Pertanyaan Mendasar Tentang Ketuhanan Jesus

 

Alkisah, disebutkan bahwa Kristen mengajarkan bahwa Tuhan semesta alam ini, mempunyai seorang anak, yaitu Jesus, yang pada akhirnya Jesus ini akan menjadi Tuhan juga, sama seperti Bapa-nya. Kristen mengajarkan bahwa Jesus inilah yang menjadi pangkal keimanan Kristen, jika seseorang ingin masuk Surga dan diterima di sisi Tuhan semesta alam, alias Tuhan Bapa.

Dikisahkan, bahwa Tuhan, alias Tuhan Bapa, digambarkan sebagai Tuhan yang penuh kasih kepada seluruh mahluknya. Begitu besar penuh kasihnya, sehingga Tuhan Bapa ini mengorbankan putra tunggalnya yaitu Jesus ini untuk mati dibunuh di kayu salib sebagai sarana tumbal penebus dosa seluruh umat manusia.

Alangkah indahnya ajaran Kristen ini. Tuhan yang sebenarnya maha Kuasa dan maha mulia, ternyata menunjukkan kerendah-hatiannya, dengan cara mengorbankan putra tunggalnya yang sebenarnya adalah Tuhan juga, yaitu Jesus.

Pertanyaan untuk iman Kristen ini:

Kalau lah Tuhan semesta alam ini TIDAK MEMPUNYAI ANAKTUHAN, dan dengan ketiadaan anaktuhan ini Tuhan semesta alam ini TETAP DAPAT mengatur kehidupan dengan baik, dan kemudian dengan ketiadaan anaktuhan ini toh SELURUH UMAT MANUSIA tetap dapat beriman kepada Tuhan semesa alam, pertanyaannya adalah, APAKAH ITU SALAH?

Apakah SALAH BESAR, kalau Tuhan semesta alam tidak mempunyai anaktuhan, sementara di lain pihak Tuhan semesta alam ini TETAP DAPAT MENGATUR alam raya ini tanpa harus mempunyai anaktuhan, dan juga tanpa anaktuhan sekali pun, seluruh umat manusia TETAP DAPAT BERIMAN kepada Tuhan semesta alam ini sehingga seluruh manusia dapat masuk ke Surga-Nya? Bukankah tanpa adanya anaktuhan, Tuhan semesta alam ini TETAPLAH TUHAN YANG PENUH KASIH KEPADA SELURUH ALAM SEMESTA?

3 Responses

  1. Pada dasarnya paulus ingin langsung menyesatkan kaum nasrani dengan menyatakan Yesus adalah tuhan tapi karena takut sedikit yg percaya karena dalam injil tuhan itu adalah “Allah” sehingga mengumpulkan Yesus dgn Allah serta roh kudus adalah tuhan, dgn dmikian kaum nasrani smakin bingung mengklarifikasi serta akhirnya dalam keadaan tidak sadar sepenuhnya mereka menerima pernyataan tsbt.

  2. Jika ada kucing yang akan masuk ke dalam jurang maut, kita harus menjadi kucing untuk mengatakan kepada kucing itu. “Hei, jangan lewat situ, ada jurang maut, lewat sini, karena inilah jalan yang selamat”.

    Karena dengan menjadi kucing dia mengerti apa yang kita katakan. Begitu juga dengan manusia, karena manusia adalah ciptaan Tuhan yang paling mulia diantara ciptaan yang lain. Allah harus menjadi manusia agar kita tahu dan mengerti jalan yang menyelamatkan karena kita semua menuju jurang maut karena dosa.

    Bukan tangan Tuhan kurang panjang untuk mengangkat, bukan telinga Tuhan kurang mendengar, tapi karena dosa kitalah yang memisahkan kita dari Tuhan. Isa Al-Masih sangat menyayangi dan mengasihi kita, jauh melebihi orang yang menyayangi kita.
    =======================

    Islamthis.
    Toh pada faktanya, para penyelamat hewan TIDAK PERNAH MENJELMA MENJADI HEWAN utk selamatkan hewan yg celaka.

    lihatlah dokter hewan yg tugasnya menyembuhkan hewan. apakah mrk harus jadi hewan???

    manusia adl mahluk pintar, khususnya dalam hal ini thd hewan. dg mjd mansusia, kita tahu apa yg terbaik utk hewan2 tsb.

    bahkan kejadiannya, ayam a berdiam diri ketika ayam b disembelih.
    kambing a cuek-bebek ketika kambing b dicincang …..

    maka apa jaminannya, kalo kita mjd kucing, mk kita akan menolong kucing yg lain yg sedang kemalangan???

    terima kasih.

  3. Kemasan BUSUK di bungkus jd AJARAN KASIH ala Karosetan..???????

    tuhan Bapa(Yahweh) telah beranak dlm rahim sang maria (istri Yahweh), setelah melahirkan Putranya(Jesus), sang Bapa(yahweh) mengizinkan anaknya untuk di korban di salib sama yahudi beserta bala tentara romawi.

    tujuannnya hanya satu, ingat..hanya satu “hanya untuk menebus dosa-dosa Karosetan binti Saiton” titik..!!!!

    Bapa yahweh memang keterlaluan, kurang ajar, raja tega, hanya alasan kasih pada karosetan hingga mengizinkan jahudi-romawi menangkap hidup2-memantek-menyilet.- menyalib-pediiih-merintih-eli..eli sabaktani.(babe Yahweh,kenapa Kau tinggalkan aku..???

    dalam kasus tersebut sebagai Istri tuhan(sang Maria yang waras) pasti Protes keras kepada suami(si Babe yahweh), “kenapa Be weh.. kok tega banget sih…????

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: