Mendoktrin Anak Membenci Agama Lain

Ada tuduhan, bahwa keluarga Muslim selalu mendoktrin anak-anak mereka untuk membenci agama lain, khususnya di dalam hal ini Kristen. Hal ini terlihat dari begitu banyaknya individu-individu Muslim yang membenci agama Kristen, dan juga terlihat dari munculnya pengakuan-pengakuan beberapa Muslim mengenai hal tersebut.

Namun di balik itu, juga terdapat tuduhan bahwa keluarga Kristen selalu mendoktrin anak-anak mereka untuk membenci agama dan umat Islam. Gereja bahkan mempunyai peran yang amat signifkan di dalam hal ini. Terdapat begitu banyak page di internet khususnya yang mengekspresikan kegelisahan seorang manusia Kristen yang teramat membenci Islam karena sejak kecil manusia ini selalu diarahkan oleh keluarganya yang Kristen taat untuk membenci agama Islam tersebut.

Jika suatu saat Suatu hal disebut tuduhan, maka saat berikutnya harus ada pembuktian untuk mengukuhan tuduhan tersebut. Jadi, benarkah bahwa keluarga Muslim selalu mendoktrin anak-anak mereka untuk membenci agama Kristen, dan benarkah bahwa keluarga Kristen plus Gereja selalu mendoktrin para yunior mereka untuk membenci agama Islam sedemikian rupa? Pertanyaan selanjutnya adalah, apakah fair bila suatu keluarga atau suatu institusi berbasis keagaman menanamkan kebencian kepada agama lain atas anggota-anggota mereka yang yunior?
Kita harus melihat dengan teliti bahwa ‘buah’ dari indoktrinisasi kebencian terhadap para yunior tersebut adalah kandasnya semangat tolerasi antar umat beragama di tengah masyarakat dan kehidupan berbangsa. Kita, siapa pun kita, harus mencegah kandasnya toleransi tersebut, atau setidaknya berjuang supaya semangat toleransi tetap semarak di tanah air ini.

Melihat Kenyataan.
Pertama. Kasus Tanjung Priok.
Senin, 10 September 1984. Seorang oknum ABRI beragama Katholik, Sersan Satu Hermanu, mendatangi mushala As-Sa’adah untuk menyita pamflet berbau ‘SARA’. Namun tindakan Sersan Hermanu sangat menyinggung perasaan ummat Islam. Ia masuk ke dalam masjid tanpa melepas sepatu, menyiram dinding mushala dengan air got, bahkan menginjak Al-Qur’an. Warga marah dan motor motor Hermanu dibakar. Buntutnya, empat orang pengurus mushala diciduk Kodim. Upaya persuasif yang dilakukan ulama tidak mendapat respon dari aparat. Malah mereka memprovokasi dengan mempertontonkan salah seorang ikhwan yang ditahan itu, dengan tubuh penuh luka akibat siksaan.

Rabu. 12 September 1984. Mubaligh Abdul Qodir Djaelani membuat pernyataan yang menentang azas tunggal Pancasila. Malamnya, di Jalan Sindang, Tanjung Priok, diadakan tabligh. Ribuan orang berkumpul dengan semangat membara, disemangati khotbah dari Amir Biki, Syarifin Maloko, Yayan Hendrayana, dll. Tuntutan agar aparat melepas empat orang yang ditahan terdengar semakin keras. Amir Biki dalam khotbahnya berkata dengan suara bergetar, “Saya beritahu Kodim, bebaskan keempat orang yang ditahan itu sebelum jam sebelas malam. Jika tidak, saya takut akan terjadi banjir darah di Priok ini”. Mubaligh lain, Ustdaz Yayan, bertanya pada jamaah, “Man anshori ilallah? Siapa sanggup menolong agama Allah ?” Dijawab oleh massa, “Nahnu Anshorullah ! Kami siap menolong agama Allah !” Sampai jam sebelas malam tidak ada jawaban dari Kodim, malah tank dan pasukan didatangkan ke kawasan Priok. Akhirnya, lepas jam sebelas malam, massa mulai bergerak menuju markas Kodim. Ada yang membawa senjata tajam dan bahan bakar. Tetapi sebagian besar hanyalah berbekal asma’ Allah dan Al-Qur’an. Amir Biki berpesan, “Yang merusak bukan teman kita !”

.

Di Jalan Yos Sudarso massa dan tentara berhadapan. Tidak terlihat polisi satupun, padahal seharusnya mereka yang terlebih dahulu menangani (dikemudian hari diketahui, para polisi ternyata dilarang keluar dari markasnya oleh tentara). Massa sama sekali tidak beringas. Sebagian besar malah hanya duduk di jalan dan bertakbir. Tiba-tiba terdengar aba-aba mundur dari komandan tentara. Mereka mundur dua langkah, lalu … astaghfirullah! Tanpa peringatan terlebih dahulu, tentara mulai menembaki jamaah dan bergerak maju. Gelegar senapan terdengar bersahut-sahutan memecah kesunyian malam. Aliran listrik yang sudah dipadamkan sebelumnya membuat kilatan api dari moncong-moncong senjata terlihat mengerikan. Satu demi satu para syuhada tersungkur dengan darah membasahi bumi. Kemudian, datang konvoi truk militer dari arah pelabuhan, menerjang dan melindas massa yang tiarap di jalan. Dari atas truk, orang-orang berseragam hijau tanpa nurani gencar menembaki. Tentara bahkan masuk ke perkampungan dan menembak dengan membabi-buta. Tanjung Priok banjir darah.

.

Pemerintah dalam laporan resminya yang diwakili Panglima ABRI, Jenderal L. B. Moerdani, menyebutkan bahwa korban tewas ‘hanya’ 18 orang dan luka-luka 53 orang. Namun dari hasil investigasi tim pencari fakta, SONTAK (SOlidaritas Nasional untuk peristiwa TAnjung prioK), diperkirakan sekitar 400 orang tewas, belum terhirung yang luka-luka dan cacat. Sampai dua tahun setelah peristiwa pembantaian itu, suasana Tanjung Priok begitu mencekam. Siapapun yang menanyakan peristiwa 12 September, menanyakan anak atau kerabatnya yang hilang, akan berurusan dengan aparat.

.

Sebenarnya sejak beberapa bulan sebelum tragedi, suasana Tanjung Priok memang terasa panas. Tokoh-tokoh Islam menduga keras bahwa suasana panas itu memang sengaja direkayasa oleh oknum-oknum tertentu dipemerintahan yang memusuhi Islam. Terlebih lagi bila melihat yang menjadi Panglima ABRI saat itu, Jenderal Leonardus Benny Moerdani, adalah seorang Katholik yang sudah dikenal permusuhannya terhadap Islam. Suasana rekayasa ini terutama sekali dirasakan oleh ulama-ulama di luar tanjung Priok. Sebab, di kawasan lain kota Jakarta sensor bagi para mubaligh sangat ketat. Namun entah kenapa, di Tanjung Priok yang merupakan basis Islam itu para mubaligh dapat bebas berbicara bahkan mengkritik pemerintah, sampai menolak azas tunggal Pancasila. Adanya rekayasa dan provokasi untuk memancing ummat Islam dapat diketahui dari beberapa peristiwa lain sebelum itu, misalnya dari pembangunan bioskop Tugu yang banyak memutar film maksiat diseberang Masjid Al-Hidayah. Tokoh senior seperti M. Natsir dan Syafrudin Prawiranegara sebenarnya telah melarang ulama untuk datang ke Tanjung Priok agar tidak masuk ke dalam perangkap. Namun seruan ini rupanya tidak sampai kepada para mubaligh Priok. Dari cerita Syarifin Maloko, ketua SONTAK dan mubaligh yang terlibat langsung peristiwa 12 September, ia baru mendengar adanya larangan tersebut setelah berada di dalam penjara. Rekayasa dan pancingan ini tujuannya tak lain untuk memojokkan Islam dan ummatnya di Indonesia.

Access from,

http://gambang.wordpress.com/2008/02/28/tragedi-tanjung-priok-jakarta-1984/
Access date 14:29 27/01/2012

.

Kedua. Kasus Ambon.
Tragedi berdarah di Ambon dan sekitarnya bukanlah sesuatu yang tiba-tiba. Menurut Majelis Ulama Indonesia (MUI), sebelum peristiwa Iedul Fithri 1419H berdarah, tercatat beberapa peristiwa penting yang dianggap sebagai pra-kondisi, bahkan jauh ke belakang pada tahun 1995. Beberapa peristiwa itu (sebagian) adalah sebagai berikut

  • 15 Juni 1995: Desa berpenduduk Islam, Kelang Asaude (Pulau Manipa), diserang warga Kristen Desa Tomalahu Timur, pada waktu Shubuh. Penyerangan dikoordinasikan oleh empat orang yang nama-namanya dicatat oleh MUI.
  • 21 Pebruari 1996 (Hari Raya Iedul Fithri) : Desa Kelang Asaude diserang lagi. Serangan dilakukan oleh warga Tomahalu Timur dengan menggunakan batu dan panah. Tiga hari sebelumnya, serombongan orang yang dipimpin oleh sersan (namanya tercatat) datang ke Desa Asaude, menangkap raja (kepala desa) berikut istri dan anak-anaknya. Mereka menggeledah isi rumah dan menginjak-injak peralatan keagamaan.
  • Dst.

Baca lebih lanjut di,

http://islamthis.wordpress.com/2012/01/27/kronologi-tragedi-ambon-maluku-berdarah/

.

Ketiga. Kasus Poso.
1. Penyebab / akar dari konflik sosial yang terjadi di Poso
Wapres menjelaskan bahwa kasus Poso terjadi bukan karena masalah agama namun adanya rasa ketidak adilan. Awal mula terjadinya konflik karena adanya demokrasi yang secara tiba-tiba terbuka dan membuat siapapun pemenangnya akan ambil semua kekuasaan. Padahal, pada masa sebelumnya melalui Muspida setempat selalu diusahakan adanya keseimbangan. Contohnya, jika Bupatinya berasal dari kalangan Kristen maka Wakilnya akan dicarikan dari Islam. Begitu pula sebaliknya. Dengan demikian terjadi harmonisasi, namun dengan demokrasi tiba-tiba the winner take it all,” kata Wapres. Karena pemenang mengambil alih semua kekuasaan, tambah Wapres, maka pihak yang kalah merasa telah terjadi ketidak-adilan.
.

Keluar dari pendapat Wapres, konflik sosial yang terjadi di Poso adalah bagian dari konflik individu yang dalam masyarakat yang secara dinamis tidak dapat dipisahkan dan bertalian satu sama lain. Pendapat mengenai akar dari masalah yang bertumpu pada subsistem budaya dalam hal ini menyangkut soal suku dan agama.
.

Argumen yang mengemuka bahwa adanya unsur suku dan agama yang mendasari konflik sosial itu adalah sesuai dengan fakta yaitu bahwa asal mula kerusuhan Poso I berawal dari :

  1. Pembacokan Ahmad Yahya oleh Roy Tuntuh Bisalembah di dalam Masjid  Pesantren Darusalam pada bulan Ramadhan.
  2. Pemusnahan dan pengusiran terhadap suku–suku pendatang seperti Bugis, Jawa, dan Gorontalo, serta Kaili pada kerusuhan ke III.
  3. Pemaksaan agama Kristen kepada masyarakat Muslim di daerah pedalaman kabupaten terutama di daerah Tentena dusun III Salena, Sangira, Toinase, Boe, dan Meko yang memperkuat dugaan bahwa kerusuhan ini merupakan gerakan Kristenisasi secara paksa yang mengindikasikan keterlibatan Sinode GKSD Tentena.
  4. Peneyerangan kelompok Merah dengan bersandikan simbol-simbol perjuangan keagamaan Kristiani pada kerusuhan ke III.
  5. Pembakaran rumah-rumah penduduk Muslim oleh kelompok Merah pada kerusuhan III. Pada kerusuhan ke I dan II terjadi aksi saling bakar rumah penduduk antara pihak Kristen dan Islam.
  6. Terjadi pembakaran rumah ibadah Gereja dan Masjid, sarana pendidikan kedua belah pihak, pembakaran rumah penduduk asli Poso di Lombogia, Sayo, Kasintuvu.
  7. Adanya pengerahAn anggota pasukan Merah yang berasal dari suku Flores, Toraja dan Manado.
  8.  Adanya pelatihan militer Kristen di desa Kelei yang berlangsung 1 tahun 6 bulan sebelum meledak kerusuhan III.

Terlepas dari setuju atau tidak terhadap pendapat mengenai akar masalah dari konflik Poso, secara sibernetik hal ini dapat dijelaskan sebagai berikut:
Bahwa pada intinya budaya pada masyarakat Poso mempunyai fungsi untuk mempertahankan pola atas nilai-nilai Sintuvu Maroso yang selama ini menjadi anutan masyrakat Poso itu sendiri. Adanya Pembacokan Ahmad Yahya oleh Roy Tuntuh Bisalembah di dalam Masjid Pesantren Darusalam pada bulan Ramadhan merupakan bentuk pelanggaran terhadap nilai nilai yang selama ini menjadi landasan hidup bersama. Pada satu sisi Muslim terusik ketentramannya dalam menjalankan ibadah di bulan Ramadhan, kemudian menimbulkan reaksi balik untuk melakukan tindakan pembalasan terhadap pelaku pelanggaran nilai-nilai tersebut. Di sisi lain bagi masyarakat Kristiani hal ini menimbulkan masalah baru mengingat aksi massa tidak ditujukan terhadap pelaku melainkan pada pengrusakan hotel dan sarana maksiat serta operasi miras, yang di anggap telah menggangu kehidmatan masyrakat Kristiani merayakan Natal, karena harapan mereka operasi-opresi tersebut di laksanakan setelah hari Natal.

.

Pandangan kedua terhadap akar masalah konflik sosial yang terjadi di Poso adalah dalam hal ini adanya perkelahian antar pemuda yang di akibatkan oleh minuman keras. Tidak diterapkan hukum secara adil maka ada kelompok yang merasa tidak mendapat keadilan misalnya adanya keterpihakan, menginjak hak asasi manusia dan lain-lain.
Pendapat ketiga mengatakan bahwa akar dari konflik sosial yang terjadi di Poso terletak pada masalah politik. Bermula dari suksesi bupati, jabatan sekretaris wilayah daerah kabupaten dan terutama menyangkut soal keseimbangan jabatan-jabatan dalam pemerintahan.

.

Pendapat keempat mengatakan bahwa akar masalah dari kerusuhan Poso adalah justru terletak karena adanya kesenjangan sosial dan kesenjangan pendapatan antara panduduk asli Poso dan kaum pendatang seperti Bugis, Jawa, Gorontalo, dan Kaili. Kecemburuan sosial penduduk asli cukup beralasan di mana pendapatan mereka sebagai masyarakat asli malah tertinggal dari kaum pendatang.

.

2. Dampak dari konflik sosial yang terjadi di Poso
Kerusuhan yang terjadi di Poso menimbulkan dampak sosial yang cukup besar jika di lihat dari kerugian yang diakibatkan konflik tersebut. Selain kehilangan nyawa dan harta benda, secara psikologis berdampak besar bagi mereka yang mengalami kerusuhan itu. Dampak psikologis tidak akan hilang dalam waktu singkat. Jika dilihat dari keseluruhan, kerusuhan Poso bukan suatu kerusuhan biasa, melainkan merupakan suatu tragedi kemanusiaan sebagai buah perang sipil. Satu kerusuhan yang dilancarkan secara sepihak oleh kelompok Merah, terhadap penduduk Muslim kota Poso dan minoritas penduduk Muslim di pedalaman kabupaten Poso yang tidak mengerti sama sekali dengan permasalahan yang muncul di kota Poso.
.

Dampak kerusuhan Poso dapat di bedakan dalam beberapa segi :
1. Budaya; dampak sosial yang terjadi adalah :

  • dianut kembali budaya “pengayau” dari masyarakat pedalaman (suku Pamona dan suku Mori).
  • Dilanggarnya ajaran agama dari kedua kelompok yang bertikai dalam mencapai tujuan politiknya.
  • Runtuhnya nilai-nilai kesepakatan bersama Sintuwu Maroso yang menjadi bingkai dalam hubungan sosial masyarakat Poso yang pluralis.

2. Hukum; dampak sosial yang terjadi adalah :

  • Terjadinya disintegrasi dalam masyarakat Poso ke dalam dua kelompok yaitu kelompok Merah dan kelompok Putih.
  • Tidak dapat di pertahankan nilai-nilai kemanusiaan akibat terjadi kejahatan terhadap manusia seperti pembunuhan, pemerkosaan dan penganiayaan terhadap anak serta orang tua dan pelecehan seksual.
  • Runtuhnya stabilitas keamanan, ketertiban, dan kewibawaan hukum di masyarakat kabupaten Poso.
  • Munculnya perasaan dendam dari korban-korban kerusuhan terhadap pelaku.

Baca lebih lanjut di,
http://konflikposo.blogspot.com/2009/03/konflik-poso.html

(cuplikan ini sendiri diakses tanggal 30 Januari 2012).

.

Keempat. Kasus Perda Manokwari Kota Injili.
Perda Injil rugikan Gereja
Pada sesi lain, Binsar A. Hutabarat, MCS (peneliti pada Reformed for Religion and Society) menyoroti perda Injil di Manokwari, Papua. Menurut Binsar, perda Injil ini dimunculkan sebagai reaksi atas rencana pembangunan mesjid raya di Manokwari, yang selama ini dikenal sebagai “pintu gerbang” masuknya Injil ke Papua. Tokoh-tokoh Kristen di Papua umumnya sepakat bahwa kehadiran masjid raya di Manokwari telah melukai perasaan umat Kristen, dan menimbulkan perasaan terdiskriminasi.

.

Binsar berpendapat, kehadiran Perda Manokwari Kota Injil ternyata memosisikan gereja ketika menjadi mayoritas jadi cenderung mendiskriminasikan agama lain. Hal ini terbukti dari pasal-pasal diskriminatif dalam Perda Injil, semisal melarang agama lain   melakukan kegiatan publik pada hari Minggu, pelarangan jilbab, azan, dan keharusan memasang simbol-simbol Kristen di gedung-gedung pemerintah.
Menurut Binsar, apabila perda Manokwari Kota Injil dianggap sebagai strategi gereja membendung serbuan perda-perda syariah, maka strategi tersebut justru merugikan gereja sendiri. Sebab gereja terjebak dalam politisasi agama dan agamaisasi politik demi menuntut kekhususannya sebagai kelompok mayoritas. ? Hans P. Tan

Access from,

http://reformata.com/news/view/5959/antara-kepalsuan-dan-politisasi-agama
Access date, 30 Januari 2012.

.

Kelima. Arswendo Atmowiloyo,
Arswendo Atmowiloto (lahir di Surakarta, Jawa Tengah, 26 November 1948; umur 63 tahun) adalah penulis dan wartawan Indonesia yang aktif di berbagai majalah dan surat kabar seperti Hai dan KOMPAS. Mempunyai nama asli Sarwendo. Nama itu diubahnya menjadi Arswendo karena dianggapnya kurang komersial dan ngepop. Lalu di belakang namanya itu ditambahkannyalah nama ayahnya, Atmowiloto, sehingga namanya menjadi apa yang dikenal luas sekarang.
.

Access from,

http://id.wikipedia.org/wiki/Arswendo_Atmowiloto

Access date, 30 Januari 2012.

.

Keenam. Sudomo, Penggerak Kerusuhan Priok Yang Membantai umat Muslim.
Awal mula Sudomo berpindah agama pada tahun 1961, yakni ketika menikahi seorang wanita bernama Fransisca Play yang beragama Kristen. Perkenalan dengan Fransisca sendiri terjadi tiga bulan sebelumnya. Kala itu, kedua orang tua Sudomo sempat tidak menyetujui keputusannya. Namun, pada akhirnya mereka setuju karena keinginan Sudomo yang sangat kuat. Terlebih lagi, saat itu pernikahan beda agama masih memungkinkan terjadi di Indonesia. “Dulu belum ada UU No 1 tahun 1974 tentang pernikahan beda agama,” kenang Sudomo.
.

Alhasil, Sudomo pun melangsungkan pernikahan dengan Fransisca di sebuah Gereja di Jakarta. “Saya berpikir waktu itu kalau suami-istri agamanya sama maka akan lebih mudah menjalani kehidupan rumah tangganya,” ujar pria yang memiliki hobi diving ini. Sebelumnya, Sudomo pernah mengajak sang istri untuk berpindah keyakinan, tapi menolak. Tak ayal, Sudomo mengalah dan memutuskan dialah yang berpindah agama meski tanpa melalui pemikiran yang matang. Pernikahannya dengan Fransisca telah membuahkan empat anak, yakni Biakto Trikora Putra (46), Prihatina Dwikora Putri (42), Martini Yuanita Ampera Putri (41), dan Meidyawati Banjarina Pelita Putri (37). Kesemua anaknya menganut agama Kristen seperti halnya Sudomo kala itu.
.

Pernikahan pertamanya ternyata harus kandas di tengah jalan. Ia bercerai pada tahun 1980. “Saya sudah terbiasa memimpin di pemerintahan, itu saya bawa ke rumah tapi malah tidak berhasil pernikahannya,” tutur Sudomo.
.

Selang 10 tahun kemudian, Sudomo bertemu dengan seorang wanita kristiani yang berprofesi sebagai aktris film, bernama Fransiska Diah Widhowaty. Awal perkenalannya sendiri diakui Sudomo atas hasil perkenalan dari salah seorang temannya. Lagi-lagi, Sudomo tertarik hanya karena kecantikan dari perempuan tersebut. “Saya tidak memikirkan cocok atau tidak, yang saya lihat hanya kecantikannya saja,” aku Sudomo. Akibatnya, pernikahan kedua tersebut hanya bertahan selama 4 tahun saja. Tepat pada tahun 1994, keduanya memutuskan untuk bercerai. Berbeda halnya dengan pernikahan pertama yang menghadirkan empat buah hati, pada pernikahan keduanya Sudomo justru tidak mendapatkan anak.
.

Access from,

http://fajar-aryanto.blogspot.com/2009/03/laksamana-tni-purn-sudomo-mantan-ketua.html

Access date, 30 Januari 2012.

.

Ketujuh. Kasus Pelecehan Agama Antonius Bawengan.
TEMPO Interaktif, Temanggung – Antonius Richmond Bawengan, terdakwa penistaan agama disidangkan di Pengadilan Negeri Temanggung karena menyebarkan sejumlah selebaran dan buku yang dianggap melecehkan keyakinan agama tertentu. Akibat perbuatannya itu, Pengadilan Negeri Temanggung pun kemarin telah memvonis pria asal Manado ini lima tahun penjara.

.

Menurut Kepala Hubungan Masyarakat PN Temanggung Agus Setiawan, Bawengan saat itu menyebarkan tiga selebaran dan dua buku.

.

Tiga selebaran itu berukuran kertas folio dan dibagi tiga kolom. Masing-masing berjudul “Bencana Malapetaka Kecelakaan (Selamatkan Diri Dari Dajjal), “Tiga Sponsor-Tiga Agenda-Tiga Hasil” dan “Putusan Hakim Bebas”.

.

Isi ketiga selebaran itu pada dasarnya merupakan kritik pada kondisi masyarakat saat ini. Tak hanya mengkritik ajaran Islam, dalam ketiga selebaran itu juga mengkritik agama Nasrani.

.

Dalam halaman muka selebaran berjudul “Tiga Sponsor-Tiga Agenda-Tiga Hasil” misalnya, terdapat tiga gambar tiga agama. Gambar bintang segi enam yang dikenal sebagai simbol agama Yahudi, gambar Yesus sebagai simbol Nasrani dan gambar bulan sabit dengan bintang di tengahnya sebagai simbol Islam.

.

Selebaran yang lain, berjudul “Bencana Malapetaka Kecelakaan (Selamatkan Diri Dari Dajjal), di halaman depannya tertulis malapetakan saat ini diantaranya adalah bencana tsunami, gempa, banjir dan lain sebagaianya. “Tiga selebaran itu satu set,” kata Agus Setiawan, Rabu (9/2) sore.

.

Adapun dua buku yang disebarkan terdakwa, masing-masing berjudul “Ya Tuhanku, Tertipu Aku!” yang terdiri dari 60 halaman dan “Saudaraku Perlukah Sponsor” yang terdiri dari 35 halaman. Keduanya merupakan buku saku dengan isi yang tak jauh berbeda dengan tiga selebaran sebelumnya.
.

Baik pada selebaran dan buku, banyak dikutip ayat-ayat al-Quran dan Injil, untuk menguatkan kritik terhadap agama-agama tertentu.

.

Terdakwa Antonius, merupakan warga Jakarta Timur asal Manado yang mampir ke rumah seorang rekannya di Desa Kranggan Kecamatan Kranggan Temanggung. Buku dan selebaran itu disebarkan terdakwa pada Oktober lalu di Temanggung. Ulahnya itu lantas memicu warga menangkap dan menyerahkannya ke kepolisian.

.

Selasa (8/2) kemarin, sebelum terjadi amuk massa di Temanggung, kasusnya disidangkan di Pengadilan Negeri Temanggung. Dengan agenda sidang pembacaan tuntutan, pada hari itu juga terdakwa langsung divonis 5 tahun penjara karena dianggap melanggar pasal 156 KUHP tentang penistaan agama. Vonis itu merupakan vonis maksimal sesuai dengan tuntutan jaksa penuntut umum.

.

Ketua PN Temanggung Dwi Dayanto mengatakan proses putusan itu telah sesuai dengan prosedur persidangan. Vonis dijatuhkan bersamaan dalam sidang pembacaan tuntutan. “Jadi tidak buru-buru, memang seperti itu,” kata dia.
.

Access from,

http://nusaantara.wordpress.com/2011/02/10/ini-isi-tiga-selebaran-dan-buku-antonius-richmond-bawengan/

Access date 3 Pebruari 2012.

.

Kedelapan. Faith Freedom International.
Faith Freedom International adalah gerakan untuk mengkritisi dan mendebat pemikiran-pemikiran mapan dalam Islam. Gerakan ini dipelopori oleh Ali Sina. Kebanyakan artikel dan diskusi di dalamnya berisi bantahan-bantahan terhadap Islam, yang diklaim berasal dari mantan penganutnya. Situs ini juga berisi ajakan untuk meninggalkan Islam.

.

Situs resmi organisasi ini, faithfreedom.org, bisa tertukar dengan gerakan yang justru menentang keberadaan Faith Freedom International, faithfreedom.com.
.

Tantangan 100 ribu dollar.
Ali Sina mengajukan tantangan 100 ribu dollar untuk siapa saja yang bisa secara objektif mematahkan pandangan-pandangannya mengenai Kesalahan terjemah Alquran dan bukan aturan-aturan yang berlaku di dalam Alquran semata, dengan syarat menghilangkan subjektivitas yang memandang Muhammad sebagai orang yang dimuliakan Tuhan. Hadiah yang sama juga diberikan kepada orang yang bisa mencarikan lawan debatnya dalam masalah ini. Ia juga menjanjikan menutup website FFI jika pandangannya tersebut terbukti salah.
.

Access from,

http://id.wikipedia.org/wiki/Faith_Freedom_International

Access date 3 Peb 2012.

.

Islamthis.
Di atas kita mempunyai beberapa artikel yang melukiskan kekerasan dan kekejian yang dilakukan oleh kelompok manusia Kristen yang membenci islam. Dan mengapa kisah kekerasan itu bisa begitu saja terjadi menimpa kaum muslim dari kalangan mereka yang menamakan diri mereka dengan umat Kristen?
.

Jawabannya adalah mudah: karena semua manusia Kristen itu telah kenyang di-INDOKTRINISASI oleh institusi keagamaan mereka untuk membenci islam. Maka resultnya mudah dilihat: begitu banyak artikel yang menggambarkan betapa kekerasan anti islam marak di mana-mana, yang mana kekerasan anti islam itu digerakan atau dicetuskan oleh manusia-manusia Kristen.
.

Kembali ke tuduhan awal. Benarkah bahwa keluarga-keluarga muslim selalu mendoktrin anak-anak mereka untuk membenci agama Kristen dan umat Kristen?
.

Kalaulah memang benar bahwa keluarga muslim selalu mendoktrin anak-anak mereka untuk membenci agama Kristen, maka mengapa aksi-aksi kebrutalan anti islam marak di mana-mana??? Baiklah kita katakan bahwa keluarga muslim selalu salah karena selalu mendoktrin anak-anak mereka untuk membenci Kristen. Tapi satu hal harus terbukti di sini, bahwa ……….

  1. SEKERAS APA PUN keluarga muslim mendoktrin anak-anak mereka untuk membenci Kristen, maka mengapa yang terjadi justru aksi kekerasan anti islam marak di mana-mana??
  2. Mungkin sekali keluarga Kristen tidak pernah mendoktrin anak-anak mereka untuk membenci islam. Namun mengapa kekerasan dan kebrutalan anti islam marak di mana-mana?? Tidak usahlah keluarga mau pun gereja Kristen mendoktrin generasi muda mereka untuk membenci islam. Toh tanpa didoktrin pun, manusia Kristen sudah mempunyai bakat untuk membenci agama dan umat islam. Artikel dan fakta nyata sudah menjadi bukti yang tidak terbantahkan.

Sudomo, sebagai bukti kecil di sini. Dia murtad. Artinya pada awalnya dia adalah muslim. Namun ketika ia menjadi Kristen, SONTAK ia menjadi begitu benci islam sehingga ia terlibat pada kasus Priok yang amat memilukan tersebut. Arswendo, ia adalah manusia Kristen. Namun mengapa ia begitu teganya membuat angket yang resultnya merendahkan derajat nabi islam??
.

Semua manusia Kristen di portal faithfreedom. Tidak dapat disangkal lagi bahwa MAYORITAS netter yang meramaikan portal tersebut adalah manusia-manusia Kristen. Kalaulah manusia Kristen tidak mempunyai bakat alamiah untuk membenci islam, maka seharusnya faithfreedom itu sepi. Namun karena faktanya manusia Kristen mempunyai bakat alamiah untuk membenci islam, maka fakta berikutnya adalah bahwa hanya manusia Kristen lah yang paling banyak meramaikan faithfreedom.
.

Pada masa LB Moerdani menjadi petinggi ABRI, SONTAK Negara menjadi memusuhi islam. Mengapa bisa begitu??
.

Penutup.
Tidak usahlah manusia-manusia beragama menuduh umat agama lain telah mendoktrin anak-anak mereka untuk membenci agama lain. Namun di luar itu, Sekuat apa pun kaum Kristen menuduh kaum Muslim telah mendoktrin anak-anak Muslim mereka untuk membenci umat Kristen, toh faktanya justru berbanding terbalik dengan tuduhan tersebut. Fakta itu teramat menyayat perasaan manusia mana pun: kaum Kristen menjadi kaum pembenci kaum Muslim, baik kalau ada kesempatan, maupun kalau tidak ada kesempatan sama sekali.
.

Tapi perlu lah bagi kita untuk membahas, agama mana yang mempunyai kekuatan untuk menumbuhkan bakat alamiah kepada pengikutnya untuk membenci agama Islam. Jawaban untuk itu tersedia dengan mudah.

Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepadamu hingga kamu mengikuti agama mereka. Katakanlah: “Sesungguhnya petunjuk Allah itulah petunjuk (yang sebenarnya)”. Dan sesungguhnya jika kamu mengikuti kemauan mereka setelah pengetahuan datang kepadamu, maka Allah tidak lagi menjadi pelindung dan penolong bagimu. QS. al-Baqarah, 2:120.

 

Wallahu alam bishawab!

27 Responses

  1. Sedih hati ane kalo baca kasus Ambon & Poso. Kaum Muslim mayoritas tapi diperlakukan seperti minoritas.

  2. keluargaku nda kayak gitu koq~
    aq masih temenan sama bnyak agama yang lain
    dan mayoritas islam! (Y)

  3. @islamthis
    kenapa ga waras??
    apa ada hukum yg melarang kita temenan ama orang yg agamanya lain?
    apa ada konsekuensinya kalau aq temenan ama orang yg agamanya lain?
    apa ada keharusan untuk hanya berteman dengan orang yg agamanya sama?
    apa kamu punya hak bilang keluargaku gak waras?
    apa kamu punya bukti bilang keluargaku ga waras?

    • ya endak waras laaaaa …

      pertama kamu harus ngerti artikel ini. kalo ga ngerti nyemplung aja ke laut.

      amanat dari artikel ini adl, kalo seorang individu menjadi kristen dan dibesarkan oleh didikan gereja dan pengaruh alkitab, maka outputnya adl bhw dia akan membenci umat islam. saya kata spt itu adl krn UDE ADA BUKTI DAN FAKTA nya …….

      liyat aje soedomo. belum lama dia murtad dan menjadi jemaat gereja, dia langsung bikin gebrakan anti islam nya dg insiden tj priok.

      liat lb murdani. belum lama dia jadi org no 1 di tni, dia langsung bikin gebrakan anti islam nya dg bikin insiden tj priok.

      apa ga hebat tu????

      arti lainnya adl,

      kalo ada manusia kristen yg tidak benci islam, maka KEKRISTENAN manusia itu DIPERTANYAKAN …. alias endak waras …

      beres toooe???

    • awokwokwokwokwok!! xD
      sebelumnya, rumah saya jauh dari laut jadi g bisa nyemplung ke laut sekarang XXD

      yg penting dulu neh~
      ga semua individu kristen seperti itu, karena ga semua orang kristen membenci islam. dah 1 hal lgi, dalam ajaran agama kami,
      “ALKITAB DAN GEREJA TIDAK PERNAH MENGAJARKAN UNTUK MEMBENCI ISLAM, kami diajarkan untuk mengasihi orang lain”
      tapi sepertinya kamu yg tidak bisa menerima saya sebagai orang kristen jadi teman, maaf sebelumnya saya mw nanya apa di kitab suci kamu diajarkan untuk membenci orang lain ??

      sebelumnya, kenapa Soedomo pindah agama jadi kristen ??
      tanyakan pada dia sendiri, knapa yg awalnya dia umat islam lalu pindah ke kristen terus langsung nyerang mantan agamanya itu?
      tapi pada akhirnya dia juga kembali kan ke agama islam?
      jujur saya memang tidak mengerti dengan cara berpikir soedomo, kenapa dia tidak bisa setia dengan agamanya sendiri?

      untuk peristiwa tanjung priok aq ga tau persis gimana ceritanya, karena aq belum lahir. dah udah ku cari di google tpi bnyak versi jadi saya belum bisa yakin yg mana yg benar.

      tapi dari artikel lain yg udah aq baca, menurutku keduanya salah
      dari pihak polisi salah dan pihak massa juga salah~
      tapi sebenarnya pihak dari polisi tu salahnya parah –”
      terus yg aq baca katanya yg ada orang masuk ke Masjid tuz bikin ulah disana tu hoax~ cuman manas manasin orang spaya mw ikutan demo itu…

    • apa???

      apa kamu bilang????

      kamu bilang “ALKITAB DAN GEREJA TIDAK PERNAH MENGAJARKAN UNTUK MEMBENCI ISLAM……”???

      tidak!

      saya tidak membahas dan tidak mau membahas apa yang diajarkan gereja kok di sini!

      saya di sini hanya ingin membahas FAKTA!!! ingat, FAKTA!!

      fakta mau kamu kemanaken???

      sudomo yg belum lama murtad LANGSUNG bantai kaum muslim di tj priok!

      dan elbe murdani setelah menjadi org #1 di TNI LANGSUNG bantai kaum muslim di tj priok!

      itu apa2an!!!!!!!!????????

      Gimana dg …….

      @inkuisisi 8abad yg penuh dg kekejian dan kesadisan yg diatasnamakan tuhan jesus?

      @pembantaian rakyat dan raja atahualpa??

      @kekejian perang salib??

      @pembantaian dan kristenisasi paksa atas kaum aborigin australia??

      @perang bosnia???

      @perang ambon??

      @perang poso??

      @PD1 dan PD2??

      @ketika hitler membantai yahudi mengapa kristen tidak melindungi mrk??

      @saling bantai antara katolik dan protestan??

      @hah masing banyak lagi….!!

      mana itu, yg katanya, GEREJA mengajarkan kasih???

      kok YG ADA cuma bantai sana sini utk tuhan jesus??

  4. @islamthis
    hei.. kamu tuh gimana sih?? jadi kamu di sini tuh mau bilang apa? mau bilang kalau orang2 yg agamanya islam,kristen,katolik,hindu,dan budha ga boleh temenan? gitu?berarti kalau mau berteman, harus tanya agamanya dulu? kalo ga sama kayak agama kita, jadi ga boleh temenan??

    • kalo kamu mau berfikir saya begitu, monggo silahken!

      toh saya sendiri ndak pernah bllang begitu ….

      ha ha ha ha …..

    • Masuklah Islam Atau Mati…!!!
      Written By Islam Dalam Fakta on Minggu, 21 April 2013 | 20.42

      Hadis Sahih Bukhari, Volume 1, Book 2, Number 24:
      Dikisahkan oleh Ibn ‘Umar:
      Rasul Allah berkata, “Aku telah diperintahkan (oleh Allah) untuk memerangi orang2 sampai mereka masuk Islam, sehingga jika mereka melakukan hal itu, maka selamatlah nyawa dan harta mereka dariku kecuali dari hukum2 Islam dan amal mereka akan dihitung oleh Allah.”

      Perintah MENYERANG, MEMBUNUH, MENJARAH HARTA & MEMPERKOSA KAFIR

      QS 9:29
      Perangilah orang-orang yang tidak beriman kepada Allah dan tidak (pula) kepada hari kemudian dan mereka tidak mengharamkan apa yang telah diharamkan oleh Allah dan Rasul-Nya dan tidak beragama Islam, (yaitu orang-orang) yang diberikan Al Kitab kepada mereka, sampai mereka membayar jizyah dengan patuh sedang mereka dalam keadaan tunduk.

      QS 9:123
      Hai orang-orang yang beriman, perangilah orang-orang kafir yang di sekitar kamu itu, dan hendaklah mereka menemui kekerasan daripadamu, dan ketahuilah, bahwasanya Allah beserta orang-orang yang bertakwa.

      QS 9:14
      Perangilah mereka, niscaya Allah akan menyiksa mereka dengan (perantaraan) tangan-tanganmu dan Allah akan menghinakan mereka (=lewat pemerkosaan, baca tafsir) dan menolong kamu terhadap mereka, serta melegakan hati orang-orang yang beriman,

      QS 48:20
      Allah menjanjikan kepada kamu harta rampasan yang banyak yang dapat kamu ambil, maka disegerakan-Nya harta rampasan ini untukmu dan Dia menahan tangan manusia dari (membinasakan)mu (agar kamu mensyukuri-Nya) dan agar hal itu menjadi bukti bagi orang-orang mukmin dan agar Dia menunjuki kamu kepada jalan yang lurus.

      QS 8:69
      Maka makanlah dari sebagian rampasan perang yang telah kamu ambil itu, sebagai makanan yang halal lagi baik, dan bertakwalah kepada Allah; sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

      QS 23:5-6
      dan orang-orang yang menjaga kemaluannya, kecuali terhadap isteri-isteri mereka atau budak yang mereka miliki (=para wanita kafir yang ditawan dalam penyerangan, baca tafsir); maka sesungguhnya mereka dalam hal ini tiada tercela.

      Banyak sudah muslim yang melakukannya dan mengaku bahwa mereka didorong oleh perintah awloh dalam Quran. Tidak hanya muslim di satu negara saja, tapi hampir semua benua di mana ada muslim teroris, mereka mengaku diperintahkan demikian oleh awloh.Masihkah ada yang membela ISLAM dan mengatakan ISLAM tidak BERSALAH, yang salah adalah OKNUM?

      Ini juga yang dilakukan nabinya dulu:
      QS 7:4
      Betapa banyaknya negeri yang telah Kami binasakan, maka datanglah siksaan Kami (menimpa penduduk)nya di waktu mereka berada di malam hari, atau di waktu mereka beristirahat di tengah hari.

      Hadis Sahih Bukhari Volume 1, Book 11, Number 584:
      Dikisahkan oleh Humaid:
      Anas bin Malik berkata, “Kapanpun sang Nabi pergi bersama kami untuk berperang (demi tujuan Allah) melawan negara manapun, dia tidak pernah memperbolehkan kami menyerang sampai pagi dan dia akan menunggu dan melihat: jika dia mendengar suara Azan, dia akan membatalkan serangan dan jika dia tidak mendengar suara Azan, dia akan menyerang mereka.” Anas menambahkan, “Kami mencapai Kahibar di malam hari dan di pagi hari ketika dia tidak mendengar suara Azan untuk sembahyang, dia (sang Nabi) memacu (kuda) dan aku memacu di belakang Abi Talha dan kakiku menyentuh kaki Nabi. Penduduk Khaibar ke luar dengan keranjang dan pacul dan mereka melihat sang Nabi dan berteriak, “Muhammad! Demi Allah, Muhammad dan tentaranya.” Ketika Rasul Allah melihat mereka, dia berkata, “Allahu-Akbar! Allahu-Akbar! Khaibar hancur. Kapanpun kami mendekati daerah (yang bermusuhan untuk diperangi), maka kesialan datang di pagi hari bagi mereka yang telah diperingatkan.”

      Perhatikan kalimat “jika dia mendengar suara Azan, dia akan membatalkan serangan dan jika dia tidak mendengar suara Azan, dia akan menyerang mereka.” pada Hadis di atas. Muhammad jelas menyerang orang2 tak berdosa karena, salah satu alasannya, mereka bukan Muslim. Alasan lain karena mereka kaya akan makanan dan harta benda.

      Di bukunya yang berjudul “Jurisprudence in Muhammad’s Biography”, ilmuwan Azhar bernama Dr. Muhammad Sa’id Ramadan al-Buti () berkata sebagai berikut (hal. 134, edisi ke 7):
      “Perang Suci, seperti yang dikenal di dalam Hukum Islam, adalah perang yang menyerang. Ini merupakan tugas bagi setiap Muslim di usia berapapun jika mereka memiliki kekuatan militer. Inilah arti dari Perang Suci. Maka Rasul Allah berkata:
      “Aku telah diperintahkan Tuhan untuk berperang melawan orang2 sampai mereka semua mengaku tiada Tuhan selain Awloh dan Muhammad adalah RasulNya, dan mereka melakukan sembahyang dan membayar Zakat. Jika mereka melakukan hal itu, darah dan harta benda mereka selamat dari ku.” (lihat Bukhari Vol. I, p. 13).

      Ilmuwan Saudi Dr. Muhammad al-Amin di bukunya yang berjudul, “The Method of Islamic Law” dengan jelas berkata:
      “Tiada kafir yang boleh disisakan di tanah mereka seperti yang diucapkan oleh Muhamad: ‘Aku telah diperintahkan Tuhan untuk berperang melawan orang2…”

      Perampokan Kafilah Quraish di Nejd oleh Zayd b. Haritha—September, 624M
      Ini adalah perampokan pertama yang dipimpin Zayb b. Haritha. Dia ditemani 100 tentara bersenjata lengkap. Dia mengikuti kafilah dan menyerangnya tiba2. Ternyata serangannya sukses. Para pemimpin kafilah melarikan diri dan Zayd membawa semua harta rampasan dan 2 tawanan ke Medina. Barang jarahan berharga 100.000 Dirham. Muhammad mengambil seperlima (yakni 20.000 Dirham yang tentunya merupakan harga yang sangat besar pada saat itu). Setiap tentara menerima 800 Dirham. Furat jadi tawanan. Orang2 Muslim berkata,“Jika kau masuk Islam, Rasul Allah tak akan membunuhmu.” Dia lalu masuk Islam dan dibebaskan pergi.[ Tabari, vol vii, p.99]

      Penyerangan Atas B. Qudah di Dhat Atlah oleh Amr b Ka’b al-Ghifari—July, 629M
      Muhammad mengirim Amr b. Ka’b al-Ghifari yang memimpin 15 tentara untuk menyerang orang2 Bani. Qudah di Dhat Allah, di perbatasan Syria. Setelah tiba di sana, Amr meminta para penduduk untuk masuk Islam. Para kafir menolak. Lalu Amir mengepung pihak musuh. Tapi dia mendapat perlawanan keras dari mereka. Di pertempuran ini pihak Muslim dikalahkan. Pihak musuh berhasil membunuh semua tentara Muslim kecuali seorang yang berhasil melarikan diri dan kembali ke Medina.

      Penyerangan Atas Mu’tah oleh Zayd ibn Haritha—September, 629M
      Mu’tah adalah desa kecil di dekat al-Balqa di Damascus, Syria. Muhammad menunjuk Zayd b. Haritha untuk memimpin tentara ini, memerintahkan dia untuk meminta penduduknya masuk Islam dan membunuh mereka jika menolak Islam. Muhammad berkata, “Semoga Allah membelamu dan semoga kau kembali pulang dengan keadaan suci dan membawa barang jarahan.” [Ibn Sa’d, vol.ii, p.159]

      Kisah Penaklukan Mekah oleh Muhammad – January, 630M
      Ketika Muhammad dan pengikutnya menyerang Mekah untuk menundukkan tempat itu di bawah kekuasaan Islam, beberapa prajuritnya menangkap Abu Sufyan, salah satu tokoh masyarakat kota Mekah. Mereka membawa Abu Sufyan ke hadapan Muhammad. Muhammad berkata kepadanya: “Waspadalah kau wahai Abu Sufyan. bukankan ini saatnya bagimu untuk percaya bahwa tiada Tuhan selain Awloh?” Abu Sufyan menjawab: “Aku percaya akan hal itu.” Muhammad lalu berkata kepadanya: “Waspadalah kau wahai Abu Sufyan, bukankah ini saatnya bagimu untuk mengetahui bahwa aku adalah Rasul Allah?” Abu Sufyan menjawab: “Demi Tuhan, wahai Muhammad, hatiku ragu akan hal ini.” ‘Abbas yang hadir di situ bersama Muhammad memberitahu Abu Sufyan: “Waspadalah kau ini! Terimalah Islam dan mengaku bahwa Muhammad adalah Rasul Awloh sebelum lehermu dipenggal dengan pedang.” Lalu Abu Sufyan pun menyatakan beriman pada Islam dan menjadi seorang Muslim.
      Sumber: Ibn Hisham, part 4, p. 11 (“Biography of the Prophet’) dan juga “The Chronicle of the Tabari”, part 2, p. 157

      Safwan b. Umayyah, seorang Quraish dan musuh besar Muhammad pergi ke Jeddah untuk menetap di Yemen. Ketika dia mendengar berita kemenangan Muhammad, dia hampir saja bunuh diri dengan terjun ke laut. Orang2 mendekati Muhammad dan menceritakan hal ini kepadanya. Dia mengampuni Umayyah dan memberikan Umayyah sorbannya sendiri sebagai tanda pengampunannya. Umayr pergi dan bertemu Umayyah dan menunjukkan sorban Muhammad itu kepada Umayyah. Muhammad memberi waktu 4 bulan bagi Umayyah untuk mengambil keputusan masuk Islam atau mati. Akhirnya Umayyah masuk Islam. Istrinya yang bernama Fakhitah bt. Al-Walid juga jadi Muslim.

      Dua tahun setelah Muhammad menaklukkan Mekah dan memberikan pengampunan umum kepada masyarakat pagan Mekah, dia membatalkan pengampunan ini sewaktu dia mengirim dua utusannya yakni Abu Bakr dan Ali untuk mengumumkan kepada kaum pagan di Mekah bahwa mereka akan menghadapi hukuman mati jika tidak masuk Islam (Q 9:5, yang dikenal sebagai ayat pedang membatalkan pengampunan apapun yang diberikan kepada kaum pagan Mekah).

      Serangan atas Bani Jadhimah di Tihamah oleh Khalid b. al-Walid—January, 630M
      Hadis Sahih Bukhari, Volume 5, Book 59, Number 628:
      Dikisahkan oleh ayah Salim:
      Sang Nabi mengirim Khalid bin Al-Walid ke suku Jadhima dan Khalid mengundang mereka untuk memeluk Islam tapi mereka tidak sanggup mengatakan, “Aslamna (yakni kami memeluk Islam),” dan mereka mulai berkata, “Saba’na! Saba’na (yakni kami telah meninggalkan agama lama dan memeluk agama baru).” Khalid terus-menerus membunuh dan menahan sebagian dari mereka dan menyerahkan setiap tawanan kepada kami. Ketika suatu hari Khalid memerintah setiap orang (tentara Muslim) untuk membunuh tawanan2 itu, aku berkata, “Demi Allah, aku tidak akan membunuh tawananku, dan tiada kawan2ku yang mau membunuh tawanan2 mereka pula.” Ketika kami datang kepada Nabi, kami menyampaikan seluruh cerita. Mendengar itu, Muhammad mengangkat kedua tangannya dan berkata dua kali,”O Allah! Aku bebas dari apa yang telah dilakukan Khalid.”

      Muhammad berkata, “Bunuh orang2 selama kau tidak mendengar Muadhdin (panggilan sembahyang Islam) atau melihat sebuah mesjid.”[Ibn Sa’d, vol. ii, p.182]

      Pemaksaan Memeluk Agama dan Jizya Atas Orang2 Kristen dan Yahudi —December, 631M
      Ketika Muhammad mencapai Tabuk, dia mengancam para pemimpin daerah itu. Dia mengirim surat kepada Yuhanna b. Ru’bah (John), pangeran Kristen di Ayla dan meminta Yuhannauntuk masuk Islam, kalau tidak mau diserang. Yuhanna dengan cepat tunduk dan melakukan perintah Muhammad memeluk Islam. Muhammad tetap memaksanya bayar pajak Jizya sebanyak 300 Dinar (US$15.000) per tahun (yakni 1 Dinar per kepala karena terdapat 300 orang penduduk di situ). Dalam peristiwa ini, orang2 tua dibunuh dan anak2 dijadikan tawanan perang. Muhammad juga memerintahkan Yuhanna untuk membayar uang tanda hormat kepada kawan2 dekat Muhammad seperti Zayd, Khalid, Maslama, dll.

      Perlakuan yang sama juga diterapkan kepada masyarakat Yahudi di Makna, Adhruh dan Jarba (benteng tua di jalan yang dibuat orang Romawi dari Busra ke Laut Merah). Mereka dipaksa masuk Islam. Mereka harus bayar pajak dan dengan ini Muhammad menjanjikan perlindungan dan bantuan bagi sesama Muslim. Muhammad menentukan pajak sebesar ¼ dari apapun yang mereka hasilkan.

      Perampokan dan Pemaksaan Agama terhadap B. Nakha di Mudhij, Yemen oleh Ali—October, 631 M
      Muhammad meminta masyarakat Bani Nakha untuk masuk Islam atau mati. Awalnya suku B. Nakha tidak mau masuk Islam. Pertempuran pun terjadi dan tentara Ali membunuh 20 orang. Pada akhirnya tentara B. Nakha kalah, menyerah dan lalu masuk Islam. Pasukan Muslim menjarah apapun yang bisa mereka ambil seperti harta benda, wanita, anak2, unta, dan kambing. [Ibn Sa’d, p.210]

      Pemaksaan Agama di Najran, Yemen Utara oleh Khalid b. Walid—February, 632M
      Semua masyarakat Najran berasal dari suku B. al-Harith. Setibanya di Najran, Khalid mengumumkan ancaman, memberi masyarakat Najran waktu 3 hari untuk memilih masuk Islam atau mati.
      Khalid mengumumkan, “Wahai orang2, terimalah Islam, dan kau akan selamat.” [ Tabari, vol.ix, p.82]

      Hadis yang berisi pemaksaan agama lewat penindasan, perampasan dan pembunuhan:

      Hadith Sahih Bukhari, Volume 2, Book 24, Number 573:
      Dikisahkan oleh Abu Ma’bad,:
      (budak milik Ibn Abbas) Rasul Allah berkata kepada Muadh ketika dia mengirimnya ke Yemen, “Pergilah kau kepada orang2 Kitab. Ketika kau tiba di sana, ajaklah mereka untuk bersaksi bahwa tiada yang layak disembah kecuali Allah, dan bahwa Muhammad adalah RasulNya. Dan jika mereka mentaatimu, katakan kepada mereka bahwa Allah memerintahkan mereka melakukan sembahyang 5 kali di waktu siang dan malam. Dan jika mereka mentaatimu untuk melakukan itu, katakan bahwa Allah mewajibkan mereka untuk bayar Zakat yang akan diambil dari orang2 yang mampu diantara mereka untuk diberikan kepada orang2 miskin diantara mereka. Jika mereka mentaatimu untuk melakukan hal itu, maka janganlah mengambil barang2 terbaik milik mereka, dan takutlah akan kutukan orang yang tertindas karena tidak ada sekat antara doanya dan Allah.”

      Di Yemen para tourists menyaksikan prasasti bertulisan:
      Masuklah Islam kalo tidak siaplah untuk mati!

      Bagi umat yang diracuni dogma Islam, arti kata2 diatas prasasti ini merupakan bukti kemurahan hati Muhammad, bukti bahwa masuk Islam
      bukanlah paksaan, bukti bahwa Islam itu agama kasih sayang.

      Tapi bagi orang2 beradab dizaman sekarang, maka kata2 diatas merupakan bukti kebiadaban ajaran Islam, bukti bahwa Islam agama paksaan, dan bukti bahwa Islam bukanlah agama kasih sayang.

      Bagi pembaca tentunya tinggal memilih saja mana yang lebih berkenan dalam hatinya. Kalo memang mau menjadi orang beradab tentunya harus menolak dogma Islam. Beragama Islam bukanlah pelanggaran, bukan juga kesalahan, namun melaksanakan ajarannya secara dogmatis akan merupakan pelanggaran HAM dan biadab. Oleh karena itu, letakkanlah HAM dan Demokrasi diatas kepercayaan Islam yang anda anut sehingga anda bisa menjadi muslim atau muslimah yang beradab
      ================

      Islamthis,
      terima kasih atas khayalan anda mengenai anti islam ….

      tapi faktanya, muhammad saw cs HIDUP RUKUN dengan para non muslim baik di mekah mau pun di medinah ….

      itu saja tanggapan saya ….

      harap direnungkan.

  5. @islamthis
    kamu selalu bilang begitu.. dasar.. tukang maksa nih..

  6. @islamthis
    apa sebegitunya kamu g suka sama Tuhan Yesus ??
    kalau begitu kamu g suka ama yang agamanya lain juga ??
    apa yang bikin kamu ga suka?

    • bro @rei …

      kalo FAKTA yg kita liyat menunjukkan bhw KRISTEN TIDAK PERNAH TERLIBAT AKSI -ANTI-ISLAM di mana-mana SO NGEPAIN saya benci tuhan yesus?

      liyat tuh si soedomo. liyat tuh elbe murdani. liyat tuh org2 kapir kristen di ffi. liyat tuh perang ambon dan poso …..

      gimana saya jadi tidak benci tuhan yesus?????

      mikir to leee …..

  7. data yg ente kasih diatas bukan FAKTA!! itu semua asumsi ente doang, makanya cari data yg benar dulu, daripada malu2in…
    sekali lg itu bukan fakta!! referensi tentang kasus tanjung priok, rusuh poso, rusuh ambon semuanya rekayasa ente!!

    saking bencinya ente sama agama lain sampai ente buat fitnah kaya gitu, gue yakin ente cm islam abal2 yg gk ngerti apa2 tentang islam!!

  8. dan semua referensi sumber ente gk ada yg netral, kalau mau buat perbandingan harus dari sumber yg netral!!
    provokator kaya ente yg mesti disingkirkan dari Indonesia ini!!

    • Anda menganggap Kasus tangjung priok tdk pernah ada, makanya baca artikel sejarah dan baca juga di Wikipedia (institusi sy) dan yg terakhir, JASMERAH -jangan sekali2 melupakan sejarah-

  9. Sy juga penasaran nih kenapa islam benci sama kristen? Tlg dijawab dgn kepala dingin donk…..
    ==============

    Islamthis,
    maaf mas, yg jadi ukuran dlm hal benci membenci ini adl kenyataan di lapangan yg sudah benar2 aktual.

    coba anda lihat dan hitung, mana yg lbh sering terjadi sbg fakta:
    a. kristen brutal thd muslim, atau
    b. muslim brutal thd kristen?

    memang benar bhw muslim pun juga benci kepada kristen (anggap saja bgitu). saya pun juga dapat dikatakan benci kpd kjristen. tapi yg mjd ukuran di sini adl, kebrutalan yg tjd di lapangan, spt apa yg dimaksud dalam artikel ini.

    kristenlah yg paling byk melakukan kebrutalan thd muslim, spt yg sudah dipaparkan oleh artikel ini.

    jadi ukurannya bukan kebencian dlm secara ideologi, tp kebencian secara fakta kebrutalan di lapangan.

    dan jika yg mjd ukuran adl fakta kebrutalan di lapangan, maka dapatlah dikatakan skg, bhw KRISTEN LAH YG PALING MEMBENCI ISLAM.

    terima kasih.

    • permisi mas/mbak islam this,
      apa setiap masalah rusuh yg ada diindonesia harus dilihat apa agamanya?

      kenapa setiap masalah harus agama yg dibawa?
      setiap agama tidak pernah mengajarkan kebrutalan atau jahat kepada orang lain yg sprti tadi anda bilang. ini semua masalah orangnya, agama tidak ada salahnya tapi selalu dijadikan tameng.

      jujur kadang saya jengkel liat orang lain yg rusuh, lalu mulai ada rumor kalau itu masalah karena agama dsb, itu bukan agama yg bermasalah! lagi sekali bukan agamanya yg bermasalah! tapi orangnya yg bermasalah….

    • Jangalah kamu menilai semua peristiwa diatas,dgn sudut pandang agama,tetapi nilai lah peristiwa diatas dgn sudut prilaku manusia nya,jgn lah kamu menyalahkan agama nasrani,krna peristiwa diatas yg melakukan seorang agama nasrani,sy mao tanya samaa km,apakah umat muslim di dunia tdk pnh melakukan kerusuhan?sy tdk perlu menyebutkan peristiwa apa yg umat muslim lakukan thdp kristen,krna sy. Tau dan memandang bahwa orang2 tsbt melakukan krna orang2 tsbt sdh dimasukin setan,tdk ada agama 1 pun yg mengajarkan agar saling membenci antara umat yg satu dgn yg lain.dan sy kaget ketika membuka situs2 bahwa alquran mengajarkan umat muslim utk membenci umat nasrani dan yahudi dan dan di sebut Orang kafir,apakah anda yakin ALLAH mengajarkan ajaran tsbt? Sy rasa tdk,dan perlu anda ketahui,di kitab kristen ,kami selalu di ajarkan untuk mengasihi musuh

  10. Maaf ikhwan, ane Islam.. Ane suka artikel ini, tapi ane ga suka pendapat ente:
    “kalo ada manusia kristen yg tidak benci islam, maka KEKRISTENAN manusia itu DIPERTANYAKAN …. alias endak waras …”

    Pernyataan itu sangat-sangat memancing dan tidak benar. Buktinya ane bisa bergaul dengan siapa saja, baik mereka muslim atau tidak. Karena Islam sendiri tidak pernah menyuruh umatnya membenci orang non muslim.

    Dan kesimpulannya:…. Ane meragukan keislaman ente gan…
    Syukron
    ===================

    Islamthis,
    dear ulil …..

    saya dan anda seharusnya HANYA BERPATOKAN pada fakta di lapangan, karena saya pun hanya membahas fakta di lapangan ….

    nah fakta di lapangan menunjukkan, bhw kristen lah yg terbanyak melakukan kebrutalan thd muslim ….

    apakah itu terlalu susah utk anda fahami??

    saya pun bergaul baik dg kawan2 yg nonmuslim, khususnya kawan2 yg kristen ….. dan tidak ada masalah …

    tapi bukan itu yg dijadikan tolok ukur dalam pembahasan ini …..

    kemudian, kalo anda meragukan keislaman saya, maka apakah itu ada hubungannya dg saya???

    Allah lah yg menilai keisllaman saya.

    terima kasih.

    • http://m.voa-islam.com/news/opini/2013/04/02/23856/pemred-tempo-bambang-hary-murti-umat-islam-melanggar-ham/

      bisa dibaca link diatas ya,
      maaf sebelumnya, saya bukannya mau memojokkan siapapun yg merasa disini dipojokkan. tapi sebelumnya saya setuju dengan Ulil Albab Rabbani. kami tidak perah bermasalah dengan orang yg beragama lain, malah berteman baik :D

      sekarang saya mau nanya ya….
      kami hanya ingin merayakan jumat agung, kenapa gereja kami dihancurkan?

      saya memang tidak merasakan langsung bagaimana perasaan saudara kami yg ada di bekasi sana saat gerejanya dihancurkan, tapi kenapa harus dihancurkan?

      tidak mungkin ada agama yg mengajarkan umatnya untuk membenci satu sama lain jadi ini pasti bukan agamanya yg bermasalah, tapi orang yg menganutnya. saya tidak menyalahkan agamanya tapi saya mau bertanya kepada orang yg menganut agama tersebut dan bertindak sewenang2 atas nama agamanya. apa untungnya kamu menghancurkan tempat gereja orang lain? apa kamu senang ada orang yg benci dengan kamu? kita ini sebenarnya saudara semua, berasal dari 1 ibu dan bapak, kenapa harus bertengkar sampe sehebat ini? toh juga kita tinggal di indonesia, ada dibawah hukum yg berlaku diindonesia, ada istilah juga, bhineka tunggal ika :D berbeda2 tapi tetap 1…

      kalian ngga sedih kalo tempat ibadah kalian dihancurkan?

  11. Tidak ada satu agama pun yang mengajarkan untuk saling membenci umat agama yang satu dengan yang lainya. apakah dengan adanya peristiwa2 yang anda sebutkan diatas, karena yang melakukan Orang kristen, trus anda langsung memvonis kalau setiap Orang nasrani adalah jahat, kafir?

    skrng, saya tanya kpda anda, apakah seluruh umat muslim di dunia tidak pnh melakukan kejahatan? di dunia ini, tidak ada satu Orang manusia yang sempurna, setiap Orang mempunyai dosa. janganlah kalian memvonis karena akibat peristiwa tsbt Orang nasrani jahat,semua kita balikan ke orang2 nya masing.

    ingatlah Allah selalu mengajarkan kita untuk berbuat baik. di alkitab kristen, kami di ajarkan selalu tentang kasih, kasihilah sesamamu manusia seperti engkau mengasihi diri sendiri dan kasihilah musuh mu. dan saya hampir tidak percaya ketika saya membaca artikel di situs2, bahwa tyta alquran mengajarkan Orang muslim untuk membenci Orang nasrani dan yahudi, apakah anda yakin, kalau Allah mengajarkan seperti itu, seperti apa yang tertulis di kitab muslim? Saya rasa tidak, janganlah menghakimi Orang lain, hanya Allah yang maha kuasa lah yang berhak menghakimi manusia dan tidak ada seorangpun yang tau, agama apa yang masuk neraka dan surga, sebaiknya bertobatlah sekarang, sebelum ajal menjemput kita..
    ===========================

    Islamthis,
    Message Anda mengimplikasikan 3 hal. Dan akan saya sikapi ketiga hal tersebut dengan baik, insya Allah.

    Pertama.
    Anda tampak ingin menekankan bahwa seluruh agama mengajarkan kebajikan; tidak ada agama yang mengajarkan saling benci terhadap agama lain.

    Sikap saya adalah, saya, khususnya artikel ini, TIDAK MEMBICARAKAN ajaran agama. Yang saya bahas dan bicarakan adalah FAKTA, bahwa kekristenan telah mencetak manusia-manusia untuk membenci umat lain khususnya Muslim. Fakta lapangan memang mengindikasikan ke sana. Di dalam artikel ini di atas sudah saya beberkan insiden-insiden kekerasan Kristen terhadap Muslim.

    Dan insiden-insiden itu hanya menunjukkan bahwa orang Kristen telah di-indoktrinisasi oleh Gereja untuk membenci Muslim. Kebalikannya, hanya segelintir insiden yang dilakukan Muslim yang menyerang Kristen.

    Jadi yang saya bicarakan adalah insiden, bukan ajaran agama.

    Kedua.
    Alquran tidak mengajarkan Muslim untuk benci orang Kristen dan Yahudi. Yang Alquran ajarkan adalah bahwa bahwa kalau orang Yahudi atau Kristen menyerang Muslim terlebih dahulu maka perangilah mereka.

    Ketiga.
    Tentang menghakimi manusia lain, silahkan baca artikel saya ini, maka saya tegaskan bhw kita manusia diperintahkan oleh tuhan utk menghakimi sesama.

    baca artikel saya soal menghakimi ini,
    http://islamthis.wordpress.com/2013/03/26/bolehkah-kita-menghakimi/

  12. Kenapa kalian hanya membicarakan kerusuhan2 yang kalian percaya adalah umat nasrani yang melakukanya? Perlu kalian ketahui tidak semua umat nasrani yang melakukannya, mereka hanyalah bertopeng dengan memakai atao membawa agama nasrani, biar bangsa kita terpecah belah.

    sekarang saya tanya apakah kalian ingat peristiwa kerusuhan mei? Yang dimana indonesia hancur, akibat oknum2 tertentu? Apakah kalian tau berapa banyak Orang yang mati? Berapa banyak cwe2 yang diperkosa secara bruntal, dan mereka yang mengalaminya kebanyakan beragama nasrani dan beretnis tionghoa / cina, siapa yang disalahkan dalam hal ini?

    apakah kalian tau, mereka adalah Orang yang mengatas namakan muslim, berapa banyak toko yang hancur? Kalian itu di adu domba, apakah akibat dari semua ini? yah tentu banyak Orang yang beragama nasrani khusunya Orang cina yang kehilangan rumah, usaha, kelgnya dan lain-lain, dan siappa yang rugi dalam hal ini? Kita semua yang rugi tentunya. setiap perusahaan atau mall, biarpun kebanyakan Orang cina yang memilikinya, tapi mereka juga memperkerjakan umat muslim.
    ingat akibat kejadian ini, tidak hanya umat nasrani yang di rugikan tapi juga umat muslim, apakah kalian tau mereka sudah di imingi oleh duit dan dimasukki hawa nafsu setan, banyak mall yang dibakar, dan di dalam tersebut, banyak pegawai2 yang kerja di dalamnya yang kebanyakan adalah umat muslim, mereka tidak diperbolehkan keluar, mereka dibakar hidup2.

    berapa banyak Orang yang mati akibat kejadian tersebut? mereka yang mati, yang diperkosa, yang hamil, yang gila, yang trauma, mereka tidak bersalah, mereka semua hanya korban dari ke egoisan seseorang yang menjelekkaan suatu agama.

    apakah juga kalian ingat tragedi bom bali? Bali berduka, banyak turis asing yang meninggal, apakah kalian tau siapa penge bom tersebut? Semua Orang kini sudah tau, di tv sudah di siarkan mereka umat muslim.

    seharusnya kalian berkaca diri, buanglah keegoisan, berfikirlah dengan jernih, tidak ada suatu agama yang mengajarkan harus membenci umat yang lainya, kita tidak akan pernah tau siapa nanti yang akan msk neraka dan surga, hanya isa al masih atau ALLAh Bapa.
    ======================

    Islamthis,
    Pertama.

    Anda salah di dalam melihat spesifikasi kasus.
    Yang saya maksudkan insiden kekerasan di sini adalah bilamana insiden tersebut adalah DISENGAJA ATAU DIRENCANAKAN. Artikel ini tidak membicarakan insiden kekerasan yang sifatnya spontan. Kerusuhan mei sifatnya adalah spontan.

    Ingat, kerusuhan tanjung priok, kerusuhan Ambon, kerusuhan poso, konflik manokwaro kota Injil, kasus atmowiloto dan lain lain merupakan insiden kekerasan agama Kristen terhadap Islam yang sifatnya adalah direncanakan, disengaja.

    Dengan demikian, sanggahan Anda atas artikel saya ini sama sekali TIDAK MENGENA.

    Kedua
    Tragedi Bali.
    Tragedi Bali tentunya di luar dari yang dibicarakan artikel ini. Dan lebih mengejutkan lagi adalah, tragedi Bali sebenarnya adalah REPONS ATAS KEJINYA MASYARAKAT KRISTEN BARAT TERHADAP UMAT MUSLIM DI DALAM KASUS PALESTINA karena Kristen selalu membela Israel dan selalu memojokkan perjuangan Muslim.

    Mungkin secara sembrono, seluruh Muslim dapat membenarkan tindakan bom Bali, karena latar belakang kasus ini adalah kebejatan Barat terhadap konflik Palestina, secara khususnya, bom Bali menyasar bangsa australia karena bangsa ini IKUT AKTIF menempatkan tentaranya di afghanistan untuk mengobok2 kehormatan negara Islam.

    Jadi, apa yang salah dari peristiwa bom bali? Siapa yang salah, Muslim atau bangsa Kristen? Bukankah bangsa Kristen lah yang telah menganiaya bangsa Muslim di Timur tengah?

    Ketiga
    Isa Almasih as sendiri tidak tahu apakah dia akan masuk Surga, karena pada dasarnya Isa Almasih as adalah manusia belaka yang nasibnya ada di tangan Allah.

    Baca di sini,
    http://islamthis.wordpress.com/2013/02/27/tuhan-jesus-yang-minta-didoakan-berkat/

    • Hallah islam this kebanyakan pake bukti palsu… Bukti yg hanya berdasarkan omongan dr mulut ke mulut, bukti yg g ada kekuatannya dan bukti yang hanya memihak satu pihak. Makanya kalo ngomong itu dipikir, baru diucapkan bung… Jangan asal nyeplos aja… Kuncir dulu tu mulut..
      ==========

      Islamthis,
      haaaaa ….????

      jangan berkelit, bung. ga baek!

  13. Gue curiga nih islamthis bukan orang islam. Ataupun islam , paling-paling daya nalarnya KURANG. Gue sendiri emang bukan muslim yang taat, tapi sebisa mungkin gue tunjukkan kalo islam itu bukan seperti yang ‘orang islam’ tunjukkan pada umumnya (FPI, teroris2 bau tai, dll).

    Istri gue seorang WNA dan Katolik, memang pada awalnya dia benci islam, tetapi itu karena ‘ketidaktahuan’ dia tentang islam yang sebenarnya. Toh pada akhirnya dia malah bela saya habis-habisan ketika saya dapat perlakuan rasisme/SARA di negeri sebrang hanya karena teman dari mertua saya tahu saya orang islam.

    Yang lebih salut lagi, kedua mertua saya ateis, mereka menjalankan natal & paskah hanya karena itu ‘tradisi’. Dan bapak mertua saya sampai marah-marah kepada temannya itu dan bilang kepada saya untuk bilang ke dia ” I also hate christianity”. Tapi saya cuma senyum-senyum baik kepada orang yang SARA tersebut. Dan saya bilang ke mertua saya kalau Jesus a.k.a Isa A.S is respected in Islam.

    Agak jengkel memang dan emosi mendengar bagaimana dia hina agama saya. Tapi saya cuma bisa bilang ke orang tersebut ;
    “kalau anda lihat saya muslim sebagai teroris seperti yang anda lihat di berita, apakah saya harus lihat anda sebagai kartel, mafia atau pedofil, yang mana saya lihat berita di Mexico dan belahan bumi lainnya yang mayoritas kristen (katolik)? Bahkan di tahun-tahun jauh sebelum terorisme “identik” dengan islam, teror “identik” dengan KKK, IRA dll yang notabene gerakan ekstremis kristen yang mana juga rasis.”

    Ya poinnya, islamthis sudahlah ga usah perburuk keadaan, kalau anda memang muslim seharusnya anda bersikap sebagaimana muslim sejatinya. Toh di islam kita diajarkan : Agamamu adalah agamamu, agamaku adalah agamaku. Allah SWT menciptakan perbedaan di dunia bukan untuk saling kecam / perang, tetapi untuk saling mengenal. Itu jelas lho di Al Qur’an.
    ===============

    Islamthis,
    Pertama.

    saya adl muslim, insya allah muslim sejati. minimal, saya salat 5x sehari PLUS salat sunnahnya. saya ngaji setiap malam. dan kalo saya bukan muslim – ato muslim kacangan, lantas mengapa saya membuat blog ini yg isinya mengcounter kekafiran?

    saya tulis2 begini bukan berarti saya riya, tapi toh saya juga harus counter semua tuduhan kepada saya.

    Kedua.
    saya baca pengalaman anda sendiri yg berkarib dg keluarga nonmuslim, langsung di negara asalnya.

    bukankah hal itu semakin MENGUATKAN point artikel ini? bukankah sudah terbukti bhw nonmuslim lah yg DI-MINDED-KAN utk membenci islam dan muslim?? bahkan dari kisah anda ini, justru yg atheis lah yg ramah tdp islam, dan yg katholik lah yg benci islam sampai ke ubun-ubun ….

    dan istri anda sendiri, awalnya sangat benci islam. dan setelah jadi istri anda, dia melunak. itu bukti apa??? org katholik yg cari gara2, bukan???

    itu bukti paling GRESSSS, bukan??

    Ketiga.
    saya tulis artikel ini (dan semua artikel di blog ini), TUJUANNYA ADL utk mengcounter kekejian org kristen lewat web2 mereka, macam ffi, answering-islam, isadanislam dll. khususnya ffi, menghujat islam sbg agama yg brutal dan anti kemanusiaan, nabinya bajingan.

    berangkat dari sini, siapa yg memulai??

    jadi kalo anda ingin menyalahkan saya, sebaiknya anda salahkan dulu ffi. bgm???

    Penutup.
    di kantor saya, saya punya kenalan, namanya pak hendro. di luar kantor dia adl seorang pendeta katholik.

    kl dia ngobrol, sll isinya hujat2 islam, pada semua isunya. itu apa??

    hanya karena dia sepuh, tidak saya balas, saya diam saja.

    anak2 kristen memang sll diajarkan utk benci islam kok itu terbukti.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 52 other followers

%d bloggers like this: