Paulus Mengangkangi Alkitab

Alkitab Diilhamkan Oleh Allah
The Bible Is Inspired by God

Paulus menulis kepada Timotius, “Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran. Dengan demikian tiap-tiap manusia kepunyaan Allah diperlengkapi untuk setiap perbuatan baik” (2 Timotius 3:16, 17). Alkitab adalah firman Allah yang diilhamkan secara plenary, verbal dan infallible, berarti Alkitab itu tidak dapat mengajarkan kesalahan. Kata “plenary” berarti semua bagian dari ayat-ayat suci adalah diilhamkan. Kata “verbal” artinya setiap kata (bukan hanya pikiran) diberikan oleh Allah kepada penulis-penulisnya.

Alkitab itu berasal dari Allah atau jika tidak itu berasal dari manusia. Jika Alkitab itu berasal dari manusia, maka itu bukan dari Allah. Alkitab dengan jelas mengaku berasal dari Allah. Petrus menulis, “Yang terutama harus kamu ketahui, ialah bahwa nubuat-nubuat dalam Kitab Suci tidak boleh ditafsirkan menurut kehendak sendiri, sebab tidak pernah nubuat dihasilkan oleh kehendak manusia, tetapi oleh dorongan Roh Kudus orang-orang berbicara atas nama Allah” (2 Petrus 1:20, 21).

Orang-orang dari segala zaman telah menyetujui bahwa Alkitab itu adalah firman Allah. Paulus dengan jelas mengatakan bahwa kata-kata yang dia ucapkan dan tuliskan adalah perintah-perintah Allah, “Jika seorang menganggap dirinya nabi atau orang yang mendapat karunia rohani, ia harus sadar, bahwa apa yang kukatakan kepadamu adalah perintah Tuhan” (1 Korintus 14:37). Dia menulis kepada orang-orang di Tesalonika, “Dan karena itulah kami tidak putus-putusnya mengucap syukur juga kepada Allah, sebab kamu telah menerima firman Allah yang kami beritakan itu, bukan sebagai perkataan manusia, tetapi — dan memang sungguh-sungguh demikian — sebagai firman Allah, yang bekerja juga di dalam kamu yang percaya” (1 Tesalonika 2:13). Paulus juga menulis kepada orang di Efesus bahwa, “yaitu bagaimana rahasianya dinyatakan kepadaku dengan wahyu, seperti yang telah kutulis di atas dengan singkat. Apabila kamu membacanya, kamu dapat mengetahui dari padanya pengertianku akan rahasia Kristus” (Efesus 3:3, 4).

Tuhan Yesus Kristus juga bersaksi bahwa Alkitab adalah firman Allah yang diilhamkan. Dia percaya bahwa Perjanjian Lama berasal dari Allah, Ia berkata kepada mereka: “Inilah perkataan-Ku, yang telah Kukatakan kepadamu ketika Aku masih bersama-sama dengan kamu, yakni bahwa harus digenapi semua yang ada tertulis tentang Aku dalam kitab Taurat Musa dan kitab nabi-nabi dan kitab Mazmur” (Lukas 24:44). Bahkan sebelum Perjanjian Baru dituliskan, Yesus mengatakan bahwa pesanNya akan berasal dari Allah. Dia menyatakan kepada rasul-rasul, “Tetapi apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran, Ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran; sebab Ia tidak akan berkata-kata dari diri-Nya sendiri, tetapi segala sesuatu yang didengar-Nya itulah yang akan dikatakan-Nya dan Ia akan memberitakan kepadamu hal-hal yang akan datang” (Yohanes 16:13).

Sebagian orang berpendapat bahwa Alkitab diilhamkan dengan cara yang sama seperti syair-syair diilhamkan. Mereka berpendapat bahwa penulis-penulis Alkitab adalah orang-orang yang genius seperti Shakespeare atau Confucius. Kalau demikian masalahnya, maka Alkitab hanyalah sebuah buku biasa. Tetapi bukan seperti itu masalahnya! Allah tidak saja memberikan pikiran kepada orang-orang yang menulis Alkitab, Dia juga memberikan kata-kata dan dengan kata-kata itu mereka mengekspresikan pikiran-pikiran itu:

“Lalu TUHAN mengulurkan tangan-Nya dan menjamah mulutku; TUHAN berfirman kepadaku: “Sesungguhnya, Aku menaruh perkataan-perkataan-Ku ke dalam mulutmu” (Yeremia 1:9).

“ Oleh sebab itu, pergilah, Aku akan menyertai lidahmu dan mengajar engkau, apa yang harus kaukatakan” (Keluaran 4:12).

“Roh TUHAN berbicara dengan perantaraanku, firman-Nya ada di lidahku” (2 Samuel 23:2).

“Jika ada orang yang tidak mau mendengarkan apa yang kami katakan dalam surat ini, tandailah dia dan jangan bergaul dengan dia, supaya ia menjadi malu” (2 Tesalonika 3:14).

Oleh karena kata-kata Alkitab itu adalah diilhamkan, Paulus dapat berargumentasi berdasarkan tunggal (keturunannya) dan jamak (keturunan-keturunannya): “Adapun kepada Abraham diucapkan segala janji itu dan kepada keturunannya. Tidak dikatakan “kepada keturunan-keturunannya” seolah-olah dimaksud banyak orang, tetapi hanya satu orang: “dan kepada keturunanmu”, yaitu Kristus” ( Galatia 3:16).

Kita tidak boleh menambah, mengurangi atau merubah firman Allah dengan cara apapun (Ulangan 4:2; Galatia 1:6-9; Wahyu 22:18, 19). Ketika kata-kata bahasa Ibrani dimana Perjanjian Lama pertama kali ditulis dan kata-kata bahasa Yunani dimana Perjanjian Baru pertama-tama ditulis, diterjemahkan dengan benar, kita memiliki firman Allah yang diterjemahkan ke dalam bahasa kita.

Alkitab adalah kitab yang diilhamkan, yang menyediakan semua kebuTuhan rohani, “Karena kuasa ilahi-Nya telah menganugerahkan kepada kita segala sesuatu yang berguna untuk hidup yang saleh oleh pengenalan kita akan Dia, yang telah memanggil kita oleh kuasa-Nya yang mulia dan ajaib” (2 Petrus 1:3). Alkitab juga adalah buku yang akan dipakai untuk menghakimi kita pada akhir zaman. Yesus berkata, “Barangsiapa menolak Aku, dan tidak menerima perkataan-Ku, ia sudah ada hakimnya, yaitu firman yang telah Kukatakan, itulah yang akan menjadi hakimnya pada akhir zaman” (Yohanes 12:48).

Access from,

http://www.tftwindo.org/Tracts/T2.htm

Access date – 21 Oktober 2011.

______________________

Islamthis,

Menyedihkan sekali mengetahui sekali lagi bahwa umat karosetan sama sekali tidak pernah menyadari bahwa Alkitab mereka penuh dengan kepalsuan. Artikel di atas melukiskan betapa jiwa-jiwa karosetan masih bermesraan dalam romantisme konyol mereka akan keagungan Alkitab, seolah Alkitab adalah kitab yang berisi firman Tuhan yang suci dan utuh.

Apakah mereka tidak pernah membaca Alkitab secara utuh dan melembaga?

Ya, mereka tidak pernah membaca Alkitab kitab suci mereka itu secara berwibawa dan bertanggungjawab. Itulah sebabnya mereka hanya selalu terbudaki oleh teriakan-teriakan Gereja bahwa Jesus adalah Tuhan yang membawa firman yang benar.

Akan jelas sekali, terdapat perbedaan dan PENENTANGAN yang didemonstrasikan oleh Paulus mengenai kualitas Alkitab yang sebenarnya sudah sangat sekarat. Di satu pihak, Paulus berkata,

(2 Timotius 3:16, 17),

Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran. Dengan demikian tiap-tiap manusia kepunyaan Allah diperlengkapi untuk setiap perbuatan baik.

Ayat di atas yang merupakan titah Paulus, dinyatakan oleh Paulus dengan maksud tunggal yaitu bahwa Alkitab adalah firman Tuhan yang murni dan utuh jauh dari pemalsuan dan perombakan.

Namun di pihak lain, justru Alkitab Perjanjian Lama, kitab yang sudah pasti berada di tangah Paulus dan jemaat lainnya kala itu, telah menegaskan bahwa Alkitab bukan lagi merupakan kitab yang utuh menyuarakan firman Tuhan, karena Alkitab itu telah dinodai oleh kejahilan tangan-tangan manusia……,

Yeremia,

8:8 Bagaimanakah kamu berani berkata: Kami bijaksana, dan kami mempunyai Taurat TUHAN? Sesungguhnya, pena palsu penyurat sudah membuatnya menjadi bohong.

8:9 Orang-orang bijaksana akan menjadi malu, akan terkejut dan tertangkap. Sesungguhnya, mereka telah menolak firman TUHAN, maka kebijaksanaan apakah yang masih ada pada mereka?

8:10 Sebab itu Aku akan memberikan isteri-isteri mereka kepada orang lain, ladang-ladang mereka kepada penjajah. Sesungguhnya, dari yang kecil sampai yang besar, semuanya mengejar untung; baik nabi maupun imam, semuanya melakukan tipu.

8:11 Mereka mengobati luka puteri umat-Ku dengan memandangnya ringan, katanya: Damai sejahtera! Damai sejahtera!, tetapi tidak ada damai sejahtera.

Yeremia,

23:36…karena kamu telah memutarbalikan perkataan-perkataan Allah yang hidup, TUHAN semesta alam, Allah kita .

Mazmur,

119:126 Waktu untuk bertindak telah tiba bagi TUHAN; mereka telah merombak Taurat-Mu.

Ayat-ayat Alkitab tersebut di atas dengan lebih dari tegas telah menyatakan bahwa Alkitab telah dinodai; tidak ada lagi kebenaran, telah bercampur antara firman Tuhan dengan kejahilan tangan-tangan manusia. Dengan demikian, maka Alkitab sudah selayaknya disingkirkan jauh-jauh dari jangkauan manusia…

Namun di pihak lain TIBA-TIBA Paulus berkata, bahwa Alkitab adalah kitab yang berisi firman Tuhan dalam kemurnian maksimal.

Perlawanan apa lagi ini yang didemonstrasikan Paulus terhadap titah Alkitab sendiri?

Pada akhirnya, mana yang akan menjadi penentu dalam kekristenan, jika kita memang harus memandang kekristenan itu sebagai sesuatu yang bermartabat:

  1. Apakah Alkitab itu adalah kitab yang penuh dengan kepalsuan, karena hal itu memang dinyatakan oleh Alkitab sendiri.
  2. Atau, apakah Alkitab itu adalah kitab yang berisi firman Tuhan dalam tingkat kemurnian tertinggi, seperti apa yang dinyatakan Paulus??

Sebelum kita menjawab, tentunya kita harus ingat terlebih dahulu, bahwa Paulus adalah nabi palsu, karena cara dia mati benar-benar mengindikasikan bahwa Paulus adalah nabi palsu yang terkutuk…..

Mengenai fakta bahwa Paulus adalah nabi palsu, baca …..

https://islamthis.wordpress.com/2011/03/17/apostle-biography-brief-death/

25 Responses

  1. Setelah om yesus disalib msh mengangkat rasul lagi yaitu si paulus.

    berarti nih agama blm sempurna.

  2. Lucu…membaca komen orang kristen, ketika ada yang mengangkat ayat alkitab tentang yesus yang menaiki keledai lalu memasukan jari dan anunya, itu terdapat dalam injil terbitan 1928, lalu orang kristen komen ” Sekarang tahun 2011……..”
    Maksudnya apa ya? Kesimpulannya bahwa alkitab berubah-ubah, kok bisa ya alkitab sendiri dipandang semudah dan semurah itu oleh penganutnya.

  3. Menurut sy sama saja dg koran, yg juga telah mengalami perubahan. Coba cek hasil penemuan naskah2 Sanaa yg usianya LEBIH TUA dr mushaf…… (takut salah) yg saat ini dianggap naskah tertua koran. Yang nyatanya berbeda dg koran yg saat ini ada. Ditunggu penjelasannya ya bro…

  4. netral, on January 14, 2012 at 11:31 am said:
    Menurut sy sama saja dg koran, yg juga telah mengalami perubahan. Coba cek hasil penemuan naskah2 Sanaa yg usianya LEBIH TUA dr mushaf…… (takut salah) yg saat ini dianggap naskah tertua koran. Yang nyatanya berbeda dg koran yg saat ini ada. Ditunggu penjelasannya ya bro…

    Kamu tehe ga, siapa yang menaruh naskah2 tersebut di loteng Masjid tersebut?
    Orang baik kah?
    Orang bener kah?
    Dan kamu tehe juga ga, maksud seseorang menaruh naskah tersebut di sana (supaya ditemukan oleh umat lain pada suatu saat)?
    .
    Toh yang jelas yang meletakkan naskah tersebut di sana bukanlah Nabi Muhammad himself.
    .
    Kamu tehe kan, bahwa manusia itu MACAM-MACAM???
    SEKARANG apa tanggapan kamu ini?

  5. Menanggapi komentar, mk sy gantian nanya nih apakah yg nulis koran spt yg ada saat ini orang2 baik? Orang2 bener?
    Mengapa kalifah Utsman di bunuh dg cara yg demikian oleh siapa tu…?(hehe lupa) dg salah satu tuduhannya merubah koran?
    Lantas mengapa naskah2 lainnya di musnahkan? Apa anda tahu maksud yg sebenarnya?
    Ato nantinya anda hanya ikut2 an memberi tanggapan spt yg di ceramahkan oleh guru2 sblmnya?(doktrin).
    Saya rasa peluangnya masih sama fifty2. Baik naskas kuno dr Sanaa itu, maupun koran saat ini yg di standarisasi Utsman tsb.
    Hehehe…. maaf ya, soalnya bener2 pengin tahu kebenaran ni…

  6. Tambahan dikit mas bro… Yg nulis koran spt yg ada saat ini kan juga bukan nabi Mohmmad to? Lantas apa bedanya dg naskah Sanaa tsb?? Yg ktmu yg nyimpen disono bkn nabi M. (apa kamu tahu?…ada bukti?) kok bingung sy dg tanggapanmu?

  7. netral, on January 16, 2012 at 8:12 am said:
    Menanggapi komentar, mk sy gantian nanya nih. Apakah yg nulis koran spt yg ada saat ini orang2 baik? Orang2 bener?
    Mengapa kalifah Utsman di bunuh dg cara yg demikian oleh siapa tu…?(hehe lupa) dg salah satu tuduhannya merubah koran?

    Terima kasih atas besarnya nafsu kamu untuk mengetahui kebajikan dan kebenaran Islam.
    .
    Yang menulis Alquran? Orang baik?
    Ya. Yang menulis Alquran pada saat pertama adalah orang baik dan benar. Mereka adalah Nabi Muhammad dan para sahabatnya. Sejarah mengakui bahwa Muhammad adalah UMMI, alias tidak bisa tulis baca. Muhammad memerintahkan beberapa sahabatnya untuk menuliskan ayat-ayat Alquran di atas beberapa media. Jadinya, penulisan itu adalah DI BAWAH PENGAWASAN MUHAMMAD.
    .
    Jadi sampai di sini, Alquran tidak perlu diragukan lagi, karena Alquran ditulis oleh Muhammad dan para sahabatnya. Muhammad adalah orang baik. Dan para sahabat Nabi pun juga orang baik.
    .
    Nah mungkin sekarang kamu kata bahwa Muhammad dan sahabatnya bukanlah orang baik. Saya jelaskan, bahwa Muhammad adalah Nabi, dan para sahabatnya adalah para sahabat Nabi; jadinya mereka adalah orang baik, karena Muhammad Saw sendirilah yang memilih mereka untuk menjadi sahabat / muridnya. Intinya, Alquran itu ditulis orang orang pertama dari suatu agama, yaitu seorang Nabi dan para muridnya. Berbeda dengan Alkitab, baik Perjanjian lama mau pun Perjanjian lama. Kedua kitab Perjanjian itu TIDAKLAH DITULIS oleh orang pertama dari suatu agama, karena Perjanjian lama tidak ditulis oleh Nabi musa atau daud, dan Perjanjian baru tidak ditulis oleh Nabi Isa. Sejarah menjelaskan bahwa Perjanjian baru ditulis puluhan Tahun setelah kematian almasih, dan Perjanjian lama ditulis ratusan Tahun setelah kematian Musa atau daud atau salomo.
    .
    Masalah Uthman dibunuh, maka itu tidak ada hubungannya dengan kualitas Alquran. Pro dan kontra tetap ada. Intinya, semua pihak keilmuan telah sepakat bahwa Alquran TELAH DIKOMPILASI secara ilmiah, transparant dan fair.

    Lantas mengapa naskah2 lainnya di musnahkan? Apa anda tahu maksud yg sebenarnya?
    Ato nantinya anda hanya ikut2 an memberi tanggapan spt yg di ceramahkan oleh guru2 sblmnya?(doktrin).

    Jelaslah, untuk menghindari terjadinya pertentangan. Kalau kala itu semua pihak telah sepakat atas proyek penseragaman Alquran melalui kompilasi tersebut, so buat apa lagi ada versi lainnya?

    Saya rasa peluangnya masih sama fifty2. Baik naskas kuno dr Sanaa itu, maupun koran saat ini yg di standarisasi Utsman tsb.
    Hehehe…. maaf ya, soalnya bener2 pengin tahu kebenaran ni…

    Wah kamu salah, tidak ada fifty-fity-an. Alquran mainstream, Alquran Uthmany, adalah Alquran yang peluangnya adalah 100%, dan Alquran versi lain peluangnya adalah 0%.

    Tambahan dikit mas bro… Yg nulis koran spt yg ada saat ini kan juga bukan nabi Mohmmad to? Lantas apa bedanya dg naskah Sanaa tsb?? Yg ktmu yg nyimpen disono bkn nabi M. (apa kamu tahu?…ada bukti?) kok bingung sy dg tanggapanmu?

    Yang nulis Alquran versi Uthmany ini adalah Muhammad sendiri, didukung para sahabatnya. Dan kemudian Uthman melakukan penseragaman, dan hal ini terjadi ketika sang Nabi sudah wafat. Proyek Uthman ini tentunya mendapat dukungan dari banyak sahabat Nabi lainnya. Ingat, para sahabat, khususnya sahabat yang termasuk di dalam Khulafaur Rasyidin, adalah pendamping Nabi. Artinya, kita tidak boleh mempertanyakan kualitas dan integritas mereka. Mempertanyakan integritas mereka, berarti mempertanyakan integritas Nabi Muhammad Saw sendiri.
    .
    Singkatnya, yang menulis Alquran mainstream, lebih tepatnya lagi Alquran Uthmani, adalah Nabi Muhammad sendiri, didukung oleh para sahabatnya. Dan Muhammad Saw itu mendapat wahyu Alquran itu dari Allah Swt.

  8. Wah TQ mas Bro…. atas usahanya menjelaskan. Tp terus terang blm menjawab rasa ingin tahu sy. Coz gpp itu mmg dr penalaran sy aj. Krn klo jwban yg spt itu maaf…, menurut anggapan sy hanya sebatas DOKTRIN yg sdh mas bro terima dr para pengajar anda(hafalan).
    Yg menjadikan kurang sreg krn disitu mas bro sdh memberi batasan, “kita tdk boleh mempertanyakan kualitas dan integritas mereka”…. Tp sy menghargainya krn itulah IMAN anda.
    Jadi menurut sy pribadi, mau muter2 kemana, jwban yg ada ya kembali ke DOKTRIN itu.
    Sama dg teman2 kristen akhirnya jwban yg ada cuma kembali doktrin.

    He….he.he ato mgkn sy yg tdk berbakat tuk mengimani slh satu agama.
    OK mas Bro gpp, senang bisa diskusi dg anda. Saya msh mo berkelana dulu, msh mencari2 kebenaran baik islam, kristen atopun yg lainnya. Do’akan ya agar suatu saat kelak bisa menemukannya…..

  9. netral, on January 17, 2012 at 10:44 am said:
    Wah TQ mas Bro…. atas usahanya menjelaskan. Tp terus terang blm menjawab rasa ingin tahu sy. Coz gpp itu mmg dr penalaran sy aj. Krn klo jwban yg spt itu maaf…, menurut anggapan sy hanya sebatas DOKTRIN yg sdh mas bro terima dr para pengajar anda(hafalan).
    Yg menjadikan kurang sreg krn disitu mas bro sdh memberi batasan, “kita tdk boleh mempertanyakan kualitas dan integritas mereka”…. Tp sy menghargainya krn itulah IMAN anda.
    Jadi menurut sy pribadi, mau muter2 kemana, jwban yg ada ya kembali ke DOKTRIN itu.
    Sama dg teman2 kristen akhirnya jwban yg ada cuma kembali doktrin.

    He….he.he ato mgkn sy yg tdk berbakat tuk mengimani slh satu agama.
    OK mas Bro gpp, senang bisa diskusi dg anda. Saya msh mo berkelana dulu, msh mencari2 kebenaran baik islam, kristen atopun yg lainnya. Do’akan ya agar suatu saat kelak bisa menemukannya…..

    Doktrin? Hal kayak begituan kamu kata DOKTRIN?
    .
    Berarti kamu nya lah yang ngaco, karena ga bisa bedain, mana yang dikatakan doktrin, dan mana yang dikatakan logika…..
    .
    Saya tulis statement, BAHWA INTEGRITAS PARA SAHABAT TIDAK BISA DIPERTANYAKAN / DIRAGUKAN.
    .
    Kamu kata bahwa itu adalah doktrin, sementara saya kata bahwa itu adalah logika.
    .
    Mari kita ikuti dulu penalaran kamu, bahwa hal itu adalah doktrin.
    .
    Kalau kamu kata bahwa statement itu adalah doktrin, berarti, IDEALNYA, yang bukan doktrin, adalah bahwa INTEGRITAS PARA SAHABAT BISA DIRAGUKAN. Bukan begitu, kawan?
    Baiklah kalau begitu.
    .
    Sekarang begini.
    ::::_kenapa tidak sekalian kamu mempertanyakan integritas Tuhan? Kenapa tidak sekalian kamu mempertanyakan / meragukan integritas para Malaikat?
    .
    Apakah mungkin kita mempunyai hak dan posisi untuk mempertanyakan integritas Tuhan? Kalau Tuhan selalu dipertanyakan integritasNya, maka kapan Dia menjadi Tuhannya ……???
    .
    Sekalian, mengapa kamu TIDAK mempertanyakan, apakah masakan Bunda kamu itu layak kamu santap atau tidak? Dan kalau masakan Bunda kamu itu tidak layak kamu santap, bukankah berarti kamu JUGA MEMPERTANYAKAN INTEGRITAS BUNDA kamu sendiri? Dan apakah mungkin, integritas seorang ibu kepada anaknya PATUT untuk dipertanyakan juga, khususnya oleh anak-anaknya?
    .
    Dan terakhir, kalau integritas seorang ibu DAPAT DIPERTANYAKAN, maka bukankah berarti Tuhan yang menciptakan para ibu, JUGA DAPAT DIPERTANYAKAN? Mengapa Tuhan menciptakan mahluk yang namanya ibu yang selalu membahayakan anak-anaknya sendiri? Mengapa oh mengapa? Apakah mungkin Tuhan gemar menciptakan mahluk yang namanya ibu yang gemar menyengsarakan anaknya sendiri, sehingga sang anak harus berhati-hati terhadap ibu mereka jika anak-anak tersebut ingin berumur panjang?
    .
    Alhasil, kita mempunyai logika, bahwa integritas seorang ibu terhadap anak-anaknya, tidak perlu dipertanyakan lagi. Saya kata, bahwa statement itu adalah statement logika, bukan statement doktrin. Faham kah dikau?
    .
    Kembali ke pembahasan.
    .
    Para sahabat tidak perlu dipertanyakan integritasnya, karena kita pun tidak bisa mempertanyakan integritas Nabi yang memilih sahabat tersebut. Dan terakhir, itu semua karena integritas Tuhan TIDAK PERLU kita pertanyakan lagi, Tuhan Yang telah memilih Nabi tersebut menjadi Nabi.
    .
    Apakah doktrin itu?
    .
    Doktrin itu begini, ada persamaan:
    a. 1 + 1 = 2.
    b. 1 + 1 = 5.
    .
    Antara a dan b, yang benar adalah a, yaitu 1 + 1 samadengan 2.
    .
    B adalah salah.
    .
    A adalah logika, sementara b adalah doktrin.
    .
    Doktrin, maksudnya, semua orang harus menerima b, tidak boleh tanya ini-itu mengenai b itu. Padahal, sebenarnya persamaan “1 + 1 samadengan berapa” itu masih bisa dikupas lebih dalam lagi. Doktrin artinya, bahwa usaha mengupas persamaan tersebut DILARANG. Doktrin itu MENENTANG logika. Doktrin itu MENABRAK logika.
    .
    Sekarang, apakah logikanya, integritas ibu kamu dapat dipertanyakan ketika ibu kamu masak untuk kamu sekeluarga makan? Kita tidak boleh mempertanyakan integritas seorang ibu ketika menyiapkan makanan untuk keluarganya. Statement itu bukanlah doktrin, namun LOGIKA. Karena tidak logis ada ibu yang ingin membahayakan anaknya sendiri.
    .
    Logikanya, Tuhan itu benar. Kemudian, logikanya, Tuhan yang benar ini, memilih NabiNya. Kemudian Nabi yang benar ini, memilih murid / sahabatnya. Itu semua adalah logika, bukan doktrin. Keterlaluan kalau itu dibilang doktrin.
    .
    .
    Setelah sepakat bahwa Nabi adalah benar dan sahabatnya juga benar, maka berikutnya adalah bahwa Alquran itu benar karena ditulis oleh Nabi dan para sahabatnya. Dan yang dimaksud Alquran di sini adalah Alquran mainstream, Alquran Uthmani, bukan Alquran versi mana pun, termasuk Alquran versi Sanaa.

    Sama dg teman2 kristen akhirnya jwban yg ada cuma kembali doktrin.

    Kebalikannya, Kristen memang dipenuhi doktrin, bukan logika. Sudah saya nyatakan di atas, bahwa doktrin MENABRAK logika; doktrin MENENTANG logika.
    .
    Logikanya, 1 + 1 + 1 SAMADENGAN 3; dan 3 itu TIDAK SAMA DENGAN SATU. Kemudian, logikanya, 1 + 1 + 1 TIDAK SAMA DENGAN 1.
    .
    Jadinya begini,
    .
    Logika -> 1 + 1 + 1 = 3.
    .
    Doktrin -> 1 + 1 + 1 = 1.
    .
    Di atas sudah saya sebutkan,
    “Doktrin, maksudnya, semua orang harus menerima b, tidak boleh tanya ini-itu mengenai b itu. Padahal, sebenarnya persamaan “1 + 1 samadengan berapa” itu masih bisa dikupas lebih dalam lagi (sehingga menghasilkan a). Doktrin artinya, bahwa usaha mengupas persamaan tersebut DILARANG”.
    Itulah Kristen.
    .
    Sebenarnya persamaan “1 + 1 + 1 = berapa” masih bisa dikupas lebih dalam lagi namun usaha mengupas itu DILARANG oleh Gereja.
    .
    Sekarang kita kaitkan dengan kualitas kitabsuci, baik Alquran mau pun Alkitab.
    .
    Alquran sudah jelas, MURNI karena ditulis oleh manusia-manusia yang benar, yang integritasnya tidak perlu dipertanyakan lagi.
    .
    Lantas bagaimana dengan Alkitab?
    .
    Kalau Alkitab memang ditulis oleh Nabi Tuhan seperti Musa, Daud, Sulaiman, Amos, Habakuk, Ibrahim delele, dan didukung oleh sahaba / murid para Nabi masing-masing, barulah kita dapat katakan bahwa Alkitab itu MURNI firman Allah. Namun bukankah Alkitab diitulis oleh manusia-manusia yang sekarang pun kita tidak ada yang tehe? Siapakah mereka? Apakah Alkitab ditulis oleh orang benar? Apakah Alkitab ditulis oleh orang jujur? Jangankan kita tehe kejujurannya, namanya saja kita tidak tehe!
    .
    Apakah mungkin, kita tidak kenal seseorang, namun kemudian kita yakin bahwa orang itu jujur? Lelucon dari hongkong?
    .
    Nb.
    Sebenarnya bukan doktrin, namun DOGMA.
    .
    Doktrin adalah ajaran di dalam situasi eksklusif dengan menuntut ketaatan tingkat tinggi. Karena doktrin sebenarnya adalah ajaran, maka doktrin itu pastilah benar, ilmiah dan objektif, tidak tabrak sana-sini.
    .
    Misalnya ABRI.
    Tentara di tempat penggemblengan itu DIDOKTRIN oleh para jenderal mereka. Maksudnya, tentara itu dididik, diajar, NAMUN DI DALAM SITUASI EXCLUSIVE dan penuh dengan ketaatan maksimal, yaitu di dalam lingkungan kemiliteran.
    .
    Para santriwan pun juga didoktrin, karena mereka dididik dengan pemahaman Islam, namun di dalam situasi eksklusif yaitu ke-pesantren-an, yang harus selalu dipatuhi dan tidak boleh dilanggar.
    .
    Dogma, adalah ajaran yang harus diterima mentah-mentah. Suatu ajaran harus diterima tanpa boleh dikritik. Dengan kata lain, dogma itu BERTENTANGAN dengan keilmuan dan objektivitas.
    .
    Misalnya, Gereja mengajarkan bahwa 1 + 1 + 1 = 1. Itu adalah salah. Namun Gereja menuntut semua jemaatnya untuk menerima hal itu. Inilah yang disebut dengan dogma.
    .
    Termasuk juga, kemurnian Alkitab. Gereja mengajarkan bahwa Alkitab itu murni, tanpa ada pemelintiran. Dan jemaatnya tidak boleh bertanya lebih jauh lagi akan hal itu. Padahal faktanya, Alkitab itu ditulis BUKAN OLEH PARA NABI TUHAN. Bagaimana Alkitab kemudian dapat dikatakan murni firman Allah? Inilah yang disebut dengan dogma.

    • Hehehe mantaaafff mas Bro tanggapannya.. simpang siuuurrr…. menurutku,,

      Ini menurut mas bro:
      Doktrin, maksudnya, semua orang harus menerima b, tidak boleh tanya ini-itu mengenai b itu. Padahal, sebenarnya persamaan “1 + 1 samadengan berapa” itu masih bisa dikupas lebih dalam lagi. Doktrin artinya, bahwa usaha mengupas persamaan tersebut DILARANG.

      Ini statement mas Bro :
      BAHWA INTEGRITAS PARA SAHABAT TIDAK BISA DIPERTANYAKAN / DIRAGUKAN.
      hehehe Paham???? (menirukan mas Bro niiihh…)

      Ini lagi mas Bro tambah Ngaco… ktnya org muslim kok malah ngoceh gak karuan, ngajak yg nggak2….
      ” Sekarang begini.
      ::::_kenapa tidak sekalian kamu mempertanyakan integritas Tuhan? Kenapa tidak sekalian kamu mempertanyakan / meragukan integritas para Malaikat?…… ”

      Lha wong sy saja yg blm mengimani salah satu agama saja tahu kok….
      Hehehe… jgn guyon lah mas Bro…

      mas Brooo… selama itu masih manusia entah dia itu Nabi, sahabat Nabi, kalifah, Paus,Uskup. Imam, pendeta ato yg lain2 nya tapi wujudnya MANUSIA ==> sy saya msh punya peluang utk menyelidikinya/mencari tahu kebenarannya.
      Faham to mas Bro…

      Ini lebih lucu lagi, menentang doktrin dg logika,,, kagak nyambung

      “Misalnya, Gereja mengajarkan bahwa 1 + 1 + 1 = 1. Itu adalah salah. Namun Gereja menuntut semua jemaatnya untuk menerima hal itu. Inilah yang disebut dengan dogma.” => ini pun sesuai dg statement yg mas Bro buat…!!!

      Tahukah kira2 jawaban para salibis itu mengenai logika mas Bro itu…???

      Saya kutipkan ya :
      ” Anda SALAH dg logika anda dg menaruh tanda “+” dalam persamaan tsb. Seharusnya Anda menaruh tanda “x”
      sehingga ==> 1x1x1=1. ”

      Nah lho ternyata ada sudut pandang /kebenaran lain to..???

      Intinya mas Bro kita punya Logika masing2 bila menyangkut keimanan, dan kita perlu waktu utk mencerna masing2 pendapat tsb.

      Keuntungan saya adl org yg berdiri diluar arena, shg bisa melihat kelucuan masing2 pihak yg saling KLAIM kebenaran, sesuai doktrin, dogma ataupun cuci otak yg sdh di lakukan para pencandu agama…

      Begitu dulu ya mas bro…??? Good Luck…

      Masih cari2… pembelajaran yg lbh berbobot di t4 lain nih mas bro…
      syukur2 bisa dapet nih…

  10. Islamthis,
    ”Sekarang begini.
    ::::_kenapa tidak sekalian kamu mempertanyakan integritas Tuhan? Kenapa tidak sekalian kamu mempertanyakan / meragukan integritas para Malaikat?…… ”

    netral,
    Lha wong sy saja yg blm mengimani salah satu agama saja tahu kok….
    Hehehe… jgn guyon lah mas Bro…
    .
    mas Brooo… selama itu masih manusia entah dia itu Nabi, sahabat Nabi, kalifah, Paus,Uskup. Imam, pendeta ato yg lain2 nya tapi wujudnya MANUSIA ==> saya msh punya peluang utk menyelidikinya / mencari tahu kebenarannya.
    Faham to mas Bro…

    Berarti kamu nya yang endak waras!!!! Faham, dikau?
    .
    Kenapa tidak sekalian kamu menyelidiki / mempertanyakan integritas Nabi ibrahim? Nabi adam?
    .
    Akhirnya saya mafhum kok, ternyata error itu ada di kamu, bukan agama ov Nabinya ov Tuhannya.
    .
    Kamu, yang bukan siapa2, ingin menyelidiki / mempertanyakan integritas dan kejujuran para Nabi? Wah herbraaaaart ….. herbrrraaaaartttttttttttttt ……!!! dan dengan sikap demikian, kamu berharap bahwa kamulah yang ilmiah dan berintelektual? Haaa haaa haa haa ….
    .
    Ketika semua manusia di muka bumi ini berbondong-bondong untuk meyakini keagungan dan kesalehan para Nabi, tiba-tiba kamu menghadirkan diri kamu sebagai YANG BENAR DAN JUJUR, melebihi kualitas para Nabi tersebut? Haahaa haa haa haa ……
    .
    Pengumumaaaaaaaaaaaaan……
    Ada orang endak waras jalan-jalan ke weblog sayaaaaaaaa ……
    .
    Anak kemaren sore, sudah herbraaaat sekali memberi kuliah bahwa para Nabi itu pantas untuk dipertanyakan integritas, kejujuran dan kesalehannya ….
    .
    boleh istrirahat ngakak ga neeh …… kramp nih perut gueh……… haa haa haaaa haaa qqiqiqiqiqiiii …..
    .
    keberadaan para Nabi itu benar-benar diakui oleh para ahli sejarah, lengkap dengan semua gebrakan mereka yang mencengangkan seluruh Dunia. Dan semua perbuatan atau takdir seluruh Nabi itu benar-benar mengindikasikan bahwa semua perbuatan Nabi tersebut memang berasal dari kehendak Tuhan. Dan tiba-tiba kamu ingin mempertanyakan kesalehan mereka?
    .
    Kalau kamu kata bahwa selama mereka adalah manusia, maka kamu tetap mempunyai peluang untuk menyeledikinya atau mencari tehe kebenarannya, nah bukankah itu giliran saya sekarang untuk kata kepada kamu, bahwa ITU KAN CUMA DIPANDANG MELALUI KACAMATA KAMU AJA TOO???
    .
    Apakah kacamata semua orang harus SAMA DENGAN kacamata kamu punya? Engga, kan? Dan apakah kamu kata, bahwa HANYA KACAMATA KAMU SAJALAH yang pantas untuk diadopsi oleh semua manusia di muka bumi ini ketika mereka hendak menyelidiki / mempertanyakan kesalehan para Nabi tersebut? Haa haa haa …. jangan ge-er begitu, songong!
    .
    Bau kencur di jidat kamu aja masih sangit kok! Eh sekarang kamu kotbah2 bahwa kamu mempunyai kacamata yang lebih arif lagi untuk mempertanyakan kesalehan dan kebenaran para Nabi? Ngikik guahhh!!!!!!

    netral,
    Ini lebih lucu lagi, menentang doktrin dg logika,,, kagak nyambung

    Islamthis,
    “Misalnya, Gereja mengajarkan bahwa 1 + 1 + 1 = 1. Itu adalah salah. Namun Gereja menuntut semua jemaatnya untuk menerima hal itu. Inilah yang disebut dengan dogma.”

    netral,
    => ini pun sesuai dg statement yg mas Bro buat…!!!
    .
    Tahukah kira2 jawaban para salibis itu mengenai logika mas Bro itu…???
    .
    Saya kutipkan ya :
    ”Anda SALAH dg logika anda dg menaruh tanda “+” dalam persamaan tsb. Seharusnya Anda menaruh tanda “x”
    sehingga ==> 1x1x1=1. ”
    .
    Nah lho ternyata ada sudut pandang / kebenaran lain to..???

    Hah ……????? auwpah ……….????
    .
    Kita harus meletakkan “x”, instead of “+”?????
    .
    Haa haa haa ….. herrrrrbrrrraaaaaarrrrrrtttttthhhhh logika kamu yaaaa yang belagak lebih jujur dan saleh daripada para Nabi Tuhan ituhhhh …….
    Pertama.
    Saya bilang, harus memberi tanda plus.
    .
    Sementara bangsa karosetan memberi tanda pengali.
    .
    Pertanyaannya adalah, siapa yang memerintahkan bangsa karosetan itu untuk memberi tanda pengali, BUKANNYA tanda plus????
    .
    Kedua.
    Kenapa tidak sekalian, kita memberi tanda minus, pembagi, pangkat kuadrat delele???
    .
    1 – 1 – 1 – 1 – 1 – 1 – 1 = jadi berapa, ya?
    .
    1 : 1 : 1 : 1 : 1 : 1 : 1 = jadi berapa, ya?
    .
    Ketiga.
    Coba kamu ikuti dengan seksama.
    .
    Kita mempunyai persamaan:
    .
    Kopi, gula, susu, krim, mentega, tehcelup = teman minum pagi yang nikmat.
    .
    Di antara semua benda itu terdapat tanda koma.
    .
    Tanda koma di sini adalah pengganti dari kata “DAN”, juga pengganti dari tanda ‘plus’.
    .
    Jadi, persaman itu sebenarnya dapat berbunyi sebagai berikut,
    .
    a. Kopi dan gula dan susu dan krim dan mentega dan tehcelup = teman minum pagi yang nikmat.
    b. Kopi + gula + susu + krim + mentega + tehcelup = teman minum pagi yang nikmat.
    .
    Artinya, tanda koma itu hanya kompatible untuk tanda plus dan kata DAN. Tanda pengali (X) sama sekali tidak kompatible untuk persamaan tersebut, karena logika di sana adalah PENAMBAHAN. Kalau kita mau mensubstitusikan tanda koma dengan tanda pengali, maka di mana logikanya??
    .
    Kopi X gula X susu X krim X mentega X tehcelup = teman minum pagi yang nikmat.
    .
    Coba kamu pikir. Apakah kopi dapat dikalikan dengan gula? Kalau kopi dikalikan dengan gula, APAJADINYAYAAAA??????
    .
    Dan inilah aplikasinya:
    .
    Ada persamaan:
    Tuhan bapa, Tuhan anak, Tuhan rohkudus = trinitas.
    .
    Tanda koma di atas hanya dapat digantikan dengan tanda plus dan kata DAN.
    .
    Jadinya,
    a. Tuhan bapa + Tuhan anak + Tuhan rohkudus = trinitas.
    b. Tuhan bapa DAN Tuhan anak DAN Tuhan rohkudus = trinitas.
    .
    Kalau sudah begitu, kita kembalikan ke masalah blow-on kita tadi:
    .
    1 + 1 + 1 = 1 …… apakah itu dapat dibenarkan?
    Atau,
    1, 1, 1 = 1 ……. apakah itu dapat dibenarkan?
    .
    Persamaan itu tidak mungkin harus menjadi,
    1 x 1 x 1 = 1. Faham dikau???
    .
    Keempat.
    Oke, kamu dan juga kapirit karosetan jerit-jerit bahwa persamaan itu adalah,
    .
    1x1x1=1.
    .
    Okelah kalau begitu.
    .
    Namun tolong jawab pertanyaan saya.
    .
    Pertanyaan itu adalah, MENGAPA ANGKA 1 TERJADI HANYA 3 KALI???
    .
    1x1x1=1.
    .
    MENGAPA tidak 7x? Mengapa tidak 11x? Atau tidak di dalam kuantitas lainnya? Mengapa hanya tiga kali?
    .
    7 kali, berarti begini,
    1x1x1x1x1x1x1=1.
    .
    11x, berarti begini,
    .
    1x1x1x1x1x1x1x1x1x1x1=1
    .
    Mengapa harus tiga kali saja? Bisa jawab ga?
    .
    .
    Aplikasinya adalah, mengapa hanya ada 1Tuhan bapa, 1Tuhan anak, dan 1Tuhan rohkudus – dalam trinitas? Mengapa tidak sekalian Tuhan bapa itu mempunyai 24.533 Tuhan anak, dan 52.443 rohkudus? Bukankah kalau operasinya adalah PENGALI, maka hasilnya akan tetap SATU?????
    .
    Semakin banyak Tuhan anak, semakin bagus kan?
    .
    Semakin banyak roh kudus, semakin indah kan?
    .
    Sekarang kamu ov kapirit karosetan mau lari kemana lagi?

    Intinya mas Bro kita punya Logika masing2 bila menyangkut keimanan, dan kita perlu waktu utk mencerna masing2 pendapat tsb.

    Auwpah????
    .
    Setiap manusia mempunyai logika masing-masing? Dan berarti logika itu berbeda-beda antara satu manusia dengan manusia lainnya??? Hahhhh apa ga salah tuh???
    .
    Saya mau nanya sama kamu yang cerdas dan bijak ini.
    .
    Memangnya logika itu di Dunia ini ada berapa syh?
    .
    Coba kamu lihat.
    .
    1+1=2.
    .
    Itu adalah logika, dan itu adalah logika semua orang.
    .
    Ingat, logika hanya ada satu. Dan logika yang satu itulah yang harus dimengerti oleh semua orang. Kalau ada orang yang tidak sepakat dengan logika itu, maka orang itu adalah ORANG TIDAK WARAS (SEPERTI kamu!). faham?
    .
    Tidak mungkin, kata orang Jawa, 1+1=2. Dan kata orang betawi, 1+1=4. Dan kata orang makasar, 1+1=5; karena yang harus terjadi adalah, bahwa 1+1=2. Hanya itu logikanya. Faham dekau????
    .
    Lancang-lancangnya kamu kata, bahwa setiap orang mempunyai logika masing-masing…. Bau kencur di jidat kamu saja masih sangit, eh sekarang kamu sudah bisa berpetuah seolah kamu orang orang bijak. Kalau toh kamu merasa kamu adalah orang bijak, mengalahkan bijaknya kaum agamawan (terlepas apapun agama mereka), itu kan HANYA MENURUT KACAMATA KAMU SAJA, yatoh???? Nah lantas memang kamu ini siapa? Profesor dari univ mana??? Kamu kata bahwa “setiap orang mempunyai logika masing-masing” saja sudah menunjukkan bahwa kamu itu ORANG PALING PINTAR DI JAGAD WEBLOG INI hahaaaa haaaah haa haaaah haaaa ….. pintar ngawur, iya!!!!!!!

    Keuntungan saya adl org yg berdiri diluar arena, shg bisa melihat kelucuan masing2 pihak yg saling KLAIM kebenaran, sesuai doktrin, dogma ataupun cuci otak yg sdh di lakukan para pencandu agama…

    .
    Dodol1.
    Keuntungan kamu? Keuntungan kamu dari hongkong?
    .
    Kalau kamu kata bahwa itu adalah keuntungan kamu, itu kan HANYA MENURUT KACA MATA KAMU, yatoh? Namun menurut kacamata orang lain, khususnya kaum beragama, kamu adalah orang paling sial karena tidak mempunyai satu agama pun. Faham?
    .
    Mengapa kamu tidak pernah dengar apa yang dikatakan orang lain, netral?? Mengapa oh mengapa????? Apakah hanya kamu yang boleh berfikir dan berpendapat? Apakah kamu pikir orang lain dan hal lain tidak ada yang berfikir dan berpendapat? Kalau kamu orang dengan pemahaman yang baik, seharusnya kamu sadar bahwa orang lain pun juga punya pendapat. Bukan kamu saja. Dengarlah sekali2 pendapat mereka. Ada banyak kacamata di Dunia ini. Namun kamu ndak sadar. Kamu pikir di Dunia ini HANYA ADA KACAMATA KAMU SAJa.
    .
    Wekap, netral!!!!
    .
    Dodol2.
    Kamu kata, SEHINGGA BISA MELIHAT KELUCUAN MASING2 PIHAK YG SALING KLAIM KEBENARAN SESUAI DOKTRIN DELELE YANG DILAKUKAN PARA PECANDU AGAMA …..
    .
    Begijuh?
    .
    Itu kan menurut KACAMATA kamu, yatoh? Justru kebalikannya, menurut KACAMATA KAUM BERAGAMA, kamulah yang memamerkan kelucuan dan kekonyolan kamu di depan kaum beragama itu karena kamu merasa bahwa kamu lebih benar setinggi-tingginya daripada semua agama yang ada di Dunia ini. Sadarkah dikau?
    .
    Apakah kamu ingin kata, bahwa HANYA KACAMATA KAMU SAJA yang benar di dalam kehidupan ini? Memangnya kamu ini siapa? Pangeran kebenaran? Kalau memang benar kamu adalah pangeran kebenaran, so ngepain kamu masih merangkak kesana sini cari makan sama seperti lainnya? Kalau kamu adalah pangeran kebenaran, maka seharusnya sekarang kamu sudah berada di puncak himalaya memerintah Dunia dari sana dengan seluruh keagungan dan kebijaksanaan kamu….. namun mana buktinya? Kamu saya mereka sama2 makan nasi kok! Sama2 berak taik kok!
    .
    Kamu ateis ya? Naga2nya kamu memang atheis ya?
    .
    Kalau kamu atheis, maka hanya ada dua kemungkinan:
    .
    1. Kemungkinan pertama, Orang tua kamu ga bener di dalam mendidik kamu sebagai anaknya. Orang tua kamu sudah menelantarkan spiritual kamu, sehingga kamu sekarang jadi anak yang merana, dan sok tehe! Orang tua kamu adalah orang brengsek! Ndak bechus ngurus anak! Ndak bechus ngurus hak mendasar anak! Begitu, kan netral? Kasiman kamu yaa?? Punya orang tua seng ndak becus ngurus anak! Bahkan kebutuhan agama dan spiritual anak-anaknya saja orang tua kamu ndak becus!!!! Maka beginilah jadinya nasib kamu! Merana kesana kemari karena ndak ambil satu agama mana pun. Dan udah begitu, sok tehe lagi! Ngerasa dirinya paling bener ketimbang seluruh agama yang ada di Dunia ini …..
    .
    2. Kemungkinan kedua, orang tua kamu juga atheis, yatoh? Orang-orang tetangga pada kata, HEI LIHAT SI NETRAL ITU, ORANG TUANYA KAN ATHEIS, ENDAK PUNYA AGAMA …. jadinya orang tua nya netral itu bebas berbuat semaunya, karena toh orang tua itu tidak punya agama alias atheis. Ke Gereja ndak, ke Masjid ndak, ke vihara ndak, ke kelenteng ndak, ke pura pun ndak. Makan babi ayo. Berzina ayo. Ngerampok ayo. Bejudi ayo. Jadi lintah darat ayo. Ngadu dhomba ayo. Aborsi ayo ….. yeah begitu lah kalau jadi atheis!
    .
    Bukan begitu, netral? Orang tua kamu atheis yaaa??? Apakah bukan aib tuh namanya, jadi orang atheis?
    .
    Kalau ada manusia beragama, maka itu adalah wajar, manusiawi, alami, apapun agama yang dia anut, ndak masalah. Namun kalau atheis??? Aib mana lagi yang lebih besar selain menjadi atheis??
    .
    Menjadi atheis saja sudah ndak bener! Eh sekarang masih juga punya muka untuk ceramahin kaum beragama?? Apakah mungkin orang gila menguliahi orang waras?? Umpamanya aja, orang bujangan yang ndak punya pengalaman berumahtangga, eh memberi wejangan bagaimana berrumahtangga yang baik kepada pasangan2 suami istri….. hahh!!!! Kalau ga digampar, paling dikata orang gila!
    .
    Si netral ini ngerasa, bahwa semua agama adalah salah. Padahal kebalikannya, justru si netral inilah yang salah. Namun netral ndak sadar. Mengapa? Karena netral ini sok tehe. dia hanya mikir apa yang dia katakan kepada pihak lain. Namun dia NDAK PERNAH MIKIR APA YANG DIKATAKAN ORANG KEPADA DIA. Itu tandanya netral ndak tehe apa2.
    .
    Ibaratnya, saya selalu cerewet ngomongin orang-orang. Namun saya ndak sadar, apa yang orang katakan tentang saya …… itu tandanya saya ndak tehe apa2 tentang orang idup di Dunia ini. Kalau saya adalah orang yang mafhum, seharusnya saya juga memikirkan apa yang akan dikatakan orang lain tentang saya. Saya ndak boleh egois. Saya bukanlah titik pusat di alam semesta. Saya juga harus mendengar apa yang dikatakan orang lain. Kalau saya ingin didengar, maka saya juga harus pasang telinga untuk dengar apa yang dikatakan orang lain tentang saya.
    .
    Begitulah si netral ini. Dia kata bahwa semua agama itu salah, gada satu pun yang bener. Namun dia ndak sadar, bahwa justru semua kaum beragama kata bahwa netral lah yang ndak bener. Namun netral ndak sadar apa yang dikatakan kaum beragama ini.
    .
    Yang bener aja. Orang ndak beragama, dikategorikan sebagai orang benar dan bijak?? Hahhhh apa ndak kebulak tuh?? Orang ndak beragama JUSTRU MENUNJUKKAN bahwa dia adalah orang ndak waras!!! ORANG kalau waras, pastilah beragama, agama mana saja, ndak masalah. Nah kalau dia adalah orang ndak waras, MAKA JANGAN SEKALI2 MENGKRITISI AGAMA MANA PUN!!!!!
    .
    Namun karena jiwa sok tehenya si netral ini terlalu besar (bahkan lebih besar dari agama mana pun digabung jadi satu), maka jadilah si netral ini cuap2 kesana kemari mentertawakan semua agama dan umat penganutnya ……
    .
    Pdh seharusnya, kaum penganut agama itulah yang lebih tepat mentertawakan si netral ini. Namun buat apa???? Para penganut agama toh lebih baik fokus melayani Tuhan masing-masing, ketimbang ngurusin si netral ini yang punya orang tua atheis, dan menelantarkan anaknya sehingga ndak waras!!!
    .
    Aiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiibbbbb ……. aiiiiiiibbbbbbbbbbbbbb……
    .
    Begitu banyak sejarawan yang dapat membuktikan bahwa Nabi ibrahim pernah ada, bahwa Nabi daud pernah ada, bahwa Nabi Musa pernah ada, dan semua perbuatan para Nabi itu betul2 mengindikasikan bahwa Tuhan berada di belakang mereka, eh tiba2 si netral ini menolak bahwa para Nabi itu ndak pernah ada.
    .
    Netral kan yang harus didengar dan dibenarkan, atau para sejarawan itu yang salah dan bernasib sial ????
    .
    Enough say!!!!

    Masih cari2… pembelajaran yg lbh berbobot di t4 lain nih mas bro…
    syukur2 bisa dapet nih…

    hareee geeenee masih nyari pembelajaran???
    .
    Kalau kamu memang bermental layaknya seorang yang beriman kepada Tuhan, seharusnya sejak jaman batu kamu sudah memilih agama, agama mana saja. Namun dasarnya nasib kamu sial, dilahirkan orang tua yang atheis (aib banget dah!), dan orang tua kamu ndak ngurus dikau dengan bener (duh nasib!) maka seolah kamu sedang mencari agama tanpa bersedia memilih satu agama dari agama2 itu. Kalau memang kamu cinta Tuhan, kamu ndak akan milih2. Bener salahnya agama, itu masalah nanti.
    .
    Selama kamu bermental atheis, maka selama itu kamu tidak akan dapat agama mana pun. Dan selama itu juga, yang tampak hanyalah kamu paling nyinyir mengkritik agama mana saja. Kamu bukan mencari agama, kamu bukan lagi belajar mana agama yang bener. Kamu hanya sedang ingin membuktikan bahwa KAMU ADALAH LEBIH TINGGI dari pada agama2 itu …..
    .
    Enough say.

    • Waahhh panjang amir mas Bro…. tanggapannya…

      “Ketika semua manusia di muka bumi ini berbondong-bondong untuk meyakini keagungan dan kesalehan para Nabi, tiba-tiba kamu menghadirkan diri kamu sebagai YANG BENAR DAN JUJUR, melebihi kualitas para Nabi tersebut? Haahaa haa haa haa ……”

      Apakah saya menyatakan demikian???? Cethek banget ternyata pemahaman situ ya……. hehehe…

      “1x1x1x1x1x1x1x1x1x1x1=1
      .
      Mengapa harus tiga kali saja? Bisa jawab ga? ”

      =>Huahuahua…. lha situ yg menyodorkan persamaannya to Bro…
      Tapi klo menurutku mas Bro pinter juga, angka 1x nya itupun bisa di jajar hingga 99x juga gpp lho…. hslnya sama saja.kok.
      Klo mo ngebahas ya sono tanyakan ke tetangga sebelah to…
      sy kan cuma mengutipkan pendapat mereka…..sehubungan dg persamaan yg anda sodorkannn….

      “Keuntungan kamu? Keuntungan kamu dari hongkong?.
      Kalau kamu kata bahwa itu adalah keuntungan kamu, itu kan HANYA MENURUT KACA MATA KAMU, yatoh? ”

      =>Whua.. hua.. hua.. baru kali aku SATUJUUUU….

      ” Namun menurut kacamata orang lain, khususnya kaum beragama, kamu adalah orang paling sial karena tidak mempunyai satu agama pun. Faham? ”

      =>Mengapa saya harus PUSINGKAN orang lain mas Bro… ini soal IMAN jew… masa depan yg sangat indah, jadi saya harus benar2 memilih dengan hati2 dan benar2 mencari kebenarannya….. gicuuuuu….

      “Itu kan menurut KACAMATA kamu, yatoh? Justru kebalikannya, menurut KACAMATA KAUM BERAGAMA, kamulah yang memamerkan kelucuan dan kekonyolan kamu di depan kaum beragama itu karena kamu merasa bahwa kamu lebih benar setinggi-tingginya daripada semua agama yang ada di Dunia ini. Sadarkah dikau?”

      =>[b]Saya mengatakan itu benar2 SADAR mas Bro…
      Kenapa hayo…??? krn sy lihat mrk mengaku orang2 agamis, tapi tingkahnya kaya’ tai kebo..!!!! Banyak contoh kalo sy sebutkan satu2 gak muat disini…. (korupsi,pelacuran/syahwat, perebutan kekuasaan, rebutan harta dlsb..) ==> tapi orang beragama menyebutnya sbg OKNUM..!!!![/b]

      “Bukan begitu, netral? Orang tua kamu atheis yaaa??? Apakah bukan aib tuh namanya, jadi orang atheis?….”

      =>Kesimpulan situ ==> EJAKULASI DINI
      Apa klo tdk memeluk AGAMA itu, benar di katakan ATHEIS???
      sesempit itukah…?????
      Bagaimana mungkin org yg masih mencari2 kebenaran di katakan bermental atheis??? Iki sopo sing ERROOOOOORRRR….????

      ” Kalau kamu atheis, maka hanya ada dua kemungkinan: ”

      =>Ternyata kesimpulan mas Bro dua2nya SALAAAH…..Whua hahahahaa… klo kentut jangan sembarangan mas Bro…..
      Tapi sy tdk akan bahas perihal cara Ortu sy mendidik AGAMA. (Yg jelas sy sendiri KAGUM akan ketaatan mereka).
      Nanti bisa2 dikira FITNAH….

      So jadi fokus pada diri sy saja ya coy…. Bukan salah mereka kok klo sy AKHIRNYA punya pendirian spt ini ya to..???

      Hehehehe…….. lanjut ya mas Bro…
      Tapi yg ditanggapi yg di bawah ini saja mas Bro… yg di atas itu dah USANG….!!!! Krn hal tsb masih menjadi prinsip saya….

      Klo menurut penerawangan saya mas Bro ini… menjadi muslim krn TERLAHIR dari keluarga muslim….
      jadi menurut sy ILMUnya sdh buanyaaaak. So kita kembali ke topik ttg pemalsuan/pengubahan KITAB.

      Krn mas Bro seorg Muslim sy tanya ttg Koran, boleh to?? (bukan utk melecehkan tp utk mencari kebenaran => khususnya dr sudut pandang saya-utk perenungan)

      Mohon konfirmasinya ya…. ttg ini:
      QS 5:68. versi DEPAG RI:
      Katakanlah: “Hai Ahli Kitab, kamu tidak dipandang beragama sedikitpun hingga kamu menegakkan ajaran-ajaran Taurat, Injil, (dan AlQuran) yang diturunkan kepadamu dari
      Tuhanmu.” Sesungguhnya apa yang diturunkan kepadamu (Muhammad) dari Tuhanmu akan menambah kedurhakaan dan kekafiran kepada kebanyakan dari mereka; maka janganlah kamu
      bersedih hati terhadap orang-orang yang kafir itu.”

      Bahasa arab tidak ada tertulis kata ” (dan Quran) ”
      نِم َكْيَلِإ َل ِزنُأ اَّم مُهْنِّم ًاريِثَك َّنَدي ِزَيَل َو ْمُكِّب َّر نِّم مُكْيَلِإ َلِزنُأ اَمَو َليِجنِإلاَو َةاَر ْوَّتلا ْاوُميِقُت َىَّتَح ٍء ْي َش ىَلَع ْمُت ْسَل ِباَتِكْلا َل ْهَأ اَي ْلُق
      َني ِرِف اَكْل ا ِم ْوَقْل ا ىَل َع َسْأَت َالَف ًارْفُك َو ًان اَي ْغ ُط َكِّبَّر

      QS 5:68
      Qul ya ahla alkitabi lastum AAala sha yin hatta tuqeemoo alttawrata waalinjeela wama onzila
      ilaykum min rabbikum………

      memang dalam teks aslinya nggak ada (dan Al Qur’an..) yang ada; Taurat, wa (dan) Injil.

      Mohon penjelasannya ya mas Bro….

    • mengapa kamu meributkan adanya sisipan kata ALQURAN dalam ayat tsb?

      selama umat manusia mempunyai teks dalam bahasa arabnya yg notabene memang tidak terdapat kata ALQURAN nya, maka selama itu juga penyisipan kata ALQURAN tidak berdampak apa-apa.
      .
      kita tidak perlu jerit2 bhw telah terjadi ayat palsu. apa alasannya bhw telah terjadi kemasukan ayat palsu ke dalam alquran, KALAU SEMUA UMAT MANUSIA MEMPUNYA TEKS ASILNYA YAITU TEKS ARAB ALQURAN nya, maka jerit2 bhw dalam alquran terdapat ayat palsu, HANYALA ULAH KAUM SINIS yang telah putus asa …..
      .
      faham dikau???

  11. Holla mas Bro… OK lah nyambung lagi mumpung bisa…

    Oooo… gitu ya mas Bro… Tp apa bedanya dg kitab tetangga sebelah?

    Krn menurut mereka komentarnya juga nggak jauh beda ma situ.
    Krn terjamahannya hanya utk memperjelas “maksudnya” disesuaikan dg budaya setempat.
    Dan bahkan menurut mrk bbrp edisi kitabnya ada yg di beri catatan kakinya….

    Gpp ya aq nanya2 mas Bro….

  12. netral, on February 5, 2012 at 2:28 pm said:

    Holla mas Bro… OK lah nyambung lagi mumpung bisa…

    Oooo… gitu ya mas Bro… Tp apa bedanya dg kitab tetangga sebelah?

    Krn menurut mereka komentarnya juga nggak jauh beda ma situ.
    Krn terjamahannya hanya utk memperjelas “maksudnya” disesuaikan dg budaya setempat.
    Dan bahkan menurut mrk bbrp edisi kitabnya ada yg di beri catatan kakinya….

    Gpp ya aq nanya2 mas Bro….

    gimana dg agama sebelah, alias alkitab??

    lho, memangnya alkitab versi skg, ada teks aslinya???

    trus, kamu juga ngemengin “catatan kakinya” yg biasa terjadi pada alkitab.
    lha memang alquran juga mempunyai catatan kaki yang disisipkan ke ayatnya sendiri??

  13. Hehehe… terus terang utk alkitab sy blm berusaha mencari tahu ttg literaturnya. mgnkn next time… ini baru tertarik dg koran.
    Justru sy pengin tanya mas Bro? Anda yakin bhw koran itu msh spt aslinya? Adakah tek’s ASLI-nya??? tersimpan dimana?

    Dari bbrp literatur dan sejarah penyusunan koran kok sy SANGAT yakin bhw koran sdh sangat berubah.
    Coba kita lht sejarah…… Dalam pra kalifah utsman. Bukankah koran sblmnya begitu byk versi yg berbeda2, dan utsman berusha menyergamkanya berdasar mushyafnya. Dan utk mendukung itu dia memusnahkan mushyaf2 yg lain??????? Termasuk mushyaf Hafsa????
    Dan koran skrgpun sdh mengalami perubahan, alasannya ada ayat2 yg hilang (ttg rajam).
    Sayangnya utk menggali lbh dalam koran ini, sdh tdk ada referensinya lagi. Apalagi naskah aslinya…..????
    JADI mnrt pendpt sy pribadi, SANGAT besar kemungkinannya koran yg diimani muslim saat ini adl bkn koran yg sama dg korannya mohammad.
    Nah lbh mncengangkan lagi dg ditemukannya koran Sana’a itu yg ternyata umurnya lbh tua di banding dg koran yg ada saat ini.
    Dan TERNYATA byk perbedaan nya…. Berarti ada kesempatan utk menguak kebenaran ttg koran.
    Disisi lain umat islam sdh dicekoki dg DOGMA bhw koran saat ini sama tek’s aslinya dan tdk pernah berubah.u

  14. netral, on February 9, 2012 at 2:43 pm said:

    Hehehe… terus terang utk alkitab sy blm berusaha mencari tahu ttg literaturnya. mgnkn next time… ini baru tertarik dg koran.
    Justru sy pengin tanya mas Bro? Anda yakin bhw koran itu msh spt aslinya? Adakah tek’s ASLI-nya??? tersimpan dimana?

    Dari bbrp literatur dan sejarah penyusunan koran kok sy SANGAT yakin bhw koran sdh sangat berubah.
    Coba kita lht sejarah…… Dalam pra kalifah utsman. Bukankah koran sblmnya begitu byk versi yg berbeda2, dan utsman berusha menyeragamkanya berdasar mushyafnya. Dan utk mendukung itu dia memusnahkan mushyaf2 yg lain??????? Termasuk mushyaf Hafsa????

    Kamu harus ingat, POKOKNYA Alquran SEKARANG ADALAH HASIL PROYEK KOMPILASI YANG DILAKUKAN OLEH SAHABAT UTSMAN DKK. Kamu dan siapa pun tidak bisa menghindar, bahwa Utsman dkk “punya nama” di sini, karena ia (dan sahabat lainnya) sudah dipesankan oleh Muhammad Saw: “barang siapa yang menyakiti sahabatku, maka ia menyakiti hatiku”.
    .
    Oleh karena itu, Alquran yang sekarang ini, adalah seSAHIH Alquran yang ada di tangan Nabi Muhammad Saw.
    .
    Mengenai teks asli Alquran yang kamu tanyakan itu. Teks asli yang mana? Selama sejarah dapat membuktikan bahwa Alquran yang sekarang ini merupakan Alquran hasil kompilasi sahabat Utsman dkk, maka nilainya SAMA DENGAN teks asli yang berasal dari Allah Swt.
    .
    Buat apa kamu mempermasalahkan keputusan Utsman untuk memusnahkan semua copy / salinan Alquran DI LUAR HASIL KOMPILASInya? Apakah kamu meragukan Alquran hasil kompilasi Utsman dkk? Apa alasan kamu? Toh Utsman tidak bekerja sendirian. Ia dibantu oleh sahabat2 Nabi lainnya yang juga merupakan penghafal Alquran sejati. Dan mereka sepakat satu dengan yang lainnya.
    .
    Apakah kamu ingin menyatakan, bahwa Alquran versi Muhammad, BERBEDA dengan Alquran versi sahabat Utsman dkk? Atau, Alquran versi pra Utsman, BERBEDA dengan Alquran versi KOMPILASI UTSMAN? Itukah maksud kamu? Apa alasannya? Apa dasarnya?
    .
    Kalau memang itu adalah maksud kamu, apa alasannya? Hanya untuk menunjukkan bahwa kamu adalah individu paling NYINYIR?????????? Yang bener aja!

    Dan koran skrgpun sdh mengalami perubahan, alasannya ada ayat2 yg hilang (ttg rajam).

    Kamu tehe dari mana, bahwa Alquran yang sekarang mengalami banyak perubahan? Dan kamu tehe dari mana bahwa ayat2 rajam telah hilang dari Alquran?
    .
    Tolong infonya.

    Sayangnya utk menggali lbh dalam koran ini, sdh tdk ada referensinya lagi. Apalagi naskah aslinya…..????

    Referensinya? Referensi Apa maksud kamu?
    .
    Apakah itu berarti kamu ingin mempersalahkan keputusan sahabat Utsman yang memusnahkan salinan Alquran versi di luar kompilasinya? Jadi, kamu ingin mempersalahkan Utsman dkk yang merupakan sahabat Nabi Muhammad Saw.
    .
    Kalau Dunia sudah mempunyai Alquran versi kompilasi utsman dkk yang sudah terjamin SAHIH, maka apakah kita masih membutuhkan salinan lainnya? Buat apa?
    .
    Saya ingin tanya:
    .
    @Alquran versi salinan di luar kompilasi Utsman dkk yang salah,
    .
    Atau,
    .
    @Alquran versi kompilasi sahabat utsman dkk yang salah?
    .
    Apa jawaban kamu, kira2?
    .
    Paling juga begini, wahay @netral:
    .
    Katakanlah ada referensi Alquran sebagai pembanding. Anggap saja referesnsi itu kita namakan referensi_A.
    .
    Setelah kamu cocok2an antara Alquran versi Utsman dengan Alquran versi referensi_A, kamu toh TIDAK PUAS.
    .
    Berikutnya, kamu minta referensi_B.
    .
    Kamu tidak puas juga.
    .
    Kemudian kamu minta referensi_C.
    .
    Kamu tidak puas juga.
    .
    Jadi apa mau kamu?
    .
    Kamu ini kan, pada dasarnya kafir, iya kan? Kalau kafir, tetap saja kafir! Seujung rambut pun kamu tidak akan mengakui Alquran sebagai firman Tuhan pencipta alam.
    .
    Apa maksud kamu meminta2 referensi untuk pembanding Alquran? Kalau kamu tidak percaya kepada Alquran, ya sudah diam saja. Allah dan Muslim lainnya pun tidak paksa kamu untuk percaya Alquran kok!
    .
    Apa jaminan kamu, bahwa seandainya di Dunia ini ada referensi lain untuk pembanding Alquran, maka kamu akan serta merta percaya kpd Alquran ini? Kau akan tetap ngeyel, bukan? Kamu dasarnya cerewet!
    .
    Begini saja sudah menunjukkan kamu itu cerewet! Pake tanya2 segala veri Alquran ini, itu, anu, ani. Apakah kamu punya niat sejak awal untuk menjadi Muslim? Atau kamu ingin mentertawakan atau mempertanyakan atau ingin menyadarkan bahwa Muslim-Muslim di seluruh Dunia telah salah memilih Islam? Itukah maksud kamu? Kalau pun Islam memang salah, maka agama mana lagi yang benar? Apakah kamu ingin bilang, bahwa Kristen lah yang benar? Atau Yahudi? Atau Hindu?
    .
    Yang benar saja!
    .
    Kristen telah terbukti salah. Puluhan juta manusia di Barat menjadi penganut Kristen. Lihatlah sekarang. Semua orang Barat yang Kristen itu ASYIK BERBUGIL RIA di jalan-jalan laki perempuan tua muda. Itukah maksud kamu? Mereka asyik berzina puntahela sampai pagi, apalagi sekarang sudah ada teknologi kondom dan anti hamil. Itukah maksud kamu?
    .
    Atau kamu ingin kata bahwa Yahudi lah yang benar? Setelah nyata Nabi isa datang mempertanyakan kesahihan kitabsuci orang Yahudi, dan sekarang kamu ingin kata ke saya bahwa Yahudi adalah benar?
    .
    Kaum Muslim hanya berpatokan kepada Alquran hasil kompilasi Utsman dkk. Dan Utsman sebagai sahabat Nabi, tidak perlu diragukan lagi integritasnya karena beliau dkk adalah sahabat Nabi. Apa yang dihasilkan oleh Utsman melalui kerja kompilasinya, adalah apa yang diturunkan Allah Swt kepada Muhammad Saw. Jelas?
    .
    Kamu 1400 tahun terlambat lahir ke Dunia ini. Kalau kamu ingin protes Utsman, protes lah ke sana, ke 1400 Tahun yang lalu. Kalau faktanya kamu terlambat lahir 1400 Tahun, ya sudah kamu diem ajah! Dan kalau memang kamu benar bahwa Utsman salah dengan keputusannya memusnahkan salinan Alquran, sudah pasti Allah Swt melahirkan kamu pada saat itu untuk menemui Utsman dan menegurnya salah. Faham kah dikau!!!!!!!!!!!!!! Faktanya kamu terlahir 1400 Tahun setelah Utsman dkk. Itu artinya KAMU SALAH, DAN UTSMAN DKK ADALAH BENAR! Allah sungguh meliputi perkara / peristiwa ini.

    JADI mnrt pendpt sy pribadi, SANGAT besar kemungkinannya koran yg diimani muslim saat ini adl bkn koran yg sama dg korannya mohammad.

    Apa maksud kamu? Memang nya kamu ini siapa?
    .
    Saya ulangi kata-kata kamu,
    .
    SANGAT besar kemungkinannya – bahwa kamu adalah gila, sok tehe. Nyinyir! Cerewet! Banyak tanya yang ga perlu! Bebal! Degil! Lancang mempertanyakan integritas sahabat Nabi. Lancang menyimpangi pesan Nabi Muhammad mengenai sahabat2nya.
    .
    Sadar kah kamu???????????????
    .
    Kalau kamu tidak mempercayai (pekerjaan) Utsman dkk, lantas siapa lagi yang akan kamu percayai? Mungkin saja Muhammad mempunyai salinannya sendiri, dengan kata lain Alquran mempunyai teks asli yang merupakan tulisan tangan Muhammad sendiri. Nanti bukankah kamu juga akan men-CEREWET-i Alquran versi Muhammad tersebut? Hafalan Utsman (dan sahabat lainnya) adalah sama dengan hafalan Muhammad. Apakah itu masih kurang buat kamu? Setiap Tahun semua sahabat dipanggil oleh Nabi untuk membacakan hafalan Alquran masing2 di depan Muhammad. Dan kesemua hafalan sahabat itu tidak ada yang salah di dalam pendengaran Nabi. Dan setiap tahun pun Malaikat jibril as turun kepada Muhammad supaya Muhammad melantunkan hafalan2 Alqurannya di depan Malaikat Jibril as. Dan kesemua hafalan Muhammad Saw itu tidak ada yang salah di dalam pendengaran Malaikat Jibril as. Bagian mana yang ingin kamu persalahkan?
    .
    .
    Proses kompilasi Alquran yang dilakukan Utsman dkk, dan kemudian diikuti pemusnahan salinan Alquran di luar kompilasi Utsman, dan kemudian proses penseragaman teks Alquran menurut versi kompilasi Utman, MERUPAKAN PROSES PENURUNAN ALQURAN ITU SENDIRI YANG DIPIMPIN OLEH ALLAH ….. dengan kata lain, Allah berada di belakang semua proses kompilasi Alquran ini. Kalau Allah tidak berada di belakang semua proses ini, maka sudah sejak awal Allah MENYINGKIRKAN semua manusia yang terlibat di dalam proses ilegal tersebut. Itu semua karena Allah sudah berfirman bahwa Allah sendirilah Yang menjaga kesucian Alquran.

    Nah lbh mncengangkan lagi dg ditemukannya koran Sana’a itu yg ternyata umurnya lbh tua di banding dg koran yg ada saat ini.
    Dan TERNYATA byk perbedaan nya….

    Sudah saya kata, apakah kamu ov seluruh Dunia tehe, siapa yang menulis salinan Alquran versi sanaa? Orang baik kah? Orang jujur kah? Orang Muslim kah? Dan apa tujuan seseorang meletakkan salinan Alquran versi tersebut itu di sana? Untuk mengacaukan opini masyarakat luas kah?
    .
    Alquran yang sekarang ini adalah Alquran versi kompilasi Uthman. Dan Alquran versi Uthman berarti Alquran versi Muhammad Saw. Seluruh Dunia pun tehe kualitas dan posisi sahabat Uthman dkk ini di sisi Muhammad Saw. Muhammad Saw sendirilah yang memverifikasi bahwa Uthman dan para sahabatnya adalah sahih; siapa yang menyakiti sahabat Nabi, maka ia menyakiti perasaan Nabi. Apakah itu masih kurang sehingga bisa di-konfrontir dengan Alquran versi sanaa?

    Berarti ada kesempatan utk menguak kebenaran ttg koran.

    Kamu yang salah.
    .
    Sudah tertutup semua peluang untuk mempertanyakan kesahihan Alquran. Alih-alih terbuka peluang untuk mempermasalahkan kesahihan Alquran, maka justru TERBUKA LUAS peluang untuk memvonis kamu hai @netral sebagai manusia dodol, bebal, cherewette, degil, gila, dan soktehe. Masih kurang?

    Disisi lain umat islam sdh dicekoki dg DOGMA bhw koran saat ini sama tek’s aslinya dan tdk pernah berubah.u

    Kamu punya bukti ga? Apa buktinya?
    .
    Dan apa dasar logikanya?

  15. “Kamu harus ingat, POKOKNYA Alquran SEKARANG ADALAH HASIL PROYEK KOMPILASI YANG DILAKUKAN OLEH SAHABAT UTSMAN DKK. Kamu dan siapa pun tidak bisa menghindar, bahwa Utsman dkk “punya nama” di sini, karena ia (dan sahabat lainnya) sudah dipesankan oleh Muhammad Saw: “barang siapa yang menyakiti sahabatku, maka ia menyakiti hatiku”
    *** bukankah ibn Mas’ud,Abubakar dll juga sahabat Nabi???
    =======================================================
    “Apakah kamu ingin menyatakan, bahwa Alquran versi Muhammad, BERBEDA dengan Alquran versi sahabat Utsman dkk? Atau, Alquran versi pra Utsman, BERBEDA dengan Alquran versi KOMPILASI UTSMAN? Itukah maksud kamu? Apa alasannya? Apa dasarnya?”

    *** Sudah JELAS kan mas Bro, bgmn pendapat Aisyiyah ttg ayat2 rajam yg dulu 200 ayat menjadi hanya 73 ayat???
    Bgmn pendapat Ibn.Mas’ud??? Bgmn dg Syiah vs Suni???
    Mas Bro kan lebih jago ttg koran maupun hadist2nya??? Kan sdh ceritakan di situ??
    Apa saya salah baca ya???
    =======================================================

    “Hanya untuk menunjukkan bahwa kamu adalah individu paling NYINYIR?????????? Yang bener aja!”

    *** Klo baca ini inget deh peristiwa 10 th lalu. Saat pengin tahu ttg agama islam, dan koran khususnya. waktu itu secara of line pada seorang guru ngaji… Masa’ mas Bro selama 3 bulan hanya disuruh ngapalin bacaan ARAB. POKOKnya kamu HARUS percaya bhw koran adl kitabullah, sangat suci kamu harus mengimaninya, tidak usah NANYA….
    Karena nggak ngeh, cari2 sendiri deh terjemahannya baik koran/hadist.
    Dari terjemahannya itu, sy merasa kok banyak ayat2 janggal, nggak jelas, trus akhirnya baca2 juga hadist wah ternyata sangat memusingkan.. banyak kontradiksi2…
    Akhirnya banyak nanya deh sama pengajar, bbrp kali ditanggapi dg santun, eeh lama2 di damprat gue.. dikiranya hanya USIL dan NYINYIIIIR….

    Whahahaha… lha mosok nanya2 pengin tahu yg sebenarnya kok di vonis gitu. Yah akhirnya drpd kehabisan waktu utk ngapalin yg tdk dimengerti lebih baik kabuuuuur deh mas Bro…. Bener2 lucu deh waktu itu…

    =====================================================

    ” Kamu ini kan, pada dasarnya kafir, iya kan? Kalau kafir, tetap saja kafir! ”

    *** Whakakakka…. Justru itulah saya merasa BERUNTUNG mas Bro… berarti masih ada kesempatan menjadi MANTAN Kafir…!!!! Drpd menjadi Mantan org yg beriman.
    =====================================================

    ” Sudah saya kata, apakah kamu ov seluruh Dunia tehe, siapa yang menulis salinan Alquran versi sanaa? Orang baik kah? Orang jujur kah? Orang Muslim kah? Dan apa tujuan seseorang meletakkan salinan Alquran versi tersebut itu di sana? Untuk mengacaukan opini masyarakat luas kah?”

    *** Justru disitulah permasalahannya mas Bro?? Apakah sdh di selidiki para muslim??? Dan seperti apakah hasil dr penyelidikan itu??? Kalo ada linkmya tolong kasih tahu ya….
    =====================================================
    “Disisi lain umat islam sdh dicekoki dg DOGMA bhw koran saat ini sama tek’s aslinya dan tdk pernah berubah.u

    Kamu punya bukti ga? Apa buktinya?
    .
    Dan apa dasar logikanya? ”

    *** yaaah kata2mu yg tertuang itu sdh menunjukkan to mas Mas Bro…

  16. Islamthis >> “Kamu harus ingat, POKOKNYA Alquran SEKARANG ADALAH HASIL PROYEK KOMPILASI YANG DILAKUKAN OLEH SAHABAT UTSMAN DKK. Kamu dan siapa pun tidak bisa menghindar, bahwa Utsman dkk “punya nama” di sini, karena ia (dan sahabat lainnya) sudah dipesankan oleh Muhammad Saw: “barang siapa yang menyakiti sahabatku, maka ia menyakiti hatiku”
    .
    Netral >> bukankah ibn Mas’ud,Abubakar dll juga sahabat Nabi???
    .
    :: Islamthis >> apa bedanya? Yang jelas toh abubakar, ibnu masud delele tidak menjalankan proyek kompilasi Alquran. Kalau toh sahabat2 tersebut menjalankan proyek bergengsi tersebut, maka pasti Dunia Muslim akan menerima. Namun kasusnya, hanya Uthman yang punya proyek itu
    _____________________
    .
    Islamthis >> Apakah kamu ingin menyatakan, bahwa Alquran versi Muhammad, BERBEDA dengan Alquran versi sahabat Utsman dkk? Atau, Alquran versi pra Utsman, BERBEDA dengan Alquran versi KOMPILASI UTSMAN? Itukah maksud kamu? Apa alasannya? Apa dasarnya?”
    .
    Netral >> Sudah JELAS kan mas Bro, bgmn pendapat Aisyiyah ttg ayat2 rajam yg dulu 200 ayat menjadi hanya 73 ayat???
    .
    Bgmn pendapat Ibn.Mas’ud??? Bgmn dg Syiah vs Suni???
    .
    Mas Bro kan lebih jago ttg koran maupun hadist2nya??? Kan sdh ceritakan di situ??
    .
    Apa saya salah baca ya???
    .
    :: Islamthis >> aisyah adalah sahabat Nabi. Abubakar adalah sahabat Nabi. Umar adalah sahabat Nabi. Uthman adalah sahabat Nabi. Mashud adalah sahabat Nabi. Tidak ada satu sahabat Nabi pun yang lebih unggul dari sahabat lainnya.
    .
    Kasusnya adalah, bahwa dari semua sahabat Nabi, hanya Uthman lah yang mempunyai proyek kompilasi Alquran, sementara aisyah delele tidak. Kalau pun sahabat2 tersebut juga mempunyai proyek tersebut, pastilah Dunia Muslim akan menerimanya. Namun fakta sejarahnya, hanya Uthman yang mempunyai proyek tersebut. Faham?
    .
    Saya pribadi belum mempunyai artikel mengenai pendapat siti aisyah mengenai ayat rajam tersebut. Saya ulang lagi penjelasan saya, buat KAMU YANG CEREWET,
    :: Proses kompilasi Alquran yang dilakukan
    :: Utsman dkk, dan kemudian diikuti pemusnahan
    :: salinan Alquran di luar kompilasi Utsman,
    :: dan kemudian proses penseragaman teks Alquran
    :: menurut versi kompilasi Utman,
    :: MERUPAKAN PROSES PENURUNAN
    :: ALQURAN ITU SENDIRI YANG DIPIMPIN OLEH ALLAH …..
    :: dengan kata lain, Allah berada di belakang
    :: semua proses kompilasi Alquran ini.
    :: Kalau Allah tidak berada di belakang semua proses
    :: ini, maka sudah sejak awal Allah MENYINGKIRKAN
    :: semua manusia yang terlibat di dalam
    :: proses ilegal tersebut. Itu semua karena Allah
    :: sudah berfirman bahwa Allah sendirilah
    :: Yang menjaga kesucian Alquran.
    .
    Kamu boleh kata, bahwa aisyah melaporkan sekian ayat lenyap. Ov anu bilang bahwa sekian ayat berubah. Ov A kata bahwa sekian ayat tertukar tempat. Delele. Selama mereka semua adalah sahabat Nabi, maka itu semua tidak masalah hingga datang saatnya Uthman mengkompilasi Alquran secara resmi. Semua ayat yang hilang, semua ayat yang berubah bentuk, semua ayat yang tertukar tempat, semua ayat yang bukan samawi, selama itu TER-AKOMODIR di dalam Alquran sistem kompilasi Uthman, maka Alquran versi tersebut lah yang merupakan ALQURAN SAMAWI, karena Allah berada di belakang proses kompilasi tersebut.
    .
    Kemudian, sunni s syiah? Apa hubungannya?
    __________________
    .
    Islamthis >> “Hanya untuk menunjukkan bahwa kamu adalah individu paling NYINYIR?????????? Yang bener aja!”
    .
    Netral >> *** Klo baca ini inget deh peristiwa 10 th lalu. Saat pengin tahu ttg agama islam, dan koran khususnya. waktu itu secara of line pada seorang guru ngaji… Masa’ mas Bro selama 3 bulan hanya disuruh ngapalin bacaan ARAB. POKOKnya kamu HARUS percaya bhw koran adl kitabullah, sangat suci kamu harus mengimaninya, tidak usah NANYA….
    .
    Karena nggak ngeh, cari2 sendiri deh terjemahannya baik koran/hadist.
    .
    Dari terjemahannya itu, sy merasa kok banyak ayat2 janggal, nggak jelas, trus akhirnya baca2 juga hadist wah ternyata sangat memusingkan.. banyak kontradiksi2…
    .
    Akhirnya banyak nanya deh sama pengajar, bbrp kali ditanggapi dg santun, eeh lama2 di damprat gue.. dikiranya hanya USIL dan NYINYIIIIR….
    .
    Whahahaha… lha mosok nanya2 pengin tahu yg sebenarnya kok di vonis gitu. Yah akhirnya drpd kehabisan waktu utk ngapalin yg tdk dimengerti lebih baik kabuuuuur deh mas Bro…. Bener2 lucu deh waktu itu…
    .
    :: Islamthis >> apakah kamu tidak bisa membedakan antara NANYA2 dengan USIL BINTI NYINYIR?
    .
    Coba kamu lihat si Muslim yang taat, dan si Kristen yang taat, dan si Buddha yang taat. Adakah mereka nyinyir? Kalau faktanya bahwa kamu tidak memilih kesemua agama itu, maka itu bukan berarti KAMU BENAR, dan kesemua agama itu salah (salah di dalam pengertian, seluruh umat manusia butuh agama, bahwa setiap agama berhak untuk dipatuhi).
    .
    Tidak usah jauh2. Badu masuk ke toko, kemudian dilayani oleh penjaga toko. Ternyata badu banyak bertanya2 tentang ini itu anu ani, namun badu ini tidak pernah berniat membeli satu barang pun dari toko tersebut. Penjaga toko mana yang tidak kesal? Kalau tidak mau membeli, ya sudah jangan banyak tanya. Apakah kamu tidak faham tentang hal ini?
    ___________________
    .
    Islamthis >> ” Kamu ini kan, pada dasarnya kafir, iya kan? Kalau kafir, tetap saja kafir! ”
    .
    Netral >> *** Whakakakka…. Justru itulah saya merasa BERUNTUNG mas Bro… berarti masih ada kesempatan menjadi MANTAN Kafir…!!!! Drpd menjadi Mantan org yg beriman.
    .
    :: Islamthis >> kayaknya tidak begitu.
    .
    Saya menilai, kamu tidak sedang mencari mana agama yang benar. Kamu hanya sedang ingin menemukan kepuasan bathin, yaitu bahwa kamu bisa meNYINYIRi agama2. Sadarkah?
    __________________
    .
    Islamthis >> Sudah saya kata, apakah kamu ov seluruh Dunia tehe, siapa yang menulis salinan Alquran versi sanaa? Orang baik kah? Orang jujur kah? Orang Muslim kah? Dan apa tujuan seseorang meletakkan salinan Alquran versi tersebut itu di sana? Untuk mengacaukan opini masyarakat luas kah?”
    .
    Netral >> *** Justru disitulah permasalahannya mas Bro?? Apakah sdh di selidiki para muslim??? Dan seperti apakah hasil dr penyelidikan itu??? Kalo ada linkmya tolong kasih tahu ya….
    .
    :: Islamthis >> sudah kok!
    .
    Kaum Muslim sudah menyelenggarakan penelitian segala hal yang berkenaan dengan Alquran Sanaa. Baik format, prosedur, metodologi, delelenya, bukan KAMU YANG NGATUR.
    ____________________
    .
    Netral >> “Disisi lain umat islam sdh dicekoki dg DOGMA bhw koran saat ini sama tek’s aslinya dan tdk pernah berubah.u
    .
    Islamthis >> Kamu punya bukti ga? Apa buktinya?
    .
    Dan apa dasar logikanya? ”
    .
    Netral >> *** yaaah kata2mu yg tertuang itu sdh menunjukkan to mas Mas Bro…
    .
    :: Islamthis >> menunjukkan apa?

  17. Saudara Islam, kalau Saudara berpendapat bahwa Injil yang sekarang sudah tidak asli lagi, bolehkah Saudara memberitahukan kepada kami Kristen, kira-kira kapan Injil itu dirubah? Apakah sebelum zaman Muhammad ataukah setelah zaman Muhammad? Sebab Muhammad ternyata banyak sekali mengutip Taurat dan Injil.

    Bahkan Allah juga memerintahkan kepada Muhammad untuk bertanya kepada orang-orang yang membaca Taurat dan Injil, apabila ia berada dalam kebimbangan dan kebingungan (Qs 10:94; 16:43-44). Kitab Saudara juga mengatakan bahwa di dalam Taurat, Zabur, dan Injil ada petunjuk dan terang (Qs 5:43-47).

    Ini berarti hingga zaman Muhammad, Taurat, Zabur, dan Injil masih tetap asli. Pada zaman Muhammad, sesungguhnya Injil pun telah tersebar hingga ke ujung dunia, dan jumlahnya sudah terlalu banyak untuk boleh dikumpulkan dan dimusnahkan sekaligus, dan kemudian dibuatkan yang palsu.

    Bolehkan Saudara menjawab hanya pertanyaan ini saja? Kapan kira-kira Injil dipalsukan?

    • Disciples, on June 4, 2012 at 3:54 pm said:
      Saudara Islam, kalau Saudara berpendapat bahwa Injil yang sekarang sudah tidak asli lagi, bolehkah Saudara memberitahukan kepada kami Kristen, kira-kira kapan Injil itu dirubah? Apakah sebelum zaman Muhammad ataukah ………..

      Dear disciples …….

      Kalau seandainya kaum Muslim tidak dapat menjawab pertanyaan kamu itu, maka APAKAH ITU BERARTI Alkitab tidak pernah dipalsukan, alias Alkitab adalah suci dan murni merupakan firman Allah?

      Namun di pihak lain, justru Alkitab Perjanjian Lama, kitab yang sudah pasti berada di tangah Paulus dan jemaat lainnya kala itu, telah menegaskan bahwa Alkitab bukan lagi merupakan kitab yang utuh menyuarakan firman Tuhan, karena Alkitab itu telah dinodai oleh kejahilan tangan-tangan manusia……,

      Yeremia,

      8:8 Bagaimanakah kamu berani berkata: Kami bijaksana, dan kami mempunyai Taurat TUHAN? Sesungguhnya, pena palsu penyurat sudah membuatnya menjadi bohong.

      8:9 Orang-orang bijaksana akan menjadi malu, akan terkejut dan tertangkap. Sesungguhnya, mereka telah menolak firman TUHAN, maka kebijaksanaan apakah yang masih ada pada mereka?

      8:10 Sebab itu Aku akan memberikan isteri-isteri mereka kepada orang lain, ladang-ladang mereka kepada penjajah. Sesungguhnya, dari yang kecil sampai yang besar, semuanya mengejar untung; baik nabi maupun imam, semuanya melakukan tipu.

      8:11 Mereka mengobati luka puteri umat-Ku dengan memandangnya ringan, katanya: Damai sejahtera! Damai sejahtera!, tetapi tidak ada damai sejahtera.

      Yeremia,

      23:36…karena kamu telah memutarbalikan perkataan-perkataan Allah yang hidup, TUHAN semesta alam, Allah kita.

      Mazmur,

      119:126 Waktu untuk bertindak telah tiba bagi TUHAN; mereka telah merombak Taurat-Mu.

      Ayat-ayat Alkitab tersebut di atas dengan lebih dari tegas telah menyatakan bahwa Alkitab telah dinodai; tidak ada lagi kebenaran, telah bercampur antara firman Tuhan dengan kejahilan tangan-tangan manusia. Dengan demikian, maka Alkitab sudah selayaknya disingkirkan jauh-jauh dari jangkauan manusia…

      Sekarang, dear disciples, kamu mau bicara apa lagi? Apakah kamu dapat membuktikan dengan menggunakan nash-nash Alkitab sendiri bahwa Alkitab adalah kitabsuci yang murni menyuarakan firman Tuhan? Lantas ayat-ayat Alkitab yang baru saja kita nukilkan, mau kamu kemanaken?

      Jangan BERPURA-PURA bertanya kepada saya KAPAN PEMALSUAN ALKITAB ITU TERJADI, jangan kamu berpura2 seolah Alkitab adalah kitabsuci yang murni firman Tuhan.

      Niat kamu melalui pertanyaan kamu sebenarnya adalah untuk meruntuhkan klaim Muslim bahwa Alkitab adalah palsu. Namun yang sebenarnya adalah, NIAT KAMU semakin memperlihatkan kamu orang paling konyol, melalui pertanyaan konyol favorit kamu dan Gereja kamu ….

      Faham?

    • pertanyaan saya skg adl,

      APAKAH DAPAT DIBUKTIKAN BHW ALKITAB ADL MURNI FIRMAN ALLAH TANPA ADANYA PEMALSUAN AYAT OLEH MANUSIA2 DEGIL??

      bisakah kamu menjawab pertanyaan saya ini????

  18. tukaran bae amaluna amalukum wis. ko nyesel pada ning akherat wong kang ora gelem ber iman ning Gusti Allah SWT.

  19. K P K ( Komisi Pemberantasan Kristen ) jadi alangkah baiknya kalau Kafir Kristen tidak ada di dunia mungkin dunia ini Damai. tapi tidak seru…!! seandainya tidak ada si Kafir Kristen gak ada Neraka Donk..!! Alloh swt menyediakan Neraka abadi hanya khusus tuk Hindu,,Budha,,Ateis,,nah,,,yang satu lagi Alkafirun Laknattullah si pengikut Jhon Paul Jon ”Paulus”” Inilah yang kita tunggu-tunggu para Bintang Neraka Jahanam kita yang sudah tidak asing lagi mari kita bersorak sorai..melihat dia di Neraka..Inilah…dia..””Kafir Kristen..””

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: