Pelaku dan Korban Pemurtadan Ditangkap

Tiga Warga AS tak Lagi ke Meulaboh
MEULABOH -SURYA-
Tim WH Aceh Barat dibantu TNI/Polri, Rabu (21/7) mengamankan dua perempuan dari Desa Suak Geudeubang dan Suak Seumaseh, Kecamatan Samatiga yang telah pindah agama, bahkan salah seorang di antaranya berperan sebagai pelaku pemurtadan. Sedangkan tiga warga Amerika Serikat (AS) yang diduga melaksanakan peran misionaris di Aceh Barat, dan sudah diungsikan ke Medan, pada Rabu (21/7)–melalui seorang utusan–mengambil paspor di Imigrasi Meulaboh untuk bekerja di daerah lain.

Menurut laporan yang diterima Serambi, proses penjemputan dua perempuan yang telah pindah agama tersebut sempat dihadang seratusan warga yang nyaris mengamuk. Namun, berkat kesigapan petugas WH yang dibantu TNI/Polri, kedua perempuan itu berhasil diboyong ke Meulaboh untuk proses penyelidikan dan diserahkan ke pihak berwajib.

Kedua perempuan yang kini diamankan di Markas WH Aceh Barat itu adalah Ernawita alias Nonong binti Bustamam (27), warga Desa Suak Seumaseh dan Juwita binti Karman, warga Desa Suak Geudeubang. Sedangkan seorang perempuan lainnya berinisial CT (18) telah diketahui keberadaannya dan dalam pengawasan petugas. Menurut informasi, perempuan yang bernama Ernawita alias Nonong berperan sebagai pelaku pemurtadan (yang membaptis) sedangkan Juwita binti Karman adalah korban pemurtadan.

Kasatpol PP dan WH Aceh Barat H Teuku Ahmad Dadek SH melalui Komandan Operasi (Dan Ops) WH, T Abdurrazak SPdi kepada wartawan di Meulaboh, Rabu (21/7) malam mengatakan, kedua perempuan yang telah diamankan itu melanggar Qanun Syariat Islam Nomor 11 Tahun 2002 tentang Pendangkalan Aqidah, termasuk melanggar hukum pidana KUHP, mengingat keduanya telah berpindah agama dari agama Islam ke agama lainnya.

Sedangkan barang bukti yang kini diamankan, kata Razak, berupa kitab Injil, Zabur, Taurat, serta buku-buku yang berisi doa agama lain sebagai penuntun. Bahkan sebuah file video yang menguatkan pengakuan kedua pelaku telah berpindah ke agama lain termasuk prosesi pemurtadan, juga telah diamankan.

Namun kesemua barang bukti tersebut sejauh ini belum bisa dipublikasikan ke media massa karena masih dalam proses penyelidikan. “Ketika kasus ini terungkap jelas, barulah barang bukti kami publikasikan termasuk menggelar rekonstruksi pembaptisan yang dilakukan pelaku dan korban,” tegasnya. Abdurrazak juga menginformasikan, pihaknya juga telah mengantongi sejumlah nama warga nonmuslim yang diduga kuat terlibat dalam kasus pemurtadan di Aceh Barat, termasuk sejumlah nama-nama NGO asing yang selama ini menjalankan misi yang tidak sesuai ketentuan yang berlaku.

Pengakuan Nonong
Masih menurut Abdurrazak, saat melakukan pemeriksaan terhadap pelaku pemurtadan (yang melakukan baptis) Ernawita alias Nonong, perempuan berstatus janda itu mengaku dirinya telah lebih dulu dipindahkan ke agama nonmuslim oleh rekannya yang sama-sama berprofesi sebagai guru pendidikan anak usia dini (PAUD) yang berasal dari luar Aceh.

Menurut Ernawita, saat dirinya dibaptis oleh rekannya, ia sama sekali tidak mengetahui kalau ia telah berpindah agama. Bahkan ia juga mengakui dirinya turut membabtis Juwita binti Karman di kawasan Pantai Lhok Bubon pada 7 Juni 2010. Prosesi itu dilakukan dengan sejumlah rekannya yang sama-sama guru PAUD yang melakukan bimbingan agama nonmuslim. “Kita masih terus menyelidiki kasus ini, mengingat masih banyak fakta yang belum terungkap. Apalagi saat diperiksa, kedua pelaku dan korban dalam kondisi antara sadar dan tidak (labil),” tambahnya.

Dalam kasus itu, Ernawita dijadikan korban pertama oleh pelaku utama yang kini telah melarikan diri dari Aceh Barat. Meski telah berpindah agama, pelaku dan korban juga diizinkan oleh rekannya yang beragama nonmuslim untuk memakai busana muslimah dan shalat lima waktu di masjid. Hal itu bertujuan untuk mengelabui masyarakat di sekitar tempat tinggal korban. “Ernawita maupun Juwita mengaku telah bersedia kembali ke ajaran agama Islam seperti sediakala dan dalam waktu dekat juga akan dilakukan pensyahadatan kembali oleh pihak Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh Barat,” pungkas Abdurrazak.

Ambil paspor
Sebelumnya, Kepala Imigrasi Meulaboh, Gunawan kepada Serambi menyatakan, paspor ketiga warga negara berkebangsaan AS yang melakukan pengurusan Kartu Izin Tinggal Sementara (KITAS) di Meulaboh, telah diambil kembali, Selasa (20/7) petang oleh seorang perwakilan lembaga tempat warga asing itu bertugas. Pria yang merupakan warga luar Aceh yang mengambil paspor warga AS itu menyatakan kepada petugas bahwa ketiga warga tersebut tak akan tinggal lagi di Meulaboh dan akan bertugas di wilayah lainnya di Indonesia.

Seperti diketahui, tiga warga AS tersebut, Senin (19/7) siang diamankan petugas Imigrasi Meulaboh guna menghindari amuk massa karena dugaan melakukan aktivitas sebagai misionaris dengan membawa misi agama tertentu. Masyarakat semakin resah karena ada tiga warga Aceh Barat dilaporkan telah pindah ke agama lain namun mereka mengaku proses pindah agama (termasuk saat dibaptis) berada di bawah alam sadar.

Ketiga warga negara asing asal AS yang kini telah meninggalkan Meulaboh tersebut adalah Kelly Glenn Jordan, kelahiran Texas (nomor paspor 207484143), Robin Kay Jordan, kelahiran California (nomor paspor 711752785), serta anak mereka Mackenrie Claire Jordan, kelahiran California (nomor paspor 711752786). “Keberadaan mereka sangat meresahkan masyarakat dan nyaris diamuk massa setelah kasus misionaris itu terungkap,” kata Kepala Satpol PP dan WH Aceh Barat, Teuku Ahmad Dadek. “Ketiga warga Amerika tersebut kini sudah berada di Medan dan tak diperbolehkan lagi tinggal di Aceh Barat,” demikian Dadek.

Access from,

http://www.surya.co.id/2010/07/23/pelaku-dan-korban-pemurtadan-ditangkap.html

Access date,

28 Oktober 2010.

2 Responses

  1. menghalalkan segala cara, itulah kerjanya iblis karosetan setiap saat berusaha memurtadkan manusia

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: