Jesus Narsus – Kasih Ibu

Dari karosetan.

_______________

“Cinta ini milikmu Mama”

09.07.2010 | Author: vino | Posted in Keluarga

 

“Rosa, bangun.. Sarapanmu udah mama siapin di meja.”

Tradisi ini sudah berlangsung 26 tahun, sejak pertama kali aku bisa mengingat tapi kebiasaan mama tak pernah berubah.

“Mama sayang. ga usah repot-repot ma, aku sudah dewasa.” pintaku pada mama pada suatu pagi.  Wajah tua itu langsung berubah.

 

Pun ketika mama mengajakku makan siang di sebuah restoran. Buru-buru kukeluarkan uang dan kubayar semuanya, ingin kubalas jasa mama selama ini dengan hasil keringatku.. Raut sedih itu tak bisa disembunyikan.

 

Kenapa mama mudah sekali sedih? Aku hanya bisa mereka-reka, mungkin sekarang fasenya aku mengalami kesulitan memahami mama karena dari sebuah artikel yang kubaca.. orang yang lanjut usia bisa sangat sensitive dan cenderung

untuk bersikap kanak-kanak. tapi entahlah.. Niatku ingin membahagiakan malah membuat mama sedih. Seperti biasa, mama tidak akan pernah mengatakan apa-apa.

 

Suatu hari kuberanikan diri untuk bertanya “Ma, maafin aku kalau telah menyakiti perasaan mama. Apa yang bikin mama sedih?”

Kutatap sudut-sudut  mata mama, ada genangan air mata di sana. Terbata-bata mama berkata, “Tiba-tiba mama merasa kalian tidak lagi membutuhkan mama. Kamu sudah dewasa, sudah bisa menghidupi diri sendiri.

Mama tidak boleh lagi menyiapkan sarapan untuk kamu, mama tidak bisa lagi jajanin kamu. Semua sudah bisa kamu lakukan sendiri”

 

Ah, Ya Tuhan, ternyata buat seorang Ibu.. bersusah payah melayani putra-putrinya adalah sebuah kebahagiaan. Satu hal yang tak pernah kusadari sebelumnya.. Niat membahagiakan bisa jadi malah membuat orang tua menjadi sedih karena kita tidak berusaha untuk saling membuka diri melihat arti kebahagiaan dari sudut pandang masing-masing.

 

Diam-diam aku merenungkan. Apa yang telah kupersembahkan untuk mama dalam usiaku sekarang? Adakah mama bahagia dan bangga pada putrinya?

 

Ketika itu kutanya pada mama. Mama menjawab “Banyak sekali nak kebahagiaan yang telah kamu berikan pada mama. Kamu tumbuh sehat dan lucu ketika bayi adalah kebahagiaan. Kamu berprestasi di sekolah adalah kebanggaan buat mama.

Setelah dewasa, kamu berprilaku sebagaimana seharusnya seorang hamba, itu kebahagiaan buat mama. Setiap kali binar mata kamu mengisyaratkan kebahagiaan di situlah kebahagiaan orang tua.”

 

Lagi-lagi aku hanya bisa berucap “Ampunkan aku ya Tuhan kalau selama ini sedikit sekali ketulusan yang kuberikan kepada mama.

Masih banyak alasan ketika mama menginginkan sesuatu.” Betapa sabarnya mamaku melalui liku-liku kehidupan..

 

Mamaku seorang yang idealis, menata keluarga, merawat dan mendidik anak-anak adalah hak prerogatif seorang ibu yang takkan bisa dilimpahkan kepada siapapun. Ah, maafin kami mama….. 18 jam sehari sebagai

“pekerja” seakan tak pernah membuat mama lelah.. Sanggupkah aku ya Tuhan?

 

— +++ —

 

“Rosa, bangun nak.. sarapannya udah mama siapin di meja.. ”

Kali ini aku lompat segera.. kubuka pintu kamar dan kurangkul mama sehangat mungkin, kuciumi pipinya yang mulai keriput, kutatap matanya lekat-lekat dan kuucapkan.. “Terimakasih mama, aku beruntung sekali memiliki mama yang

baik hati, ijinkan aku membahagiakan mama.” Kulihat binar itu memancarkan kebahagiaan..

 

Cintaku ini milikmu, Mama. Aku masih sangat membutuhkanmu.. Maafkan aku yang belum bisa menjabarkan arti kebahagiaan buat dirimu..

 

— +++ —

 

Sahabat.. tidak selamanya kata sayang harus diungkapkan dengan kalimat “Aku sayang padamu.” Namun begitu, Tuhan menyuruh kita untuk menyampaikan rasa cinta yang kita punya kepada orang yang kita cintai..

 

Ayo kita mulai dari orang terdekat yang sangat mencintai kita, Ibu.. Walau mereka tak pernah meminta. Percayalah.. kata-kata itu akan membuat mereka sangat berarti dan bahagia..

 

— +++ —

 

“Ya Tuhan, cintailah mamaku, beri aku kesempatan untuk bisa membahagiakan mama selagi ENGKAU mengizinkan aku hidup.

Dan jika saatnya nanti mama Kau panggil, terimalah dan jagalah ia disisiMu..

Titip mamaku ya Tuhan..”

 

Untuk dan oleh semua Ibu yang mencintai anak-anaknya dan semua anak yang mencintai Ibunya..

____________

Access from,

http://artikelkristen.com/cinta-ini-milikmu-mama.html

Access date | 2 Aug 2011

____________

Islamthis,

Artikel di atas saya ambil dari situ karosetan yaitu http://artikelkristen.com/ …, suatu situs yang menyediakan naskah khutbah untuk kalangan Gereja.

Mari kita analisa isi dari khotbah tersebut.

Khotbah di atas memang sangat menyentuh. Khotbah itu mengingatkan kita akan keutuhan hati seorang ibu di dalam menyayangi anak-anaknya ….

Tapi ada satu hal yang terlewat di dalam teks / naskah khotbah ini.

Dari keseluruhan naskah itu, terlihat sekali bahwa naskah itu TIDAK SAMA SEKALI MENCERMINKAN ajaran Gerejani. Naskah dari khotbah itu TERLALU UMUM. Artinya, bisa jadi naskah itu adalah naskah keagamaan untuk acara kerohanian agama Islam, atau Hindu, atau Buddha, atau pun karosetan sekali pun … bahkan bisa jadi naskah tersebut adalah naskah untuk acara ulang tahun seekor gajah di kebun binatang …..

Mengapa di dalam teks itu tidak diselipkan ajaran Jesus mengenai bakti anak kepada orang tua? Mengapa tidak disertakan ayat Alkitab yang melukiskan bahwa Tuhan amat kasih kepada sang anak yang amat patuh kepada kedua orang tuanya???

Dan terakhir mengapa bunyi dari naskah itu TERAMAT DATAR, seolah kita sedang membaca novel saja?? Bukankah itu sejatinya adalah khutbah Gereja??

Apakah Jesus tidak pernah membicarakan posisi anak terhadapa ayahbunda? Dan apakah Jesus tidak pernah singgung posisi ayahbunda terhadap anak-anak mereka??

Dari Islam

Di dalam acara keagamaan Islami, terlalu sering para dai penceramah atau ulama yang membahas tentang posisi anak di depan ayahbunda. Dan yang lebih penting lagi adalah, TERLALU BANYAK Alhadits yang menjelaskan betapa menyayangi kedua orang tua adalah suatu peribadatan yang teramat unggul di dalam Islam. Ayat Alquran pun banyak yang menyinggung / menekankan betapa setiap manusia wajib berbakti kepada orang tua mereka. Di lain pihak, kaum Muslim pun disadarkan melalui banyak Alhadits mau pun ayat Alquran betapa anak adalah titipan Allah, sehingga seorang anak haruslah diperhatikan akan hak-hak mendasarnya.

 

Penutup

Sekarang pertanyaannya adalah, mengapa naskah khotbah Gereja yang dinukilkan di atas JUSTRU terdengar amat datar dan tidak mencerminkan tipikal ajaran Alkitab / Jesus?

Jawabannya adalah mudah:

Karena Jesus selama hidupnya tidak pernah membahas hal lain kecuali membahas bahwa dirinya adalah Tuhan, bahwa Jesus adalah anak Tuhan, bahwa Jesus adalah Raja Surgawi, bahwa siapa saja yang ingin masuk Surga maka dia harus percaya bahwa Jesus adalah anak Tuhan karena Jesus adalah Tuhan, Jesus adalah Jesus Jesus Jesus Jesus …. Tidak ada lain yang dibahas di dalam Gereja secara intens kecuali SATU TERIAKAN SIMPLE saja yaitu Jesus Jesus Jesus Jesus … sampai capek jiwa ini membahasnya …….

Ini adalah satu bukti lagi bahwa Jesus adalah narsis.

Gereja adalah rumah tua yang didedikasikan untuk kenarsisan Jesus kerestus …..

8 Responses

  1. kotbahnya malah mirip artikel majalah keluarga.
    satu lagi kalo gue lht di acara TV wkt jam tayang rohani kristen isinya monoton, ayat primbon yg diambil hanya itu2 aja.
    padahal gue nunggu ayat2 seksny & ayat terorisnya malah gak dibahas-bahas. bisanya hanya bilang halekuya trs diulang.

    • yup!
      kalo masuk ke gereja, ga ada laen ygdibahas kecuali jesus – jesus terus haleluyah…..
      haleluyah sampe matik ………………

      itulah agama yg paling dangkal …..

    • Gereja mah bisa kotbah apa? dangkal banget di situ

      Sekali2 ke mesjid dong..kita diajari untuk saling memusuhi dan merusak NKRI….setelah pulang ke mesjid ane merasakan hati ane dipenuhi kebencian yang mendalam! Serasa jadi pendekar, ada rasa ingin berantem terus!

      Gak seperti pulang dari gereja..hati jadi adem dan damai…Ane bosen jadinya. Karena bagi ane hidup tanpa permusuhan itu gak ada gregetnya sama sekali..

      makannya ane jadi mualaf…subhanallah

  2. asyuuuuu kabeh iki situs wong sesat n kafirrrrrrrrr

    • eh gak boleh nyontek istilah Islam ya.
      yg pantas disebut kafir adlh org diluar umat Islam, termasuk loe.

  3. Sungguh…Barokah sekali umat kita, karena selalu mempermasalahkan benar atau salah suatu ajaran dengan indikator dari dalil2 agama atau dari teori interpretasi cocoklogi maupun jurus pelintiran fakta.

    Sementara umat kita ribut dengan kebahlulannya, umat karosetan, atestis, barat, wahyudi, remason, dan jionis sibuk memperkaya diri mereka dengan ilmu pengetahuan. Karena mereka tidak punya waktu untuk memperdebatkan hal salah benar seperti ini. (emang sih, nol koma sekian persen dari mereka cukup bahlul dan menjadi fundamentalis bahkan nyemplung ke situs yang diridhoi Awloh ini)

    Eitsss,…Jangan salah, umat kita juga sibuk mencari fakta ilmiah……tapi mencari fakta2 ilmiah yang entah sumbernya dari mana, pokoknya harus dicocok2an dengan Al Quran yang maha barokah.
    Biarpun penelitiannya gak bener atau bahkan fiktif, kalo mendukung “kebenaran” al quran ya dimakan mentah2 aja.

    Hasilnya..umat yang diridhoi awloh kini jadi inferior di bumi milik awloh. Selalu dibully dan jadi bahan cemoohan umat lain.
    Umat inferior sepertinya akan selalu menjadi inferior…tandanya apaan? Sedikit2 selalu menyalahkan umat lain, introspeksi mah gak ada di kamus kita, karena kita adalah biangnya kebenaran, ngapain kebenaran pake dikoreksi segala??

    Apa yang bisa kita lakukan????..ya tetap menjaga kebahlulan kita sambil menunggu keajaiban Awlo!

    Kalo keajaiban Awloh belum datang kita ngapain? ya tabah aja kalo dibully, kalo punya keberanian ya jihad aja biar lebih barokahh…Pengetahuan dan teknologi mah belakangan, kalo kapir udah abis, baru kita belajar..(abisnya kapan ye?)!!

    Sekian dari ane, ane tidak bermaksud membuka mata kaum ane, karena ane juga betah jadi orang inferior nan bahlul..enak gak usah mikir, kalo ada yang gak beres tinggal nyalahin yang superior aje..Kalo misal dibilang inferior, tinggal bilang aja kalo suatu hari kita akan menjadi superior dengan bantuan awloh SWT

    Oh ya…yang ane maksud dengan “umat kita” di sini adalah para pengunjung situs ini yang pro dengan semua pernyataan admin islamthis. Yang gak setuju mah kapir namanya.

    WASSALAMM!!!

  4. kl kita mencermati peranannya Jesus dalam penyebaran agama sangat kecil krn beliau sibuk lari kesana kemari dikejar jahudi-romawi,makanya ketika hidup beliau tidak sempat ngajarin hal-hal pokok, apalgi hal kecil menditil, malahan Pauluslah yang ngajarin karosetan hingga sesat begitu. Nah apalagi hal-hal seperti adab dan kasih ibu jelas jesus tidak sempat ajarin malahan yang ada jesus membentak ibu. termasuk aturan makan tdk jesus ajarkan juga. Dalam hal makan memakan karosetan melahap apa saja mulai babi,tikus,ular,kelelawar bahkan Bangkai juga dilahap sekeluarga nyam-nyam seperti di Tomohon. Makanya pengikut karosetan disebut Carnivoro Buduk.

  5. karosetan sangat DANGKAL ajarannya coba deh nguping di tembok gereja kedengarannya sangat MONOTON yang dibahas yesus tok tok ga ada yang lain, semua pada besar-besarin yesus kaya orang arung sesajen ke laut, pokonye semua yesus sentris…!!!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: