Verifikasi Peristiwa Penyaliban Dari Aspek Yudas

Peristiwa penyaliban, tidak bisa tidak, memiliki posisi yang amat penting dalam iman Kristen. Dengan matinya Yesus dipalang salib (menurut keyakinan Kristen) maka dosa umat manusia telah tertebus dengan pengorbanan Yesus tersebut. Namun  ternyata, peristiwa penyaliban itu sendiri memiliki berbagai keganjilan yang mendasar. Umat Islam jelas memiliki panduan Al-Qur’an dalam memandang hal ini.

Firman Allah :

“Dan karena ucapan mereka : “Sesungguhnya kami telah membunuh Al Masih, “Isa putra Maryam, Rasul Allah”, padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak (pula) menyalibnya, tetapi (yang mereka bunuh ialah) orang yang diserupakan dengan Isa bagi mereka. Sesungguhnya orang-orang yang berselisih paham tentang (pembunuhan) Isa, benar-benar dalam keragu-raguan tentang yang dibunuh itu. Mereka tidak mempunyai keyakinan tentang siapa yang dibunuh itu, kecuali mengikuti persangkaan belaka, mereka tidak (pula) yakin bahwa yang mereka bunuh itu adalah Isa. (QS 4:157)

Namun, untuk membangun dialog yang adil, maka baiklah kita akan menguji peristiwa penyaliban dengan mengacu pada keyakinan Kristen bahwa yang ditangkap di taman Getsemani dan kemudian disalib di golgota adalah Yesus. Penting untuk mengkaji ulang peristiwa penangkapan Yesus di taman Getsemani yang merupakan hasil pengkhianatan Yudas Iskariot. Untuk itu saya akan lampirkan kembali posting saya mengenai Yudas Iskariot.

Menarik dan perlu dipertanyakan, kemanakah dan bagaimana nasib Yudas setelah ditangkapnya “Yesus”.

  1. Mengapa Yudas menghilang dan tak disebut-sebut lagi setelah ditangkapnya “Yesus”.
  2. Bukankah Yudas sebagai informan penangkapan Yesus, mestinya ikut serta dengan pasukan penangkap Yesus dan ikut datang melapor? Tapi Yudas hilang begitu saja dari ke 4 injil tepat setelah ditangkapnya “Yesus”! Kemana  Yudas pergi? Dan yang lebih penting lagi, saya minta anda perhatikan 2 ayat dari PB yang sangat berbeda isinya dalam memberitakan nasib Yudas Iskariot!

Menurut Matius 27:3-7: Yudas melemparkan uang perak (bayarannya sebagai informan penangkapan Yesus) ke dalam bait suci, pergi dan mati gantung diri! setelah itu para imam mengambil uang perak tersebut dan membeli sebuah tanah yang akhirnya di sebut “Tanah Darah!”——–TAPI——– perhatikanlah! Menurut Kisah Para Rasul 1:18: Yudaslah yang membeli tanah dengan uang perak hasil kejahatannya! (sementara di Matius 27, para imamlah yang membeli tanah tersebut!) lalu Yudas mati dengan jatuh tertelungkup dan perutnya terbelah sehingga semua isi perutnya tertumpah keluar, (sementara di Matius 27, Yudas mati gantung diri!) dan itu diketahui oleh semua penduduk Yerusalem! Hanya 2 ayat tersebut di dalam PB yang menceritakan nasib Yudas dan kedua-duanya BERTENTANGAN satu sama lain! Selain ayat itu yudas seolah-olah lenyap ditelan bumi, bahkan cerita dalam Matius tentang Yudas sama sekali tidak terdapat di ke 3 Injil lainnya!

PERTANYAAN PENTING! :

  1. Kemana sesungguhnya Yudas setelah Yesus ditangkap, kenapa dia seolah-olah lenyap ditelan bumi?
  2. Mana yang benar? Yudas mati gantung diri atau karena jatuh tertelungkup sehingga isi perutnya terburai semua?
  3. Siapa yang membeli tanah darah? Para imam atau Yudas? Ditambah lagi dengan adanya pernyataan “seluruh penduduk Yerusalem mengetahuinya”.
  4. Mengapa periwayatan Matius dan Kisah Rasul bisa berbeda? Mana yang betul dan salah, atau mungkinkah kedua sumber itu hanya bualan belaka?

Lagipula ke 3 injil lain tidak sedikitpun menyinggung nasib Yudas setelah penangkapannya, bukankah posisi Yudas sebagai informan penangkapan “Yesus” adalah sangat penting? Bila tidak ada Yudas, mungkin “Yesus” tidak tertangkap, bila ”Yesus” tidak tertangkap maka “Yesus” tidak disalib! Dan darimana Herodes yakin bahwa orang yang ditangkap itu adalah Yesus? Bukankah Herodes banyak bertanya (interogasi) kepada Yesus, sementara Yesus sendiri tidak menjawab apa-apa! Karena  itu Yudas Iskariot sebagai murid yang kenal dekat dengan Yesus dan sebagai informan mestinya ikut hadir untuk memastikan semuanya bahwa orang yang ditangkap adalah benar-benar Yesus! Tapi di mana Yudas??? Dia lenyap sama sekali setelah, orang yang disangka Yesus itu ditangkap!!! Silahkan tanggapi pertanyaan-pertanyaan di atas!

Walaupun terdapat berbagai keanehan, seperti yang dipaparkan di atas, tapi baiklah… sekali lagi kita harus mencoba menyelami alam pikiran iman Kristen yang meyakini bahwa yang ditangkap di Getsemani adalah benar-benar Yesus, (sesungguhnya dengan merujuk pada QS 4:157, maka sesungguhnya dengan rupa yang telah diserupakan dengan Yesus, maka memang sudah wajar bila semua orang pada saat itu terkecoh dengan penampilan orang yang sudah diserupakan dengan Yesus tersebut, sehingga mereka mengira orang itu adalah betul-betul Yesus). Sampai peristiwa penangkapan di Getsemani sesungguhnya bila mengasumsikan bahwa penulis Injil 4 adalah benar-benar murid Yesus, maka terputus sudah mata rantai pengisahan, karena pada saat Yesus ditangkap, seluruh muridnya lari berhamburan meninggalkan dia. APALAGI BILA TERNYATA YANG MENULIS INJIL SINOPTIK BUKAN SUNGGUH-SUNGGUH MURID YESUS!

Markus 14:50 – Lalu semua murid itu meninggalkan dia dan melarikan diri.

Matius 26:56 –  … lalu semua murid itu meningalkan dia dan melarikan diri.

Dengan demikian, semua yang dilakukan oleh “Yesus” dan apa yang dikatakannya sesudah ditangkap sampai disalibkan, sesungguhnya dituliskan berdasarkan persangkaan belaka dan dasarnya sangat lemah, sehingga sesungguhnya kita tidak tahu pasti apa saja yang dilakukan dan dikatakan orang yang diyakini sebagai Yesus itu setelah ditangkap sampai disalibkan, mengingat tidak ada satupun murid Yesus yang dianggap sebagai penulis Injil menyertai Yesus pada saat itu. Hal  ini terbukti dari banyaknya ketidak-sesuaian dan kontradiksi periwayatan antara 4 injil tersebut. Karena itu kita melakukan verifikasi langsung ke saat penyaliban. Dari mana orang-orang yang mengenal Yesus yakin bahwa yang disalib itu Yesus? Tentu harus ada saksi bukan? Siapakah saksi tersebut? Dan tentu saja semestinya untuk lebih memastikan bahwa yang disalib adalah Yesus, saksi-saksi tersebut harus melihat dari dekat. Sudah terpenuhikah syarat-syarat tersebut? Mari kita buka ayat-ayat Injil dan kita kaji bersama.

SAKSI-SAKSI PENYALIBAN YESUS DAN JARAK PENGLIHATAN MEREKA:

MENURUT:

Injil Matius: Maria Magdalena, Maria ibu Yakobus dan Yusuf, ibu anak-anak Zebedeus MEREKA MELIHAT DARI JAUH!

Injil Markus: Maria Magdalena, Maria ibu Yakobus dan Yoses MEREKA MELIHAT DARI JAUH!

Injil Lukas: Semua orang yang mengenal Yesus dari dekat (siapa???) dan perempuan-perempuan yang mengikutinya dari Galilea (namanya tak disebutkan) dan MEREKA SEMUA BERDIRI JAUH-JAUH KETIKA MELIHAT ITU!

Injil Yohanes: Maria Magdalena bersama Maria Bunda Yesus (percakapan Yesus dengan Bundanya hanya ada dalam Injil Yohanes dan tidak ada di ke 3 Injil lain!).

MEREKA MELIHAT DARI DEKAT! (PERHATIKAN PERBEDAANNYA! TERLALU MENCOLOK!)

PERTANYAAN :

  1. Versi mana yang benar dan versi mana yang salah?
  2. Bila versi yang benar adalah mereka yang melihat dari jauh, lalu bagaimana mereka begitu yakin kalau yang disalib itu betul-betul Yesus?
  3. Bila versi Yohanes yang benar, mengapa hanya ada pada Injil Yohanes? sekali lagi versi mana yang benar?
  4. Mengingat ke 4 Injil tersebut dijamin keabsahan dan kesuciannya oleh gereja, maka tentu adanya kesalah versi dalam periwayatan akan menodai Injil sendiri.

Jadi siapa yang salah dan berbohong?  GEREJA, INJIL DAN PENULISNYA, ATAU PERISTIWA PENYALIBAN “YESUS” MEMANG TIDAK PERNAH TERJADI??? Atau  mungkin ke 3 pernyataan di atas benar semuanya??? Bahwa GEREJA TELAH BERBOHONG, INJIL DAN PENULIS INJIL BERBOHONG DAN PERISTIWA PENYALIBAN ”YESUS” MEMANG TIDAK PERNAH TERJADI! Mengingat bukti-bukti yang telah saya paparkan maka pernyataan ke 2 lebih masuk akal! Tapi sekali lagi, walaupun sudah disodorkan bukti-bukti yang jelas, umat Kristen akan mengatakan mati-matian bahwa yang disalib pada saat itu adalah Yesus!

Access from,

http://murtadinkafirun.forumotion.net/t7884-hubungan-yahudi-dengan-kristen

Access date 7 September 2012.

______________________

Islamthis,

Setelah membaca artikel di atas, maka kita SADAR bahwa terdapat BEGITU BANYAK ASPEK yang dapat digunakan untuk membuktikan bahwa fundamental agama Kristen adalah fiksi dan khayalan semata. Bahasan singkatnya, semua yang ada di dalam kekristenan ADALAH BOHONG SEMUA …..

Selanjutnya, hanya tinggal HIDAYAH Allah saja yang dapat membuat manusia-manusia karoSetan menyadari KEKHILAFANnya ….. tanpa adanya HIDAYAH Allah ini, maka selamanya seluruh orang karoSetan akan mati-matian menjunjung tinggi kebohongan Gereja ini. Na’udzu billah mindzalik!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: