Shalat – Allah Minta Disembah UmatNya

Kapirit FFI

Sebenarnya apa sih yang dikehendaki Tuhan bagi kita?

Dia ingin kita seperti Dia, berperilaku baik.

Tuhan itu baik, karena itu kita pun harus baik.

 

Tuhan yang Sejati tidak pernah menuntut kita untuk nyembah-nyembah dirinya seperti budak menyembah Setan …………….

 

Tuhan sejati? Saya amat terganggu dengan istilah Tuhan sejati ini.

Ada pria yang mengaku bahwa dirinya adalah pria sejati. Namun ternyata dia hanya lah JUALAN KECAP SAJA, alias, tidak tahu apa yang dia ucapkan. Yeah namanya juga manusia, mau nya jadi / klaim yang enak-enak aja. Apanya pria sejati? Cewek aja dia tidak punya! Kalau dia adalah pria sejati, seharusnya ceweknya BEJIBUN!! Justru dia, sama cewek, takuuuuuuttt nya SELANGIT. Apa itu yang namanya pria sejati? Ngaku nya seeh boleh. Namun nyatanya, KAGAK ADA SAMA SEKALI.

Tuhan sejati? Di dalam kelompok agama palsu, Tuhan dilukiskan sebagai oknum yang mengajari umatnya untuk memurtadkan Muslim dengan cara-cara yang konyol dan keji (ini memang terbukti, fakta). Tuhan di dalam kelompok agama palsu dilukiskan sebagai oknum yang tidak mengajari umatnya kebersihan. Berbeda dari Islam, kelompok agama palsu adalah agama yang tidak memberi porsi dan posisi sacral untuk lembaga pernikahan, begitu juga dengan ajaran menghormati orang tua, khususnya ibu, orang yang telah melahirkan manusia dan membesarkannya dengan cinta kasih.

Tuhan di dalam Islam, adalah Zat Yang mengajari umatNya bahwa berbakti kepada orang tua, khususnya ibu, menempati urutan pertama di dalam hal kesalehan! Allah Swt mengajari umatNya tentang kebersihan; khitan tidak bisa dipisahkan di dalam pembahasan ini. Allah Swt mengajari umatNya, jangan doakan umat lain untuk ikut agama Nya, karena Iman itu adalah urusan Allah semata. Oleh karena itu, tidak ada Muslim yang mencoba memurtadkan umat lain ke Islam dengan cara-cara kejid dan konyol. Lantas, yang mana doong yang disebut Tuhan sejati itu?

Sekarang tentang frasa TUHAN YANG SEJATI TIDAK PERNAH MENUNTUT KITA UNTUK NYEMBAH-NYEMBAH DIRI-NYA SEPERTI BUDAK MENYEMBAH SETAN.

Repotnya Muslim karena harus Shalat.

Yang dimaksud pasti Shalat ya, karena Muslim dituntut Shalat 5x sehari semalam. Belum lagi Shalat sunnat nya. Nah belum lagi kalau di bulan Ramadan, Shalat sampai 11 rakaat, belum lagi tradisi lain yang jumlah rakaat Taraweh nya adalah 23. Nah itu baru Taraweh nya.

Belum lagi Shalat fardhu nya….

Belum Dhuha nya.

Belum tahajjud nya.

Belum Shalat tasbih nya.

Belum Shalat rawatib nya.

Belum Shalat sunah wudhu nya.

Belum Shalat sunnah tahiyatul Masjid nya.

Belum sujud tilawah nya……

Wah seabreg abreg deh!!!

Coba bandingkan dengan agama lain. Apakah umat lain dituntut untuk Shalat / sembah Tuhan seREPOT itu? Setahu saya, orang KaroSetan ke Gereja itu hanya seminggu sekali. Itu pun bagi yang mau saja, alias tidak memaksa / bukan kewajiban. Di Gereja pun bukan nya mereka sembah Tuhan, namun justru nyanyi2, dengar khotbah tentang betapa Tuhan maha ajaib. Begitu juga dengan umat lainnya, semisal Hindu, Buddha, Konghucu dan lain lain. Ibadah mereka tidak SEREPOT seperti di dalam Islam.

Efek Shalat.

Namun secara fakta empiris, terlihat, umat Islam, yang ibadah Shalat / sembah Tuhan nya serepot itu, adalah umat yang sampai sekarang MASIH SE-FUNDAMENTAL ITU. Sampai sekarang umat Islam adalah umat yang tidak mau ada kompromi dengan kekejian, kemaksiatan, pornografi dan lain lain. Kaum Muslim adalah kaum yang sampai sekarang PALING TIDAK BISA DI-SEKULER KAN oleh kekuatan politik / massa mana pun. Banyak individu yang berubah menjadi atheis dari kalangan agama lain. Namun SE-SEDIKIT ITU individu Muslim yang berubah menjadi atheis.

Bayangkan, sampai hari ini, kaum Muslim masssssEEIIhhhhh juga “kampungan”. Kenapa? Kaum Muslim adalah umat yang masih RESSSEH terhadap (maraknya) perzinahan, warung remang-remang, PSK, freesex dan lain lain, sementara umat lain sudah begitu permissive-nya terhadap semua kemaksiatan moral tersebut. Kalau ada perzinahan, umat lain bilangnya hanya, AH ITU KAN URUSAN MASING-MASING. KALAU SUKA SAMA SUKA, YA UDAH ITU URUSAN MEREKA. KITA GA USAH IKUT CAMPUR! Sebegitu rendahnya moralitas umat lain.

Namun beda dengan kaum Muslim. Kalau ada perzinahan, pasti semua umat-nya protes, marah dan terhina. Akibat nya, pelakunya diseret ke jalanan, ditelanjangin, terus diarak keliling kampong….. seantero kampong TIDAK REDHO kampungnya dijadikan tempat berbuat jina / maksiat. Bawa sial, katanya.

Nah, apaKAH TIDAK kampungan namanya?

Coba renungkan.

Bisa-kah jidat2 ffi di sini menunjukkan, Negara Muslim mana yang (bisa dijadikan) sekuler?

Tidak ada satu pun Negara Muslim di Dunia ini yang sekuler. Semua Negara Muslim adalah Negara yang agamis. Turki. Memang Turki adalah Negara sekuler. Namun ingat, sekuleritas-nya itu hanya sebatas hukum Negara. Itu pun karena Pemerintah Turki mendapat tekanan dari Barat. Kebalikannya, kaum Muslim fundamentalis sampai sekarang masih MERANGSEK untuk meruntuhkan sekulerisme di Negara itu. Beberapa tahun yang lalu, kaum Nasionalis sekuler KETAR-KETIR, karena kaum fundamentalis sudah semakin tak terkendali di dalam usaha mereka untuk menjadi-kan Negara mereka Negara Islam. Mengapa?

Tajikistan, mau pun Negara-negara bekas Uni Soviet lainnya. Sesudah merdeka dari Uni Soviet, keislaman mereka makin berkembang, sehingga para pemimpin sekuler mereka menjadi resah bin kalang kabut. Masjid semakin banyak bemunculan di mana-mana.

Kebalikannya. Sebutkan Negara non Muslim SATU SAJA, yang tidak sekuler.

Tidak ada satu pun Negara non Muslim yang tidak sekuler. India saja, yang mayoritas Hindu, adalah Negara sekuler.

Sekuler atau tidak-nya suatu Negara / masyarakat itu terletak pada tradisi ibadah SHALAT!!! Kalau suatu masyarakat mempunyai tradisi shalat 5x sehari (yang mana itu berarti mereka adalah kaum Muslim), maka masyarakat itu TIDAK AKAN DAPAT DISEKULERKAN!. Dan kebalikannya, jika pada masyarakat itu tidak ada tradisi ibadah 5x sehari (berarti besar kemungkinan mereka adalah masyarakat non Muslim), maka PASTILAH MASYARAKAT ITU ADALAH MASYARAKAT SEKULER karena mudahnya untuk disekulerkan.

Mengapa demikian? Analogi,

Anjasmara punya pacar. Tora pun punya pacar.

Anjasmara di-apelin pacarnya 5 kali sehari setiap hari. Sementara Tora, di-apel-in pacarnya HANYA SATU KALI di dalam seminggu. Itu pun kalau pacar nya lagi mau saja.

Mana yang lebih sayang ke pacar nya? Anjasmara, atau Tora?

Ya jelaslah si Anjasmara yang lebih sayang kepada pacarnya. Sementara itu, sayangnya Tora kepada pacarnya itu, hanya ecek ecek saja, alias hidup segan mati tak mau.

Mengapa? Karena Anjasmara dikunjungin pacarnya 5 kali sehari. Bagaimana Anjasmara tidak sayang kepada pacarnya? Kalau sayang, pastilah Anjasmara akan membela pacarnya mati2an. Pastilah Anjasmara akan berbuat apa saja untuk membahagiakan pacarnya. Cinta nya Anjasmara kepada pacarnya tidak akan mati dan dimatikan oleh apa pun. Apa yang ada di fikiran Anjasmara hanyalah wajah sang pacar.

Tora, kebalikannya, dapat dikatakan MATI RASA terhadap sang pacar. Bagaimana mau dibilang sayang kepada sang pacar? Lha wong pacarnya saja ENGGAN meng-apel dirinya dengan frekwensi tinggi. Akibat nya, Tora OGAH-OGAH-an terhadap sang pacar. Kalau sang pacar diganggu, Tora dapat dikatakan apathies.

Nah, seperti itulah (efek) Shalat itu terhadap kaum Muslim / umat manusia. Muhammad Saw bersabda,

shalat itu tiang agama….

Selama Shalat itu diselenggarakan, maka selama itu juga KEHIDUPAN BERAGAMA di negeri itu akan TEGAK BERDIRI, dan eksistensi agama tersebut akan tetap kokoh di negeri itu, alias tidak bisa disekulerkan. (Umat) agama lain yang tidak mempunyai ibadah dengan spesifikasi seperti shalat 5x seharinya kaum Muslim – sudah  “tewas”, sementara (umat) Islam masih eksis sampai sekarang…..

Shalat, di dalam spesifikasi 5x sehari (ditambah Shalat sunah lainnya), mempunyai dua efek, yaitu efek ke dalam dan efek keluar.

Efek ke luar.

Efek keluar yang ditimbulkan oleh Shalat adalah, bahwa ……….

A===

Muslim tidak akan dapat disekulerkan. Terbukti!

>VERSUS<

Umat  lain yang tidak mempunyai ibadah dengan spesifikasi seperti Shalat 5x ini adalah Negara Negara / masyarakat yang sekuler.

Amerika sekuler. Inggris sekuler. Bahkan Italia pun sekuler. Pilipina sekuler. Orang kalau sudah sekuler, maka agama di negeri itu SUDAH RUNTUH, alias SUDAH BERHASIL DIKEBIRI.

B===

Keberislaman tidak akan pernah dapat berubah dari jaman ke jaman.

Seperti apa kaum Muslim di jaman Muhammad Saw, seperti itulah kaum Muslim di jaman Harun Al Rasyid.

Seperti apa kaum Muslim di jaman Harun Al Rasyid, seperti itulah kaum Muslim di jaman Raja Pajajaran.

Seperti apa kaum Muslim di jaman Raja Pajajaran, seperti itu jugalah kaum Muslim di jaman Orde Baru.

Terus sampai Masa Reformasi.

Terus nanti di tahun tahun mendatang….

sampai saatnya datang hari kiamat…

>VERSUS<

Umat lain yang tidak mempunyai ibadah dengan spesifikasi seperti shalat 5x seharinya umat Muslim – adalah seperti bunglon, yang corak dan model nya selalu berganti-ganti seiring dengan bergantinya jaman. Jaman bahela orang KaroSetan suka dengan kekerasan. Namun jaman sekarang orang KaroSetan justru bilang bahwa KaroSetan adalah agama kasih dan damai. Mengapa bisa demikian? Karena mereka tidak mempunyai ibadah dengan spesifikasi seperti Shalat 5x nya Islam tersebut.

Efek ke dalam.

Efek ke dalam yang ditimbulkan oleh Shalat adalah, bahwa

A===

Muslim akan tetap menjadi umat yang anti maksiat: anti pornografi, anti judi, anti freesex, dan lain lain

>VERSUS<

Apakah umat lain MASIH GERAM melawan semua bentuk maksiat? Kenyataannya, umat lain sudah BEGITU PERMISIVE NYA terhadap semua kemaksiatan. Mengapa? Karena mereka tidak mempunyai ibadah dengan spesifikasi seperti Shalat ini.

B===

Muslim akan semakin bergairah untuk menjalankan ibadah lainnya, seperti puasa, mengaji, zikir, zakat, sedekah, JIHAD (membela kesucian Tuhan dan agamaNya), memimpikan naik haji dan lain lain.

>VERSUS<

bagaimana dengan umat lain?

Orang KaroSetan, misalnya. Apakah mereka masih bergairah untuk ke Gereja setiap Minggu? Sepengetahuan saya, ibadah Minggu di Gereja tidak pernah sesak dengan jemaahnya tuh. Banyak bangku kosongnya. Itu pun kebanyakan yang datang adalah kaum tua belaka. Katakan saya salah. Namun itulah yang saya lihat melalui liputan tv.

Apakah mereka sebegitu bergairah di dalam menjalankan puasa paskah?

Pun, di dalam jihad. Orang KaroSetan, misalnya. Apakah mereka AKAN MARAH BESAR jika Tuhan mereka dijadikan olok2? Search di google dengan keyword nya Jesus, atau Bunda Maria dan lain lain. Akan keluar pic2 seperti Jesus yang sedang bersenggama dengan binatang, Jesus sedang oralsex dengan bocah laki-laki dan lain lain. Bahkan saya temui pic Bunda Maria yang dijadikan model urinoar toilet laki-laki. Kok orang KaroSetan tidak ada yang marah? Kok kalangan Gereja tidak marah?

Mengapa mereka tidak marah ketika ketuhanan mereka dijadikan olok2? Yeah, karena CINTA MEREKA KEPADA TUHAN MEREKA, hanya ANGOT-ANGOTAN kayak berak ayam. Mengapa demikian? Karena acara sembah Tuhan dalam system mereka HANYA SEMINGGU SEKALI.

Kehidupan biara.

Coba kita lihat para biarawati katholik (kalau biarawan, saya belum pernah melihat.). Mengapa mereka semua tampak lebih saleh dibanding umat pada umumnya? Salehnya mereka, KARENA mereka di dalam institusi biara mereka, DIHARUSKAN untuk beribadah minimal 2x di dalam sehari, SETIAP HARI.

Karena intensitas dan frekwensi ibadah yang lumayan tinggi itulah, mereka TAMPAK LEBIH SALEH ketimbang umat khalayak.

Jadi di sini jelas, jumlah frekwensi ibadah itu amat MENENTUKAN  / MEMPENGARUHI kadar saleh / fundamentalnya.

Sekarang bandingkan saja dengan Islam. Di dalam Islam ibadah salatnya 5x sehari. Tidak itu BUKAN UNTUK ULAMANYA SAJA, namun untuk semua umat khalayaknya….Makanya, dapat dikatakan, salehnya khalayak Muslim SAMA DENGAN salehnya para biarawati tersebut.

Masyarakat Bali

Lihat juga pada masyarakat Bali. Setiap orang Bali harus beribadah minimal 2x sehari yaitu pagi dan sore di dalam bentuk memberi pedupaan untuk arca2 mereka. Akibatnya?

Sampai sekarang orang Bali MEMEGANG TEGUH keyakinan mereka. Bayangkan, sampai detik ini semua orang Bali AMAT BERGAIRAH di dalam menyelenggarakan perayaan NYEPI dan semua hal yang menyertainya seperti mengarak OGOH OGOH. Begitu juga dengan perayaan hari Saraswati, Galungan dan lain lain. Kalau hari NYEPI datang, Bandara Ngurah Rai harus ditutup. Semua aktivitas harus dihentikan. Kalau ada yang melanggar, maka PENCALANG siap memberi hukuman.

Kaisar Dunia

Saya mau berandai-andai.

Saya adalah seorang Muslim. Namun suatu ketika saya menguasai Dunia ini sendirian. Semua titah saya adalah hukumm untuk seluruh Dunia.

Nah, untuk benua Eropa dan negeri2 yang mayoritas KaroSetan, saya akan mengeluarkan dekrit, bahwa semua orang KaroSetan harus beribadah 3x sehari setiap hari, yaitu setiap pagi, sore dan malam hari sesudah makan malam. Tidak ada boleh yang membantah.

Setelah LIMA TAHUN dekrit itu dijalankan, apa efeknya?

Efeknya adalah, semua orang KaroSetan akan menjadi fundamental dan saleh terhadap agama mereka sendiri. Mereka pasti akan membuat gerakan untuk meruntuhkan system sekuler yang selama ini telah memerintah mereka. Justru mereka akan menuntut untuk menjadikan Alkitab sebagai undang undang dasar mereka.

Mengapa bisa begitu?

Karena mereka beribadah 3x sehari setiap hari, secara universal, seperti yang saya titahkan atas mereka lima tahun sebelum nya. Ibadah 3x sehari itulah yang akan membuat agama Christianity di Negeri mereka KEMBALI HIDUP DAN TEGAK MEMERINTAH setiap jiwa (seperti sabda Muhammad Saw, SALAT ITU ADALAH TIANG AGAMA). Selama ini agama Christianity mati di Negeri Barat karena sekuler lah yang memerintah. Itu semua karena tidak ada ibadah seperti salatnya umat Muslim.

Itulah efeknya kalau ibadah kepada Tuhan diselenggarakan secara intens.

Makro vs mikro

Di dalam Islam, ada hadis / ayat yang berbunyi begini,

Dirikanlah salat. Karena sesungguhnya salat itu, mencegah yang keji dan mungkar

Keji dan mungkar itu, seperti berzina, mabuk2an, mencuri, berbohong, korupsi, suap, fitnah, pornografi dan lain lain.

Mengapa kaum Muslim yang mayoritas selalu menjalankan salat, namun kemaksiatan jalan terus, alias STMJ (salat terus, maksiat jalan)? Mana buktinya, bahwa salat dapat menghindarkan umatnya dari segala bentuk maksiat?

Semaraknya salat 5x sehari dijalankan, tidak dapat mempengaruhi tercegahnya maksiat. Dapat dikatakan, seorang Muslim yang rajin salat, namun tetap saja dia suka berbohong kepada para langganan warungnya. Umpama!

Yang dimaksud dengan SALAT DAPAT MENCEGAH MAKSIAT adalah, bahwa maksiat dapat dicegah oleh salat, secara MAKRO, bukan secara MIKRO atau individual.

Dengan semaraknya salat 5x sehari (dan salat lain pengiringnya), lihatlah, SECARA KEUMATAN, kaum Muslim menolak PSK, warung remang2, pornografi, korupsi dan lain lain. Memang, mungkin secara individual banyak individu Muslim yang berbuat tidak saleh. Namun bukan itu sasaran salat. Tujuan salat adalah bahwa dengan salat itu umat Muslim secara KOMUNAL akan terus merangsek semua bentuk maksiat!

Berbeda dengan umat lain yang tidak mempunyai ibadah dengan spesifikasi seperti salat di dalam Islam itu. Umat lain, baik secara INDIVIDUAL mau pun secara KOMUNAL, tetap MERIDHOI / permissive dengan adanya ketidaksalehan tersebut. Coba lihat. Apakah ada jemaat Gereja beramai2 menggusur komplek PSK, kantor pornografi dan lain lain? Apakah kitab suci mereka memang mengajarkan bahwa PSK dan ketidaksalehan sejenis adalah BAIK DI MATA TUHAN?

Itulah gunanya salat. Itulah efeknya salat.

Keberagamaan dan Revolusi industri

Kehidupan di muka bumi ini, dapat dibedakan menjadi dua babak, yaitu babak PRA REVOLUSI INDUSTRI, dan PASCA REVOLUSI INDUSTRI.

Terdapat perbedaan yang amat mencolok dari kedua babak tersebut. Yang akan kita bahas adalah corak kehidupan di benua Eropa saja.

Sebelum revolusi industri, Eropa adalah benua KaroSetan yang amat taat dengan ajaran Gereja mereka. Di langit Eropa, banyak berdiri menara2 Gereja, biara2, dan lain lain. Bahkan istana Raja Raja mereka selalu memasang Salib di puncak menara mereka. Kehidupan rohani semua orang Eropa pun amat saleh dengan agama mereka. Mereka begitu semarak dan bergairah di dalam menjalankan kehidupan beragama mereka. Setiap Raja selalu didampingi oleh para pastur yang setia memberi wejangan kepada sang Raja.

Suatu ketika, pecahlah revolusi industri. Sejak saat itu, menara2 pabrik mengalahkan dominasi menara2 Gereja. Setiap orang sudah lupa dengan gairah dan semarak ibadah mereka, digantikan dengan sibuknya mereka mencari uang dan barang sebanyak mungkin.

Sejak saat itulah, sekulerisme merebak, dan menggantikan dominasi Alkitab. Dengan bangkitnya sekulerlisme, maka SEMUA ORANG boleh berbuat apa saja yang mereka sukai, walau itu bertentangan dengan ajaran Alkitab. Mereka akhirnya suka berbuat tidak saleh.

Mengapa demikian?

Tampaknya, kehidupan beragama Christianity akan mendominasi kehidupan di muka bumi, SELAMA kehidupan Christianity itu TIDAK MEMPUNYAI SAINGAN (i.e. revolusi industri). Kalau ada saingannya (yaitu revolusi industri), maka hancurlah semua keindahan kehidupan beragama tersebut…. Mengapa demikian? Karena Christianity tidak mengadopsi system beribadah seperti salat 5x sehari tersebut.

Berbeda dengan wilayah Muslim.

Sebelum datang (efek) revolusi industri, kehidupan beragama Islam amat kuat dan saleh. Namun ketika datang (efek) revolusi industri tersebut, kehidupan beragama Islam tidak akan terpengaruh / TIDAK AKAN DAPAT DIHANCURKAN oleh revolusi tersebut. Mengapa? Karena Islam mempunyai system ibadah 5x sehari-nya…..

Ibadah dengan spesifikasi 5x sehari itulah yang akan menjadi benteng umat di dalam menghadapi arus kuat yang bernama industrialisasi. Dengan adanya salat 5x sehari, maka umat Muslim tetap seFUNDAMENTAL itu, tidak ubahnya ketika industrialisasi belum menghantam kehidupan kaum Muslim tersebut.

Terlihat, sampai sekarang mutu keberagamaan kaum Muslim MASIH SAMA dengan mutu keberagamaan pendahulu mereka di jaman sebelum datangnya efek revolusi industri…… Inilah hebatnya salat!!

Dengan kata lain, revolusi industri, atau apa-lah, TIDAK AKAN SANGGUP mengalahkan kesalehan umat Muslim, selama umat Muslim menjalankan salat 5x sehari tersebut…..

Parallelitas.

Ada parallelitas, antara salatnya umat Muslim, yang diselenggarakan 5x sehari itu, dengan kesalehan dan fundamentalisme-nya mereka. Dengan kata lain, salat 5x itu, BERBANDING LURUS dengan kenyataan bahwa umat Muslim tidak dapat disekulerkan atau dipermisive-kan dengan semua bentuk maksiat, jauh melampaui kesalehan khalayak umat lain….

Mereka yang tidak mempunyai pemahaman yang bagus, akan menuding bahwa Allah Swt adalah Tuhan gila yang menuntut disembah sepanjang hari oleh umatNya. Orang yang tidak mempunyai pemahaman yang bagus akan mudahnya menuduh bahwa Allah Swt adalah Tuhan yang gila sembah, sehingga lebih senang membuat umatNya repot harus menyembahNya setiap hari…..

Namun orang yang tidak mempunyai pemahaman yang bagus itu, TIDAK MELIHAT BAHWA ADA PARALELITAS antara salat 5x itu dengan kualitas kehidupan kaum Muslim…..

Bukan untuk Tuhan.

Allah Swt Yang Maha Kaya itu, menuntut untuk disembah, sebagai bukti bahwa Allah Swt adalah SI GILA SEMBAH?

Allah SADAR, bahwa kalau pun tidak ada satu makhluk yang tidak ada menyembahNya, Allah tidak akan JATUH MISKIN!! Kebalikannya, seumpama semua makhluk menyembah Allah setiap hari, toh hal itu tetap tidak akan membuat Allah BERTAMBAH KAYA; Allah tidak membutuhkan apa apa dari Dunia ini. Justru Dunia inilah yang membutuhkan Allah ……

Lantas, kalau memang Allah tidak butuh apa pun dari Dunia ini, mengapa Allah menuntut untuk disembah melalui mekanisme salat 5x sehari, yang amat merepotkan tersebut?

Ingatlah, bahwa salat itu adalah untuk kebaikan umat itu sendiri. Maukah umat Tuhan terjerumus ke dalam kehidupan yang penuh dengan maksiat dan sekulerisme serta kemunafikan yang menahun (seperti nasibnya umat karsoetan atau umat lainnya yang non Muslim)? Maukah umat Muslim dapat dengan mudahnya berubah menjadi atheis?

Kebaikan Tuhan, atau kebaikan umat?

Akhirnya Anda harus bertanya, salat 5x itu, untuk kebaikan (kepuasan) Tuhan, atau untuk kebaikan umat? Salat 5x (dan ibadah lainnya) itu adalah ibadah untuk kebaikan umat manusia itu sendiri. Adalah pasti bahwa Allah TIDAK BUTUH APA APA dari manusia atau Alam semesta ini. Jadi, salat itu adalah untuk kehidupan umat manusia yang baik dan saleh. Hal ini memang sudah terbukti di Alam semesta ini kan. Cara mudah untuk memahaminya adalah, dengan cara melihat / membandingkan kehidupan / system ibadah di dalam agama lain yang tidak mempunyai ibadah dengan spesifikasi seperti salat 5x nya Islam ini. Lihat umat KaroSetan. Apakah mereka saleh dan agamis?

Apa ini yang namanya Tuhan sejati?

Tuhan di dalam karosetan, mengapa tidak tahu bahwa ibadah dengan tinggi frekwensi akan dapat memastikan umatNya terhindar dari kehidupan yang penuh dengan maksiat dan jadah di dalam kerangka yang disebut dengan sekulerisme? Tuhan di dalam karosetan, mengapa tidak tahu bahwa ketiadaan ibadah dengan spesifikasi seperti yang dimiliki Islam akan membuat agamanya menjadi mati dan mati kutu? Apakah ini yang dinamakan Tuhan sejati?

Allah, Tuhan di dalam Islam, adalah Tuhan Yang memahami bahwa panggilan kemanusiaan yang paling dasar adalah bahwa setiap manusia ingin menjadi saleh. Setiap manusia butuh untuk merasa benar dan saleh. Setiap manusia benci kalau ia harus menjalani kehidupan yang jadah dan bangsat. Karena kehidupan yang jadah dan bangsat membuatnya tidak lagi merasa benar dan saleh. Kebutuhan akan Perasaan benar dan saleh, adalah HAM!

Nah, Allah telah menjaga kebutuhan tersebut. Oleh karena itu Allah menggariskan umatNya untuk salat 5x tersebut untuk memenuhi kebutuhan tersebut…..

22 Responses

  1. Blog ini tak jelas juntrungannya…apakah ini blognya kristen yang menyamar sebagai islam….uraiannya sangat tidak baik…dan tidak tepat sasaran….SIAPA KAMU SEBENARNYA????

    • saya muslim sejati, insya allah, pak.

      mudah2an semakin lama pesan2 blog ini semakin jelas buat anda … amin.

    • “saya muslim sejati, insya allah, pak.”.
      Apa ni orang. woi kamu itu islam apa bukan.
      kata mu tu sama saja. “Saya muslim sejati. Kalau Allah menginjinkan.”.
      emang pernah ada tuhan yang ga mengijinkan umatnya bertobat dan bergabung bersamanya. gila edan.
      ni jelas bukan agama islam. omongan lu bulshit. di tempat gw ada ustadz uda 2x naik haji. dia nangis liat blog lu ni dan kecewa ma lu. malu lah lu ni.

    • Islamthis emang kayak gitu gayanya, ngimbangin gayanya FFI.

  2. saya merasa aneh dg kalian2 yg komen di sini …. kok BISA2NYA kalian TIDAK MENGERTI point dari artikel ini??? pada bagian mana yg membingungkan buat kalian????

    artikel ini menyuguhkan fakta bhw SALAT telah membuat kaum muslim berhasil mencegah dan membendung sekulerisasi. Dan kebalikannya, bangsa yg tidak salat (aka bangsa non muslim) telah terjerumus kedalam sekulerisasi. itulah manfaat dan hikmah salat yg luar biasa, yg tidak bisa disangkal oleh siapa pun.

    kenapa begitu aja kalian jadi bingung? sampai2 menuduh saya non muslim???

    yg bodoh itu kalian. maaf saya bilang begitu. kalau kalian tidak sudi saya perkata sbg bodoh, maka saya pun TIDAK SUDI diperkata non muslim!!!

    bodoh amat!!!!!

    • LANJUTKAN!!!

    • Tenang gan, ane percaya 3 pengunjung ini karosetan semua. Omongannya ga ada yang masuk akal. Nuduh ga karuan, terlihat 3 setan ini ga baca keseluruhan artikel. Jelas2 anda mendukung kegunaan sholat bagi umat muslim, kok bisa dituduh nyamar sebagai islam??? Iki piye tho?

  3. artikel ini bagus,, penulis menerangkan manfaat sholat 5 waktu itu dengan bahasa yg mudah dimengerti oleh orang2 non muslim.. penulis memberikan petannyaan yg kira2 pertayaan itu yg sering dikeluarkan dari mulut2 orang non muslim dan disitu penulis langsung memberi penjelasan tentang pertanyaan2 itu

  4. ARTIKEL INI BAGUS,,, cukup bagus agan menjelaskan menerangkan semuanya.

  5. pencerahan sejati

  6. Saya orang Islam ..tapi pantang bagi saya menjelek jelek kan ajaran agama lain …
    Kalo anda orang Islam ..harusnya bisa lebih bijaksana …

  7. Menjadi muslim itu pilihan berikut dengan menjalankan semua kewajiban & aturannya, paham !

  8. Ni artikel klo baca awalnya mmg seperti kemasan orang non muslim, tapi setelah selesai membaca dan memperhatikan isi dari artikelnya, saya mengerti klo isi artikel ini hasil pengamatan yg mengAnalogikan bedanya agama Islam yg tidak terpengaruh dg sekularisasi karena intensitas ibadah sholat wajib sebanyak 5 X dan jg sholat2 lainnya sehingga terdapat pertahanan yg kuat bagi umat islam dalam mnghadapi pergantian zaman..dibanding agama2 lain yg sangat mudah terpengaruh liberalis sekularis sehingga tidak adanya pertahanan yg kuat bagi umat non islam dalam mnghadapi pergantian zaman..

  9. constantinopel ditundukan oleh pemimpin dan prajurit yang tidak meninggalkan sholat…

  10. agama karosetan tidak mengajarkan tata cara beribadah apalagi urusan perut, tdk ada kewajiban ke gereja , ke gereja cukup nyanyi doang, puji jesus-jesus si narsis centris, nyumbang duit truus pulang.

    dalam urusan perut karosetan dihalalkan memakan apa saja, mulai bangke, babi, anjing, tikus, ular kelelawar,

    maka benarlah seperti kata Al-Quran:

    “dan orang-orang kafir bersenang-senang (di dunia) dan mereka Makan seperti makannya binatang. dan Jahannam adalah tempat tinggal mereka.” (QS.47: 12)
    =============

    Islamthis,

    betul itu!!!!

    وَ

  11. Kalau menurut saya sih, menegakkan islam itu bagus. sangat sangat bagus… tapi janganlah menjelekan agama lain dan mereka yang berbakti pada agamanya masing-masing. karena sebenarnya Allah pun tidak beragama dan sungguh hanya Allah lah yang mampu menilai para ciptaan-Nya.

    • Sangat2 betul..Allah tidak beragambahkan Dia Ada sebelum ada itu ada..Dia lah yang menurunkan ajaran bagi ciptaannya melalui para rosulNya untuk dipedomani sampai Ajaran yang paling sempurna yakni ajaran Islam..jadi jgn jadi makhluk yg tidak beragama ya cz hanya Allah Yg Kuasa Makluk tak Kuasa

  12. bagus tapi kasar dan bisa menyinggung.
    apakah anda merasa baik dalam menuliskan artikel ini ?
    mnurut saya anda sudah merasa baik dan benar,tetapi tidak untuk tuhan (allah swt).

    karena apa yang dianggap manusia baik dan benar belum tentu dianggap baik oleh tuhan (allah swt)

  13. Cemen lu, sholat segitu bnyak, dr wajib sampe sunnah, lu bilang repot, memang ada bnyak yg ga ngelakukannya, tp banyak pula muslim yg malah senang banget bs sholat wajib dan sunnah sebanyak2nya, karena sdh merasakan nikmat dan pengaruhnya sholat dlm kehidupan. Org yg agajanya ga bnyak aturan malah agamanya seperti agama binayang, bebas ga ada aturan, abis mkn tdr, mkn tdr, beda dg islam, habis mkn berdoa kemudian sholat, bersukur. Perhatian banget kalian yg non muslim ngurusin org muslim, sholat, nyembah allah, toh org yg muslim yg jd perhatian kalian mlh ga ngerasa repot dg aturan islam. Bilang aja lu mau nyesatin muslim.

  14. bung islamthis, kok tidak pernah update lagi blog ini, kami tunggu bung
    ==============

    Islamthis,
    trimakasih atas kesetiaannya …

    insya allah akan saya update lagi …..

    • iya om update nya

      sma ntar krim email ke ane ya klo seandainya ada komunitas buat sharing ilmunya

      mkasih bnyak
      jdi nambah bnyak ilmu

      mudah2an Allah SWT seneng
      amin

  15. Kamu itu ngomong apa ?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: