Jesus Maharaja Diraja!!

 

Luga bercomment:

Anda gak pernah jawab pertanyaan!

Coba tunjukan di mana ayat Yesus berkata Aku nabi, jika gak bisa berati anda kalah!

Ingat utusan banyak banget tapi yang aku bilang Yesus ngaku sendiri.

Robertus Taianus

Desember 14th, 2010 pukul 11:54

Jawab Robertus iQ tinggi:

Dan kata-Nya lagi (Yesus): “Aku (Yesus) berkata kepadamu, sesungguhnya tidak ada Nabi (Yesus) yang di hargai di tempat asalnya”. (LUK 4:24) –

Note: ini pengakuan Yesus terhadap dirinya sendiri tentang kenabiannya.

Dan janganlah kamu menyebut siapapun Bapa (Tuhan) di bumi ini, karena hanya satu Bapamu (Tuhanmu), yaitu Dia (Allah) yang di sorga”. (MAT 23:9).

Janganlah pula kamu disebut pemimpin (Nabi), karena hanya satu pemimpinmu (Nabimu), yaitu Mesias (Yesus)”. (MAT 23:10) –

Note: ini pengakuan Yesus terhadap dirinya sendiri tentang kenabiannya.

KataNya kepada mereka: “Apakah itu?” Jawab mereka (murid): “Apa yang terjadi dengan Yesus orang Nazaret. Dia (Yesus) adalah seorang Nabi, yang berkuasa dalam pekerjaan dan perkataan di hadapan Allah dan di depan seluruh bangsa kami”. (LUK 24:19) –

Note: ini pengakuan murid terhadap gurunya (Yesus).

Dan orang banyak itu menyahut: “Inilah Nabi Yesus dari Nazaret di Galilea”. (MAT 21:11)

Note: ini pengakuan umat terhadap nabinya (Yesus).

Dan mereka berusaha untuk menangkap Dia, tetapi mereka takut kepada orang banyak, karena orang banyak itu menganggap Dia Nabi”. (MAT 21:46) –

Note: ini pengakuan umat terhadap nabinya (Yesus).

Seorang nabi besar telah muncul ditengah-tengah dia”. (LUK 7:16) –

Note: ini pengakuan umat terhadap nabinya (Yesus).

Luga comment:

Lebih besar mana Raja Segala Raja dengan nabi ?

Robertus Taianus

Desember 15th, 2010 pukul 00:36

Robertus menjawab:

Jadi kamu dah puas tooo, TERBUKTI bahwa Yesus sendiri telah menyatakan bahwa dirinya adalah seorang “Nabi” atau “Utusan Allah”.

Dan Yesus “TIDAK PERNAH” menyatakan dirinya adalah seorang “Tuhan” …yang menyatakan Yesus adalah seorang “Tuhan” adalah Paulus dan ajarannya yang bernama Kristen…!!!

Dan  pernyataan / pengakuan bahwa Yesus Tuan itu bukan pernyataan / ajaran asli dari Yesus itu sendiri …sehingga pernyataan di luar ajaran Yesus (menganggap Yesus adalah Tuhan), itu dianggap TIDAK SAH menurut hukum ALLAH … ALIAS HARAM DI IMANI …!!!

Apabila ditanya “lebih besar mana Raja sgela raja dengan nabi ?” ….

Maka jawabannya adalah LEBIH BESAR RAJA SEGALA RAJA ….dari pada Nabi ..!!!

Karena “Raja segala Raja” itu adalah Tuhan Sang Pencipta Alam Semesta beserta isinya termasuk nabi-nabi adalah ciptaan-Nya.

Disini bisa di simpulkan bawah :

Yesus itu sendiri telah mengakui bahwa dirinya “HANYALAH SEORANG NABI”

PANTAS KALAU YESUS MENYATAKAN DIRINYA HANYALAH SEORANG NABI, KARENA:

1. “DIA (YESUS) SEBAGAI NABI (MAKHLUK DARI RAJA SEGALA RAJA), TELAH MENGAKUI bahwa dirinya TIDAK LEBIH BESAR / TIDAK LEBIH SEMPURNA / TIDAK LEBIH BAIK … DARI PADA “RAJA SEGALA RAJA”.

Jawab Yesus: “Mengapa kau katakan aku baik (BESAR / sempurna)? Tak seorangpun yang baik (BESAR / sempurna) selain dari pada Allah saja”. (LUK 18:19)

2. Yesus punya pribadinya sendiri DAN “Raja segala raja” juga punya pribadinya sendiri …YANG BERBEDA SIFATNYA” … Yesus sebagai Nabi bersifat “Makhluk” sedangkan Raja segala raja mempunyai sifat “Pencipta segala makhluk” yang tidak terbatas kekuasaan-Nya …

Sebab sama seperti Bapa (Allah) mempunyai hidup dalam diri-Nya sendiri, demikian juga di berikan-Nya Anak (Yesus) mempunyai hidup dalam diri-Nya sendiri”. (YOH 5:26)

3. Yesus tidak akan pernah bersatu secara fisik maupun roh, baik saat ada di dunia maupun setelah berada di alam gaib (surga) …

Sesudah Yesus berbicara demikian kepada mereka, terangkatlah ia ke sorga, lalu duduk disebelah kanan Allah”. (MRK 16:19)

DAN MASIH BANYAK PERNYATAAN dan BUKTI-BUKTI DI ALKITAB ITU SENDIRI YANG MENEGASKAN BAHWA “YESUS ADALAH NABI” … HAL INI SAMA DENGAN PERNYATAAN DALAM AL’QURAN BAHWA YESUS ADALAH NABI …DAN INI MEMBUKTIKAN BAHWA AL’QURAN TIDAKLAH MEMFITNAH ATAU MENGADA-ADA ..

Al Masih (Yesus) putera Maryam itu hanyalah seorang Rasul yang sesungguhnya telah berlalu sebelumnya beberapa Rasul, dan ibunya seorang yang sangat benar, kedua-duanya biasa memakan makanan (sebagai manusia biasa), …….”. (QS. AL MAA-IDAH : 75).

MAKA TIDAKLAH PANTAS BUAT MANUSIA KRISTEN UNTUK “MENUHANKAN YESUS” …. YANG SANGAT LEMAH YANG TIDAK PERNAH BERSATU SECARA FISIK DAN ROH DENGAN ALLAH …

JADI SIAPAKAH “RAJA SEGALA RAJA” ITU? DIALAH ALLAH S.W.T. SANG PENCIPTA SEGALANYA …. DAN DIA BUKANLAH “YESUS” SANG NABI ALLAH …!!!

9 Responses

  1. ya udah kapan2 aq cari orang yang bernama robertus taianus itu😀,

    tapi sebelumnya mungkin aq akan bahaz tentang ayat2 yang tercantum diatas dgn kamu, oke…


    Sent on a phone using T9space.com

  2. He3,t9sapaseeh yaa?.apa gak bosen jadi tukang tipu ya?..kapan digelar KKR hidupin orang mati di TVONE?.

  3. xixixi.T9 nongol jg di blog ini ya, msh dg coment gombalnya. KKR nya kpn nih?

  4. Untuk pendapat Mas Robertus diatas yang kiranya hanya memahami alkitab secara harafiah & “dangkal”.

    Perlu diluruskan disini bahwa:
    1.Dengan menyatakan bahwa Ia adalah Anak Allah yang dilahirkan dengan tubuh seorang manusia.
    2.Mas Robertus belum paham arti Allah “Tritunggal”
    digunakan untuk menjelaskan ketritunggalan Allah, yaitu Allah yang terdiri dari tiga Pribadi yang berada bersama dalam kekekalan. Haruslah dimengerti bahwa ini TIDAK berarti ada tiga Allah.
    3.Yoh 14:6 Kata Yesus kepadanya: “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.
    4.Tidak ada satu nabipun yang BANGKIT & mengalahkan kematian.

    Dapat disimpulkan bahwa Yesus adalah Allah sendiri yang merendahkan dirinya & turun sebagai
    sebagai anak manusia(bukan anak seorang manusia) dan tidak menganggap dirinya sendiri sebagai Allah yang maha kuasa(meskipun dia sadar) dan menunjukkan bahwa Ia tidak serta merta duduk dalam tahta abadi disorga yang hanya melihat penderitaan manusia dengan tubuh lemahnya tetapi Ia sendiri memberikan contoh bagaimana hidup seturut kehendak Allah dengan tubuh manusia.

    Maka jalan pun bercabang antara orang yang percaya bahwa Yesus adalah Putra Allah yng datang ke dunia menebus dosa manusia & mematahkan kuasa kematian dengan tidak menyombongkan kuasa Illahinya untuk menguasai hidup manusia tetapi datang dengan tubuh lemah manusia dan mengenalkan Allah sebagai Bapa yang penuh kasih,& bukan Allah yang tiran…………(Dalam hal ini orang Kristen)

    dan yang menyangkalnya berarti orang Non-Kristen.

  5. @mualf alhamdulillah, adalah salah satu contoh karosetan yg tolol, sudah kehabisan ide dan argumen, shg komennya menggunakan motif baru.

    • @mualaf : terlihat sekali komennya cerdas sekali, disisi lain menghina agamanya sendiri (ya kalau dia kristen) disisi lain menghina agama orang lain (Kalau dia islam walaupun KTP sekalipun nggak mungkin berani menghina nabinya, keculai dia atheis.) Dan kenapa saya katakan cerdas karena dengan sangat cerdas dia menampakkan wujud ke-Atheisan-nya pada pembaca disini.

  6. Kenapa kalian selalu ribut tentang agama? Apakah kalian tidak menyadari bahwa semua agama mengajarkan tentang kasih dan kebaikan? Hanya orang-orang yang mengetahui sepotong informasi tentang agamalah yang biasanya menghujat agama lain karena ia tidak mengetahui penuh isi agama tersebut.
    Mungkin lebih baik kalau tidak ada agama di dunia karena agama hanya menjadi sumber konflik. Walaupun tidak ada agama saya tetap percaya bahwa Tuhan Pencipta itu ada.
    Lebih baik untuk menjadi seorang atheis dibandingkan menghujat agama lain
    ==================

    Islamthis,
    Harap sdr fahami, bhw tuduhan sdr thd agama sbg pemicu dan penyebab perang di sepanjang sejarah, adl sesat dan tidak beralasan sama sekali.

    Harap sdr fahami, tanpa ada agama pun, perang akan tetap menggejala di dunia.

    Harap sdr fahami, mendamaikan dua manusia bersaudara saja susah, apalagi mendamaikan dua bangsa yg tdk bersaudara? Maka tanpa agama pun, perang akan tetap menggejala.

    Harap sdr fahami, bhw kalo tdk ada agama, justru perang akan makin menghebat di tengah bangsa2.

    Harap sdr fahami, bhw hanya agama lah yg justru mengurangi keganasan perang tsb. Kalo tdk ada agama sama sekali, maka perang justru akan makin sadis.

    Harap sdr fahami, bhw sampai skg blm ada contoh adanya suatu bangsa yg atheis sejati pun yg menunjukkan bhw keatheisan mrk membawa damai dan antiperang. Atau apakah sdr dpt menunjukkan / menyebutkan adanya suatu bangsa / negara atheis sejati yg tdk pernah perang dalam sejarah?

    Tolong sikapi dg baik pesan ini. Terima kasih

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: