Jika Kabah Racun Dunia

lion, on April 27, 2011 at 5:22 am said:

manakah yg anda percaya???

Isa almasih utusan Allah atau Muhamad utusan Batu Hitam ”Hajar Aswad”

Poin ajaran Isa kasihilah semua manusia tanpa memandang golongan atau agama.

Poin ajaran Muhamad kasihilah sesama muslim, bencilah dan bunuhlah non muslim.

Islamthis,

Pertama.

Jelas sekali kamu tidak tahu apa-apa mengenai hajarul aswad dan Ka’bahnya. Hajarul aswad maupun Ka’bahnya bukan lah Tuhan. Ka’bah adalah rumah ibadah pertama yang dibangun manusia (di dalam hal ini Nabi Adam) untuk menyembah Allah Swt. Sepeninggal Adam dan Nabi-Nabi terdekatnya, Ka’bah mengalami penyelewengan oleh kaum sesat, sehingga yang terlihat seolah Ka’bah adalah pusatnya penyembahan berhala. Salah! Ketika Muhammad diangkat menjadi Nabi, hal terpenting yang Muhammad lakukan adalah membersihkan Ka’bah dan MENGEMBALIKANnya KE FUNGSI ASAL yaitu sebagai rumah (kuil) untuk menyembah Allah Swt.

Kedua.

Di dalam komen kamu, terlihat sekali bahwa kamu MENGKONFRONTIR antara ajaran Isa dengan ajaran Muhammad berkenaan dengan Hajarul Aswad atau Ka’bah ini, seolah Allah lah Yang mengutus Isa (sehingga Isa-lah yang benar), dan Ka’bah lah (bukan Allah) yang mengutus Muhammad (sehingga Muhammad adalah Nabi yang salah). Begitu ya?

Coba kamu fikirkan sejenak.

Isa adalah seorang Nabi yang berdomisili di Yerusalem. Sebelum pengangkatannya sebagai Nabi, Isa ini telah berkelana ke seluruh Dunia, dan pada usia 30 tahun ia kembali ke Yerusalem.

Isa sebagai Nabi yang menerima wahyu Tuhan, pastilah tahu bahwa nun di sana, di Arabia sana, terdapat kuil yang bernama Ka’bah. Pun ketika ia berkelana ke seluruh Dunia itu, pastilah isa telah pernah singgah dan berada di Mekkah dan melihat Ka’bah dengan semua aktivitas ritualnya.

Nah, kalau lah memang benar bahwa Ka’bah adalah sesat – karena dianggap sebagai pusat penyembahan berhala, maka mengapa Isa ini tidak pernah memperingatkan para pengikutnya tentang bahayanya Ka’bah yang nun di Arabia sana – di dalam Injilnya?

Seharusnya di Injil ada ayat yang mengisahkan bahwa Isa pernah berkata kepada pengikutnya bahwa nun di sana di Arabia terdapat kuil sembah berhala, dan menyerukan kepada seluruh pengikutnya untuk menjauhinya karena Ka’bah itu adalah sesat. Namun toh kenyataannya di dalam Injil tidak ada ayat yang dimaksudkan itu. Mengapa?

Apakah Isa tidak pernah tahu bahwa nun di Arabia sana terdapat Ka’bah yang supersesat? Apakah mungkin Isa tidak tahu bahwa nun di Arabia sana terdapat Ka’bah yang supersesat? Tidak mungkin Isa tidak tahu. Pastilah Isa tahu bahwa di Mekkah terdapat Ka’bah yang merupakan kuil supersesat. Kalau Ka’bah itu memang supersesat, maka ADALAH TUGAS ISA UNTUK menyatakan hal itu di dalam Injilnya. Namun kenyataannya tidak ada. Mengapa?

Ingat!

Isa sangat tahu bahwa nun di Arabia sana terdapat Ka’bah. Kemudian, Isa faham bahwa Ka’bah adalah rumah ibadah seluruh Nabi untuk menyembah Allah yang dibangun oleh Nabi Adam dan direno oleh Nabi ibrahim. Islam mengajarkan bahwa seluruh Nabi termasuk Nabi Isa ini telah berhaji ke Ka’bah ini. Itulah sebabnya di dalam Injil tidak pernah diberitakan bahwa Isa telah mengutuk Ka’bah ini. Kalau lah memang benar bahwa Ka’bah adalah terkutuk, maka seharusnya Isa telah menyatakan hal itu di dalam Injilnya.

Ketiadaan ayat tentang Isa mengutuk Ka’bah ini di dalam Injilnya, adalah TANDA bahwa Ka’bah adalah bagian dari Kerajaan Allah di muka bumi ini. Tidak ada kemungkinan lain. Faham?

Sekarang begini saja. Kalau lah memang benar bahwa Ka’bah itu adalah supersesat bin mega-terkutuk, maka tolong tunjukkan ayat Injil yang mengajarkan bahwa Isa telah mengutuk Ka’bah ini dan memperingatkan umat manusia untuk menjauhi Ka’bah ini.

5 Responses

  1. Tanya bos lion king.
    Dimana om yesus ketika umur 12-33 th kok hilang tanpa jejak?
    Trs yg ngurus alam semesta ini siapa wkt yesus hilang?

  2. Non muslim selalu bilang kalo muslim itu membenci non muslim? Seakan-akan non muslim adalah musuh abadi muslim dan harus dibunuh. Kalo memang Islam memerintahkan seperti itu, lebih baik saya murtad dan keluar dari Islam lalu menjadi atheis…ini pendirian saya.
    Tapi kenyataannya tidak seperti itu, non muslim salah pengertian.
    Musuh abadi muslim, sudah jelas termaktub dalam Al Qur’an, yaitu syaitan. Muslim pun tahu dan faham kalo yahudi dan nasrani tidak akan pernah suka kepada Islam, sebelum orang-orang Islam mengikuti milah (agama) mereka. Jelaskan..yang membenci duluan itu siapa dan menyatakan permusuhan itu siapa?
    Rasulullah berpesan ketika di medan perang sekalipun “jangan lah kamu melihat musuh” artinya Rasulullah tidakm menghendaki adanya peperangan, tapi melayani kelompok yang mau memerangi muslim adalah wajib, dan mundur dari medan perang setelah musuh menyerang adalah haram hukumnya, Allah SWT mengancam dengan neraka Jahanam bagi orang lari dari medan pertempuran.
    Jadi untuk non muslim tidak ada alasan untuk mengatakan, bahwa muslim membenci non muslim, dan harus dimusuhi dan dibunuh….

  3. geloooooooooooooooooooooo
    fitnah maneh mah,puguh ti balik
    tabok ku urang. engke buktiin di akhirat😛

    • “Poin ajaran Muhamad kasihilah sesama muslim, bencilah dan bunuhlah non muslim” itu salah besarr, justru Nabi Muhammad SAW tidak mengajarkan membunuh manusia,di dalam Al-Qur’an pun tidak dijelaskan yang namanya membunuhhh

  4. Kenyataan memang pahit….🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: