Korban Pemurtadan Dipaksa Baca Injil dan Dianiaya

Selasa, 15 Maret 2005  19:50:00

Korban Pemurtadan Dipaksa Baca Injil dan Dianiaya

Laporan: Arie Luki Hardianti


Bandung-RoL — Jaksa penuntut umum (JPU) menghadirkan empat orang saksi dalam sidang lanjutan perkara pemurtadan dengan terdakwa Elwin Kawilarang, Bambang Sutrisna, dan Dede Nurjanah.

Dalam kesaksiannya, keempat saksi yang juga korban pemurtadan, mengaku dipaksa membaca Injil dan dianiaya oleh para terdakwa. Keterangan para saksi, antara lain Warso bin Karyono, Uminah (istri Warso), Mutmainah,
dan Siti Dariah, disampaikan dalam sidang yang dipimpin hakim ketua Hari Budi, SH, di Pengadilan Negeri (PN) Bandung, Selasa (15/3).

Menurut penuturan Warso, salah seorang saksi, dirinya dipaksa menuruti kemauan Elwin dan Bambang.

”Saya dipaksa membaca Injil dan harus mengeluarkan air mata bertobat terhadap Tuhan Yesus. Kalau tidak bisa, saya diancam, mata saya mau dicongkel pakai pisau lipat,” tutur Warso dalam kesaksiannya. Selain
dipaksa membaca Injil, kata Warso, dirinya juga dipukul oleh Bambang dan Elwin di bagian wajah, kepala, dan punggung. Sementara saksi Mutmainah, adik ipar Warso, mendapat perlakuan yang paling sadis. ”Saya dianggap kuntilanak,” cetusnya.

Karena itu, kata Mutmainah, kepalanya ditusuk-tusuk dengan pisau dan dipantek paku sampai berdarah. Para terdakwa, imbuh dia, juga memintanya segera bertobat. Tak hanya itu, imbuh dia, pada suatu malam, tubuhnya dipukul dengan batang sapu lidi hingga luka. ”Badan saya kemudian dipukul dengan kursi dan di seluruh tubuhnya dilumuri garam oleh Bambang,” paparnya.

Pada hari Ahad, sambung Mutmainah, ia dipaksa ke gereja dan ikut perkumpulan (kebaktian-red). Setelah selesai mengikuti kebaktian, ia pulang ke rumah. ”Tapi sampai di rumah saya dipukul lagi karena tidak memberi uang sumbangan di gereja,” tutur gadis berusia 18 tahun ini.

Sedangkan terdakwa Elwin dan Bambang, lebih banyak terdiam dan mengakui perbuatannya, saat hakim menanyakan keterangan saksi. Sementaar itu, terdakwa Dede Nurjanah, tertunduk lesu dan sesekali menangis di ruang sidang. Ia sempat menyangkal bahwa dirinya dikatakan memukul korban sampai tiga kali. Bantahan terdakwa itu langsung  di- protes Mutmainah.

Dalam perkara ini, jaksa menjerat tiga terdakwa dengan pasal 170 ayat 2 ke-1 KUHP, jo pasal 64 ayat 1 KUHP dan pasal 289 KUHP jo pasal 55 ayat 10 ke-1 KUHP. Dengan pasal tersebut, para terdakwa terancam hukuman penjara maksimal tujuh tahun.

Di luar ruang sidang, puluhan massa dari Barisan Anti Pemurtadan (BAP) Forum Ulama Ummat Indonesia (FUUI) dan Tim Anti Pemurtadan (TAP) MUI Kota Bandung, melakukan aksi solidaritas untuk Warso dan keluarga. ”Harusnya terdakwa juga dijerat pasal 333 tentang Kebebasan Beribadah. Tapi sekarang berita acara pemeriksaan belum dimasukkan juga,” tutur Ketua BAP, Muhammad Mu’min.

Dalam orasinya, aktivis BAP itu menuntut agar hakim bertindak adil dalam menangani perkara ini. Menurut mereka, persidangan tersebut akan terus dipantau. ”Kami akan terus memantau persidangan ini. Kami hadir di tempat ini tidak dibayar,” tutur salah seorang aktivis.


© 2005 Hak Cipta oleh Republika Online

Note: This email has been scanned by Indosat VirusWall Systems
_______________________________________________
formiskat mailing list
formiskat@groups.plnkalbar.co.id
http://groups.plnkalbar.co.id/mailman/listinfo/formiskat

9 Responses

  1. Kacau nih pengikut karosetan, segala cara ditempuh untuk pemurtadan. Apa yang sebetulnya mereka cari ?

    • yg mereka cari:
      1.masuk neraka rame2.
      2. dg jadi mayoritas karosetan, maka mereka bebas berjina, mabok2an, judi, bugilmassal di tengah kota ….. makan babi rame2 … menghina nabi2 dan malaikat2 Allah rame2 …………

      wrrrrrrrrrrrrrr………!!!

    • i’s good..

  2. itu adalah salah satu peringatan bagi kaum muslim telah datangnya dajjal, yg dimana bahwa manusia hanya memandang sebelah mata, sama seperti ciri ciri dajjal yg cacat sebelah matanya..

    • Sdr, Indah, jikalaupun kristenisasi itu benar-benar ada, berarti iman muslimnya yang tidak kuat, lagian kalau hanya karena indomie orang islam mau masuk kristen, koq harga umat islam itu murah sekali ya, lalu bagaimana kalau ada orang budha yang mau memberikan sepeda motor apa umat islam yang sudah mauk kristen pindah lagi jadi agama budha, dan mengapa anda melihat kristenisasi tapi menutup mata dengan islamisasi dan arabisasi indonesia bahkan dunia, yang ingin mengajak umat lain agar masuk islam dan dengan cara-cara halus bahkan cara-cara kotor.

    • to sdr irfan. u kl coment, yg realistis bro. coba Dari dulu Agama Islam menyebarkan Agamanya dengan cara yg bijak. Sejarah membuktikan , Agama Islam masuk di Tanah Tercinta ini melaui Para Wali Songo yg sangat santun dan Arif terhadap penduduk pribumi, BEDA dengan Agama Kristen masuk ke Indonesia melalui Para Penjajah Komfeni Belanda dan Portugis sukanya memperkosa dan membantai penduduk pribumi dan sampai saat ini ingin westerisasi indonesia INGAT BRO. agam kristen dari Barat. NGACA bro!!!

  3. jangan hiraukan koment miring, kebenaran sejati kita
    uji disini :
    https://www.facebook.com/tewel.onanian
    http://bestchristus.wordpress.com/3-2/

  4. Para karosetan mending kluar aja deh dari Bumi Indonesia ini, krn Indonesia ini tidak pernah dimerdekakan dengan kata haleluya, tp Indonesia ini dimerdekakan dengan kata “ALLAH AKBAR”

    • Benar om. lebih spesifiknya, indoneisa dimerdekakan dengan kalimat دعونا يمارس الجنس

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: