadi bahan olok-olok kaum Muslim terhadap mereka.

Acre merupakan salah satu kota pelabuhan utama menuju Yerusalem. Hampir semua pasukan Salib yang berangkat dari Eropa utara ke Yerusalem melalui laut bisa dipastikan mendarat di kota ini. Ibnu Jubayr melukiskan, “Setelah orang-orang Frank datang dan tinggal di kota pelabuhan ini, kota yang tadinya indah menjadi kotor dan berbau busuk. Penuh sampah dan eek. Mereka (orang-orang Frank) ini membuang eek di jalan-jalan dan di sembarang tempat, sehingga jalan-jalan penuh dengan eek manusia. Tak heran jika surat pertama yang dilayangkan pimpinan pasukan Salib kepada induk pasukannya yang masih berada di Eropa adalah permintaan dikirimkan sepatu dalam jumlah besar, karena jalan-jalan penuh dengan eek manusia.”

Bukan itu saja, yang lebih menggelikan, eek manusia ternyata juga secara ‘rahasia’ diolah menjadi bagian dari ritual suci gereja-gereja sekitar Yerusalem, bahkan diperjual belikan dengan harga yang sangat mahal melebihi emas.

Dalam sastra populer, The Tale of ‘Umar ibn Nu’man yang dimuat dalam Alf Laylah wa Laylah, yang mengungkapkan pandangan kaum Muslimin terhadap orang-orang Salib semasa pendudukan di Yerusalem dan sekitarnya, diungkapkan:

“Saya ceritakan padamu sesuatu tentang pedupaan agung dari eek uskup. Ketika Uskup Agung Kristen di Konstantinopel memberi isyarat, para pendeta segera mengumpulkannya dalam sehelai sutera dan menjemurnya. Mereka kemudian mencampurkannya dengan minyak misik, damar, dan kapur barus, dan, ketika telah cukup kering, mereka membuatnya menjadi bubuk dan memasukkannya ke dalam kotak-kotak kecil keemasan. Kotak-kotak ini kemudian dikirimkan kepada semua raja dan gereja Kristen, dan bubuk tersebut digunakan sebagai pedupaan paling suci untuk semua penyusian Kristen pada setiap kesempatan yang khidmat, untuk memberkati mempelai wanita, untuk membuat wangi bayi, dan untuk memberkati para pendeta saat pentahbisan.

Karena eek sang uskup itu hampir tidak mencukupi untuk 10 wilayah, sangat kurang untuk semua wilayah-wilayah Kristen, para pendeta biasanya memalsukan bubuk tersebut dengan mencampurkan bahan-bahan yang ‘kurang suci’ ke dalamnya, kalau bisa dikatakan begitu, yaitu eek dari uskup yang lebih rendah tingkatannya, bahkan eek-eek para pendeta itu sendiri.

Penipuan ini sulit diketahui. Orang-orang Yunani menjijikkan ini menghargai bubuk tersebut untuk kebaikan-kebaikan yang lain: mereka menggunakannya sebagai obat sakit mata dan sebagai obat sakit perut dan usus. Namun, hanya para raja dan ratu dan orang-orang yang sangat kaya yang mampu memperoleh pengobatan ini, karena lantaran persediaan bahannya yang sangat terbatas, bubuk seberat satu dirham biasa dijual seharga seribu dinar emas. Harganya sangat mahal memang.”

Diketahui pula jika orang-orang Frank ini jarang sekali mandi dan membersihkan tubuhnya. Di negeri asalnya, mereka biasa membersihkan tubuh hanya sekali dua kali selama setahun dan mengenakan baju yang itu-itu saja tanpa pernah mencucinya hingga baju tersebut koyak karena tua.

Access from,

http://www.eramuslim.com/berita/tahukah-anda/primitifnya-pasukan-salib-1.htm#.URyl6dnAzeg

Access date 14 Pebruari 2013.

__________________

Islamthis,

Eek? Eek manusia, eek para uskup, dikumpulkan oleh pendeta-pendeta bawahan untuk dijadikan bahan pedupaan? Dan itu merupakan ajaran Gerejawi?

Sungguh luar biasa agama Jesus yang indah ini. Untuk itu, saya Islamthis tidak punya kata-kata lagi untuk mengulas artikel ini. Silahkan Anda sidang pembaca yang memberi komentar.

Terima kasih.

6 Responses

  1. Main game Assassin Creed 1-3, Ceritanya Templar(kristener) VS Assassin(Muslim?) Tapi kok digame tu diceritain pihak assassin sembah dewa, emang keterlaluan orang kafir tu…..

  2. Sak karepmulah kamu berkoar koar. Silakan sepuas hatimu menghina Kristus Tuhan dan umatNya. Saya tidak akan membalas menghina agama dan kepercayaanmu karena saya yakin setiap kata penginaan yang keluar dari hatimu dan mulutmu baik sesecara lisan dan tulisan akan kamu pertanggung jawabkan setelah kamu mati. Tuhan Allah Maha Mengetahui dan Maha Adil.
    =====================

    Islamthis,
    maaf, saya tidak MENGHINA, saya hanya MENGUNGKAPKAN FAKTA …

    saya harap anda pandai2 membedakan MANA yg MENGHINA, dan MANA yang MENGUNGKAPKAN FAKTA ….

    Terima kasih.

    • @atas.

      mengapa anda gusar begitu saat saya ungkap fakta tentang sisi negatif dari agama anda???

      ingat, saudara2 anda org kristen telah MENGHINA ISLAM DAN UMATNYA dalam banyak situs internet, terkhusus lagi portal faithfreedom. di portal ini banyak manusia2 kristen yg menghina islam.

      saya harap anda tidak berat sebelah. jangan anda selalu berfikir bhw TIDAK ADA ORANG KRISTEN yg hina islam. krn kenyataannya, buanyaaaak sekali org2 kristen yg hina islam.

      terima kasih.

  3. Holy Sh*ts!!

  4. haha mending dari pada cabuldan membunuh…
    —————-

    islamthis,
    siapa yang cabul?
    Siapa yang membunuh?

    Kalo ngomong yg jelas dooooong ……

  5. mau itung itung cabul dan pembunuhan?? ha ha.. Kitabnya penuh kecabulan, manusianya Penipu, penganut sex bebas., pelopor dalam membolehkan kawin sejenis, kawin dengan binatang, Pembunuh Jutaan manusia di muka bumi.. ah krisetan masih mampu berteriak kepada umat lain.. teriakin dulu tuh Umat krisetan..!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: