Adam-story Bag 09

Ketika Ibrahim  mencapai Mekah, maka ia melihat Ka’bah kala itu hanya tinggal puing-puing yang berserakan. Banjir Besar dan lamanya waktu benar-benar telah menghancurkan hampir keseluruhan struktur bangunan Ka’bah tersebut.

Ketika Ishmail telah beranjak dewasa, Tuhan memerintahkan dia dan ayahnya, Ibrahim,  untuk merenovasi Ka’bah tersebut. Timbul suatu masalah, baik ishmail mau pun Ibrahim  tidak mengetahui Ka’bah itu akan direnovasi menjadi seperti apa, karena baik ishmail dan Ibrahim  tidak mempunyai kenangan / pengetahuan sama sekali tentang bentuk asli dari Ka’bah tersebut.

Untuk itulah, Tuhan berseru: pandanglah ke langit di atasmu. Di sana akan Aku tunjukkan seperti apa kau berdua akan merenovasi Ka’bahKu itu.

Pada saat itulah, Tuhan membuka pintu langit seluas luasnya. Nun di langit sana, Tuhan memperlihatkan Baitul Makmur kepada Ibrahim  dan Ishmail.

Tuhan berkata: engkau harus membangun Ka’bah itu tepat seperti apa yang kau lihat di langit itu.

Penutup.

Apakah Baitul Makmur itu?

Di dalam keyakinan Islam, Baitul Makmur adalah tempat, rumah di dalam Alam keabadian, dan warnanya hitam pekat.

Islam mengajarkan bahwa ketika Tuhan memberitakan bahwa Tuhan akan menciptakan Adam maka semua malaikat mulai merasa cemas, apakah Tuhan hendak menciptakan Adam karena para malaikat itu memberikan penyembahan yang kurang kepada Tuhan mereka, sehingga hal itu membuat Tuhan merasa kecewa dan mencari penyembah yang lain. Oleh karena itulah seluruh malaikat membuat program untuk menyempurnakan penyembahan mereka kepada Tuhan, dengan keyakinan bahwa kalau kali ini para malaikat berhasil memberikan penyembahan yang sempurna, maka Tuhan akan menghentikan niatNya untuk menciptakan Adam.

Para malaikat itu bermohon kepada Tuhan: Tuhan kami, ijinkanlah kami membangun rumah, kemudian kami semua akan memasuki rumah tersebut sambil membesarkan namaMu tanpa henti-hentinya.

Tuhan berkata: perbuatlah olehmu.

Maka malaikat pun membangun rumah tersebut. Dan ketika telah selesai, maka mereka pun memasukinya satu demi satu dengan cara mengitarinya terlebih dahulu. Mereka mengitari rumah tersebut sambil terus memuji dan membesarkan nama Tuhan mereka. Sekali mereka masuk ke rumah itu, maka mereka tidak akan lagi keluar dari padanya untuk selama-lamanya.

Mengapa mereka harus mengitarinya terlebih dahulu sebelum memasukinya? Kalau sekerumunan manusia ingin memasuki suatu rumah sambil mengitarinya terlebih dahulu secara teratur, pastilah akhirnya mereka akan menjadi lebih dekat ke rumah tersebut; arus dari pengitaran itu akan ‘menyeret’ setiap individu untuk lebih dekat ke rumah tersebut. Hal itu memudahkan siapa pun untuk mendekati sang objek. Untuk itulah maksud dari pengitaran / circumambulation.

Islam mengajarkan bahwa seluruh malaikat itu tercipta dari cahaya. Oleh karena itu ketika ribuan jutaan malaikat itu mengitari rumah (baitul) tersebut untuk dapat memasukinya, pemandangan yang terjadi adalah seperti jutaan cahaya bergerak mengitari objek kehitaman (Baitul Makmur tersebut) yang tepat berada di tengahnya. Atau, apa pun yang bercahaya terang benderang, di mana pun ia berada, akan tersedot atau terseret oleh Baitul Makmur tersebut untuk kemudian masuk ke dalamnya. Dan sekali suatu objek (sang malaikat) masuk ke Baitul Makmur tersebut, maka malaikat itu tidak akan keluar daripadanya untuk selama-lamanya. Artinya, sang Baitul Makmur mempunyai kekuatan menarik / hisap yang luar biasa.

Pemandangan adanya titik hitam yang pekat, dan titik hitam itu dikelilingi oleh cahaya yang terang benderang yang terus mengitari titik hitam tersebut sehingga cahaya-cahaya tersebut masuk ke titik hitam tersebut, adalah apa yang dilihat Ibrahim  dan Ishmail di langit.

Berdasarkan pemandangan langit itulah, Ibrahim  dan Ishmail membangun kembali Ka’bah.

Jelas, haji (tepatnya thawaf di Ka’bah) di dalam Islam berarti,

  1. Men-theatrikal-kan dan menekankan pencarian manusia akan Tuhan;  Adam lah yang pertama melakukannya di dalam Surga kapan pun kalau Adam ingin berjumpa dengan Tuhannya. Kemudian Adam harus melakukannya lagi di Bumi kalau ia ingin berjumpa dengan Tuhan.
  2. Mengelilingi Ka’bah berarti melukiskan perbuatan para malaikat suci ketika mereka ingin memasuki kesucian yaitu Baitul Makmur untuk membuat kesan baik bagi Tuhan.

Sementara itu, secara ilmiah, manusia mengenal adanya fenomena yang luar biasa yang disebut dengan Blackhole dengan spesifikasi: bintang mati yang gelap di dalam ukuran dan massa yang luar biasa, di dalam balutan cahaya yang terang benderang, dan cahaya itu mengitari bintang mati tersebut, dan cahaya-cahaya terang itu akhirnya terhisap masuk ke dalam bintang gelap tersebut. Sekali cahaya tersebut masuk ke bintang / blackspot tersebut, maka cahaya itu tidak akan lagi bisa keluar untuk selama-lamanya.

Melihat adanya persamaan antara Baitul Makmur dengan Blakchole, maka apakah Baitul Makmur yang dilihat Ibrahim  itu adalah sang Blackhole yang menggemparkan Dunia sains itu?

Lubang hitam adalah sebuah pemusatan massa yang cukup besar sehingga menghasilkan gaya gravitasi yang sangat besar. Gaya gravitasi yang sangat besar ini mencegah apa pun lolos darinya kecuali melalui perilaku terowongan kuantum. Medan gravitasi begitu kuat sehingga 8kecepatan lepas di dekatnya mendekati kecepatan cahaya. Tak ada sesuatu, termasuk radiasi elektromagnetik yang dapat lolos dari gravitasinya, bahkan cahaya hanya dapat masuk tetapi tidak dapat keluar atau melewatinya, dari sini diperoleh kata “hitam”. Istilah “lubang hitam” telah tersebar luas, meskipun ia tidak menunjuk ke sebuah lubang dalam arti biasa, tetapi merupakan sebuah wilayah di angkasa di mana semua tidak dapat kembali. Secara teoritis, lubang hitam dapat memliki ukuran apa pun, dari mikroskopik sampai ke ukuran alam raya yang dapat diamati.

Landasan Teori

Teori adanya lubang hitam pertama kali diajukan pada abad ke-18 oleh John Michell and Pierre-Simon Laplace, selanjutnya dikembangkan oleh astronom Jerman bernama Karl Schwarzschild, pada tahun 1916, dengan berdasar pada teori relativitas umum dari Albert Einstein, dan semakin dipopulerkan oleh Stephen William Hawking. Pada saat ini banyak astronom yang percaya bahwa hampir semua galaksi dialam semesta ini mengelilingi lubang hitam pada pusat galaksi.

Adalah John Archibald Wheeler pada tahun 1967 yang memberikan nama “Lubang Hitam” sehingga menjadi populer di dunia bahkan juga menjadi topik favorit para penulis fiksi ilmiah. Kita tidak dapat melihat lubang hitam akan tetapi kita bisa mendeteksi materi yang tertarik / tersedot ke arahnya. Dengan cara inilah, para astronom mempelajari dan mengidentifikasikan banyak lubang hitam di angkasa lewat observasi yang sangat hati-hati sehingga diperkirakan di angkasa dihiasi oleh jutaan lubang hitam.

Asal Mula Lubang Hitam

Lubang Hitam tercipta ketika suatu obyek tidak dapat bertahan dari kekuatan tekanan gaya gravitasinya sendiri. Banyak obyek (termasuk matahari dan bumi) tidak akan pernah menjadi lubang hitam. Tekanan gravitasi pada matahari dan bumi tidak mencukupi untuk melampaui kekuatan atom dan nuklir dalam dirinya yang sifatnya melawan tekanan gravitasi. Tetapi sebaliknya untuk obyek yang bermassa sangat besar, tekanan gravitasi-lah yang menang

Pertumbuhannya

Massa dari lubang hitam terus bertambah dengan cara menangkap semua materi didekatnya. Semua materi tidak bisa lari dari jeratan lubang hitam jika melintas terlalu dekat. Jadi obyek yang tidak bisa menjaga jarak yang aman dari lubang hitam akan terhisap. Berlainan dengan reputasi yang disandangnya saat ini yang menyatakan bahwa lubang hitam dapat menghisap apa saja disekitarnya, lubang hitam tidak dapat menghisap material yang jaraknya sangat jauh dari dirinya. dia hanya bisa menarik materi yang lewat sangat dekat dengannya. Contoh : bayangkan matahari kita menjadi lubang hitam dengan massa yang sama. Kegelapan akan menyelimuti bumi dikarenakan tidak ada pancaran cahaya dari lubang hitam, tetapi bumi akan tetap mengelilingi lubang hitam itu dengan jarak dan kecepatan yang sama dengan saat ini dan tidak terhisap masuk kedalamnya. Bahaya akan mengancam hanya jika bumi kita berjarak 10 mil dari lubang hitam, dimana hal ini masih jauh dari kenyataan bahwa bumi berjarak 93 juta mil dari matahari. Lubang hitam juga dapat bertambah massanya dengan cara bertubrukan dengan lubang hitam yang lain sehingga menjadi satu lubang hitam yang lebih besar.

Access from,

http://id.wikipedia.org/wiki/Lubang_hitam.

Access date,

12:53 PM 9/22/2010.

Apa yang dilukiskan Tuhan di langit kala itu supaya Adam melihatnya dan kemudian menirunya di muka Bumi (dan itu adalah Ka’bah di Mekah) benar-benar mirip dengan spesifikasi Ka’bah. Bahkan arah perputaran nya pun sama antara yang mengitari Blackhole dengan Ka’bah. Itulah sebabnya semua jemaah haji ketika melakukan ibadah haji – khususnya thawaf, mereka harus berbusana putih, ihram selalu berwarna putih, supaya menyerupai cahaya putih yang berasal dari para malaikat ketika mereka mengitari Baitul Makmur.

Oleh karena itu, selain Ka’bah itu adalah duplikat dari yang aslinya yang di Surga, Ka’bah juga merupakan permisalan dari Baitul Makmur yang dibangun para malaikat. Dengan kata lain, Ka’bah adalah rumah yang dibangun para malaikat yang mengambil tempat di angkasa raya untuk membesarkan dan memuliakan nama Tuhan. Singkatnya, Ka’bah adalah ‘rumah berdoa’ bagi para malaikat.

Maka dengan citra yang Ibrahim  peroleh dari Allah, Ibrahim  dan Ishmail pun mulai merenovasi Ka’bah itu tepat seperti yang mereka lihat di langit. Ide dasarnya adalah, bahwa Ibrahim  harus dan akan membangun sesuatu di Bumi, sesuatu yang serupa dengan yang terlihat di langit yaitu Baitul Makmur. Oleh karena itu sesudah selesai pembangunannya, Ibrahim  memanggil semua manusia dari seluruh Dunia untuk berhaji ke Ka’bah itu, untuk mengelilinginya dari waktu ke waktu di dalam balutan busana ihram yang berwarna putih, supaya menjadi terlihat seperti penampakan ketika para malaikat sedang beredar mengelilingi Baitul Makmur supaya dapat memasukinya.

Tradisi, naluri untuk berhaji ke Ka’bah sebenarnya dimulai oleh panggilan Ibrahim  ini. Dan kemudian Tuhan membuat ibadah haji ini menjadi resmi pada masa Muhammad Saw. Oleh  karena itu, mengingat tidak ada satu pun yang  dapat menghentikan manusia untuk berhaji ke Mekah, maka jadi ada dua jenis haji yaitu haji jahiliyah dan haji Islamiyah, haji yang sejati.

Sesudah ibrrahim selesai merenovasi Ka’bah itu dan Ka’bah pun sudah berdiri dengan keagungannya, seorang malaikat turun dari langit membawa Hajarul Aswad, dan menyerahkannya ke tangan Ibrahim . kemudian Ibrahim  meletakkannya di dekat Ka’bah.

Tampaknya ketika Banjir Besar menghantam seluruh Dunia, Ka’bah pun ikut luluhlantak. Namun sebelum Banjir Besar itu mencapai Ka’bah, Tuhan telah menyelamatkan Hajarul Aswad dan mengutus seorang malaikat untuk mengambilnya naik ke langit. Dan ketika Ka’bah sudah direstorasi pada masa Ibrahim, maka Hajarul Aswad itu dikembalikan ke Ka’bah.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: