Misteri Shalawat Nabi

 

by Salam Musa » Wed Oct 13, 2010 2:05 pm

Ada yang bilang, umat Islam harus terus menerus bersalawat untuk Muhammad dengan pengharapan agar Muhammad memperoleh keselamatan. Apakah benar demikian? Pertanyaannya berdasarkan ayat-ayat Al Quran berikut :

Katakanlah, ” Aku tidak kuasa mendatangkan manfaat dan tidak pula kuasa menolak mudarat untuk diriku kecuali dikehendaki Allah. ………….”. (Surat 7 Al Araaf ayat 188)

Katakanlah, “Aku tidak kuasa menolak mudarat dari diriku dan tidak mendatangkan manfaat kecuali dikehendaki Allah. ………………”. (Surat 10 Yuunus ayat 49)

Kalau itu benar…bukankah bertentangan dengan Judul “Allah menjamin Nabi Muhammad masuk surga”!

Islamthis>>

untuk semua kapirit di ffi ini …

Untuk menjawab pertanyaan/ fitnah ini, maka saya copy paste dialog saya dg jidat kapirit kala itu yg namanya geekylady, tg ketuhanan dlm islam. dlm dialog itu juga saya jelaskan posisi salawat umat muslim utk Muhammad …

Kalo dah baca dan menemukan keanehan, coba kupas lagi. Insya Allah akan saya jawab / jelaskan. Tapi ingat, ISLAM adl agama yg benar dan suci, TIDAK BISA DIKALAHKAN oleh kepintaran siapa pun, KRN KEPINTARAN ITU justru datangnya hanya DARI ALLAH SEMATA ….

geekylady wrote
Lho? Allah boleh ngaku muhammad adalah rasulnya. Tapi kenapa dibawa2 ke setiap syahadat dan dipuja2 di setiap doa? Kenapa nggak bareng nabi2 / rasul2 yang lain kalo mesti banget disebutin? Nabi adam, ibrahim, isa, itu derajatnya lebih rendah dari muhammad ya cuma muhammad yang disebutin?
Lha? Kalo kristen kan udah kepercayaannya Yesus itu Tuhan, kita nggak pake bilang2 pada sumpah kita: kita percaya yesus juruslamat, dan rasul paulus/petrus/matius/yohanes/dll adalah utusanNya.

anda tahu darimana bhw muhammad dipuja2 di setiap doa? anda ngobrol dg muslim yg mana? pernah ga anda konsultasikan hal ini ke seorang ulama ato ustadz?

di dlm solat, semua recital dari awal (takbiratul ihram) sampai akhir (pengucapan salam), hanya berkisar pd pemuliaan Allah. kalo bukan pd pemuliaan Allah, maka recitalnya berupa bacaan ayat2 Alquran. kecuali, pd bagian doa attahiyat (posisi duduk attahiya) ada satu bait doa yg berisi selawat utk nabisaw, itu pun juga disandingkan dg salawat utk nabi ibrahim. jadi, total jenderal, semua bacaan dan gerakan (apalagi niatnya) hy ditujukan utk pemuliaan Allah.

dlm prosesi ibadah haji, semua ritualnya adl pertama, utk memuliakan Allah. kalo tidak tg pemuliaan Allah, maka utk penghormatan atas Ibrahim dan keluarga. ingat, semua ritual haji mengambil tempat di mekkah, bukan di medinah yg merupakan kota nabi. jadi, apa yg dilakukan jemaah haji, adl apa yg dilakukan oleh muhammad juga. artinya, kalo semua jemaah haji hanya memberikan pemuliaan kpd Allah, mk muhammad jg melakukan hal yg sama. memang, jemaah kalo naek haji ato umrah, pasti ke medinah juga utk salat arbain di mesjid nabawi, kota nabi. tapi itu sebenernya ga ada hubungannya dg keabsahan ibadah haji. singkat kata, dlm prosesi haji ato umrah, nama muhammad ga pernah disebut2, kecuali tadi, di dalam salat yg pun porsinya sangat sedikit. itu pun juga harus disandingkan dg nama Ibrahim sbg leluhurnya para nabi dan rasul.

pd malam takbiran, pasti anda pernah dengar takbirannya dari kaum muslim. pada takbiran itu, pada semua bait / line nya, tidak ada disebutkan nama muhammad ato yg laen. yg disebutkan hanya Asma Allah.

dlm prosesi penyembelihan qorban, para tukang jagal plus para pemilik hewan qorban plus semua hadirin, dilarang mengucapkan  salawat nabi (artinya menyebut nama Nabi Muhammad saw pada) PAS KETIKA hewan qorban itu disembelih. Yang boleh diucapkan hanyalah bait2 takbir yg berisi pujaan dan pujian kpd Allah swt.

Mengapa demikian??

Kalau pada saat penyembelihan hewan qurban, umat Muslim membacakan shalawat Nabi, maka hal itu akan menimbullkan kesan bahwa hewan sembelihan itu disembelih UNTUK MENDAPATKAN RIDHA MUHAMMAD. Itu tidak benar!

Itulah sebabnya, ketika terjadi prosesi sembelih hewan qurban, maka umat Muslim hanya diperintahkan untuk mengumandangkan:

  • Tahmid (memuja dan memuji Allah swt).
  • Takbir (membesarkan nama Allah swt).
  • Tahlil (mentiadakan tuhan selain Allah swt).

Nah skg di mana bukti dr perkataan anda bhw muhammad dipuja2 dlm doa?

katakanlah, anda sering mendengar muslim bersalawat utk muhammad. anda bertanya, bukankah salawat itu sendiri adl puja2an utk muhammad dlm doa? saya bilang, anda sesat.
ketika muslim bersalawat, pasti penyebutan salawat itu diimbangi dg penyebutan nama ibrahim. begini:

ya Allah, curahkan lah salam dan salawat atas diri MUHAMMAD dan keluarganya,
spt Engkau telah curahkan salam dan salawat atas diri IBRAHIM dan keluarganya.
ya Allah, curahkanlah keberkatan atas diri MUHAMMAD dan keluarganya,
spt Engkau telah curahkan keberkatan atas diri IBRAHIM dan keluarganya.
di dalam alam raya ini, Engkaulah Yang Maha Terpuji dan Maha Megah.

lbh lanjut, salawat di atas itu adl satu versi salawat. artinya, masih byk lagi versi yg lain. satu hal yg harus anda ingat, salawat versi yg diajarkan oleh muhammad hanyalah yg saya nukilkan di atas tsb. dg kata lain, hanya versi yg di atas itu yg KANON, yg benar2 diajarkan oleh muhammad. versi yg lain, yg tidak diajarkan muhammad, condong utk memuliakan Muhammad berlebih2an. muhamad pernah bersabda,

janganlah kamu berlebih2an dlm hal aku, spt org nasrani berlebih2an thd Isa ibnu Maryam

artinya apa?
artinya, kalo pun memang ada pribadi muslim yg berlebih2an dlm hal “memuja” muhammad, maka dia sesat; dia akan berseberangan dg Muhammad di alam baka. saya tulis dlm tanda kutip, karena sebenaranya islam tidak diturunkan utk memuja muhammad.

skg tg perkataan anda,

geekylady wrote
Kenapa nggak bareng nabi2 / rasul2 yang lain kalo mesti banget disebutin? Nabi adam, ibrahim, isa, itu derajatnya lebih rendah dari muhammad ya cuma muhammad yang disebutin?

saya tegaskan, TIDAK ADA LARANGAN UTK MENYANDINGKAN NAMA MUHAMMAD DG NAMA NABI2 LAIN (SELAIN IBRAHIM) spt Isa, Musa, Yusuf dll. bahkan dapat saya tegaskan, KALO BERSALAWAT, MAKA SANDINGKANLAH NAMA MUHAMMAD DG NAMA 23 NABI YG LAINNYA… krn pasti pahalanya pasti tambah besar.
tapi…., kan capek saaaaay……..

muhammad ngajarin salawat yg barusan saya nukilkan yg didalamnya disebutkan nama ibrahim. apa itu masih kurang? ibrahim adl BAPAK SEMUA NABI, demikian kepercayaan islam. kalo muhammad ngajarinnya begini,
“kalau kamu bersalawat untukku, maka sandingkanlah namaku itu dg nama ke 24 rasul yg lain…”
wah pasti ngerepotin umat manusia doong..??
terus anda berkata,

geekylady wrote,
Nabi adam, ibrahim, isa, itu derajatnya lebih rendah dari muhammad ya cuma muhammad yang disebutin

anda dpt bocoran dr mana?

Allah berfirman dlm Alquran bhw kaum muslim dilarang utk membeda2kan para nabi dg yg lainnya. ini ayatnya,
[2:136] Katakanlah (hai orang-orang mu’min): “Kami beriman kepada Allah dan apa yang diturunkan kepada kami, dan apa yang diturunkan kepada Ibrahim, Isma’il, Ishaq, Ya’qub dan anak cucunya, dan apa yang diberikan kepada Musa dan Isa serta apa yang diberikan kepada nabi-nabi dari Tuhannya. Kami tidak membeda-bedakan seorangpun diantara mereka dan kami hanya tunduk patuh kepada-Nya”.

[2:285] Rasul telah beriman kepada Al Qur’an yang diturunkan kepadanya dari Tuhannya, demikian pula orang-orang yang beriman. Semuanya beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya dan rasul-rasul-Nya. (Mereka mengatakan): “Kami tidak membeda-bedakan antara seseorangpun (dengan yang lain) dari rasul-rasul-Nya”, dan mereka mengatakan: “Kami dengar dan kami ta’at.” (Mereka berdo’a): “Ampunilah kami ya Tuhan kami dan kepada Engkaulah tempat kembali.”

Kemudian anda lanjut …..,

geekylady wrote,
Tapi kenapa dibawa2 ke setiap syahadat dan dipuja2 di setiap doa?

mengapa anda mempermasalahkan penyebutan nama muhammad dlm syahadat?

kalo syahadat hy berbunyi: AKU BERSAKI BHW TIDAK ADA TUHAN SELAIN ALLAH thok, terus, nanti itu akan merujuk kpd sistem agama yg mana? bisa islam (ajaran Muhammad), bisa kristen (ajaran paulus dan konsili nikea), ajaran yahudi, ajaran bahai, ajaran zoroaster, ajaran majusi, hindu , buddha dll. iya ga? terus buat apa gunanya muhammad cape2 diutus keduna, dan buat apa semua muslim bersahadat?

umpamanya saja, saya bilang ke anak buah saya, “tolong beliin nasi padang”. warung nasi padang kan buanyak. ‘Rasa’ nya ga tau kayak gimana. tapi saya harus bilang, “@tolong beliin nasi padang @di salero basamo”, misalnya. dah spesifik kan? ga bakalan sesat kan? ga bakalan gondok kan??

>>>>>

sekian dialog saya dg geekylady ….

nah dari paragraf di atas, jelas bhw islam mengajarkan, bhw islam mengajarkan bhw SEBAIKNYA muslim juga bersalawat utk nabi2 lainnya, selain Muhammad. TIDAK ADA LARANGAN bagi kaum muslim utk bersalawat kpd selain Muhammad saw ….

potongan ayat Kami tidak membeda-bedakan antara seseorangpun (dengan yang lain) dari rasul-rasul-Nya jelas2 mengindikasikan bhw TIDAK ADA LARANGAN bagi muslim mana pun utk bersalawat kpd selain Muhamad…. bahkan ayat tsb mengindikasikan, bhw AKAN BERPAHALA BESAR jika muslim bersalawat juga kdp nabi2 yg lainnya …..

hanya karena muslim TIDAK PERNAH bersalawat kepada selain Muhammad, maka itu dapat diartikan bhw hanya Muhammad lah yg MINTA DISALAWATKAN oleh umatnya. TIDAK demikian …. jangan terkecoh ….

coba lihat para peziarah muslim ke tanah para nabi2 spt mesir, turki ato yordania ato irak. di negeri2 itu terdapat banyak makam para nabi2 terdahulu. kesanalah para muslim berziarah. nah di makam para nabi2 tsb, setiap muslim berdoa dan bersalawat kpd nabi yg bersangkutan ….

ini menandakan apa??

menandakan bhw, TIDAK BENAR bhw Muhammad belum dijamin masuk surga (shg harus didoakan umatnya dlm bentuk salawat). kalo memang benar bhw Muhammad TIDAK dijamin masuk surga, maka implikasinya, semua nabi Allah dari Adam hingga Muhammad (termasuk Isa as) TIDAK DIJAMIN masuk surga dooooong ….. soalnya tuh, semua nabi juga BERHAK utk mendapatkan salawat dari umatnya masing2, dan juga dari kita2 ini, umatnya nabi Muhammad ….

masalahnya, karosetan dan yahudi, agama pendahulu islam, TERLANJUR tidak dirancang sbg agama yg sempurna oleh Allah, shg JEJAK AJARAN dari agama tsb tidak terekam dg baik dan diketahui oleh dunia jaman sekarang ini….

apa maksudnya??

maksudnya adl, sebenarnya yahudi (ah karosetan engga! agama karosetan hanyalah SEMPALAN doang. itu diakui oleh para sejarawan) juga mengajarkan spy umatnya bersalawat kpdd nabi2 mrk …. tapi akhirnya ajaran tsb HILANG di tangan2 jahil …

Coba kita cermati lebih dalam lagi ….

Islam mengajarkan bahwa di dalam penyebutan nama semua Nabi, maka akhiri lah dengan ucapan ALAIHIS SALAAM … disingkat AS. Misalnya Nabi Yusuf AS, Nabi Yakub AS dan seterusnya ….

Kata ALAIHIS SALAAM adalah berarti SEMOGA KESELAMATAN (DARI ALLAH) atasnya ….. dengan kata lain, ungkapan itu berarti DOA KESELAMATAN…

Dari sini jelas, bukan Muhammad Saw saja YANG MINTA DIDOAKAN oleh kaum Muslim. Namun semua Nabi pun juga MINTA DIDOAKAN oleh kaum Muslim …. Lantas kalau kaum Muslim MENDOAKAN / BERSALAWAT kepada Muhammad Saw, kok kaum jidat kapirit pada kejang2 begijuh…????

Itu pun pada dasarnya, ungkapan ALAIHIS SALAAM untuk semua Nabi mau pun SALALLAHU ALAIHI WAS SALAAM untuk Nabi Muhammad Saw BUKAN BERARTI DOA KESELAMATAN, melainkan hanya BENTUK COMPASSION dari seorang umat kepada sang Nabi. Tidak lebih dari itu….. Tidak mungkin seorang Nabi PUNYA KEMUNGKINAN untuk masuk Neraka, untuk Nabi mana pun! Kalau ada seorang Nabi yang masuk Neraka, maka Allah nya lah yang keliru, telah salah memilih orang untuk diangkat jadi Nabi. Maka apakah mungkin Allah keliru di dalam memilih seorang Nabi? Subhanallah Amma Yusifuun – Maha Suci Allah dari apa yang mereka sifatkan kepadaNya ……

Allah memberikan jaminan bahwa Nabi Muhammad akan masuk surga:

Agar Allah mengampuni dosamu (Muhammad) yang telah lalu dan yang akan datang serta menyempurnakan nikmatNya kepadamu dan menunjukimu jalan yang lurus. (Qs 48:2)

Allah memberikan jaminan bahwa Nabi Muhammad yang pertama masuk surga:

Hadis riwayat Anas bin Malik, ia berkata:
Rasulullah Shallallahu alaihi wassalam bersabda: “Aku datang ke pintu surga pada hari kiamat, lalu aku meminta supaya pintu surga dibuka. Penjaga surga bertanya : “Engkau siapa?” Saya menjawab: “Muhammad!” Lalu dia berkata : “Saya diperintahkan, supaya tidak membukakan pintu surga kepada siapapun sebelum engkau”

Allah memberikan jaminan bahwa 10 sahabat Nabi masuk surga:

Dan orang-orang yang terdahulu lagi yang petama-tama (masuk Islam) di antara orang-orang Muhajirin dan Anshar dan orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik, Allah ridho kepada mereka dengan mereka dan mereka ridho kepada Allah. Allah menyediakan bagi mereka surga-surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai. Mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Itulah kemenangan yang agung.” (Qs At-Taubah : 100)

Berikut ini 10 orang sahabat Rasul yang dijamin masuk surga (Asratul Kiraam).

1. Abu Bakar Siddiq ra.

Beliau adalah khalifah pertama sesudah wafatnya Rasulullah Saw. Selain itu Abu bakar juga merupakan laki-laki pertama yang masuk Islam, pengorbanan dan keberanian beliau tercatat dalam sejarah, bahkan juga didalam Quran (Surah At-Taubah ayat ke-40) sebagaimana berikut : “Jikalau tidak menolongnya (Muhammad) maka sesungguhnya Allah telah menolongnya (yaitu) ketika orang-orang kafir (musyrikin Mekah) mengeluarkannya (dari Mekah) sedang dia salah seseorang dari dua orang (Rasulullah dan Abu Bakar) ketika keduanya berada dalam gua, diwaktu dia berkata kepada temannya:”Janganlah berduka cita, sesungguhya Allah bersama kita”. Maka Allah menurunkan ketenangan kepada (Muhammad) dan membantunya dengan tentara yang kamu tidak melihatnya, dan Allah menjadikan seruan orang-orang kafir itulah yang rendah. Dan kalimat Allah itulah yang tinggi. Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.”

Abu Bakar Siddiq meninggal dalam umur 63 tahun, dari beliau diriwayatkan 142 hadits.

Suatu hari Rasulullah duduk di atas sumur Ariis sedangkan Abu Musa al-Asy’ari menjaga pintunya. Kemudian Abu Bakar datang lalu mohon izin, maka Rasulullah bersabda kepadanya. ‘Suruhlah dia masuk dan beritahukan dia akan masuk surga …”. (HR. Bukhari)

2. Umar Bin Khatab ra.

Beliau adalah khalifah ke-dua sesudah Abu Bakar, dan termasuk salah seorang yang sangat dikasihi oleh Nabi Muhammad Saw semasa hidupnya. Sebelum memeluk Islam, Beliau merupakan musuh yang paling ditakuti oleh kaum Muslimin. Namun semenjak ia bersyahadat dihadapan Rasul (tahun keenam sesudah Muhammad diangkat sebagai Nabi Allah), ia menjadi salah satu benteng Islam yang mampu menyurutkan perlawanan kaum Quraish terhadap diri Nabi dan sahabat. Dijaman kekhalifaannya, Islam berkembang seluas-luasnya dari Timur hingga ke Barat, kerajaan Persia dan Romawi Timur dapat ditaklukkannya dalam waktu hanya satu tahun. Beliau meninggal dalam umur 64 tahun karena dibunuh, dikuburkan berdekatan dengan Abu Bakar dan Rasulullah dibekas rumah Aisyah yang sekarang terletak didalam masjid Nabawi di Madinah.

3. Usman Bin Affan ra.

Khalifah ketiga setelah wafatnya Umar, pada pemerintahannyalah seluruh tulisan-tulisan wahyu yang pernah dicatat oleh sahabat semasa Rasul hidup dikumpulkan, kemudian disusun menurut susunan yang telah ditetapkan oleh Rasulullah Saw sehingga menjadi sebuah kitab (suci) sebagaimana yang kita dapati sekarang. Beliau meninggal dalam umur 82 tahun (ada yang meriwayatkan 88 tahun) dan dikuburkan di Baqi’.

4. Ali Bin Abi Thalib ra.

Merupakan khalifah keempat, beliau terkenal dengan siasat perang dan ilmu pengetahuan yang tinggi. Selain Umar bin Khatab, Ali bin Abi Thalib juga terkenal keberaniannya didalam peperangan. Beliau sudah mengikuti Rasulullah sejak kecil dan hidup bersama Beliau sampai Rasul diangkat menjadi Nabi hingga wafatnya. Ali Bin Abi Thalib meninggal dalam umur 64 tahun dan dikuburkan di Koufah, Irak sekarang.

5. Thalhah Bin Abdullah ra.

Masuk Islam dengan perantaraan Abu Bakar Siddiq ra, selalu aktif disetiap peperangan selain Perang Badar. Didalam perang Uhud, beliaulah yang mempertahankan Rasulullah Saw sehingga terhindar dari mata pedang musuh, sehingga putus jari-jari beliau. Thalhah Bin Abdullah gugur dalam Perang Jamal dimasa pemerintahan Ali Bin Abi Thalib dalam usia 64 tahun, dan dimakamkan di Basrah.

6. Zubair Bin Awaam

Memeluk Islam juga karena Abu Bakar Siddiq ra, ikut berhijrah sebanyak dua kali ke Habasyah dan mengikuti semua peperangan. Beliau pun gugur dalam perang Jamal dan dikuburkan di Basrah pada umur 64 tahun.

7. Sa’ad bin Abi Waqqas

Mengikuti Islam sejak umur 17 tahun dan mengikuti seluruh peperangan, pernah ditawan musuh lalu ditebus oleh Rasulullah dengan ke-2 ibu bapaknya sendiri sewaktu perang Uhud. Meninggal dalam usia 70 (ada yang meriwayatkan 82 tahun) dan dikuburkan di Baqi’.

8. Sa’id Bin Zaid

Sudah Islam sejak kecilnya, mengikuti semua peperangan kecuali Perang Badar. Beliau bersama Thalhah Bin Abdullah pernah diperintahkan oleh rasul untuk memata-matai gerakan musuh (Quraish). Meninggal dalam usia 70 tahun dikuburkan di Baqi’.

9. Abdurrahman Bin Auf

Memeluk Islam sejak kecilnya melalui Abu Bakar Siddiq dan mengikuti semua peperangan bersama Rasul. Turut berhijrah ke Habasyah sebanyak 2 kali. Meninggal pada umur 72 tahun (ada yang meriwayatkan 75 tahun), dimakamkan di baqi’.

10. Abu Ubaidillah Bin Jarrah

Masuk Islam bersama Usman bin Math’uun, turut berhijrah ke Habasyah pada periode kedua dan mengikuti semua peperangan bersama Rasulullah Saw. Meninggal pada tahun 18 H di urdun (Syam) karena penyakit pes, dan dimakamkan di Urdun yang sampai saat ini masih sering diziarahi oleh kaum Muslimin.

Allah memberikan jaminan bahwa 70.000 umat Nabi Muhammad akan masuk surga tanpa hisab:

Imam Bukhari di dalam kitab shahihnya telah meriwayatkan sebuah hadits dari Ibnu Abbas Radhiyallahu ‘Anhu, dari Nabi Shalallahu ‘Alaihi Wassalam bahwa beliau berkata:

Ditampakkan beberapa umat kepadaku, maka ada seorang nabi atau dua orang nabi yang berjalan dengan diikuti oleh antara 3-9 orang. Ada pula seorang nabi yang tidak punya pengikut seorangpun, sampai ditampakkan kepadaku sejumlah besar. Aku pun bertanya apakah ini? Apakah ini ummatku? Maka ada yang menjawab: ‘Ini adalah Musa dan kaumnya,’ lalu dikatakan, ‘Perhatikanlah ke ufuk.’ Maka tiba-tiba ada sejumlah besar manusia memenuhi ufuk kemudian dikatakan kepadaku, ‘Lihatlah ke sana dan ke sana di ufuk langit.’ Maka tiba-tiba ada sejumlah orang telah memenuhi ufuk. Ada yang berkata, ‘Inilah ummatmu, di antara mereka akan ada yang akan masuk surga tanpa hisab sejumlah 70.000 orang. Kemudian Nabi Shalallahu ‘Alaihi Wassalam masuk tanpa menjelaskan hal itu kepada para shahabat. Maka para shahabat pun membicarakan tentang 70.000 orang itu. Mereka berkata, ‘Kita orang-orang yang beriman kepada Allah dan mengikuti rasul-Nya maka kitalah mereka itu atau anak-anak kita yang dilahirkan dalam Islam, sedangkan kita dilahirkan di masa jahiliyah.’ Maka sampailah hal itu kepada Nabi Shalallahu ‘Alaihi Wassalam, lalu beliau keluar dan berkata, ‘mereka adalah orang yang tidak minta diruqyah (dimanterai), tidak meramal nasib dan tidak mita di-kai, dan hanya kepada Allahlah mereka bertawakkal.” [HR. Bukhari 8270]

Dari penjelasan di atas sudah jelas bagi kita, bahwa Muhammad Saw SUDAH DIJAMIN masuk Surga, WALAU PUN tidak ada seorang Muslim yang bersalawat kepada nya ….

Bersalawat adalah perbuatan yang dilakukan oleh seorang Muslim SUPAYA Muslim tersebut mendapatkan pahala dari Allah. Jadi, salawat itu MANISNYA bukan untuk Muhammad Saw, namun MANISNYA untuk yang bersalawat tersebut ….. MANIS YANG DIDAPAT Muhammad berasal dari Allah….., bukan dari salawat ….

Begitu juga dengan salawat kepada Nabi Nabi lainnya…. MANIS dari salawat kepada semua Nabi tersebut bukan lah untuk Nabi Nabi ybs, namun untuk yang bersalawat, karena setiap Nabi sudah DIJAMIN MANIS UNTUK MASUK SURGA ……

ZEKIAN dulu penjelasan yg membawa jidat ini kpd KEAGUNGAN islam ….

terbukti kan, bhw islam itu memang SELALU BENAR, AGUNG DAN ILMIAH??

by Salam Musa » Wed Oct 13, 2010 2:05 pm

Katakanlah, ” Aku tidak kuasa mendatangkan manfaat dan tidak pula kuasa menolak mudarat untuk diriku kecuali dikehendaki Allah. ………….”. (Surat 7 Al Araaf ayat 188)

“Katakanlah, “Aku tidak kuasa menolak mudarat dari diriku dan tidak mendatangkan manfaat kecuali dikehendaki Allah. ………………”. (Surat 10 Yuunus ayat 49)

Kalau itu benar…bukankah bertentangan dengan Judul “Allah menjamin Nabi Muhammad masuk surga”!

Tunjukkan ayat bible yang menjelaskan bahwa nabi2 dari adam hingga Isa Almasih…..,

>>BERKUASA MENOLAK MUDHARAT DARI DIRI MEREKA MASING2

=DAN=

>> BERKUASA MENDATANGKAN MANFAAT WALAU TANPA DIKEHENDAKI / IJIN ALLAH.

Bias nggak?? Adanggak??
Bisanggak menunjukkan dan membuktikan bhw nabi2 jaman pra muhamad berkuasa mendatangkan manfaat / mukjizat ,dan berkuasa menolak semua mudharat??

Apa seeh bedanya antara nabi Muhammad dg nabi2 pra Muhammad??

6 Responses

  1. pertamanya gan …..,😀
    jawab apa bingung aq😀


    Sent on a phone using T9space.com

  2. bilang aja bingung … he he he he …

    saya anjurkan, untuk insaf..

    terima kasih.

  3. wajar aja kalo bingung….
    pergunakanlah AKAL anda.!

    jangan “satu” dibilang “tiga”,
    “tiga” dibilang “satu”.

    1=3 (baca: satu samadengan tiga).
    hanya binatang yang tidak bingung,….
    karena binatang tidak punya AKAL.

  4. MAAF PARA SAHABAT NON MUSLIM, KALAU MAU TAHU ISLAM SILAHKAN BELAJAR SAMA ULAMA, JANGAN MERUSAK MENTAL ANDA SENDIRI, KARENA MENJELEKKEN ORANG LAIN HAKEKATNYA EDALAH MENJELEKKAN/MERENDAHKAN DIRI SENDIRI, TRIM

  5. ini salah satu contoh org pintar jadi bisanya mintari orang,

  6. Aaaah!!! Tong kosong g usah mencari yg dirmu belum tau…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: