Jesus dan Muhammad Sebagai Mahaguru

Ada ungkapan di dalam kehidupan ini,

“Tidak mungkin murid lebih hebat dari sang guru…..”

Versi Jesus.

Semasa hidup nya, Jesus tidak memiliki banyak pengikut. Dapat dikatakan, mereka yang menjadi pengikut / murid Jesus, hanya:

  1. murid muridnya, yang jumlahnya hanya 12 orang
  2. ibunya sendiri yaitu Bunda Maria.

Kalau dihitung, mereka yang menjadi pengikut Jesus pasti tidak sampai 20 orang.

Kita pun termasuk sejarah melihat, bahwa ketika Jesus memberikan pengajaran atau sermon, banyak orang yang berhenti dan mendengar semua warta yang disampaikan Jesus. Tidak jarang dari mereka yang merasa positif akan semua point yang disampaikan Jesus.

Bahkan dikisahkan, Jesus pernah memberi hidangan / jamuan makan berupa roti kepada begitu banyak manusia, yang mana roti itu sebenarnya hanya sepotong, namun oleh Jesus roti itu dipecah-pecah untuk dibagikan kepada semua orang yang hadir, ajaibnya roti itu tidak pernah habis sehingga dapat memberi makan untuk ratusan manusia …

Mungkin dari kisah ini, kita dapat menyimpulkan bahwa Jesus mempunyai banyak pengikut (mungkin sampai ratusan atau ribuan), jika manusia yang hadir untuk menikmati hidangan roti yang diberikan Jesus dengan cara yang ajaib itu dapat dikategorikan sebagai pengikut ….

Namun tentunya hal itu diragukan.

Apakah ada alasan bagi kita untuk menyatakan bahwa manusia yang jumlahnya ratusan itu yang menghadiri jamuan roti yang  disediakan oleh Jesus adalah murid atau pengikut Jesus? Bukan kah mereka sebenarnya hanyalah sebatas MASSA CAIR??

Massa cair artinya, bahwa kehadiran atau keterlibatan mereka pada suatu event atau organisasi TIDAK BERSIFAT fixed dan pasti. Massa cair adalah keterlibatan yang bersifat tidak mengikat, atas dasar suka rela, dan bahkan mungkin bisa / diijinkan untuk BERGANTI pandangan / pemikiran.

Oleh karena itu dapat kita simpulkan, bahwa mereka yang menjadi pengikut Jesus secara massa kristal, tidak sampai 20 orang…. Selebihnya, hanya lah massa cair ..

Namun setelah 2000 tahun sejak masa kehidupan Jesus, para paus yang bertahta di Roma, yang sebenarnya adalah murid-murid Jesus, mempunyai pengikut yang jumlahnya mencapai milyaran…, yang membentang dari semua penjuru Dunia ini …

Dari sini dapat disimpulkan, bahwa Jesus sebagai maha guru, tidak mempunyai pengikut di dalam jumlah yang banyak. Namun di balik itu, para paus, uskup, pastur dan pendeta, yang merupakan murid Jesus, mempunyai milyaran pengikut. Hal ini seperti kita berfikir bahwa murid MENGALAHKAN guru, di mana sang guru adalah Jesus sendiri, dan murid adalah para paus maupun para uskup.

Kalau boleh memilih, pastilah Jesus akan lebih senang untuk memilih menjadi MURID saja daripada menjadi sang maha guru. Betapa tidak! Sebagai maha guru, Jesus tidak mempunyai / beroleh pengikut di dalam jumlah yang fantastis. Namun sebagai murid Jesus, semua uskup dan paus beroleh pengikut yang teramat banyak…. Kita tentunya tidak diijinkan untuk berfikir / menuduh bahwa Jesus adalah mahaguru yang bodoh, karena lebih memilih untuk menjadi mahaguru yang pengikutnya tidak banyak.  Atau, apakah kita diijinkan untuk percaya, bahwa MURID adalah lebih hebat dari sang mahaguru??

Ada dilema:

  1. Kalau kita percaya bahwa Jesus cerdas, maka mengapa karir nya tidak lebih hebat dari pada murid muridnya sendiri yang beroleh begitu banyak pengikut dibanding dirinya sendiri?
  2. Atau kita harus percaya bahwa Jesus adalah mahaguru yang bodoh, sementara semua muridnya (paus, uskup, kardinal dan lain lain) jauh lebih pintar dan cerdas di dalam hal beroleh pengikut.

Sebenarnya dilema itu dapat diselesaikan tanpa harus tetap di dalam kebingungan, yaitu dengan berkeyakinan bahwa,

Semua manusia yang jumlahnya milyaran itu yang menjadi pengikut agama karosetan yang mengekor di belakang para uskup maupun paus, adalah BATHIL semata. Semua manusia penganut karosetan itu adalah SIA-SIA di mata Tuhan Semesta Alam.

Kebalikannya, kalau kita tetap memaksakan kehendak untuk berkeyakinan bahwa milyaran manusia yang menjadi jemaat Gereja Jesus itu adalah BERMARTABAT di mata Tuhan Semesta Alam, maka dilema di atas kembali harus dijawab (dan itu sulit!)…………….:

Mungkin kah A, bahwa Jesus sebagai mahaguru adalah cerdas, namun karirnya tidak SEBAGUS karir murid-muridnya sendiri. Atau B, bahwa kita mau tidak mau harus percaya bahwa Jesus adalah mahaguru yang bodoh karena lebih memilih menjadi mahaguru ketimbang menjadi murid saja yang sukses beroleh banyak pengikut …..

Kita harus memilih kesimpulan yang paling mendekati kebenaran yang memuaskan:

  1. Tidak mungkin murid unggul daripada sang mahaguru.
  2. Kalau Jesus adalah mahaguru yang pengikutnya tidak sampai 20 orang, maka seharusnya murid Jesus (para paus, uskup, kardinal dan lain lain) hanya akan mempunyai murid yang jauh lebih sedikit dari 20 orang. Artinya, pada setiap jaman kehidupan gerejani, jumlah manusia yang menjadi jemaat Gereja tidak boleh lebih dari 20 orang. Itulah yang benar.
  3. Kenyataan nya pada 2000 tahun setelah masa kehidupan Jesus, jumlah manusia yang menjadi jemaat Gereja mencapai milyaran manusia. Artinya, kelebihan dari 20 orang itu (pada setiap jaman nya), adalah manusia-manusia yang Iman mereka terhadap ajaran Gerejani adalah SIA-SIA di mata Illahi, alias bathil…..

Itulah sebabnya, Jesus ketika berkhotbah, menyatakan bahwa dari semua orang yang mengikuti ajarannya, hanya 144.000 yang masuk Surga. Mengapa Jesus berkata demikian? Karena Jesus benar-benar memahami bahwa TIDAK MUNGKIN MURID MELEBIHI MAHAGURU. Pun dari pengajarannya soal angka 144.000 tersebut mungkin kita dapat ambil pandangan bahwa ketika Jesus masih hidup, jumlah manusia yang percaya kepada ajarannya berjumlah 144.000 orang. Dengan kata lain, massa kristal yang dimiliki / diraih oleh Jesus mencapai 144.000 orang.

Ingatlah akan ayat di Perjanjian Baru sendiri, di mana Jesus telah berkata dalam kaitannya dengan hubungan antara guru dan murid,

Matius 10:24 Seorang murid tidak lebih dari pada gurunya, atau seorang hamba dari pada tuannya.

 
Matius 10:25 Cukuplah bagi seorang murid jika ia menjadi sama seperti gurunya dan bagi seorang hamba jika ia menjadi sama seperti tuannya. Jika tuan rumah disebut Beelzebul, apalagi seisi rumahnya.

Maka jelaslah, kalau kita ingin mematuhi ajaran Perjanjian Baru, maka kita harus menyatakan bahwa banyaknya orang yang beragama karoSetan, maka iman mereka adalah bathil dan tertolak – mereka adalah Beelzebul, sang pangeran setan lengkap dengan anak-anaknya.

Versi Muhammad Saw.

Muhammad Saw, kalau kita posisikan di dalam kerangka guru-murid, maka ia adalah mahaguru. Sementara semua ulama maupun mufti yang tersebar di seantero Dunia adalah murid-muridnya. Tujuan hanya satu yaitu memperoleh pengikut sebanyak banyaknya.

Muhammad ketika hidup mempunyai / beroleh manusia sebagai pengikut alias massa kristal yang maksimal, baik yang berdomisili di Mekkah maupun di Madinah.

Anggaplah penduduk Mekkah kala itu berjumlah 600.000 orang, dan Madinah berjumlah 700.000 orang (saya tidak mengetahui angka pastinya. Hal itu tidak penting di dalam pembahasan ini). 600.000 penduduk Mekkah, sudah berhasil menjadi pengikut Muhammad sebagai massa kristal, dan pun 700.000 penduduk Madinah telah berhasil menjadi pengikut Muhammad sebagai massa kristal (massa kristal, maksudnya bukan sebatas massa cair). Artinya, ke-enamratus-enamratusribu-nya penduduk Mekkah telah menjadi pengikut Muhammad, dan ke-tujuhratus-tujuhratusribu-nya penduduk Madinah telah menjadi pengikut Muhammad.

Kita juga harus melihat, bahwa jumlah itu adalah di luar mereka yang tetap di dalam kekafiran, yang jumlahnya pastilah tidak signifikan. Jadinya, kalau kita kembali main angka, mungkin penduduk Mekkah kala itu berjumlah 620.000 orang. 600.000-nya telah menjadi pengikut Muhammad, dan 20.000 nya tetap di dalam kekafiran. Di Madinah, mungkin keseluruhan penduduk nya berjumlah 720.000 orang. 700.000-nya telah menjadi pengikut Muhammad, dan 20.000-nya tetap di dalam kekafiran sampai akhir hayat mereka. Jumlah 600.000 untuk Mekkah dan 700.000 untuk Madinah adalah kesuksesan yang sudah paling mentok, karena tidak mungkin ke-enamratusduapuluh-enamratusduapuluhribu-nya menjadi pengikut Muhammad di Mekkah. Karena kalau hal itu terjadi, maka dapat dikhawatirkan bahwa Muhammad telah melakukan PEMBERSIHAN ETNIS alias pemaksaan keyakinan. Kesuksesan tentu tidak dapat diartikan PEMAKSAAN, bukan? Yang penting, toh jumlah mereka yang berhasil diislamkan jauh lebih signifikan dibanding mereka yang gagal untuk diislamkan. Karena memang demikian lah hukum Alam. Kalau di Dunia ini hanya ada 1000 manusia, maka:

  1. Adalah mustahil bahwa ke-1000-nya menjadi Muslim.
  2. Pun mustahil bahwa ke-1000-nya kafir.

Itulah hukum Alam. Begitu kira-kira penjelasan fair nya.

Kemudian, baik angka 600.000 untuk Mekkah maupun 700.000 buat Madinah, bukan lah harus dilihat dari angkanya. Namun harus dilihat dari jumlah keseluruhan nya. Artinya, kalau lah penduduk Mekkah kala itu adalah 12 juta, maka pastilah ke-12-12juta nya menjadi pengikut Muhammad. Hanya karena kebetulan penduduk Mekkah kala itu adalah 620.000, maka jumlah keseluruhan yang menjadi pengikut Muhammad adalah 600.000; bukan harus 12 juta……, atau 18 juta, atau 1,5 milyar seperti jumlah Muslim di Dunia saat ini….

Nah bagaimana dengan para mufti atau ulama sebagai murid Muhammad? Kalau kita berpegang teguh pada pendirian bahwa tidak boleh murid itu melebihi sang guru, maka seharusnya para ulama maupun mufti itu tidak mempunyai pengikut / jemaah yang jumlahnya melebihi apa yang pernah diraih Muhammad Saw sebagai mahaguru mereka.

Tepat sekali. Sampai sekarang tidak ada satu ulama maupun mufti pun yang kesuksesannya melebihi kesuksesan Muhammad di dalam hal meraih banyak pengikut. Pada setiap kota wilayah tempat seorang mufti bekerja / berusaha untuk berdakwah, tidak pernah sampai terjadi bahwa pengikutnya mencapai semua populasi dari kota tersebut.

Kesimpulannya, begitu banyak nya jumlah kaum Muslim di Dunia saat ini, tetap berada di dalam refleksi hubungan keunggulan antara mahaguru dan murid. Jadinya, semua Muslim yang ada di Dunia ini, Iman mereka diterima di sisi Allah Swt.  Pun, katakanlah, pada suatu kota, seorang mufti berhasil membuat semua penduduknya beragama Islam alias menjadi pengikut Muhammad. Itu pun masih fair dan dapat diterima secara logika, karena Muhammad Saw sendiri semasa hidupnya berhasil mengislamkan seluruh penduduk Mekkah dan Madinah di samping mereka yang masih tetap di dalam keyakinannya semula. Amin!

Penutup.

Cara berfikir yang pendek yang diderita kaum karosetan menganggap bahwa banyak nya penganut karosetan di Dunia ini adalah BUKTI bahwa agama karosetan adalah agama yang benar dan agung….. Mereka berfikir bahwa banyak nya penganut karosetan adalah bukti bahwa agama karosetan adalah agama yang diridhai Tuhan Semesta Alam.

Namun bukan kah kita mempunyai cara berfikir yang logis, bahwa adalah mustahil seorang murid mengalahkan sang guru di dalam hal karir dan kesuksesan….

21 Responses

  1. yah terserah anda, kan mulut mulut anda sendiri mau menghibur diri seperti apa.
    Kuasa Allah Swt jg tidak terlihat nyata di dunia nyata, karena itu manusia suka menghibur diri dengan sinetron reliji yang kesannya kuasa Allah Swt tersebut secara instant dan immediately muncul.
    Lagi2 karena crita2 tersebut diperlukan untuk meyakinkan diri

    • Pertama.
      Anda kalo engga bisa menyanggah, ya udah bilang aja engga bisa menyanggah – yg mana itu artinya adalah bahwa artikel saya itu memang benar adanya.

      Kedua.
      lho kok anda jadi mengalihkan pembicaraan ke soal sinetron reliji?? sinetron itu kan cuma hiburan??

      inget gakk dg film seri little house on the prairie?? di film itu orang2 karosetan enak2 aja bikin kisah seolah mukjizat tuhan itu nyata. belum lagi film seri highway to heaven yg juga dibintangi oleh michael landon. sinetron ini juga meramu kisah2 konyol seolah tuhan karosetan itu nyata. ah apa iya??

      makanya, kalo mao mencacat agama orang, liat2 dolo dooong … tuh sendiri nya juga begitu!

    • terserah orang ngomong , kalau @islamthis gak menghargai sama aja menghina
      katanya islam gak menghina agama lain
      dasar boong

    • saya ga menghina agama lain.

      saya hanya mengungkapkan fakta ….

      beda in dooong …

  2. penjelasan yang tidak ilmiah,seorang murid tidak lebih dari muridnya,bukan soal jumlah pengikut,tapi lebih kepada Kapabilitas yang dimiliki oleh sang guru. Yesus dalam kapabilitasnya tidak mungkin dapat disamai oleh murid-muridnya.kayaknya cara penafsiran anda harus lebih ilmiah..tolong diskusi dengan cendikiawan Kristen jangan dengan tukang debat yang gak jelas..

    • yap ,kamu benar dalam hal ini ….

      kapabilitas jesus dalam hal meraih murid / pengikut JAUH DI BAWAH KAPABILITAS murid2nya sendiri ….

      jelas, kan???

    • Sy sarankan anda membuat tulisan ttg kehidupan muhammad saja. Jadi, di mata kafir ente bersahabat. Tapi, dlm tulisan ente, ente harus bisa memojokkan umat kafir. Jadi, seakan2 anda berdebat secara tdk langsung. Dan dari tulisan anda, sy sarankan anda pergi ke komunitas islam bidang kristolog, sy senang klo ente ikut komunitas itu.

  3. meragukan kecerdasan islamthis,bahkan orang yg menganut islam sendiri malu membaca artikel anda yg ketakar pola pikir yg cetek,mungkin anda mau jadi ustad tapi ga ada yg mau menngikuti di dunia nyata anda sehingga berkoar-koar tanpa mementingkan isinya di dunia maya dengan harapan utk mencari perhatian/atensi dari khalayak,kayanya anda harus belajar banyak ke para pemuka2 agama islam. cara anda ini tidak akan berhasil memperdalam iman ke islaman sesama umat islam,hanya akan menebar kebencian sehingga menodai keislaman itu sendiri,kan lebih enak kalau ditulisan anda ini mengenai kehidupan Nabi SAW yg penuh kedamaian atau mengenai ajaran2NYA yg patut ditiru,utk pencerahan bagi penganut islam lainnya.

    saya doakan anda akan menjadi pendakwah akan dicintai umatnya

    • SETUJU dengan @Piss!!!! Jangankan pola pikir & sudut pandang penulisan yang masih dangkal, pengemasan bahasanya pun terkesan terlalu ‘dipaksakan’ untuk terlihat intelek. Terlihat jelas bahwa penulis menggunakan tata bahasa yang ‘dipaksakan’ tersebut untuk memberi kesan bahwa apa yang dituliskan adalah benar secara absolut.
      ===========

      Islamthis,
      gak usah syirik! syirik tanda tak mampu ….
      yg penting maksudnya ude nyampe …..

      trima kasih ude mampir.

  4. Hati” ini adalah blog untuk mengadu domba antara islam dan nonmuslim lainnya … Wahai pembuat kerusakan ,, jangan lah kamu mengadu domba .. Karena akan merugikan dirimu sendiri …
    Dan satu catatan dr artikel tersebut “walau yesus kalah dlm pencapaian pengikut namun pastur dan pendeta” keristen menyebarkan agama yesus atas dasar dr yesus .. Jd tetaplah yesus sebagai maha guru. Karena ajarannya d pakai oleh para pengikutnya tuk d sebarkan” ..

  5. mohamad bejat dan firman dalam kantong saku semau dia buat fatwa dengan mengatas namakan yang maha perkasa dan maha maha heheheh supaya dia di percaya .wkwkwkwkwk

  6. mending orang jawa sopan dan halus menyembah gusti sang pencipta dari pada orang arab yang bejad pada allow nya tuhan=rabb allow siapa tuhh………batu aswad…………….heheheh
    Yesus lebih sempurna ………………puji Tuhan

  7. Harap diingat Yesus datang kedunia bukan mendirikan Agama ataupun cari pengikut melainkan memberikan pengajaran tentang moral, hubungan antara Tuhan dan manusia dan memberitakan tentang jalan keselamatan.
    Beda dengan muhammad yang mendirikan agama agar menjadi penguasa dan memanfaatkan para pengikutnya sebagai prajurit perang untuk menyebarkan agama, menjarah harta, dan memperkosa wanita wanitanya. Kenyataannya sampai sekarang sifat fanatisme berlebihan terhadap sekte keagamaan, merasa paling benar bukan membuat manusia lebih baik malah jadi lebih jahat. Muslim bunuh non muslim, non muslim bunuh muslim, muslim bunuh muslim, sampai sekarang masih memakan korban (sunni vs shiah di suriah)

    Ajaran Yesus membuat manusia lebih baik (KASIH)
    Ajaran Muhammad membuat manusia jadi jahat (Fanatisme)

    Yesus berkorban untuk umatnya
    Muhammad mengorbankan umatnya dalam peperangan.
    ============

    Islamthis,

    Harap diingat Yesus datang ke dunia bukan mendirikan Agama ataupun cari pengikut melainkan memberikan pengajaran tentang moral, hubungan antara Tuhan dan manusia dan memberitakan tentang jalan keselamatan.

    Nonsense!! Gaklucu!

    Beda dengan muhammad yang mendirikan agama agar menjadi penguasa dan memanfaatkan para pengikutnya sebagai prajurit perang untuk menyebarkan agama, menjarah harta, dan memperkosa wanita wanitanya.

    Agar menjadi penguasa?

    Hahahhaaa bukankah Jesus sekarang juga menjadi penguasa Dunia? Hahahaha ga usah bikin pernyataan bersayap begitu! Ngomong kok ga konsisten!

    Kalo masalah prajurit untuk berperang menyebarkan agama, ingatlah bahwa Islam tidak pernah menggunakan perang sebagai alat penyebaran agama. Perang adalah strategi untuk melindungi dan mempertahankan diri dari serangan musuh.

    Dan tanpa perang Islam sudah tersebar dengan baik dan merata.
    Masalah menjarah harta, dan memperkosa wanita-wanita, hahhahaha lihatlah tuh juga perlakuan Nabi daud dan salomo dalam Alkitab ….. sami mawon toew????

    Intinya, Jesus itu bukan Tuhan. Jadi ga masalah Anda mau ngomong apa di sini, karena yang jelas Jesus itu bukan Tuhan karena tidak ada bukti yang menguatkan bahwa Jesus adalah Tuhan. Dan apakah Anda di sini ingin membuktikan bahwa Jesus adalah Tuhan? Silahkan kalau Anda masih punya keberanian dan mau buang2 air ludah segentong sekalian! Karena itu tidak akan berhasil.

    Kenyataannya sampai sekarang sifat fanatisme berlebihan terhadap sekte keagamaan, merasa paling benar bukan membuat manusia lebih baik malah jadi lebih jahat. Muslim bunuh non muslim, non muslim bunuh muslim, muslim bunuh muslim, sampai sekarang masih memakan korban (sunni vs shiah di suriah)

    Harap diingat, bahwa Bunuh2an yang melibatkan kaum Muslim itu, sebenarnya adalah hasil rekayasa dan adudomba kaum kapirit Kristen untuk menghancurkan kaum Muslim. Ingat selalu ini buat selama2nya, karena Dunia kapirit sangat murka kalau melihat Muslim hidup dalam kedamaian. Kapirit Kristen dan Barat lah yang selalu adudomba Muslim supaya Muslim tidak mempunyai kekuatan untuk melawan Barat dan Israel. ingat itu dan jangan lupa lagi.

    Ajaran Yesus membuat manusia lebih baik (KASIH)
    Ajaran Muhammad membuat manusia jadi jahat (Fanatisme)
    Yesus berkorban untuk umatnya
    Muhammad mengorbankan umatnya dalam peperangan.

    Gapapa, karena yang penting intinya Jesus itu bukan Tuhan, dan Anda mau pun Kristen mana pun tidak dapat buktikan bahwa Jesus adalah Tuhan. Kalau Anda ingin buktikan bahwa Jesus adalah Tuhan silahkan buktikan di sini kalau masih punyak keberanian dan mau buang2 airludah segentong sekalian – karena itu tidak akan berhasil.

    • Pembuktian Yesus sebagai Tuhan sama sulitnya dengan membuktikan alloh sebagai Tuhan. Coba elo juga jelasin alloh juga seperti apa. Wajahnya. tinggi badannya, warna kulitnya, jenis kelaminnya, jenis rambutnya, warna bola matanya, jumlah jarinya ada berapa? Kalau jawabannya alloh itu tidak ada persamaannya yah sama aja elo juga gak tahu alloh itu tahan ato bukan?
      ============

      Islamthis,
      kalo allah dapat dilihat, wajahnya spt apa, apa warna rambutnya, apa jenis kelaminnya, mka itu berarti yg sdr lihat bukan allah, melainkan GONDDORUWO …. persis dg yg dianggap jesus itu hahahaha …

  8. mantap, penjelasan yg sangat logis jelas tegas dari islamthis

  9. terimakasih atas penjelasannya..
    sekarang ane mau bakar rumah karosetan yang ada di sebelah ane.

    ALLAHUAKBAR!!

  10. Bung islamthis..diskusi lagi yok…ahahayyy

  11. makasih pencerahan di atas ,,semoga kaum kafir dpt hidayah Allah,,

  12. dari catatan sejarah yg ditulis kristolog asing, secara objektif mereka menyatakan bahwa karir jesus sangat kecil alias minim prestasi dalam mengelola umatnya, jesus telah gagal menyebarkan ajaran ke kaumnya/ yahudi, terbukti yahudi sampai saat ini tidak mengikuti jesus, malahan yahudi menganggap jesus anak haram jadah, dan ibunya pezina. Jesus sangat berbeda dengan Musa, musa sukses menyiarkan agama kepada umatnya/yahudi. sementara jesus gagal total, malahan yang sangat unggul dalam prestasi pemelintiran penyiaran adalah paulus.

    sebenarnya yang membesar-besarkan jesus haya Karosetan saja, jesus hanya punya kelebihan dari segi mujizat tok tok, karena kelebihan mujizatnya itu hingga umatnya sesat mempertuhakan dirinya, beliau minim dalam hal perjuangan maupun inisiatif terbukti beliau hanya sibuk lari kesana kemari menyelamatkan diri.

    dari kisah-kasah tersebut sangat jelas Nubuat yang ada dalam Perjanjian lama, bahwa nabi yang akan muncul yang disebut seperti Musa bukan lah jesus, karena jesus sangat jauh beda dengan Musa dari segi usaha penyiaran dan pencapaian!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: