Hanya Adam as dan Muhammad Saw yang membangun rumah ibadah ….

Rumah ibadah di dalam agama Hindu disebut dengan Pura.

Rumah ibadah di dalam agama Buddha disebut Vihara.

Rumah ibadah di dalam agama Konghucu disebut Klenteng.

Rumah ibadah di dalam agama Islam disebut Masjid.

Rumah ibadah di dalam agama Karosetan disebut Gereja.

Rumah ibadah di dalam agama Yahudi disebut Sinagoga.

 

Dan untuk agama / kepercayaan lain, mungkin rumah ibadah mereka cukup disebut kuil, atau temple di dalam bahasa Inggris.

 

Dari semua rumah ibadah tersebut, di seluruh Dunia ini, TIDAK LEBIH merupakan rumah ibadah yang dibangun oleh umat dari agama masing-masing. Artinya, sejarah tidak pernah menulis bahwa suatu rumah ibadah dari suatu agama dibangun oleh Nabi / pendiri dari agama tersebut ….

 

Sebagai contoh. Adakah suatu pura yang dibangun oleh para Nabi dari agama Hindu, di tanah India? Atau di seluruh Dunia ini? Tidak ada. Semua pura yang ada di Dunia ini, adalah bangunan suci yang dibangun oleh para penganut agama Hindu yang taat. Hanya saja, mungkin akan dikatakan, bahwa pura tersebut diklaim / dipercaya sebagai tempat kelahiran sang dewa, atau mungkin tempat sang dewa singgah, masih banyak kemungkinan….

 

Begitu juga dengan agama Karosetan. Sejarah tidak pernah menulis bahwa Jesus pernah membangun Gereja di kota tertentu yang dia singgahi. Paling dekat, adalah Gereja di Negeri Palestina, yang dijadikan Gereja, yang diklaim sebagai tempat tinggal Jesus ketika masih hidup di tengah manusia …..

 

Namun bagaimana dengan Islam?

Islam sebagai agama yang sempurna, mempunyai penjelasan tersendiri yang jauh lebih sempurna.

 

Islam menggariskan, dan pun diakui oleh sejarah, bahwa hanya Adam as dan Muhammad Saw sajalah yang pernah membangun Masjid di muka Bumi ini…. Adam as membangun Ka’bah di Mekah, dan Masjid Aqsa di Yerusalem, sementara Muhammad Saw membangun Masjid Nabawi di Madinah ….

 

Pengecualian:

Nabi Ibrahim as hanya MENYEMPURNAKAN Ka’bah di Mekah.

Nabi Sulaiman as hanya MENYEMPURNAKAN / MEREHABILITASI Masjid Aqsa di Yerusalem.

 

Coba kita hitung-hitung dengan cermat.

Adam as adalah  manusia sekaligus sebagai Nabi pertama. Oleh karena itu ia berkewajiban untuk membangun rumah ibadah untuk menyembah Allah di muka Bumi ini. Sementara, Muhammad Saw adalah Nabi terakhir. Maka Muhammad Saw pun mempunyai kewajiban untuk menjadi PENUTUP dari pembangunan rumah ibadah di muka Bumi ini dengan membangun Masjid Nabawi.

 

Sebenarnya ada dua Masjid yang dibangun oleh Muhammad Saw, yaitu Masjid Nabawi di Madinah dan Masjid Quba di luar kota Madinah. Dengan demikian Muhammad Saw membangun dua Masjid. Hal ini sengaja dilakukan oleh Muhammad Saw, untuk mengisyaratkan bahwa Muhammad Saw adalah satu-satu nya Nabi setelah Adam as yang diberi wewenang untuk membangun rumah ibadah: Muhammad Saw mempunyai wewenang dan kebebasan untuk membangun Masjid sebanyak banyaknya di muka Bumi ini, karena hanya Muhammad Saw lah yang mempunyai wewenang untuk itu …..

 

Kalau kita renungkan lebih dalam lagi, apakah masuk akal bahwa ada seorang Nabi atau pendiri dari suatu agama tidak membangun rumah ibadah dari agama tersebut untuk umat pengikutnya? Bukan kah justru sang Nabi / pendiri agama tersebut harus menjadi contoh dan suri tauladan bagi para pengikutnya kelak dengan cara membangun rumah ibadah? Namun praktis, tidak ada satu Nabi / pendiri agama mana pun yang membangun rumah ibadah, kecuali Adam as dan Muhammad Saw….. Ajaib!!!

 

Kehendak Allah memang sudah terjadi. Kepada semua Nabi / Rasul / para pendiri agama tersebut, Allah tidak MEMBERI ILHAM sedikit pun kepada mereka untuk kebangkitan ide untuk membangun rumah ibadah; sedikit pun tidak! Padahal kita melihat bahwa semua Rasul / pendiri agama tersebut amatlah gigihnya di dalam menyebarkan dan meratakan agama mereka ke seluruh Dunia…  Begitu gigihnya, namun mengapa tidak sedikit pun tercetus ide untuk membangun rumah ibadah?

 

Allah memang sengaja, menjauhkan ide untuk membangun rumah ibadah dari semua Nabi / para pendiri agama tersebut, karena Allah Swt menggariskan bahwa ide untuk membangun rumah ibadah tersebut hanya MONOPOLI Adam as dan Muhammad Saw. Oleh karena itu, seperti apa pun jungkirbaliknya para Nabi / para pendiri agama tersebut di dalam kegigihannya di dalam menyebarkan agama mereka, tetap mereka tidak akan sampai pada fikiran untuk membangun rumah ibadah / kuil tersebut. Maka akhirnya, Dunia hanya melihat bahwa hanya Muhammad Saw dan Adam as sajalah yang pernah membangun rumah ibadah, di dalam hal ini Masjid.

2 Responses

  1. jelas tertulis bahwa raja sulaiman mendirikan rumah ibadah dgn semua bahan2 disediakan oleh ayahnya Daud,karena Allah tidak izinkan Daud mendirikan Bait Suci karena dia banyak berperang dan menumpahkan darah,Bait Suci yang sesungguhnya ada di bawah mesjid Al aqsa di Yerusalem karena konspirasi Islam.akan tiba saatnya masjid Al Aqsa akan dibongkar dan Bait Suci sesungguhnya akan bangkit dan itulah awal kiamat.

  2. orang islam yg sangat beriman kepada allohsubhanawataala akan masuk surga….kiamat itu untuk menyelamatkan agama islam agama allohsubhanawataala… kiamat membuktikan mana yg batil dan mana yg tidak batil.. kiamat meninggikan orang yg beriman kepada allohsubhanawataala dan sangat merendahkan orang yg tidak beriman kepada allohsubhanawataala…kiamat itu adalah pembuktian bahwa islam adalah agama yg sebenarbenarnya yg telah mendapat ridho restu dari allohsubhanawataala

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: