Islam Menurut Anjing

Salah satu ajaran Islam yang paling banyak dihujat kaum karosetan adalah ajaran mengenai perlakuan Islam terhadap anjing. Bangsa kapirit melihat bahwa Islam mengajarkan betapa Allah amat membenci anjing, dan terkesan Allah amat dendam terhadap anjing. Dalam pandangan kaum kapirit karosetan, Allah memerintahkan kaum muslim untuk turut membenci dan menyengsarakan anjing. Dalam kehidupan sehari-hari, tampak sekali gejala di mana kaum Muslim amat membenci anjing, namun di pihak lain terlihat bahwa kaum Muslim amat menghormati kucing. Terdengar oleh telinga kaum kapirit ketika para Muslim bertutur bahwa kucing adalah hewan kesayangan Nabi Muhammad.

Islam juga mengajarkan bahwa air liur anjing adalah najis. Jika terkena air liur anjing ini, maka si Muslim harus membasuhnya dengan air berulang-ulang. Kapirit pun tetap ingat bahwa Islam mengajarkan bahwa Malaikat Rahmat tidak akan masuk ke dalam rumah seorang Muslim jika di rumah tersebut terdapat seekor anjiing.

Tampaknya itu adalah hal paling keji yang ditampakkan Islam, di mana Islam mengutuki anjing, dan di lain pihak menyayangi kucing yang dianggap sebagai hewan kesayangan Nabi.

Benarkah demikian?

Anjing sendiri, sebenarnya juga punya masalah. Tampaknya masalah itulah yang menurut Islam harus dihindari. Setidaknya anjing mempunyai empat masalah, yang mana ke empat masalah itu HANYA ADA PADA MAHLUK YANG BERNAMA ANJING. Dan keempat masalah itu adalah buruk, bukannya baik.

Pertama.

Anjing adalah satu-satunya hewan yang diidentikkan sebagai pembawa virus rabies. Memang diakui bahwa ada hewan lain yang merupakan pembawa rabies, namun anjing tampaknya berada pada urutan teratas dalam hal pembawa virus rabies. Lebih pula, kalau pun misalnya virus rabies terdapat pada hewan kelelawar, namun masalahnya adalah kelelawar tersebut ‘tidak dekat’ dengan manusia. Kelelawar di hutan, sementara manusia toh di pemukiman manusia. Begitu juga dengan kuda misalnya, yang juga digolongkan sebagai HPR, hewan pembawa rabies. Toh populasi kuda peliharaan jauh lebih sedikit dibanding populasi anjing peliharaan. Sehingga walau pun kuda terkena rabies, sedikit sekali kemungkinannya menjangkiti manusia, atau menjadi massalah di tengah masy manusia.

Populasi anjing peliharaan, sebenarnya dapat dikalahkan dengan kucing yang juga merupakan hewan yang banyak dipeliharan manusia. Namun toh pada akhirnya, kembali lagi ke keadaan semula, bahwa tampaknya anjing lah yang selalu diidentikkan dengan rabies; kucing tidak.

Oleh karena itu, keputusan Islam sudah benar dan tepat untuk menjauhkan umat manusia dari anjing ini, karena hewan ini memberi peluang besar terjadinya kasus rabies pada manusia.

Lebih ajaibnya lagi adalah, Islam mengajarkan bahwa jika seorang Muslim terkena liur anjing (liur anjing itu sendiri digolongkan najis terberat dalam Islam), maka Muslim tersebut harus membersihkan dengan air yang banyak. Banyak, artinya harus dibasuh dengan air sebanyak 7 kali dengan menggunakan air yang mengalir. Dan ternyata arahan ini KONSISTEN dengan arahan yang diberikan oleh dunia kedokteran dan dunia veterinerian.

Menurut sumber dari majalah flona, Pertolongan pertama apa yang harus dilakukan saat tergigit anjing (apapun kondisi anjing)? Jangan dulu dibasuh dengan alkohol. Yang mesti dilakukan terlebih dahulu, yakni mencuci daerah luka gigitan dengan air mengalir. Gunakan sabun agar protein dari virus yang ada dalam air liur terangkat. Lakukan sambil terus mencuci dengan air mengalir. Setelah itu baru diberikan antibiotik.

Access from,

http://duniaveteriner.com/2009/07/mengenali-hewan-pembawa-rabies/print

access date, 22 Oktober 2011.

Apakah apa yang diarahkan oleh Dunia kedokteran meniru Islam? Atau apakah para dokter dan para veterinerian kesemuanya adalah Muslim?  Tentu saja tidak. Mereka akan mengatakan apa yang harus dikatakan secara ilmiah. Terlebih para dokter tersebut tidak mengenal Islam, apalagi Muslim. Toh pada akhirnya keajaiban itu terjadi juga secara alamiah, di mana arahan para dokter dan arahan Islam seirama.

Kedua.

Anjing adalah satu-satunya satwa yang mempunyai kebiasaan menjulur-julurkan lidahnya, seolah dia sedang kehausan, padahal tidak sama sekali.

Bagi manusia sendiri, menjulur-julurkan lidah berarti mengejek dan melecehkan lawan bicara. Namun kini kita melihat anjing menjulur-julurkan lidahnya ke semua mahluk, seolah dia mengejek semua mahluk yang tidak tahu duduk perkara apa-apa. Singkatnya, kebiasaan anjing yang satu ini amat buruk.

Ketiga.

Anjing adalah satu-satunya satwa yang suka menggonggong siapa pun yang dia tidak kenal dengan maksud untuk menakut-nakuti.  Bahkan terkadang menggonggongnya itu diawali dengan suara menggeram yang mengerikan, seolah anjing itu sedang dilanda amarah yang luar biasa terhadap sang objek, manusia. Ini namanya TIDAK SOPAN! Manusia mana pun pasti akan takut dan tertekan kalau digonggong anjing.  Dapat dikatakan, anjing adalah satwa yang tabiatnya adalah MENCURIGAI siapa pun selama anjing tidak mengenal orang itu, dan bentuk dari MENCURIGAI tersebut adalah dengan menggonggong terhadap orang tersebut.

Kemudian, kalau anjing itu tidak diberi rantai pengaman, pastilah anjing itu akan mengejar objek (manusia) tersebut, dan jika tertangkap, pastilah manusia itu akan digigit-gigit dan dicabik-cabik. Manusia mana yang tidak takut??

Keempat.

Anjing adalah satu-satunya satwa, yang akan menyerang objek / manusia, walau pun sang anjing tidak sedang ingin makan, alias sedang kenyang. Bandingkan dengan satwa lain. Satwa lain akan menyerang objek lain kalau dan hanya kalau satwa  tersebut sedang lapar, atau jika sedang diganggu.

Ular misalnya. Kalau seekor ular sedang kenyang, maka siapa pun yang lewat atau mendekat ke ular, pastilah aman karena ular tidak akan bereaksi apa-apa – selama ular tidak merasa sedang diganggu. Begitu juga dengan buaya. Buaya akan menjadi ganas, kalau dan hanya kalau buaya tersebut sedang lapar. Kalau toh buaya kenyang, pasti buaya tersebut tidak akan bereaksi apa-apa terhadap objek sekitar.

Namun toh anjing lain sendiri. Lapar atau  tidak lapar, kenyang atau  tidak kenyang, dia akan tetap menyerang manusia. Lapar atau kenyang, dia tetap akan menggonggong manusia. Dan kalau saat itu si anjing tidak diikat dengan rantai pengaman, pastilah anjing itu akan menyerang manusia yang mendekat, padahal si anjing sudah kenyang makan banyak.

Mengenai hal ini, manusia jahat mempunyai ide yang jahat pula berkenaan dengan tabiat anjing yang jelek ini.

Sang pemilik anjing akan senang sekali membawa anjingnya jalan-jalan di  tengah kota, dan anjing itu dirantai oleh sang majikan. Kalau di tengah kota sang majikan bertemu dengan seorang person yang merupakan musuh dari sang majikan, maka majikan tersebut tidak segan akan melepas rantai anjing dan memerintahkan anjing untuk mengejar dan menggigit manusia musuh dari majikan tersebut. Kalau sudah begini pastilah anjing akan menurut kepada perintah tuannya. Anjing akan mengejar manusia musuh majikannya, dan kemudian menerkam musuh tersebut sehingga berdarah-darah. Anjing akan berhenti dengan keganasannya, jika sang majikan dari anjing tersebut memerintahkan sang anjing untuk berhenti.

Di sini kita melihat, bahwa sebenarnya anjing itu KENYANG karena sudah diberi makan banyak. Namun tabiat anjing yang jelek dan satanik, ia akan senang sekali menerkam manusia mana pun, tidak perduli ia lapar atau kenyang. Kalau kuda mempunyai tabiat dan kesenangan untuk berlari, dan burung mempunyai tabiat dan kesenangan untuk terbang, maka anjing mempunyai tabiat dan kesenangan untuk menerkam manusia. Kalau kenyataannya tidak ada laporan manusia yang diterkam anjing, ITU HANYA KARENA SANG ANJING SELALU DIRANTAI oleh majikannya.

Bandingkan keadaannya dengan simpanse. Katakanlah seseorang memelihara simpanse dan selalu memberinya makan yang cukup. Namun apakah simpanse dapat diperintah untuk mengejar dan menerkam manusia musuh dari majikan?? Apalagi saat itu si simpanse sedang kenyang. Tidak pernah ada kejadian seperti itu.

Belum lagi dengan massalah perantaian atau pengkurungan anjing ini.

Manusia yang memelihara musang,  pasti akan mengurung musang tersebut dalam sangkar. Maksud mengurung si musang itu adalah karena kalau tidak dikurung, maka musang akan kabur dan tidak mungkin akan kembali. Jadi, manusia mengurung musang bukan karena musang itu berbahaya kalau dibiarkan lepas bebas.

Juga misalnya, manusia yang memelihara kuda pasti mengurung kudanya di dalam kandang. Si kuda dikurung dalam kandang, bukan karena kuda itu berbahaya bagi keselamatan manusia lain jika dibiarkan bebas lepas. Kuda itu dikurung karena kalau dibiarkan lepas bebas, pasti akan hilang.

Namun anjing?

Anjing peliharaan akan dirantai atau dikurung dalam kandang, bukan karena anjing itu akan hilang kalau dibiarkan lepas bebas. Anjing kalau tidak dikurung atau dirantai, maka si anjing akan menyerang dan membahayakan orang lain.

Itulah satanik nya anjing.

 

Apakah Allah dan Muslim membenci anjing?

Setelah memandang ajaran Islam secara keseluruhan, seorang  kapir yang sesat dan keji akan sertamerta berkata bahwa Allah telah membenci anjing, mahluk yang tidak berdosa tersebut.

Islam tidak mempunyai catatan mau pun ajaran yang menyebutkan bahwa Allah membenci anjing, dan juga tidak mengajarkan kaum Muslim untuk turut membenci anjing. Anjing, sebagaimana mahluk lainnya, mendapatkan hak yang sama dengan hewan / mahluk lain untuk dilindungi dari semua kesia-siaan.

Kalau lah memang benar bahwa Allah membenci anjing, dan memerintahkan kaum Muslim untuk membenci anjing – bahkan diperintahkan untuk membunuhi anjing, maka pertanyaannya adalah, MENGAPA ALLAH MENCIPTAKAN anjing  tersebut sejak semula? Mengapa Allah menciptakan suatu hal yang Allah benci kepada hal tersebut? Apakah Allah akan rugi besar kalau Allah tidak menciptakan anjing?

Jawabannya adalah, bahwa Allah tidak pernah membenci anjing. Kalau lah memang benar, katakanlah, bahwa Allah membenci anjing, maka sejak semula Allah tidak akan menciptakan anjing tersebut. Oleh karena itu, fikiran kaum kapirit yang menyatakan bahwa Allah / Islam membenci anjing, adalah TIDAK BENAR.

Buktinya, toh Allah memberi rejeki kepada anjing-anjing yang ada di seluruh Dunia. Anjing  tetap dapat tidur dengan nyenyak baik malam atau siang. Anjing dapat melahirkan dan membesarkan anak-anak mereka. Allah beri anjing-anjing itu bulu-bulu yang indah, tubuh yang indah, dan langkah kaki yang indah. Masih kurang, Allah sudah takdirkan bahwa anjing akan menjadi salah satu hewan yang paling banyak dipelihara manusia, sehingga dalam peliharaan manusia itu sang anjing hidup dalam kemanjaan yang luar biasa. Itu semua menandakan bahwa Allah sama sekali tidak benci anjing. Bahkan kebalikannya, Allah telah tunjukkan bahwa Allah menyayangi bangsa anjing tersebut.

Dalam Islam diajarkan mengenai kisah seorang wanita pendosa dengan seekor anjing yang kehausan di tengah padang pasir. Suatu saat sang wanita pendosa yang sekarat kehausan merangkak-rangkak di tengah padang pasir menuju sumur air satu-satunya di padang pasir tersebut. Di dekat sumur itu juga telah duduk seekor anjing yang sudah kehausan bukan kepalang. Wanita pendosa ini melepas sepatunya, kemudian mengambil air sumur tersebut dengan sepatunya untuk dia minum. Ketika dia ingin minum  tersebut, ia pandangi wajah anjing yang menatapnya memohon belas kasih. Terbitlah rasa iba si wanita pendosa tersebut. Ia berikan air tersebut ke sang anjing sehingga sang anjing dapat meminum air tersebut untuk melepas dahaganya. Setelah kenyang, sang anjing tampak gembira dan menunjukkan rasa terima kasihnya kepada sang wanita tersebut. Setelah itu, sang wanita menurunkan lagi sepatunya ke  dalam sumur untuk mengambil air untuk dirinya sendiri. Dan belum lagi air itu dapat ia minum, wanita itu meninggal dunia karena kehausan. Nabi Muhammad menyatakan bahwa wanita pendosa tersebut masuk surga karena kesemua dosanya telah diampuni Allah karena belaskasihnya terhadap mahlukNya yang lain yaitu anjing.

Dari Abi Hurairah r.a. dari Rasulullah saw berabda, “Telah diampuni seorang wanita pezina yang lewat di depan anjing yang menjulurkan lidahnya pada sebuah sumur. Dia berkata, “Anjing ini hampir mati kehausan”. Lalu dilepasnya sepatunya lalu diikatnya dengan kerudungnya lalu diberinya minum. Maka diampuni wanita itu karena memberi minum. (HR Bukhari)

Menganiaya Anjing.

Islam mengajarkan, bahwa Muslim diperintahkan untuk berbuat ihsan, yaitu berbuat kebajikan. Berbuat kebajikan di sini, tentu saja berbuat bajik kepada siapa saja, dan dalam hal ini kepada anjing.

Adalah dosa besar jika ada seorang Muslim menganiaya anjing. Dan apalagi, adalah dosa besar jika ada seorang Muslim membunuhi anjing, padahal anjing itu tidak punya salah apa-apa. Kalau orang Muslim itu beralasan bahwa Islamlah yang memerintahkan untuk membunuhi anjing, maka Muslim tersebut telah salah besar. Orang itu pasti tidak akan dapat menunjukkan ayat Alquran mau pun Alhadist yang memerintahkan membunuhi anjing tersebut.

Memang benar bahwa Muslim dilarang untuk memelihara anjing, apalagi mendekati anjing, karena anjing itu adalah najis. Namun bukan berarti anjing itu adalah hewan yang harus dibunuh dan ditumpas sampai punah. Mengapa sampai ada Muslim atau kaum kapir yang berfikir bahwa jika Islam melarang Muslim untuk memegang anjing, maka itu berarti Islam memerintahkan supaya anjing dibunuhi??

Islam membuat jarak dengan satwa anjing, HANYA SECARA SYAR’I yang artinya, Islam mengajarkan kaum Muslim untuk menjauhi anjing hanya secara keagamaan. Islam membenarkan kaum Muslim untuk memelihara anjing selama anjing itu tidak masuk atau tidur di rumah yang sama dengan manusia. Pun Islam membenarkan kaum Muslim untuk memakai anjing dalam perburuan hewan untuk dimakan seperti rusa, ikan di sungai delele. Itu juga artinya, kalau anjing peliharaan tersebut telah menjalankan tugasnya menangkapi hewan buruan seperti rusa atau ikan, maka sang majikan harus memberi makan yang cukup kepada anjing tersebut. Berilah anjing itu tempat berteduh dan tidur yang layak. Jika majikan itu melakukan kesemua hal tersebut, MAJIKAN TERSEBUT BERPAHALA di sisi Allah.

72 Responses

  1. Pertamax lg.

    Emang hanya umat Islam yg patuh perintah Allah SWT sejak Nabi Adam as sampai akhir jaman.

  2. Anjing merupakan hewan yang mempunyai penciuman tajam, dan telah banyak membatu manusia untuk melacak dan mengunkap kejahatan, bersyukurlah karena Allah telah mengaruniai anjing kemampuan tersebut untuk dimanfaatkan oleh manusia.
    Membenci anjing tanpa alasan atau bahkan sampai menganiayanya adalah perbuatan tidak benar.

  3. Agama = Anjing! TITIK!

    • kamu ngkali yg anjing…..

      biasalah …

      anjing menggognggong …..

      eh kamu atheis yaaa????

    • Ah ucapan khas atheis.. yang pasti Atheis tidak mempunyai Dasar ajaran Moral yang baku, yang dapat di terima secara universal. jadi beginilah atheis.. kekekekeke

  4. 5. anjing suka menjilat tuannya…. (transfer kuman/virus?)

    tetapi kita diperbolehkan memeliharanya dan memakan hasil buruan anjing/srigala/macan, dll
    AQ 5:4

  5. Not every person knows how to love a dog, but every dog knows how to love a person

  6. maya, on December 26, 2011 at 2:37 am said:

    Not every person knows how to love a dog, but every dog knows how to love a person

    kate sape tuuuu??

    termasuk di sini si anjing itu menggonggong orang yg lewat ampe ketukatan??

    termasuk di sini mengejar dan menguber orang lewat ampe terkencing-kencing??

    • itu anjing yg rabies kali. dia pasti agresif. atau anjing yang biasa dianiaya manusia, sehingga dia menganggap manusia adalah ancaman. coba ente klo ktmu anjing kecil, yang masi polos, ente panggil, pasti dia dengan senang hati nyamperin ente, sambil mengibaskan ekornya. karena dia ga tau manusia itu banyak yg jahat. yang suka menganiaya anjing. pada dasarnya anjing itu baik dan penyayang.

    • anjing yg menyerang orang di tempat umum, pasti anjing sakit, dan menurut hadist boleh dibunuh, tapi anjing pintar dan sehat serta terdidik tidak akan melakukan hal bodoh seperti itu, anjing pintar akan selalu melindungi majikan dan keluarganya dan mencintai mereka dengan tulus, maha besar Allah yang telah menciptakan anjing

  7. anjing janganlah di sakiti walaupun orang muslim melaran memelihara anjing tetapi kta tdk bolh menganiyayanya

  8. gw stuju dngn maya…
    anjing itu hewan yang setia… dia sayang sama majikannya… mkanya di jaga majikkannya dari orang asing….. skarang gine,,,, loe klw ktemu anjeng napa lari??? klo loe gk da ngerasa salah apa”,,, ya,,, nyante aja jlan loe…. loe lari brarti loe pnya masalah…. anjeng tu ngeliat orang dari gelagatnya…. klw loe jln nyante loe gk akan di kjar…… jadi, ksimpulannya,,, anjing tu hewan setia pada majikannya..

  9. asd, on February 27, 2012 at 3:19 pm said:

    gw stuju dngn maya…
    anjing itu hewan yang setia… dia sayang sama majikannya… mkanya di jaga majikkannya dari orang asing….. skarang gine,,,, loe klw ktemu anjeng napa lari??? klo loe gk da ngerasa salah apa”,,, ya,,, nyante aja jlan loe…. loe lari brarti loe pnya masalah…. anjeng tu ngeliat orang dari gelagatnya…. klw loe jln nyante loe gk akan di kjar…… jadi, ksimpulannya,,, anjing tu hewan setia pada majikannya..

    masalah kamu adalah, kamu terlalu meng-generalisir kaum anjing.
    Tidak semua anjing ramah terhadap stranger. Memang benar, ada anjing yang ramah terhadap stranger. Namun banyak juga anjing yang garang terhadap stranger. Itu yang kamu lewatkan.
    .
    Saya sering kok, pernah kok, jalan nyante di depan anjing. Eh tau2 tuh anjing menggonggong saya dengan suara menggelegar. Berasa berhenti semua darah yang mengalir ke wajah saya. Itu benar-benar kejadian. Bagaimana menurut kamu?
    .
    Sudah banyak pemda yang kelimpungan dengan banyaknya kasus kaum anjing mengigit manusia di wilayah masing-masing. Anjing2 itu menggigit manusia tanpa alasan apapun. Tebe2 aja mengejar dan menggigit. Belum lagi kasus rabies. Bagaimana menurut kamu?
    .
    Pan di artikel ini, sudah saya paparkan, anjing itu PENURUT TERHADAP PERINTAH TUAN-NYA. Artinya, kalau tuan-nya perintahkan anjing untuk mengejar dan menggigit musuh tuan-nya, so si anjing akan berbuat demikian. Apakah itu harus kita puji dan pertahankan? Apakah etis kita menangani musuh kita dengan melepas anjing?
    .
    Kakak saya pernah ngalamin, apa yang dialami banyak orang. Kakak saya bertamu ke rumah dosennya yang punya anjing. Tuh si anjing terus menggonggong kakak saya. Si kakak ketakutan. Kemudian dosen keluar, dan membukakan pintu gerbang untuk kakak saya. Kakak saya masuk. Si dosen memerintahkan si anjing untuk diam. Memang benar bahwa si anjing diam. Namun si anjing terus menguntiti kakak saya, seolah kakak saya adalah manusia yang berbahaya. Apakah itu etis?
    .
    Apakah kita manusia yang beradab dan mempunyai martabat BERHAK untuk merasa ketakutan setiap saat kita bertemu dengan anjing? Jangan bilang bahwa anjingnya tidak bersalah. Jelaslah anjingnya yang salah karena terus menyalak dan menggonggongi kita manusia, padahal kita manusia tidak salah apa-apa. Bukankah kita manusia BERHAK untuk merasa nyaman dan bebas dari rasa takut?.
    Saya sudah kata di artikel ini, bahwa anjing beda sendiri. Walau pun anjing kenyang, tetap dia akan terus mengejar kita manusia khususnya stranger. Kalau kita kena, kita akan digigit. Sementara hewan lain, akan ganas hanya kalau mereka lapar atau ketika sedang bawa anak. Kalau kenyang, toh hewan2 itu anteng saja meski kita lewat di depannya.
    .
    Harap kamu cermati dengan seksama dan bijaksana.

    • Benar sahabat, saya kalau bertamu, terus diplototin dan diikutin oleh salah seorang anggota keluarga, saya 100% tidak nyaman bahkan tersinggung, tapi manakala yg melakukannya anjing pemilik rumah, maaf saya tentunya tidak perlu tersinggung.

    • ibarat kata, “tak kenal maka tak sayang”.
      kalo blm dicoba, ga akan tau.. hehhee
      ane pecinta binatang, segala ciptaanNya memiliki keistimewaan tersendiri, ada (-) ada (+)
      kita lah seharusnya manusia yg harus mengerti mereka, kitalah yg harus menyayangi & menjaga mrk tanpa pandang pilih kasih Ganas/lembut/Jijik/bersih,itulah anugerah illahi… bukan ingin mrk menjadi seperti itu, karna merekalah yg lbh dulu tinggal disini, kita lah yg telah merusak rumah tinggal mereka, harusnya kita wajib menghormati mereka yg lbh dulu tinggal, thanks. “ada Tuhan disetiap ciptaanNya” :)

    • to @maybe.

      capek ngomongnya …..!!!!!

  10. Belum ada orang mati idup lagi.. bijaksanalah..MISTERI.. Allah Maha Tahu.., buat apa anjing di ciptakan ? hanya Allah yg tahu.. kita liat contoh, nyamuk (cuci darah = positif, DB = Negatif). Tikus (Pembersih sisa makanan = positif, PES = Negatif)…
    Bahkan bakteri yg idup dlm tubuh = Positif tapi yg bakteri mati = Negatif alias sebabkan demam kehendakNYA ..kun fayakun.. Allah Maha Segalanya… itu kalo lo2 pade percaya kebesaran Allah.. iman = kepercayaan = agama = punya tuhan bukan komunis, radikalis

  11. Denver, (tvOne)
    Seorang penyiar berita di Amerika Serikat mendapat gigitan anjing di bibirnya saat siarang langsung. Pemilik anjing segera membawa korban ke rumah sakit terdekat untuk mendapat perawatan medis.

    http://video.tvonenews.tv/arsip/view/53522/2012/02/10/bibir_penyiar_berita_digigit_anjing_saat_siaran_langsung.tvOne

  12. @islamthis,

    Saya ingin meluruskan pandangan yang salah mengenai anjing yang diungkapkan oleh islamthis,

    islamthis telah mengemukakan empat alasan yang dikatakan sebagai masalah yang dimiliki anjing, dan menjadikannya sebagai alasan islam menolak anjing. Namun alasan2 tersebut sebenarnya masih berupa pendapat semata, yang tidak sesuai dengan fakta ilmiah.

    Pertama

    Islamthis mengatakan anjing sebagai SATU-SATUNYA pembawa rabies. Tetapi kemudian MENGAKUI sendiri bahwa ADA hewan lain yang membawa virus rabies. Dari sini saya mengatakan islamthis tidak konsisten dalam berkata-kata. Dan jika alasan ini dijadikan sebagai masalah anjing yang pertama, alasan ini tidak dapat diterima secara logika. Karena selain anjing, masiH BANYAK lagi hewan pembawa rabies, seperti kucing, kera, tikus, serigala, racoon, ternak seperti sapi.

    Mengenai adanya kemungkinan terkena rabies, hal ini tidak dapat menjadi alasan untuk menolak anjing. Alasannya, anjing sama seperti semua makhluk hidup lainnya secara biologis memilki potensi terkena virus dan penyakit. Mengenai masalah terkena virus, hal ini dapat dicegah dengan melakukan perawatan kesehatan, dan dengan cara memberikan vaksin dan sebagainya. Untuk yang telah terkena dapat melakukan pengobatan medis untuk penyembuhan. Mengenai perawatan terhadap rabies ada sedikit penjelasannya disini:
    http://www.news-medical.net/health/Rabies-Treatments-%28Indonesian%29.aspx

    Karena setiap penyakit ada obatnya dan dapat dilakukan perawatan kesehatan untuk pencegahan, oleh karena itu tidak boleh penyakit dijadikan alasan untuk menolak suatu makhluk hidup. Hadis mengenai hal ini:

    Dari shahabat Abu Hurairah bahwasanya Nabi bersabda,
    “Tidaklah Allah turunkan penyakit kecuali Allah turunkan pula obatnya” (HR. Bukhari)

    Dari Jabir bin Abdillah dia berkata bahwa Nabi bersabda,
    “Setiap penyakit pasti memiliki obat. Bila sebuah obat sesuai dengan penyakitnya maka dia akan sembuh dengan seizin Allah Subhanahu wa Ta’ala.” (HR. Muslim)

    Kedua

    Islamthis mengatakan kebiasaan anjing menjulur-julurkan lidah adalah ekspresi mengejek. Memang kebiasaan ini jika dilakukan manusia biasanya untuk mengejek, namun pada anjing tidak demikian. Tentang anjing yang suka mengeluarkan lidah, di dalam ilmu Biologi hal ini merupakan adaptasi morfologi anjing sebagai hewan. Hal ini seperti dilakukan ular yang juga memiliki kebiasaan mengeluarkan lidahnya. Dari sisi psikologis anjing, hal ini dapat merupakan wujud ekpresi dari rasa gembira, seperti anjing yang menggeram di saat marah, menggonggong disaat curiga, dan melolong atau merintih disaat sedih. Jadi hal ini dilakukan anjing bukan karena ia mengejek atau melecehkan orang lain, justru apabila ia menjulurkan lidah dan mengibaskan ekornya saat menatap seorang manusia itu merupakan tanda bahwa ia tertarik atau merasa senang kepada manusia itu.

    Dan alasan anjing mengeluarkan lidah karena kehausan DIBENARKAN AL-QUR’AN DAN SAINS.

    Firman Allah SWT :
    “Dan bacakanlah (Muhammad) kepada mereka, berita orang yang telah Kami berikan ayat-ayat Kami kepadanya, kemudian dia melepaskan diri dari ayat-ayat itu, lalu dia diikuti oleh setan (sampai dia tergoda), maka jadilah dia termasuk golongan orang-orang sesat. Dan sekiranya Kami menghendaki niscaya Kami tinggikan (derajat)nya dengan (ayat-ayat) itu, tetapi dia cenderung kepada dunia dan mengikuti keinginannya (yang rendah), maka perumpamaannya seperti anjing, jika kamu menghalaunya dia akan menjulurkan lidahnya dan jika kamu membiarkannya dia tetap menjulurkan lidahnya. Demikianlah perumpamaan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami. Maka ceritakanlah kisah-kisah itu agar mereka berfikir. Sangat buruk perumpamaan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami, dan mereka itu telah berbuat zhalim kepada dirinya sendiri.” (Q.S. Al-A’raaf: 175-177)

    Kajian ilmiah sebagai pembuktian tingkat keilmiahan ayat-ayat dalam Al Qur’an, tentang perilaku anjing yang menjulurkan lidah:
    Sebuah fakta ilmiah yang menarik dari isi surat Al-A’raaf ayat 176 diatas, adalah tentang pembuktian ayat dalam Al Qur’an yang mengulas sifat kebiasaan anjing yang selalu menjulurkan lidah. Setelah empat belas abad sejak Al Qur’an diturunkan, ilmu pengetahuan modern (biologi dan kedokteran hewan) telah berhasil membuktikan, bahwa anjing tidak memiliki kelenjar keringat, kecuali dalam jumlah yang sedikit yang berada di telapak kakinya. Fungsi kelenjar keringat bagi makhluk hidup adalah untuk mengatur, menurunkan dan menjaga kestabilan suhu tubuhnya. Bagi anjing jumlah kelenjar keringat untuk mengatur suhu tubuhnya tidak mencukupi, karena sangat sedikit.
    Kekurangan jumlah kelenjar keringat inilah, yang membuat anjing selalu berusaha menjulurkan lidahnya untuk menurunkan temperatur tubuhnya. Karena pada saat itu lidah dan rongga mulut dapat melakukan kontak langsung dengan udara, sehingga air menguap dari rongga mulut dan pharynx-nya, maka dari lidahnya tersebut akan keluar air liur. (Pharynx adalah tenggorokan atau kerongkongan. Istilah ini terutama dipakai dalam ilmu kedokteran dan biologi). Dapat diperhatikan, bahwa anjing memiliki kebiasaan menjulurkan lidah dalam keadaan letih atau tidak. Apabila kita memperhatikan anjing setelah berlari-lari, akan terlihat bahwa anjing semakin kerap menjulurkan lidahnya dan semakin banyak pula air liur yang keluar dari lidahnya.

    Sumber: http://ridhaallah.wordpress.com/kenapa-anjing-selalu-menjulurkan-lidahnya-qs-al-araf175-177/

    Ketiga

    Tujuan anjing menggonggong kepada manusia secara ilmiah yaitu untuk berkomunikasi kepada manusia, atau mengungkapkan perasaan/emosinya, tergantung dari suara anjing itu saat menggonggong.

    Mengenai alasan yang ketiga, tentang anjing yang suka menggonggong kepada manusia yang tidak dikenalnya, ada banyak penyebabnya tergantung kondisi dan situasi. Misalnya:

    1) Anjing penjaga di suatu rumah, menggonggong kepada orang mengunjungi suatu rumah yaitu untuk memberitahukan kepada pemiliknya kalau sedang ada orang mendatangi rumah itu, sehingga pemilik rumah dapat segera menemuinya tanpa harus membuat si pendatang menunggu terlalu lama. Contohnya bila ada seseorang mengunjungi rumah temannya yang memelihara anjing. Ketika dia sampai ke pintu gerbang pagar rumah temannya ternyata sedang terkunci, dia mengira sedang tidak ada orang di rumah, namun begitu anjing penjaga di halaman rumah melihat dia, ia menggonggong dan beberapa saat setelahnya si pemilik rumah keluar untuk membukakan pintu gerbang agar dia dapat masuk.

    2) Anjing penjaga suatu kawasan/tempat yang tidak bisa dimasuki sembarang orang seperti kawasan pangkalan militer, menggonggong kepada manusia asing untuk menyuruhnya menjauh sehingga orang tersebut tidak mengalami masalah.

    3) Anjing penjaga manusia, yang biasanya di bawa saat si pemilik anjing bepergian dengan berjalan kaki. Ia menggonggong untuk melindungi pemiliknya, seperti menggonggong untuk memberitahu pemiliknya apabila ada sesuatu di dekat mereka yang memiliki kondisi mencurigakan atau berbahaya. Seperti misalnya ada orang2 jahat seperti pencopet, penipu, perampok, dan semacamnya dapat segera dihindari oleh pemiliknya atau mereka tidak mendekati si pemilik anjing.

    Jadi Hal ini dilakukan anjing untuk komunikasi dengan manusia, bukan sekedar untuk menakuti-nakuti orang lain tanpa penyebab dan tidak secara asal-asalan, karena anjing memiliki kemampuan untuk mendeteksi dan membaca gerak-gerik manusia, juga dengan indera penciumannya yang lebih sensitif dan tajam, dapat mengetahui sesuatu dari jarak jauh yg tidak bisa dilakukan manusia, bisa mengalisis potensi berbahaya atau tidaknya seseorang, apalagi jika telah dilatih.

    Keempat

    Untuk alasan yang keempat, tentang anjing yang menyerang orang lain tanpa sebab, anda hanya mengambil kesimpulan sepihak tanda adanya dasar sama sekali dan pernyataan anda sangat jauh dari fakta ilmiah. Jika memang benar SEMUA anjing menyerang object lain secara membabi buta, mengapa JUSTRU anjing menjadi hewan yang paling banyak dipelihara manusia?
    Justru yang benar anjing adalah hewan yang tidak akan menyerang manusia tanpa adanya perintah dari manusia lain, kecuali anjing tersebut memang sedang mengalami masalah psikologis, misalnya anjing itu gila. Silakan baca literatur2 ilmiah tentang anjing agar lebih jelas. Anda sendiri membenarkan tidak ada laporan manusia diterkam anjing, yang membuktikan Anjing tidak akan menyerang manusia kecuali ada faktor luar seperti diperintahkan oleh manusia lain.
    Sedangkan mengenai ular, anda mengatakan di saat kenyang ia tidak akan menyerang objek/manusia yang lewat di dekatnya karena ia telah kenyang, yang sebenarnya ia memang mengalami kesulitan bergerak karena tubuhnya menjadi berat karena isi perutnya, atau ia tertidur setelah kenyang, sehingga walaupun diganggu belum tentu ia akan merespon dengan menyerang.
    Sedangkan buaya, ia termasuk jenis pemangsa atau predator, oleh karena itu lapar atau tidak lapar ia akan tetap menyerang objek lain di dekatnya, kecuali buaya itu telah jinak atau dilatih.

    Mengenai anjing yang dikurung atau dirantai saat dibawa jalan-jalan, penyebabnya bukan karena bila dilepas akan menyerang manusia, namun karena anjing adalah hewan yang memiliki banyak jenis dan macamnya, mulai dari warna, bentuk tubuh, bulu yang unik, sampai dengan ukurannya, dan dijual dengan harga yang beragam, sehingga pemiliknya tidak mau sampai anjingnya dicuri oleh orang lain atau mati karena kecelakaan apabila dilepas secara bebas tanpa adanya penjagaan. Dan apabila anjing itu telah terlatih dan telah jinak pada pemiliknya, biasanya tidak perlu dipasang tali di lehernya. Ini yang dikatakan oleh orang-orang yang memelihara anjing.

    Mengenai sifat sataniknya anjing, memang anjing dijadikan simbol sifat kebinatangan yang suka menyakiti orang lain, yang merupakan salah satu sifat dari ciri hati manusia dalam ilmu tasawuf. Menurut al-Ghazali, terdapat empat sifat yang dimiliki manusia di dalam hatinya. Empat sifat tersebut mewakili empat kepribadian yang dimiliki manusia di dalam dirinya. Yang pertama yaitu kepribadian anjing mewakili sifat sab’iyhah atau binatang buas. Yang kedua kepribadian babi (bahimah atau binatang rakus pemelihara syahwat), setan (syaithaniyyah), dan rabbaniyah (Tuhan). Namun disini hanya sebagai simbol sifat semata.

    Jadi alasan anda hanya berupa pendapat sehingga belum memberikan jawaban yang pasti. Lalu apa masalah anjing sebenarnya dalam pandangan Islam? Marilah kita kembali melihat ke sumber ajaran Islam itu sendiri, yaitu Al-Hadist sebagai sumber hukum Islam kedua.

    MASALAH YANG SEBENARNYA YAITU KARENA ANJING ADALAH JIN DAN SETAN, BERDASARKAN PERKATAAN NABI MUHAMMAD SAW DI DALAM HADIS SHAHIH.

    Diriwayatkan dari imam Ibn ‘Abbas r.a., Ibn ‘Abbas mengatakan, ”Anjing itu termasuk golongan jin. Ia merupakan duplikat jin. Kalau ia mengendus-endus di dekat makananmu, maka lemparkanlah makananmu ke arahnya. Sebab dia mempunyai selera terhadapnya.” (Sumber Ibn Manzhur, Lisan Al-Arab)

    ”Dari Jabir Ibn Nafir, dari Abi Tsa’labah Al-Khuntsa r.a., bahsawanya Rasulullah saw berkata, ‘Jin terbagi dalam tiga kelompok. Kelompok pertama ialah jin yang mempunyai sayap dan dapat terbang di udara. Kelompok kedua terdiri dari jin yang berbentuk ular dan anjing, dan kelompok ketiga adalah yang bisa merubah bentuk dirinya’.”
    (Di-takhrij oleh Al-Baihaqi dengan sanad shahih)

    DAN NABI MUHAMMAD SAW MEMERINTAHKAN KAUM MUSLIM UNTUK MEMBUNUH ANJING

    Perintah Rasulullah untuk membunuh anjing:
    Diriwayatkan dari Ibn Az-Zubair, dari Jabir bin Abdullah, katanya, ”Rasulullah saw memerintahkan kami untuk membunuh anjing, sampai-sampai ada seorang wanita yang datang dari dusun dengan membawa anjingnya, yang kemudian kami bunuh. Kemudian Nabi saw melarang kami membunuh anjing, seraya mengatakan ‘bunuhlah yang hitam legam dengan dua titik putih (di atas matanya), sebab dia adalah setan.” Hadist ini di-takhrij oleh Muslim dalam Shahih-nya. Hadist ini merupakan dalil bagi perintah membunuh anjing secara umum. Kemudian perintah ini dihapus (mansukh) dan dikhususkan pada anjing hitam legam, karena ia adalah setan.

    Dalam syarh-nya terhadap hadis ini, Imam An-Nawawi mengatakan, ”Makna al-Bahim (yang terdapat dalam hadis tersebut) adalah hitam legam. Sedangkan dua titik, adalah dua titk putuh yang berada di atas kedua matanya, dan itu mudah diketahui”. (Sumber Shahih Muslim bi Syarh An-Nawawiy, Kitab Al-Musaqah wa al-Muzara’ah).

    Perintah Rasulullah untuk membunuh ular:
    Al-Bukhari meriwayatkan dari Ibn ‘Umar r.a., bahwasanya beliau mendengar Rasulullah saw, berkhutbah di mimbar. Rasulullah saw berkata, ”Bubuhlah ular, bunuhlah dzu aththifyatayn dan al-abtar, sebab kedua binatang itu menyembur mata dan menggugurkan kandungan.”

    Dari gabungan riwayat Ibn Abd Al-Barr dan An-Nadhar bin Syumail dalam Fat-h Al-Bariy, menjelaskan dzu athifyatayn adalah sejenis ular yang mempunyai dua garis putih di punggungnya atau berwarna cokelat, sedangkan al-abtar adalah ular buntung (tidak berekor) atau pendek ekornya.

    Inilah kenyataan yang sesungguhnya menurut Islam,

    Semoga dapat semakin mencerahkan umat manusia dalam menuju jalan yang benar dan diridhai oleh Allah. Amin

  13. ANJING MENURUT ISLAM

    Saya ingin meluruskan pandangan yang salah mengenai anjing yang diungkapkan oleh islamthis,

    islamthis telah mengemukakan empat alasan yang dikatakan sebagai masalah yang dimiliki anjing, dan menjadikannya sebagai alasan islam menolak anjing. Namun alasan2 tersebut sebenarnya masih berupa pendapat semata, yang tidak sesuai dengan fakta ilmiah.

    Pertama

    Islamthis mengatakan anjing sebagai SATU-SATUNYA pembawa rabies. Tetapi kemudian MENGAKUI sendiri bahwa ADA hewan lain yang membawa virus rabies. Dari sini saya mengatakan islamthis tidak konsisten dalam berkata-kata. Dan walaupun alasan ini dijadikan sebagai masalah anjing yang pertama, alasan ini tidak dapat diterima secara logika. Karena selain anjing, masiH BANYAK lagi hewan pembawa rabies, seperti kucing, kera, tikus, serigala, racoon, ternak seperti sapi.

    Mengenai adanya kemungkinan terkena rabies, hal ini tidak dapat menjadi alasan untuk menolak anjing. Alasannya, anjing sama seperti semua makhluk hidup lainnya secara biologis memilki potensi terkena virus dan penyakit. Mengenai masalah terkena virus, hal ini dapat dicegah dengan melakukan perawatan kesehatan, dan dengan cara memberikan vaksin dan sebagainya. Untuk yang telah terkena dapat melakukan pengobatan medis untuk penyembuhan. Mengenai perawatan terhadap rabies ada sedikit penjelasannya disini:
    http://www.news-medical.net/health/Rabies-Treatments-%28Indonesian%29.aspx

    Karena setiap penyakit ada obatnya dan dapat dilakukan perawatan kesehatan untuk pencegahan, oleh karena itu tidak boleh penyakit dijadikan alasan untuk menolak suatu makhluk hidup. Hadis mengenai hal ini:

    Dari shahabat Abu Hurairah bahwasanya Nabi bersabda,
    “Tidaklah Allah turunkan penyakit kecuali Allah turunkan pula obatnya” (HR. Bukhari)

    Dari Jabir bin Abdillah dia berkata bahwa Nabi bersabda,
    “Setiap penyakit pasti memiliki obat. Bila sebuah obat sesuai dengan penyakitnya maka dia akan sembuh dengan seizin Allah Subhanahu wa Ta’ala.” (HR. Muslim)

    Kedua

    Islamthis mengatakan kebiasaan anjing menjulur-julurkan lidah adalah ekspresi mengejek. Memang kebiasaan ini jika dilakukan manusia biasanya untuk mengejek, namun pada anjing tidak demikian. Tentang anjing yang suka mengeluarkan lidah, di dalam ilmu Biologi hal ini merupakan adaptasi morfologi anjing sebagai hewan. Hal ini seperti dilakukan ular yang juga memiliki kebiasaan mengeluarkan lidahnya. Dari sisi psikologis anjing, hal ini dapat merupakan wujud ekpresi dari rasa gembira, seperti anjing yang menggeram di saat marah, menggonggong disaat curiga, dan melolong atau merintih disaat sedih. Jadi hal ini dilakukan anjing bukan karena ia mengejek atau melecehkan orang lain, justru apabila ia menjulurkan lidah dan mengibaskan ekornya saat menatap seorang manusia itu merupakan tanda bahwa ia tertarik atau merasa senang kepada manusia itu.

    Dan alasan anjing mengeluarkan lidah karena kehausan DIBENARKAN AL-QUR’AN DAN SAINS.

    Firman Allah SWT :
    “Dan bacakanlah (Muhammad) kepada mereka, berita orang yang telah Kami berikan ayat-ayat Kami kepadanya, kemudian dia melepaskan diri dari ayat-ayat itu, lalu dia diikuti oleh setan (sampai dia tergoda), maka jadilah dia termasuk golongan orang-orang sesat. Dan sekiranya Kami menghendaki niscaya Kami tinggikan (derajat)nya dengan (ayat-ayat) itu, tetapi dia cenderung kepada dunia dan mengikuti keinginannya (yang rendah), maka perumpamaannya seperti anjing, jika kamu menghalaunya dia akan menjulurkan lidahnya dan jika kamu membiarkannya dia tetap menjulurkan lidahnya. Demikianlah perumpamaan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami. Maka ceritakanlah kisah-kisah itu agar mereka berfikir. Sangat buruk perumpamaan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami, dan mereka itu telah berbuat zhalim kepada dirinya sendiri.” (Q.S. Al-A’raaf: 175-177)

    Kajian ilmiah sebagai pembuktian tingkat keilmiahan ayat-ayat dalam Al Qur’an, tentang perilaku anjing yang menjulurkan lidah:
    Sebuah fakta ilmiah yang menarik dari isi surat Al-A’raaf ayat 176 diatas, adalah tentang pembuktian ayat dalam Al Qur’an yang mengulas sifat kebiasaan anjing yang selalu menjulurkan lidah. Setelah empat belas abad sejak Al Qur’an diturunkan, ilmu pengetahuan modern (biologi dan kedokteran hewan) telah berhasil membuktikan, bahwa anjing tidak memiliki kelenjar keringat, kecuali dalam jumlah yang sedikit yang berada di telapak kakinya. Fungsi kelenjar keringat bagi makhluk hidup adalah untuk mengatur, menurunkan dan menjaga kestabilan suhu tubuhnya. Bagi anjing jumlah kelenjar keringat untuk mengatur suhu tubuhnya tidak mencukupi, karena sangat sedikit.
    Kekurangan jumlah kelenjar keringat inilah, yang membuat anjing selalu berusaha menjulurkan lidahnya untuk menurunkan temperatur tubuhnya. Karena pada saat itu lidah dan rongga mulut dapat melakukan kontak langsung dengan udara, sehingga air menguap dari rongga mulut dan pharynx-nya, maka dari lidahnya tersebut akan keluar air liur. (Pharynx adalah tenggorokan atau kerongkongan. Istilah ini terutama dipakai dalam ilmu kedokteran dan biologi). Dapat diperhatikan, bahwa anjing memiliki kebiasaan menjulurkan lidah dalam keadaan letih atau tidak. Apabila kita memperhatikan anjing setelah berlari-lari, akan terlihat bahwa anjing semakin kerap menjulurkan lidahnya dan semakin banyak pula air liur yang keluar dari lidahnya.

    Sumber: http://ridhaallah.wordpress.com/kenapa-anjing-selalu-menjulurkan-lidahnya-qs-al-araf175-177/

    Ketiga

    Tujuan anjing menggonggong kepada manusia secara ilmiah yaitu untuk berkomunikasi kepada manusia, atau mengungkapkan perasaan/emosinya, tergantung dari suara anjing itu saat menggonggong.

    Mengenai alasan yang ketiga, tentang anjing yang suka menggonggong kepada manusia yang tidak dikenalnya, dapat disebabkan berbagai alasan tergantung situasi dan kondisi. Misalnya:

    1) Anjing penjaga di suatu rumah yang menggonggong kepada orang mengunjungi rumah tersebut, yaitu untuk memberitahukan kepada si pemiliknya kalau sedang ada orang mendatangi rumah itu, sehingga pemilik rumah dapat segera menemuinya tanpa harus membuat si pendatang menunggu terlalu lama. Contohnya bila ada seseorang mengunjungi rumah temannya yang memelihara anjing. Ketika dia sampai ke pintu gerbang pagar rumah temannya ternyata sedang terkunci, dia mengira sedang tidak ada orang di rumah, namun begitu anjing penjaga di halaman rumah melihat dia, ia menggonggong dan beberapa saat setelahnya si pemilik rumah keluar untuk membukakan pintu gerbang agar dia dapat masuk.

    2) Anjing penjaga suatu kawasan/tempat yang tidak bisa dimasuki sembarang orang seperti kawasan pangkalan militer, menggonggong kepada manusia asing untuk menyuruhnya menjauh sehingga orang tersebut tidak mengalami masalah.

    3) Anjing penjaga manusia, yang biasanya di bawa saat si pemilik anjing bepergian dengan berjalan kaki. Ia menggonggong untuk melindungi pemiliknya, seperti menggonggong untuk memberitahu pemiliknya apabila ada sesuatu di dekat mereka yang memiliki kondisi mencurigakan atau berbahaya. Seperti misalnya ada orang2 jahat seperti pencopet, penipu, perampok, dan semacamnya dapat segera dihindari oleh pemiliknya atau mereka tidak mendekati si pemilik anjing.

    Jadi Hal ini dilakukan anjing untuk komunikasi dengan manusia, bukan sekedar untuk menakuti-nakuti orang lain tanpa penyebab dan tidak secara asal-asalan, karena anjing memiliki kemampuan untuk mendeteksi dan membaca gerak-gerik manusia, juga dengan indera penciumannya yang lebih sensitif dan tajam, dapat mengetahui sesuatu dari jarak jauh yg tidak bisa dilakukan manusia, bisa mengalisis potensi berbahaya atau tidaknya seseorang, apalagi jika telah dilatih.

    Keempat

    Untuk alasan yang keempat, tentang anjing yang menyerang orang lain tanpa sebab, anda hanya mengambil kesimpulan sepihak tanda adanya dasar sama sekali dan pernyataan anda sangat jauh dari fakta ilmiah. Jika memang benar SEMUA anjing menyerang object lain secara membabi buta, mengapa JUSTRU anjing menjadi hewan yang paling banyak dipelihara manusia?
    Justru yang benar anjing adalah hewan yang tidak akan menyerang manusia tanpa adanya perintah dari manusia lain, kecuali anjing tersebut memang sedang mengalami masalah psikologis, misalnya anjing itu gila. Silakan baca literatur2 ilmiah tentang anjing agar lebih jelas. Anda sendiri membenarkan tidak ada laporan manusia diterkam anjing, yang membuktikan Anjing tidak akan menyerang manusia kecuali ada faktor luar seperti diperintahkan oleh manusia lain.
    Sedangkan mengenai ular, anda mengatakan di saat kenyang ia tidak akan menyerang objek/manusia yang lewat di dekatnya karena ia telah kenyang, yang sebenarnya ia memang mengalami kesulitan bergerak karena tubuhnya menjadi berat karena isi perutnya, atau ia tertidur setelah kenyang, sehingga walaupun diganggu belum tentu ia akan merespon dengan menyerang.
    Sedangkan buaya, ia termasuk jenis pemangsa atau predator, oleh karena itu lapar atau tidak lapar ia akan tetap menyerang object lain di dekatnya, kecuali buaya itu telah dijinakkan atau dilatih.

    Mengenai anjing yang dipasangi tali/dirantai saat dibawa jalan-jalan oleh manusia, penyebabnya bukan karena bila dilepas akan menyerang manusia, namun karena anjing adalah hewan yang memiliki banyak jenis dan macamnya, mulai dari warna, bentuk tubuh, bulu yang unik, sampai dengan ukurannya, dan dijual dengan harga yang beragam, sehingga pemiliknya tidak mau sampai anjingnya dicuri oleh orang lain atau mati karena kecelakaan apabila dilepas secara bebas tanpa adanya penjagaan. Dan apabila anjing itu telah terlatih dan telah jinak pada pemiliknya, biasanya tidak perlu dipasang tali di lehernya. Ini yang dikatakan oleh orang-orang yang memelihara anjing. Mengenai anjing yang dikurung, hal ini biasanya dilakukan di tempat penitipan anjing, atau di toko2 hewan, jadi dilakukan dengan tujuan agar tidak lepas/kabur.

    Mengenai sifat sataniknya anjing, memang anjing dijadikan simbol sifat kebinatangan yang suka menyakiti orang lain, yang menurut ajaran Islam merupakan salah satu sifat dari ciri hati manusia dalam ilmu tasawuf. Menurut al-Ghazali, terdapat empat sifat yang dimiliki manusia di dalam hatinya. Empat sifat tersebut mewakili empat kepribadian yang dimiliki manusia di dalam dirinya. Yang pertama yaitu kepribadian anjing mewakili sifat sab’iyhah atau binatang buas. Yang kedua kepribadian babi (bahimah atau binatang rakus pemelihara syahwat), setan (syaithaniyyah), dan rabbaniyah (Tuhan). Namun disini anjing hanya sebagai simbol sifat semata.

    Jadi alasan anda hanya berupa pendapat sehingga belum memberikan jawaban yang pasti. Lalu apa masalah anjing sebenarnya dalam pandangan Islam? Marilah kita kembali melihat ke sumber ajaran Islam itu sendiri, yaitu Al-Hadist sebagai sumber hukum Islam kedua.

    MASALAH YANG SEBENARNYA YAITU KARENA ANJING ADALAH JIN DAN SETAN, BERDASARKAN PERKATAAN NABI MUHAMMAD SAW DI DALAM HADIS SHAHIH.

    Diriwayatkan dari imam Ibn ‘Abbas r.a., Ibn ‘Abbas mengatakan, ”Anjing itu termasuk golongan jin. Ia merupakan duplikat jin. Kalau ia mengendus-endus di dekat makananmu, maka lemparkanlah makananmu ke arahnya. Sebab dia mempunyai selera terhadapnya.” (Sumber Ibn Manzhur, Lisan Al-Arab)

    ”Dari Jabir Ibn Nafir, dari Abi Tsa’labah Al-Khuntsa r.a., bahsawanya Rasulullah saw berkata, ‘Jin terbagi dalam tiga kelompok. Kelompok pertama ialah jin yang mempunyai sayap dan dapat terbang di udara. Kelompok kedua terdiri dari jin yang berbentuk ular dan anjing, dan kelompok ketiga adalah yang bisa merubah bentuk dirinya’.”
    (Di-takhrij oleh Al-Baihaqi dengan sanad shahih)

    DAN NABI MUHAMMAD SAW MEMERINTAHKAN KAUM MUSLIM UNTUK MEMBUNUH ANJING

    Perintah Rasulullah untuk membunuh anjing:
    Diriwayatkan dari Ibn Az-Zubair, dari Jabir bin Abdullah, katanya, ”Rasulullah saw memerintahkan kami untuk membunuh anjing, sampai-sampai ada seorang wanita yang datang dari dusun dengan membawa anjingnya, yang kemudian kami bunuh. Kemudian Nabi saw melarang kami membunuh anjing, seraya mengatakan ‘bunuhlah yang hitam legam dengan dua titik putih (di atas matanya), sebab dia adalah setan.” Hadist ini di-takhrij oleh Muslim dalam Shahih-nya. Hadist ini merupakan dalil bagi perintah membunuh anjing secara umum. Kemudian perintah ini dihapus (mansukh) dan dikhususkan pada anjing hitam legam, karena ia adalah setan.

    Dalam syarh-nya terhadap hadis ini, Imam An-Nawawi mengatakan, ”Makna al-Bahim (yang terdapat dalam hadis tersebut) adalah hitam legam. Sedangkan dua titik, adalah dua titk putuh yang berada di atas kedua matanya, dan itu mudah diketahui”. (Sumber Shahih Muslim bi Syarh An-Nawawiy, Kitab Al-Musaqah wa al-Muzara’ah).

    Perintah Rasulullah untuk membunuh ular:
    Al-Bukhari meriwayatkan dari Ibn ‘Umar r.a., bahwasanya beliau mendengar Rasulullah saw, berkhutbah di mimbar. Rasulullah saw berkata, ”Bubuhlah ular, bunuhlah dzu aththifyatayn dan al-abtar, sebab kedua binatang itu menyembur mata dan menggugurkan kandungan.”

    Dari gabungan riwayat Ibn Abd Al-Barr dan An-Nadhar bin Syumail dalam Fat-h Al-Bariy, menjelaskan dzu athifyatayn adalah sejenis ular yang mempunyai dua garis putih di punggungnya atau berwarna cokelat, sedangkan al-abtar adalah ular buntung (tidak berekor) atau pendek ekornya.

    Inilah kenyataan yang sesungguhnya menurut Islam, semoga bermanfaat untuk menambah pengetahuan.

  14. ANJING MENURUT ISLAM

    Bismillahirrahmanirrahim,
    Saya ingin meluruskan pandangan yang salah mengenai anjing yang diungkapkan oleh islamthis,

    islamthis telah mengemukakan empat alasan yang dikatakan sebagai masalah yang dimiliki anjing, dan menjadikannya sebagai alasan islam menolak anjing. Namun alasan2 tersebut sebenarnya masih berupa pendapat semata, yang tidak sesuai dengan fakta ilmiah.

    Pertama

    Islamthis mengatakan anjing sebagai SATU-SATUNYA pembawa rabies. Tetapi kemudian MENGAKUI sendiri bahwa ADA hewan lain yang membawa virus rabies. Dari sini saya mengatakan islamthis tidak konsisten dalam berkata-kata. Dan walaupun alasan ini dijadikan sebagai masalah anjing yang pertama, alasan ini tidak dapat diterima secara logika. Karena selain anjing, masiH BANYAK lagi hewan pembawa rabies, seperti kucing, kera, tikus, serigala, racoon, ternak seperti sapi.

    Mengenai adanya kemungkinan terkena rabies, hal ini tidak dapat menjadi alasan untuk menolak anjing. Alasannya, anjing sama seperti semua makhluk hidup lainnya secara biologis memilki potensi terkena virus dan penyakit. Mengenai masalah terkena virus, hal ini dapat dicegah dengan melakukan perawatan kesehatan, dan dengan cara memberikan vaksin dan sebagainya. Untuk yang telah terkena dapat melakukan pengobatan medis untuk penyembuhan. Mengenai perawatan terhadap rabies ada sedikit penjelasannya disini:
    http://www.news-medical.net/health/Rabies-Treatments-%28Indonesian%29.aspx

    Karena setiap penyakit ada obatnya dan dapat dilakukan perawatan kesehatan untuk pencegahan, oleh karena itu tidak boleh penyakit dijadikan alasan untuk menolak suatu makhluk hidup. Hadis mengenai hal ini:

    Dari shahabat Abu Hurairah bahwasanya Nabi bersabda,
    “Tidaklah Allah turunkan penyakit kecuali Allah turunkan pula obatnya” (HR. Bukhari)

    Dari Jabir bin Abdillah dia berkata bahwa Nabi bersabda,
    “Setiap penyakit pasti memiliki obat. Bila sebuah obat sesuai dengan penyakitnya maka dia akan sembuh dengan seizin Allah Subhanahu wa Ta’ala.” (HR. Muslim)

    Kedua

    Islamthis mengatakan kebiasaan anjing menjulur-julurkan lidah adalah ekspresi mengejek. Memang kebiasaan ini jika dilakukan manusia biasanya untuk mengejek, namun pada anjing tidak demikian. Tentang anjing yang suka mengeluarkan lidah, di dalam ilmu Biologi hal ini merupakan adaptasi morfologi anjing sebagai hewan. Hal ini seperti dilakukan ular yang juga memiliki kebiasaan mengeluarkan lidahnya. Dari sisi psikologis anjing, hal ini dapat merupakan wujud ekpresi dari rasa gembira, seperti anjing yang menggeram di saat marah, menggonggong disaat curiga, dan melolong atau merintih disaat sedih. Jadi hal ini dilakukan anjing bukan karena ia mengejek atau melecehkan orang lain, justru apabila ia menjulurkan lidah dan mengibaskan ekornya saat menatap seorang manusia itu merupakan tanda bahwa ia tertarik atau merasa senang kepada manusia itu.

    Dan alasan anjing mengeluarkan lidah karena kehausan DIBENARKAN AL-QUR’AN DAN SAINS.

    Firman Allah SWT :
    “Dan bacakanlah (Muhammad) kepada mereka, berita orang yang telah Kami berikan ayat-ayat Kami kepadanya, kemudian dia melepaskan diri dari ayat-ayat itu, lalu dia diikuti oleh setan (sampai dia tergoda), maka jadilah dia termasuk golongan orang-orang sesat. Dan sekiranya Kami menghendaki niscaya Kami tinggikan (derajat)nya dengan (ayat-ayat) itu, tetapi dia cenderung kepada dunia dan mengikuti keinginannya (yang rendah), maka perumpamaannya seperti anjing, jika kamu menghalaunya dia akan menjulurkan lidahnya dan jika kamu membiarkannya dia tetap menjulurkan lidahnya. Demikianlah perumpamaan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami. Maka ceritakanlah kisah-kisah itu agar mereka berfikir. Sangat buruk perumpamaan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami, dan mereka itu telah berbuat zhalim kepada dirinya sendiri.” (Q.S. Al-A’raaf: 175-177)

    Kajian ilmiah sebagai pembuktian tingkat keilmiahan ayat-ayat dalam Al Qur’an, tentang perilaku anjing yang menjulurkan lidah:
    Sebuah fakta ilmiah yang menarik dari isi surat Al-A’raaf ayat 176 diatas, adalah tentang pembuktian ayat dalam Al Qur’an yang mengulas sifat kebiasaan anjing yang selalu menjulurkan lidah. Setelah empat belas abad sejak Al Qur’an diturunkan, ilmu pengetahuan modern (biologi dan kedokteran hewan) telah berhasil membuktikan, bahwa anjing tidak memiliki kelenjar keringat, kecuali dalam jumlah yang sedikit yang berada di telapak kakinya. Fungsi kelenjar keringat bagi makhluk hidup adalah untuk mengatur, menurunkan dan menjaga kestabilan suhu tubuhnya. Bagi anjing jumlah kelenjar keringat untuk mengatur suhu tubuhnya tidak mencukupi, karena sangat sedikit.
    Kekurangan jumlah kelenjar keringat inilah, yang membuat anjing selalu berusaha menjulurkan lidahnya untuk menurunkan temperatur tubuhnya. Karena pada saat itu lidah dan rongga mulut dapat melakukan kontak langsung dengan udara, sehingga air menguap dari rongga mulut dan pharynx-nya, maka dari lidahnya tersebut akan keluar air liur. (Pharynx adalah tenggorokan atau kerongkongan. Istilah ini terutama dipakai dalam ilmu kedokteran dan biologi). Dapat diperhatikan, bahwa anjing memiliki kebiasaan menjulurkan lidah dalam keadaan letih atau tidak. Apabila kita memperhatikan anjing setelah berlari-lari, akan terlihat bahwa anjing semakin kerap menjulurkan lidahnya dan semakin banyak pula air liur yang keluar dari lidahnya.

    Sumber: http://ridhaallah.wordpress.com/kenapa-anjing-selalu-menjulurkan-lidahnya-qs-al-araf175-177/

    Ketiga

    Tujuan anjing menggonggong kepada manusia secara ilmiah yaitu untuk berkomunikasi kepada manusia, atau mengungkapkan perasaan/emosinya, tergantung dari suara anjing itu saat menggonggong.

    Mengenai alasan yang ketiga, tentang anjing yang suka menggonggong kepada manusia yang tidak dikenalnya, ada banyak penyebabnya tergantung kondisi dan situasi. Misalnya:

    1) Anjing penjaga di suatu rumah yang menggonggong kepada orang mengunjungi rumah itu, tujuannya yaitu untuk memberitahukan kepada si pemiliknya kalau sedang ada orang mendatangi rumah itu, sehingga pemilik rumah dapat segera menemuinya tanpa harus membuat si pendatang menunggu terlalu lama. Contohnya bila ada seseorang mengunjungi rumah temannya yang memelihara anjing. Ketika dia sampai ke pintu gerbang pagar rumah temannya ternyata sedang terkunci, dia mengira sedang tidak ada orang di rumah, namun begitu anjing penjaga di halaman rumah melihat dia, ia menggonggong dan beberapa saat setelahnya si pemilik rumah keluar untuk membukakan pintu gerbang agar dia dapat masuk.

    2) Anjing penjaga suatu kawasan/tempat yang tidak bisa dimasuki sembarang orang seperti kawasan pangkalan militer, menggonggong kepada manusia asing untuk menyuruhnya menjauh sehingga orang tersebut tidak mengalami masalah.

    3) Anjing penjaga manusia, yang biasanya di bawa saat si pemilik anjing bepergian dengan berjalan kaki. Ia menggonggong untuk melindungi pemiliknya, seperti menggonggong untuk memberitahu pemiliknya apabila ada sesuatu di dekat mereka yang memiliki kondisi mencurigakan atau berbahaya. Seperti misalnya ada orang2 jahat seperti pencopet, penipu, perampok, dan semacamnya dapat segera dihindari oleh pemiliknya atau mereka tidak mendekati si pemilik anjing.

    Jadi Hal ini dilakukan anjing untuk komunikasi dengan manusia, bukan sekedar untuk menakuti-nakuti orang lain tanpa penyebab dan tidak secara asal-asalan, karena anjing memiliki kemampuan untuk mendeteksi dan membaca gerak-gerik manusia, juga dengan indera penciumannya yang lebih sensitif dan tajam, dapat mengetahui sesuatu dari jarak jauh yg tidak bisa dilakukan manusia, bisa mengalisis potensi berbahaya atau tidaknya seseorang, apalagi jika telah dilatih.

    Keempat

    Untuk alasan yang keempat, tentang anjing yang menyerang orang lain tanpa sebab, anda hanya mengambil kesimpulan sepihak tanda adanya dasar sama sekali dan pernyataan anda sangat jauh dari fakta ilmiah. Jika memang benar SEMUA anjing menyerang object lain secara membabi buta, mengapa JUSTRU anjing menjadi hewan yang paling banyak dipelihara manusia?
    Justru yang benar anjing adalah hewan yang tidak akan menyerang manusia tanpa adanya perintah dari manusia lain, kecuali anjing tersebut memang sedang mengalami masalah psikologis, misalnya anjing itu gila. Silakan baca literatur2 ilmiah tentang anjing agar lebih jelas. Anda sendiri membenarkan tidak ada laporan manusia diterkam anjing, yang membuktikan Anjing tidak akan menyerang manusia kecuali ada faktor luar seperti diperintahkan oleh manusia lain.
    Sedangkan mengenai ular, anda mengatakan di saat kenyang ia tidak akan menyerang objek/manusia yang lewat di dekatnya karena ia telah kenyang, yang sebenarnya ia memang mengalami kesulitan bergerak karena tubuhnya menjadi berat karena isi perutnya, atau ia tertidur setelah kenyang, sehingga walaupun diganggu belum tentu ia akan merespon dengan menyerang.
    Sedangkan buaya, ia termasuk jenis pemangsa atau predator, oleh karena itu lapar atau tidak lapar ia akan tetap menyerang objek lain di dekatnya, kecuali buaya itu telah jinak atau dilatih.

    Mengenai anjing yang dipasangi tali atau dirantai saat dibawa jalan-jalan, penyebabnya bukan karena bila dilepas akan menyerang manusia, namun karena anjing adalah hewan yang memiliki banyak jenis dan macamnya, mulai dari warna, bentuk tubuh, bulu yang unik, sampai dengan ukurannya, dan dijual dengan harga yang beragam, sehingga pemiliknya tidak mau sampai anjingnya dicuri oleh orang lain atau mati karena kecelakaan apabila dilepas secara bebas tanpa adanya penjagaan. Dan apabila anjing itu telah terlatih dan telah jinak pada pemiliknya, biasanya tidak perlu dipasang tali di lehernya. Ini yang dikatakan oleh orang-orang yang memelihara anjing. Sedangkan anjing yang dikurung, biasanya terdapat di tempat penitipan anjing atau toko hewan, hal ini dilakukan agar anjing itu tidak kabur/lepas.

    Mengenai sifat sataniknya anjing, memang anjing dijadikan simbol sifat kebinatangan yang suka menyakiti orang lain, yang merupakan salah satu sifat dari ciri hati manusia dalam ilmu tasawuf. Menurut al-Ghazali, terdapat empat sifat yang dimiliki manusia di dalam hatinya. Empat sifat tersebut mewakili empat kepribadian yang dimiliki manusia di dalam dirinya. Yang pertama yaitu kepribadian anjing mewakili sifat sab’iyhah atau binatang buas. Yang kedua kepribadian babi (bahimah atau binatang rakus pemelihara syahwat), setan (syaithaniyyah), dan rabbaniyah (Tuhan). Namun disini anjing hanya sebagai simbol sifat semata.

    Jadi alasan anda hanya berupa pendapat sehingga belum memberikan jawaban yang pasti. Lalu apa masalah anjing sebenarnya dalam pandangan Islam? Marilah kita kembali melihat ke sumber ajaran Islam itu sendiri, yaitu Al-Hadist sebagai sumber hukum Islam kedua.

    MASALAH YANG SEBENARNYA YAITU KARENA ANJING ADALAH JIN DAN SETAN, BERDASARKAN PERKATAAN NABI MUHAMMAD SAW DI DALAM HADIS SHAHIH.

    Diriwayatkan dari imam Ibn ‘Abbas r.a., Ibn ‘Abbas mengatakan, ”Anjing itu termasuk golongan jin. Ia merupakan duplikat jin. Kalau ia mengendus-endus di dekat makananmu, maka lemparkanlah makananmu ke arahnya. Sebab dia mempunyai selera terhadapnya.” (Sumber Ibn Manzhur, Lisan Al-Arab)

    ”Dari Jabir Ibn Nafir, dari Abi Tsa’labah Al-Khuntsa r.a., bahsawanya Rasulullah saw berkata, ‘Jin terbagi dalam tiga kelompok. Kelompok pertama ialah jin yang mempunyai sayap dan dapat terbang di udara. Kelompok kedua terdiri dari jin yang berbentuk ular dan anjing, dan kelompok ketiga adalah yang bisa merubah bentuk dirinya’.”
    (Di-takhrij oleh Al-Baihaqi dengan sanad shahih)

    DAN NABI MUHAMMAD SAW MEMERINTAHKAN KAUM MUSLIM UNTUK MEMBUNUH ANJING

    Perintah Rasulullah untuk membunuh anjing:
    Diriwayatkan dari Ibn Az-Zubair, dari Jabir bin Abdullah, katanya, ”Rasulullah saw memerintahkan kami untuk membunuh anjing, sampai-sampai ada seorang wanita yang datang dari dusun dengan membawa anjingnya, yang kemudian kami bunuh. Kemudian Nabi saw melarang kami membunuh anjing, seraya mengatakan ‘bunuhlah yang hitam legam dengan dua titik putih (di atas matanya), sebab dia adalah setan.” Hadist ini di-takhrij oleh Muslim dalam Shahih-nya. Hadist ini merupakan dalil bagi perintah membunuh anjing secara umum. Kemudian perintah ini dihapus (mansukh) dan dikhususkan pada anjing hitam legam, karena ia adalah setan.

    Dalam syarh-nya terhadap hadis ini, Imam An-Nawawi mengatakan, ”Makna al-Bahim (yang terdapat dalam hadis tersebut) adalah hitam legam. Sedangkan dua titik, adalah dua titk putuh yang berada di atas kedua matanya, dan itu mudah diketahui”. (Sumber Shahih Muslim bi Syarh An-Nawawiy, Kitab Al-Musaqah wa al-Muzara’ah).

    Perintah Rasulullah untuk membunuh ular:
    Al-Bukhari meriwayatkan dari Ibn ‘Umar r.a., bahwasanya beliau mendengar Rasulullah saw, berkhutbah di mimbar. Rasulullah saw berkata, ”Bubuhlah ular, bunuhlah dzu aththifyatayn dan al-abtar, sebab kedua binatang itu menyembur mata dan menggugurkan kandungan.”

    Dari gabungan riwayat Ibn Abd Al-Barr dan An-Nadhar bin Syumail dalam Fat-h Al-Bariy, menjelaskan dzu athifyatayn adalah sejenis ular yang mempunyai dua garis putih di punggungnya atau berwarna cokelat, sedangkan al-abtar adalah ular buntung (tidak berekor) atau pendek ekornya.

    Inilah kenyataan yang sesungguhnya menurut Islam,

    Semoga bermanfaat untuk menambah pengetahuan Islam dan mencerahkan kaum muslimin. Amin

    • Setuju sama uraian pendapatnya
      Tapi agak ragu sama hadist yg terakhir
      DAN NABI MUHAMMAD SAW MEMERINTAHKAN KAUM MUSLIM UNTUK MEMBUNUH ANJING
      Baru denger sih
      Kecewa nih, kenapa ga ada pnjabaran secara ilmiah tentang bakteri2 yg terkandung pada anjing dari daging sampai air liurnya. Padahal udah semangat2 baca. Setau aku dari semua mahluk hidup (manusia dan hewan) air liur anjinglah yg banyak bakterinya dan sebaliknya air liur kucing adalah yg paling bersih bahkan air liur manusia lebih kotor daripada kucing

  15. ANJING MENURUT ISLAM

    Bismillahirrahmanirrahim,

    Saya ingin meluruskan pandangan yang salah mengenai anjing yang diungkapkan oleh islamthis,

    islamthis telah mengemukakan empat alasan yang dikatakan sebagai masalah yang dimiliki anjing, dan menjadikannya sebagai alasan islam menolak anjing. Namun alasan2 tersebut sebenarnya masih berupa pendapat semata, yang tidak sesuai dengan fakta ilmiah.

    Pertama

    Islamthis mengatakan anjing sebagai SATU-SATUNYA pembawa rabies. Tetapi kemudian MENGAKUI sendiri bahwa ADA hewan lain yang membawa virus rabies. Dan walaupun alasan ini dijadikan sebagai masalah anjing yang pertama, alasan ini tidak dapat diterima secara logika. Karena selain anjing, masiH BANYAK lagi hewan pembawa rabies, seperti kucing, kera, tikus, serigala, racoon, ternak seperti sapi.

    Mengenai adanya kemungkinan terkena rabies, hal ini tidak dapat menjadi alasan untuk menolak anjing. Alasannya, anjing sama seperti semua makhluk hidup lainnya secara biologis memilki potensi terkena virus dan penyakit. Mengenai masalah terkena virus, hal ini dapat dicegah dengan melakukan perawatan kesehatan, dan dengan cara memberikan vaksin dan sebagainya. Untuk yang telah terkena dapat melakukan pengobatan medis untuk penyembuhan. Mengenai perawatan terhadap rabies ada sedikit penjelasannya disini:
    http://www.news-medical.net/health/Rabies-Treatments-%28Indonesian%29.aspx

    Karena setiap penyakit ada obatnya dan dapat dilakukan perawatan kesehatan untuk pencegahan, oleh karena itu tidak boleh penyakit dijadikan alasan untuk menolak suatu makhluk hidup. Hadis mengenai hal ini:

    Dari shahabat Abu Hurairah bahwasanya Nabi bersabda,
    “Tidaklah Allah turunkan penyakit kecuali Allah turunkan pula obatnya” (HR. Bukhari)

    Dari Jabir bin Abdillah dia berkata bahwa Nabi bersabda,
    “Setiap penyakit pasti memiliki obat. Bila sebuah obat sesuai dengan penyakitnya maka dia akan sembuh dengan seizin Allah Subhanahu wa Ta’ala.” (HR. Muslim)

    Kedua

    Islamthis mengatakan kebiasaan anjing menjulur-julurkan lidah adalah ekspresi mengejek. Memang kebiasaan ini jika dilakukan manusia biasanya untuk mengejek, namun pada anjing tidak demikian. Tentang anjing yang suka mengeluarkan lidah, di dalam ilmu Biologi hal ini merupakan adaptasi morfologi anjing sebagai hewan. Hal ini seperti dilakukan ular yang juga memiliki kebiasaan mengeluarkan lidahnya. Dari sisi psikologis anjing, hal ini dapat merupakan wujud ekpresi dari rasa gembira, seperti anjing yang menggeram di saat marah, menggonggong disaat curiga, dan melolong atau merintih disaat sedih. Jadi hal ini dilakukan anjing bukan karena ia mengejek atau melecehkan orang lain, justru apabila ia menjulurkan lidah dan mengibaskan ekornya saat menatap seorang manusia itu merupakan tanda bahwa ia tertarik atau merasa senang kepada manusia itu.

    Dan alasan anjing mengeluarkan lidah karena kehausan DIBENARKAN AL-QUR’AN DAN SAINS.

    Firman Allah SWT :
    “Dan bacakanlah (Muhammad) kepada mereka, berita orang yang telah Kami berikan ayat-ayat Kami kepadanya, kemudian dia melepaskan diri dari ayat-ayat itu, lalu dia diikuti oleh setan (sampai dia tergoda), maka jadilah dia termasuk golongan orang-orang sesat. Dan sekiranya Kami menghendaki niscaya Kami tinggikan (derajat)nya dengan (ayat-ayat) itu, tetapi dia cenderung kepada dunia dan mengikuti keinginannya (yang rendah), maka perumpamaannya seperti anjing, jika kamu menghalaunya dia akan menjulurkan lidahnya dan jika kamu membiarkannya dia tetap menjulurkan lidahnya. Demikianlah perumpamaan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami. Maka ceritakanlah kisah-kisah itu agar mereka berfikir. Sangat buruk perumpamaan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami, dan mereka itu telah berbuat zhalim kepada dirinya sendiri.” (Q.S. Al-A’raaf: 175-177)

    Kajian ilmiah sebagai pembuktian tingkat keilmiahan ayat-ayat dalam Al Qur’an, tentang perilaku anjing yang menjulurkan lidah:
    Sebuah fakta ilmiah yang menarik dari isi surat Al-A’raaf ayat 176 diatas, adalah tentang pembuktian ayat dalam Al Qur’an yang mengulas sifat kebiasaan anjing yang selalu menjulurkan lidah. Setelah empat belas abad sejak Al Qur’an diturunkan, ilmu pengetahuan modern (biologi dan kedokteran hewan) telah berhasil membuktikan, bahwa anjing tidak memiliki kelenjar keringat, kecuali dalam jumlah yang sedikit yang berada di telapak kakinya. Fungsi kelenjar keringat bagi makhluk hidup adalah untuk mengatur, menurunkan dan menjaga kestabilan suhu tubuhnya. Bagi anjing jumlah kelenjar keringat untuk mengatur suhu tubuhnya tidak mencukupi, karena sangat sedikit.
    Kekurangan jumlah kelenjar keringat inilah, yang membuat anjing selalu berusaha menjulurkan lidahnya untuk menurunkan temperatur tubuhnya. Karena pada saat itu lidah dan rongga mulut dapat melakukan kontak langsung dengan udara, sehingga air menguap dari rongga mulut dan pharynx-nya, maka dari lidahnya tersebut akan keluar air liur. (Pharynx adalah tenggorokan atau kerongkongan. Istilah ini terutama dipakai dalam ilmu kedokteran dan biologi). Dapat diperhatikan, bahwa anjing memiliki kebiasaan menjulurkan lidah dalam keadaan letih atau tidak. Apabila kita memperhatikan anjing setelah berlari-lari, akan terlihat bahwa anjing semakin kerap menjulurkan lidahnya dan semakin banyak pula air liur yang keluar dari lidahnya.

    Sumber: http://ridhaallah.wordpress.com/kenapa-anjing-selalu-menjulurkan-lidahnya-qs-al-araf175-177/

    Ketiga

    Tujuan anjing menggonggong kepada manusia secara ilmiah yaitu untuk berkomunikasi kepada manusia, atau mengungkapkan perasaan/emosinya, tergantung dari suara anjing itu saat menggonggong.

    Mengenai alasan yang ketiga, tentang anjing yang suka menggonggong kepada manusia yang tidak dikenalnya, ada banyak penyebabnya tergantung kondisi dan situasi. Misalnya:

    1) Anjing penjaga di suatu rumah yang menggonggong kepada orang mengunjungi rumah itu, tujuannya yaitu untuk memberitahukan kepada si pemiliknya kalau sedang ada orang mendatangi rumah itu, sehingga pemilik rumah dapat segera menemuinya tanpa harus membuat si pendatang menunggu terlalu lama. Contohnya bila ada seseorang mengunjungi rumah temannya yang memelihara anjing. Ketika dia sampai ke pintu gerbang pagar rumah temannya ternyata sedang terkunci, dia mengira sedang tidak ada orang di rumah, namun begitu anjing penjaga di halaman rumah melihat dia, ia menggonggong dan beberapa saat setelahnya si pemilik rumah keluar untuk membukakan pintu gerbang agar dia dapat masuk.

    2) Anjing penjaga suatu kawasan/tempat yang tidak bisa dimasuki sembarang orang seperti kawasan pangkalan militer, menggonggong kepada manusia asing untuk menyuruhnya menjauh sehingga orang tersebut tidak mengalami masalah.

    3) Anjing penjaga manusia, yang biasanya di bawa saat si pemilik anjing bepergian dengan berjalan kaki. Ia menggonggong untuk melindungi pemiliknya, seperti menggonggong untuk memberitahu pemiliknya apabila ada sesuatu di dekat mereka yang memiliki kondisi mencurigakan atau berbahaya. Seperti misalnya ada orang2 jahat seperti pencopet, penipu, perampok, dan semacamnya dapat segera dihindari oleh pemiliknya atau mereka tidak mendekati si pemilik anjing.

    Jadi Hal ini dilakukan anjing untuk komunikasi dengan manusia, bukan sekedar untuk menakuti-nakuti orang lain tanpa penyebab dan tidak secara asal-asalan, karena anjing memiliki kemampuan untuk mendeteksi dan membaca gerak-gerik manusia, juga dengan indera penciumannya yang lebih sensitif dan tajam, dapat mengetahui sesuatu dari jarak jauh yg tidak bisa dilakukan manusia, bisa mengalisis potensi berbahaya atau tidaknya seseorang, apalagi jika telah dilatih.

    Keempat

    Untuk alasan yang keempat, tentang anjing yang menyerang orang lain tanpa sebab, anda hanya mengambil kesimpulan sepihak tanda adanya dasar sama sekali dan pernyataan anda sangat jauh dari fakta ilmiah. Jika memang benar SEMUA anjing menyerang object lain secara membabi buta, mengapa JUSTRU anjing menjadi hewan yang paling banyak dipelihara manusia?
    Justru yang benar anjing adalah hewan yang tidak akan menyerang manusia tanpa adanya perintah dari manusia lain, kecuali anjing tersebut memang sedang mengalami masalah psikologis, misalnya anjing itu gila. Silakan baca literatur2 ilmiah tentang anjing agar lebih jelas. Anda sendiri membenarkan tidak ada laporan manusia diterkam anjing, yang membuktikan Anjing tidak akan menyerang manusia kecuali ada faktor luar seperti diperintahkan oleh manusia lain.
    Sedangkan mengenai ular, anda mengatakan di saat kenyang ia tidak akan menyerang objek/manusia yang lewat di dekatnya karena ia telah kenyang, yang sebenarnya ia memang mengalami kesulitan bergerak karena tubuhnya menjadi berat karena isi perutnya, atau ia tertidur setelah kenyang, sehingga walaupun diganggu belum tentu ia akan merespon dengan menyerang.
    Sedangkan buaya, ia termasuk jenis pemangsa atau predator, oleh karena itu lapar atau tidak lapar ia akan tetap menyerang objek lain di dekatnya, kecuali buaya itu telah jinak atau dilatih.

    Mengenai anjing yang dipasangi tali atau dirantai saat dibawa jalan-jalan, penyebabnya bukan karena bila dilepas akan menyerang manusia, namun karena anjing adalah hewan yang memiliki banyak jenis dan macamnya, mulai dari warna, bentuk tubuh, bulu yang unik, sampai dengan ukurannya, dan dijual dengan harga yang beragam, sehingga pemiliknya tidak mau sampai anjingnya dicuri oleh orang lain atau mati karena kecelakaan apabila dilepas secara bebas tanpa adanya penjagaan. Dan apabila anjing itu telah terlatih dan telah jinak pada pemiliknya, biasanya tidak perlu dipasang tali di lehernya. Ini yang dikatakan oleh orang-orang yang memelihara anjing. Sedangkan anjing yang dikurung, biasanya terdapat di tempat penitipan anjing atau toko hewan, hal ini dilakukan agar anjing itu tidak kabur/lepas.

    Mengenai sifat sataniknya anjing, memang anjing dijadikan simbol sifat kebinatangan yang suka menyakiti orang lain, yang merupakan salah satu sifat dari ciri hati manusia dalam ilmu tasawuf. Menurut al-Ghazali, terdapat empat sifat yang dimiliki manusia di dalam hatinya. Empat sifat tersebut mewakili empat kepribadian yang dimiliki manusia di dalam dirinya. Yang pertama yaitu kepribadian anjing mewakili sifat sab’iyhah atau binatang buas. Yang kedua kepribadian babi (bahimah atau binatang rakus pemelihara syahwat), setan (syaithaniyyah), dan rabbaniyah (Tuhan). Namun disini anjing hanya sebagai simbol sifat semata.

    Jadi alasan anda hanya berupa pendapat sehingga belum memberikan jawaban yang pasti. Lalu apa masalah anjing sebenarnya dalam pandangan Islam? Marilah kita kembali melihat ke sumber ajaran Islam itu sendiri, yaitu Al-Hadist sebagai sumber hukum Islam kedua.

    MASALAH YANG TERDAPAT PADA ANJING YAITU ANJING SEBENARNYA ADALAH JIN DAN SETAN, BERDASARKAN PERKATAAN NABI MUHAMMAD SAW DI DALAM HADIS SHAHIH.

    Diriwayatkan dari imam Ibn ‘Abbas r.a., Ibn ‘Abbas mengatakan, ”Anjing itu termasuk golongan jin. Ia merupakan duplikat jin. Kalau ia mengendus-endus di dekat makananmu, maka lemparkanlah makananmu ke arahnya. Sebab dia mempunyai selera terhadapnya.” (Sumber Ibn Manzhur, Lisan Al-Arab)

    ”Dari Jabir Ibn Nafir, dari Abi Tsa’labah Al-Khuntsa r.a., bahsawanya Rasulullah saw berkata, ‘Jin terbagi dalam tiga kelompok. Kelompok pertama ialah jin yang mempunyai sayap dan dapat terbang di udara. Kelompok kedua terdiri dari jin yang berbentuk ular dan anjing, dan kelompok ketiga adalah yang bisa merubah bentuk dirinya’.”
    (Di-takhrij oleh Al-Baihaqi dengan sanad shahih)

    DAN NABI MUHAMMAD SAW JUGA MEMERINTAHKAN KAUM MUSLIM UNTUK MEMBUNUH ANJING

    Perintah Rasulullah untuk membunuh anjing:
    Diriwayatkan dari Ibn Az-Zubair, dari Jabir bin Abdullah, katanya, ”Rasulullah saw memerintahkan kami untuk membunuh anjing, sampai-sampai ada seorang wanita yang datang dari dusun dengan membawa anjingnya, yang kemudian kami bunuh. Kemudian Nabi saw melarang kami membunuh anjing, seraya mengatakan ‘bunuhlah yang hitam legam dengan dua titik putih (di atas matanya), sebab dia adalah setan.” Hadist ini di-takhrij oleh Muslim dalam Shahih-nya. Hadist ini merupakan dalil bagi perintah membunuh anjing secara umum. Kemudian perintah ini dihapus (mansukh) dan dikhususkan pada anjing hitam legam, karena ia adalah setan.

    Dalam syarh-nya terhadap hadis ini, Imam An-Nawawi mengatakan, ”Makna al-Bahim (yang terdapat dalam hadis tersebut) adalah hitam legam. Sedangkan dua titik, adalah dua titk putuh yang berada di atas kedua matanya, dan itu mudah diketahui”. (Sumber Shahih Muslim bi Syarh An-Nawawiy, Kitab Al-Musaqah wa al-Muzara’ah).

    Perintah Rasulullah untuk membunuh ular:
    Al-Bukhari meriwayatkan dari Ibn ‘Umar r.a., bahwasanya beliau mendengar Rasulullah saw, berkhutbah di mimbar. Rasulullah saw berkata, ”Bubuhlah ular, bunuhlah dzu aththifyatayn dan al-abtar, sebab kedua binatang itu menyembur mata dan menggugurkan kandungan.”

    Dari gabungan riwayat Ibn Abd Al-Barr dan An-Nadhar bin Syumail dalam Fat-h Al-Bariy, menjelaskan dzu athifyatayn adalah sejenis ular yang mempunyai dua garis putih di punggungnya atau berwarna cokelat, sedangkan al-abtar adalah ular buntung (tidak berekor) atau pendek ekornya.

    Inilah kenyataan yang sesungguhnya menurut Islam,

    Semoga bermanfaat untuk menambah pengetahuan Islam dan mencerahkan kaum muslimin. Amin

  16. @islamthis,

    Saya ingin meluruskan pandangan yang salah mengenai anjing yang diungkapkan oleh islamthis,

    islamthis telah mengemukakan empat alasan yang dikatakan sebagai masalah yang dimiliki anjing, dan menjadikannya sebagai alasan islam menolak anjing. Namun alasan2 tersebut sebenarnya masih berupa pendapat semata yang tidak sesuai dengan fakta ilmiah.

    Pertama

    Islamthis mengatakan anjing sebagai SATU-SATUNYA pembawa rabies. Tetapi kemudian MENGAKUI sendiri bahwa ADA hewan lain yang membawa virus rabies. Dan walaupun alasan ini dijadikan sebagai masalah anjing yang pertama, alasan ini tidak dapat diterima secara logika. Karena selain anjing, masiH BANYAK lagi hewan pembawa rabies, seperti kucing, kera, tikus, serigala, racoon, ternak seperti sapi.

    Mengenai adanya kemungkinan terkena rabies, hal inipun tidak dapat menjadi alasan untuk menolak anjing. Alasannya, anjing sama seperti semua makhluk hidup lainnya secara biologis memilki potensi terkena virus dan penyakit. Mengenai masalah terkena virus, hal ini dapat dicegah dengan melakukan perawatan kesehatan, dan dengan cara memberikan vaksin dan sebagainya. Untuk yang telah terkena dapat melakukan pengobatan medis untuk penyembuhan. Mengenai perawatan terhadap rabies ada sedikit penjelasannya disini:
    http://www.news-medical.net/health/Rabies-Treatments-%28Indonesian%29.aspx

    Karena setiap penyakit ada obatnya dan dapat dilakukan perawatan kesehatan untuk pencegahan, oleh karena itu tidak boleh penyakit dijadikan alasan untuk menolak suatu makhluk hidup. Hadis mengenai hal ini:

    Dari shahabat Abu Hurairah bahwasanya Nabi bersabda,
    “Tidaklah Allah turunkan penyakit kecuali Allah turunkan pula obatnya” (HR. Bukhari)

    Dari Jabir bin Abdillah dia berkata bahwa Nabi bersabda,
    “Setiap penyakit pasti memiliki obat. Bila sebuah obat sesuai dengan penyakitnya maka dia akan sembuh dengan seizin Allah Subhanahu wa Ta’ala.” (HR. Muslim)

    Kedua

    Islamthis mengatakan kebiasaan anjing menjulur-julurkan lidah adalah ekspresi mengejek. Memang kebiasaan ini jika dilakukan manusia biasanya untuk mengejek, namun pada anjing tidak demikian. Tentang anjing yang suka mengeluarkan lidah, di dalam ilmu Biologi ini merupakan adaptasi morfologi anjing sebagai hewan. Hal ini seperti dilakukan ular yang juga memiliki kebiasaan mengeluarkan lidahnya. Dari sisi psikologis anjing, hal ini dapat merupakan wujud ekpresi dari rasa gembira, seperti anjing yang menggeram di saat marah, menggonggong disaat curiga, dan melolong atau merintih disaat sedih. Jadi hal ini dilakukan anjing bukan karena ia mengejek atau melecehkan orang lain, justru apabila ia menjulurkan lidah dan mengibaskan ekornya saat menatap seorang manusia itu merupakan tanda bahwa ia tertarik atau merasa senang kepada manusia itu.

    Dan alasan anjing mengeluarkan lidah karena kehausan DIBENARKAN AL-QUR’AN DAN SAINS.

    Firman Allah SWT :
    “Dan bacakanlah (Muhammad) kepada mereka, berita orang yang telah Kami berikan ayat-ayat Kami kepadanya, kemudian dia melepaskan diri dari ayat-ayat itu, lalu dia diikuti oleh setan (sampai dia tergoda), maka jadilah dia termasuk golongan orang-orang sesat. Dan sekiranya Kami menghendaki niscaya Kami tinggikan (derajat)nya dengan (ayat-ayat) itu, tetapi dia cenderung kepada dunia dan mengikuti keinginannya (yang rendah), maka perumpamaannya seperti anjing, jika kamu menghalaunya dia akan menjulurkan lidahnya dan jika kamu membiarkannya dia tetap menjulurkan lidahnya. Demikianlah perumpamaan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami. Maka ceritakanlah kisah-kisah itu agar mereka berfikir. Sangat buruk perumpamaan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami, dan mereka itu telah berbuat zhalim kepada dirinya sendiri.” (Q.S. Al-A’raaf: 175-177)

    Kajian ilmiah sebagai pembuktian tingkat keilmiahan ayat-ayat dalam Al Qur’an, tentang perilaku anjing yang menjulurkan lidah:
    Sebuah fakta ilmiah yang menarik dari isi surat Al-A’raaf ayat 176 diatas, adalah tentang pembuktian ayat dalam Al Qur’an yang mengulas sifat kebiasaan anjing yang selalu menjulurkan lidah. Setelah empat belas abad sejak Al Qur’an diturunkan, ilmu pengetahuan modern (biologi dan kedokteran hewan) telah berhasil membuktikan, bahwa anjing tidak memiliki kelenjar keringat, kecuali dalam jumlah yang sedikit yang berada di telapak kakinya. Fungsi kelenjar keringat bagi makhluk hidup adalah untuk mengatur, menurunkan dan menjaga kestabilan suhu tubuhnya. Bagi anjing jumlah kelenjar keringat untuk mengatur suhu tubuhnya tidak mencukupi, karena sangat sedikit.
    Kekurangan jumlah kelenjar keringat inilah, yang membuat anjing selalu berusaha menjulurkan lidahnya untuk menurunkan temperatur tubuhnya. Karena pada saat itu lidah dan rongga mulut dapat melakukan kontak langsung dengan udara, sehingga air menguap dari rongga mulut dan pharynx-nya, maka dari lidahnya tersebut akan keluar air liur. (Pharynx adalah tenggorokan atau kerongkongan. Istilah ini terutama dipakai dalam ilmu kedokteran dan biologi). Dapat diperhatikan, bahwa anjing memiliki kebiasaan menjulurkan lidah dalam keadaan letih atau tidak. Apabila kita memperhatikan anjing setelah berlari-lari, akan terlihat bahwa anjing semakin kerap menjulurkan lidahnya dan semakin banyak pula air liur yang keluar dari lidahnya.

    Sumber: http://ridhaallah.wordpress.com/kenapa-anjing-selalu-menjulurkan-lidahnya-qs-al-araf175-177/

    Ketiga

    Tujuan anjing menggonggong kepada manusia secara ilmiah yaitu untuk berkomunikasi kepada manusia, atau mengungkapkan perasaan/emosinya, tergantung dari suara anjing itu saat menggonggong.

    Mengenai alasan yang ketiga, tentang anjing yang suka menggonggong kepada manusia yang tidak dikenalnya, dapat disebabkan banyak hal tergantung kondisi dan situasi. Misalnya:

    1) Anjing penjaga di suatu rumah, menggonggong kepada orang mengunjungi rumah itu yaitu untuk memberitahukan kepada pemiliknya kalau sedang ada orang mendatangi rumah itu, sehingga pemilik rumah dapat segera menemuinya tanpa harus membuat si pendatang menunggu terlalu lama. Contohnya bila ada seseorang mengunjungi rumah temannya yang memelihara anjing. Ketika dia sampai ke pintu gerbang pagar rumah temannya ternyata sedang terkunci, dia mengira sedang tidak ada orang di rumah, namun begitu anjing penjaga di halaman rumah melihat dia, ia menggonggong dan beberapa saat setelahnya si pemilik rumah keluar untuk membukakan pintu gerbang agar dia dapat masuk.

    2) Anjing penjaga suatu kawasan/tempat yang tidak bisa dimasuki sembarang orang seperti kawasan pangkalan militer, menggonggong kepada manusia asing untuk menyuruhnya menjauh sehingga orang tersebut tidak mengalami masalah.

    3) Anjing penjaga manusia, yang biasanya di bawa saat si pemilik anjing bepergian dengan berjalan kaki. Ia menggonggong untuk melindungi pemiliknya, seperti menggonggong untuk memberitahu pemiliknya apabila ada sesuatu di dekat mereka yang memiliki kondisi mencurigakan atau berbahaya. Seperti misalnya ada orang2 jahat seperti pencopet, penipu, perampok, dan semacamnya dapat segera dihindari oleh pemiliknya atau mereka tidak mendekati si pemilik anjing.

    Jadi Hal ini dilakukan anjing untuk komunikasi dengan manusia, bukan sekedar untuk menakuti-nakuti orang lain tanpa penyebab dan tidak secara asal-asalan, karena anjing memiliki kemampuan untuk mendeteksi dan membaca gerak-gerik manusia, juga dengan indera penciumannya yang lebih sensitif dan tajam, dapat mengetahui sesuatu dari jarak jauh yg tidak bisa dilakukan manusia, bisa mengalisis potensi berbahaya atau tidaknya seseorang apabila telah dilatih.

    Keempat

    Untuk alasan yang keempat, tentang anjing yang menyerang orang lain tanpa sebab, anda hanya mengambil kesimpulan sepihak tanda adanya dasar sama sekali dan pernyataan anda sangat jauh dari fakta. Jika memang benar SEMUA anjing menyerang object lain secara membabi buta, mengapa JUSTRU anjing menjadi hewan yang paling banyak dipelihara manusia?
    Justru yang benar anjing adalah hewan yang tidak akan menyerang manusia tanpa adanya perintah dari manusia lain, kecuali anjing tersebut memang sedang mengalami masalah psikologis, misalnya anjing itu gila. Silakan baca literatur2 ilmiah tentang anjing agar lebih jelas. Anda sendiri membenarkan tidak ada laporan manusia diterkam anjing, yang membuktikan Anjing tidak akan menyerang manusia kecuali ada faktor luar seperti diperintahkan oleh manusia lain.
    Sedangkan mengenai ular, anda mengatakan di saat kenyang ia tidak akan menyerang objek/manusia yang lewat di dekatnya karena ia telah kenyang, yang sebenarnya ia memang mengalami kesulitan bergerak karena tubuhnya menjadi berat karena isi perutnya, atau ia tertidur setelah kenyang, sehingga walaupun diganggu belum tentu ia akan merespon dengan menyerang.
    Sedangkan buaya, ia termasuk jenis pemangsa atau predator, oleh karena itu lapar atau tidak lapar ia akan tetap menyerang objek lain di dekatnya, kecuali buaya itu telah jinak atau dilatih.

    Mengenai anjing yang dipasangi tali atau dirantai saat dibawa jalan-jalan, penyebabnya bukan karena bila dilepas akan menyerang manusia, namun karena anjing adalah hewan yang memiliki banyak jenis dan macamnya, mulai dari warna, bentuk tubuh, bulu yang unik, sampai dengan ukurannya, dan dijual dengan harga yang beragam, sehingga pemiliknya tidak mau sampai anjingnya dicuri oleh orang lain atau mati karena kecelakaan apabila dilepas secara bebas tanpa adanya penjagaan. Dan apabila anjing itu telah terlatih dan telah jinak pada pemiliknya, biasanya tidak perlu dipasang tali di lehernya. Ini yang dikatakan oleh orang-orang yang memelihara anjing. Sedangkan anjing yang dikurung, biasanya terdapat di tempat penitipan anjing atau toko hewan. Jadi dikurung dengan maksud tertentu, bukan karena anjing akan menyerang apapun yang dilihatnya.

    Mengenai sifat sataniknya anjing, memang anjing dijadikan simbol sifat kebinatangan yang suka menyakiti orang lain, yang di dalam ajaran sufi Islam merupakan salah satu sifat dari ciri hati manusia dalam ilmu tasawuf. Menurut al-Ghazali, terdapat empat sifat yang dimiliki manusia di dalam hatinya. Empat sifat tersebut mewakili empat kepribadian yang dimiliki manusia di dalam dirinya. Yang pertama yaitu kepribadian anjing mewakili sifat sab’iyhah atau binatang buas. Yang kedua kepribadian babi (bahimah atau binatang rakus pemelihara syahwat), setan (syaithaniyyah), dan rabbaniyah (Tuhan). Namun anjing disini hanya sebagai simbol sifat semata.

    Jadi alasan anda belum memberikan jawaban yang pasti. Lalu apa masalah anjing sebenarnya dalam pandangan Islam? Marilah kita kembali melihat ke sumber ajaran Islam itu sendiri, yaitu Al-Hadist sebagai sumber hukum Islam kedua.

    MASALAH YANG SEBENARNYA YAITU KARENA ANJING ADALAH JIN DAN SETAN, BERDASARKAN PERKATAAN NABI MUHAMMAD SAW DI DALAM HADIS SHAHIH.

    Diriwayatkan dari imam Ibn ‘Abbas r.a., Ibn ‘Abbas mengatakan, ”Anjing itu termasuk golongan jin. Ia merupakan duplikat jin. Kalau ia mengendus-endus di dekat makananmu, maka lemparkanlah makananmu ke arahnya. Sebab dia mempunyai selera terhadapnya.” (Sumber Ibn Manzhur, Lisan Al-Arab)

    ”Dari Jabir Ibn Nafir, dari Abi Tsa’labah Al-Khuntsa r.a., bahsawanya Rasulullah saw berkata, ‘Jin terbagi dalam tiga kelompok. Kelompok pertama ialah jin yang mempunyai sayap dan dapat terbang di udara. Kelompok kedua terdiri dari jin yang berbentuk ular dan anjing, dan kelompok ketiga adalah yang bisa merubah bentuk dirinya’.”
    (Di-takhrij oleh Al-Baihaqi dengan sanad shahih)

    DAN NABI MUHAMMAD SAW MEMERINTAHKAN KAUM MUSLIM UNTUK MEMBUNUH ANJING

    Perintah Rasulullah untuk membunuh anjing:
    Diriwayatkan dari Ibn Az-Zubair, dari Jabir bin Abdullah, katanya, ”Rasulullah saw memerintahkan kami untuk membunuh anjing, sampai-sampai ada seorang wanita yang datang dari dusun dengan membawa anjingnya, yang kemudian kami bunuh. Kemudian Nabi saw melarang kami membunuh anjing, seraya mengatakan ‘bunuhlah yang hitam legam dengan dua titik putih (di atas matanya), sebab dia adalah setan.” Hadist ini di-takhrij oleh Muslim dalam Shahih-nya. Hadist ini merupakan dalil bagi perintah membunuh anjing secara umum. Kemudian perintah ini dihapus (mansukh) dan dikhususkan pada anjing hitam legam, karena ia adalah setan.

    Dalam syarh-nya terhadap hadis ini, Imam An-Nawawi mengatakan, ”Makna al-Bahim (yang terdapat dalam hadis tersebut) adalah hitam legam. Sedangkan dua titik, adalah dua titk putuh yang berada di atas kedua matanya, dan itu mudah diketahui”. (Sumber Shahih Muslim bi Syarh An-Nawawiy, Kitab Al-Musaqah wa al-Muzara’ah).

    Perintah Rasulullah untuk membunuh ular:
    Al-Bukhari meriwayatkan dari Ibn ‘Umar r.a., bahwasanya beliau mendengar Rasulullah saw, berkhutbah di mimbar. Rasulullah saw berkata, ”Bubuhlah ular, bunuhlah dzu aththifyatayn dan al-abtar, sebab kedua binatang itu menyembur mata dan menggugurkan kandungan.”

    Dari gabungan riwayat Ibn Abd Al-Barr dan An-Nadhar bin Syumail dalam Fat-h Al-Bariy, menjelaskan dzu athifyatayn adalah sejenis ular yang mempunyai dua garis putih di punggungnya atau berwarna cokelat, sedangkan al-abtar adalah ular buntung (tidak berekor) atau pendek ekornya.

    Inilah kenyataan yang sesungguhnya menurut Islam,

    Semoga dapat semakin mencerahkan umat manusia dalam menuju jalan yang benar dan diridhai oleh Allah. Amin

  17. Hans Sutanto, on April 24, 2012 at 8:32 pm said:

    itu anjing yg rabies kali. dia pasti agresif. atau anjing yang biasa dianiaya manusia, sehingga dia menganggap manusia adalah ancaman. coba ente klo ktmu anjing kecil, yang masi polos, ente panggil, pasti dia dengan senang hati nyamperin ente, sambil mengibaskan ekornya. karena dia ga tau manusia itu banyak yg jahat. yang suka menganiaya anjing. pada dasarnya anjing itu baik dan penyayang.

    lah, faktanya BANYAK KOK ORANG LEWAT YANG DIGONGGONG ANJENG sampe jantung mau loncat bin salto!

    Kamu jangan menggeneralisir anjing baek, seolah semua anjing itu menyenangkan, ya. Karena toh faktanya banyak manusia-manusia yang takut ama anjing, karena itu pun memang ada alasannya.
    Segitu dulu.

  18. MUAMALIM, on April 24, 2012 at 5:14 pm said:

    @islamthis,

    Saya ingin meluruskan pandangan yang salah mengenai anjing yang diungkapkan oleh islamthis,

    islamthis telah mengemukakan empat alasan yang dikatakan sebagai masalah yang dimiliki anjing, dan menjadikannya sebagai alasan islam menolak anjing. Namun alasan2 tersebut sebenarnya masih berupa pendapat semata, yang tidak sesuai dengan fakta ilmiah.

    Pertama

    Islamthis mengatakan anjing sebagai SATU-SATUNYA pembawa rabies. Tetapi kemudian MENGAKUI sendiri bahwa ADA hewan lain yang membawa virus rabies. Dari sini saya mengatakan islamthis tidak konsisten dalam berkata-kata. Dan jika alasan ini dijadikan sebagai masalah anjing yang pertama, alasan ini tidak dapat diterima secara logika. Karena selain anjing, masiH BANYAK lagi hewan pembawa rabies, seperti kucing, kera, tikus, serigala, racoon, ternak seperti sapi.

    Mengenai adanya kemungkinan terkena rabies, hal ini tidak dapat menjadi alasan untuk menolak anjing. Alasannya, anjing sama seperti semua makhluk hidup lainnya secara biologis memilki potensi terkena virus dan penyakit. Mengenai masalah terkena virus, hal ini dapat dicegah dengan melakukan perawatan kesehatan, dan dengan cara memberikan vaksin dan sebagainya. Untuk yang telah terkena dapat melakukan pengobatan medis untuk penyembuhan. Mengenai perawatan terhadap rabies ada sedikit penjelasannya disini:
    http://www.news-medical.net/health/Rabies-Treatments-%28Indonesian%29.aspx

    Karena setiap penyakit ada obatnya dan dapat dilakukan perawatan kesehatan untuk pencegahan, oleh karena itu tidak boleh penyakit dijadikan alasan untuk menolak suatu makhluk hidup. Hadis mengenai hal ini:

    Dari shahabat Abu Hurairah bahwasanya Nabi bersabda,
    “Tidaklah Allah turunkan penyakit kecuali Allah turunkan pula obatnya” (HR. Bukhari)

    Dari Jabir bin Abdillah dia berkata bahwa Nabi bersabda,
    “Setiap penyakit pasti memiliki obat. Bila sebuah obat sesuai dengan penyakitnya maka dia akan sembuh dengan seizin Allah Subhanahu wa Ta’ala.” (HR. Muslim)

    Kamu tambah ngacok! Sori yah, saya kata begini.

    Memang benar kok, bahwa anjing bukanlah satu-satunya rabies carrier. Dan memang benar kok bahwa seluruh penyakit itu ada obatnya …. mengapa saya lupa itu?

    Intinya adalah, mengapa KITA AMBIL RESIKO itu? Kamu bisa jawab ga?

    Mentang-mentang seluruh penyakit ada obatnya, maka apakah itu berarti KITA DIBENARKAN untuk cari penyakit sana-sini?
    Yeah mending obatnya segera ditemukan. Bagaimana kalau kena penyakit itu, kita langsung mati? Apakah ada jaminannya, bahwa seluruh penyakit ada obatnya, dan obatnya itu langsng ada di tangan kita? Lha buktinya banyak kok yang KEBURU MATI KARENA PENYAKIT! BANYAK KOK FAKTANYA korban ded karena rabies, kagak sempet mendapat pengobatannya …. kamu anggap kamu lebih pintar ya dari Islam? Apa buktinya? Segini aja kamu dah keliatan ngaco.

    Kalau kita tidak pelihara anjing, apakah kita akan mati? Atau, apakah pelihara anjing adalah ajaran suatu agama? Engga, kan?

    Buat apa kita bela2in pelihara anjing, yang mana anjing itu adalah rabies carrier?
    Kamu bicara seperti itu, seolah pelihara anjing adalah KEWAJIBAN, atau TANDA KEMAJUAN SUATU BANGSA. Begitu ya maksud kamu?

    Saya kata, ITU SALAH!

    Dari kebanyaka kasus, anjing menempati urutan pertama di dalam kasus manusia terkena rabies. Di Bali. Di manado. Di medan. Di mana mana. Belum pernah ada berita, warga solo ketarketir karena rabies yang ditularkan oleh semut ato apa.

    Intinya adalah, mengapa mereka pelihara anjing?

    Islam melarang umatnya untuk dekat2 anjing, karena KELAK AKAN ADA FAKTA bahwa rabies nomor wahit akan ditularkan oleh anjing. Dan itu terbukti.

    Kelelawar memang rabies carrier. Namun apakah lingkungan hidup manusia itu berdekatan dengan kelelawar? Tidak kan? Kucing juga. Apakah sesering itu kita dengar kasus rabies yang ditularkan kucing?

    Kedua

    Islamthis mengatakan kebiasaan anjing menjulur-julurkan lidah adalah ekspresi mengejek. Memang kebiasaan ini jika dilakukan manusia biasanya untuk mengejek, namun pada anjing tidak demikian. Tentang anjing yang suka mengeluarkan lidah, di dalam ilmu Biologi hal ini merupakan adaptasi morfologi anjing sebagai hewan. Hal ini seperti dilakukan ular yang juga memiliki kebiasaan mengeluarkan lidahnya. Dari sisi psikologis anjing, hal ini dapat merupakan wujud ekpresi dari rasa gembira, seperti anjing yang menggeram di saat marah, menggonggong disaat curiga, dan melolong atau merintih disaat sedih. Jadi hal ini dilakukan anjing bukan karena ia mengejek atau melecehkan orang lain, justru apabila ia menjulurkan lidah dan mengibaskan ekornya saat menatap seorang manusia itu merupakan tanda bahwa ia tertarik atau merasa senang kepada manusia itu.

    Dan alasan anjing mengeluarkan lidah karena kehausan DIBENARKAN AL-QUR’AN DAN SAINS.

    Firman Allah SWT :
    “Dan bacakanlah (Muhammad) kepada mereka, berita orang yang telah Kami berikan ayat-ayat Kami kepadanya, kemudian dia melepaskan diri dari ayat-ayat itu, lalu dia diikuti oleh setan (sampai dia tergoda), maka jadilah dia termasuk golongan orang-orang sesat. Dan sekiranya Kami menghendaki niscaya Kami tinggikan (derajat)nya dengan (ayat-ayat) itu, tetapi dia cenderung kepada dunia dan mengikuti keinginannya (yang rendah), maka perumpamaannya seperti anjing, jika kamu menghalaunya dia akan menjulurkan lidahnya dan jika kamu membiarkannya dia tetap menjulurkan lidahnya. Demikianlah perumpamaan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami. Maka ceritakanlah kisah-kisah itu agar mereka berfikir. Sangat buruk perumpamaan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami, dan mereka itu telah berbuat zhalim kepada dirinya sendiri.” (Q.S. Al-A’raaf: 175-177)

    Kajian ilmiah sebagai pembuktian tingkat keilmiahan ayat-ayat dalam Al Qur’an, tentang perilaku anjing yang menjulurkan lidah:
    Sebuah fakta ilmiah yang menarik dari isi surat Al-A’raaf ayat 176 diatas, adalah tentang pembuktian ayat dalam Al Qur’an yang mengulas sifat kebiasaan anjing yang selalu menjulurkan lidah. Setelah empat belas abad sejak Al Qur’an diturunkan, ilmu pengetahuan modern (biologi dan kedokteran hewan) telah berhasil membuktikan, bahwa anjing tidak memiliki kelenjar keringat, kecuali dalam jumlah yang sedikit yang berada di telapak kakinya. Fungsi kelenjar keringat bagi makhluk hidup adalah untuk mengatur, menurunkan dan menjaga kestabilan suhu tubuhnya. Bagi anjing jumlah kelenjar keringat untuk mengatur suhu tubuhnya tidak mencukupi, karena sangat sedikit.
    Kekurangan jumlah kelenjar keringat inilah, yang membuat anjing selalu berusaha menjulurkan lidahnya untuk menurunkan temperatur tubuhnya. Karena pada saat itu lidah dan rongga mulut dapat melakukan kontak langsung dengan udara, sehingga air menguap dari rongga mulut dan pharynx-nya, maka dari lidahnya tersebut akan keluar air liur. (Pharynx adalah tenggorokan atau kerongkongan. Istilah ini terutama dipakai dalam ilmu kedokteran dan biologi). Dapat diperhatikan, bahwa anjing memiliki kebiasaan menjulurkan lidah dalam keadaan letih atau tidak. Apabila kita memperhatikan anjing setelah berlari-lari, akan terlihat bahwa anjing semakin kerap menjulurkan lidahnya dan semakin banyak pula air liur yang keluar dari lidahnya.

    Sumber: http://ridhaallah.wordpress.com/kenapa-anjing-selalu-menjulurkan-lidahnya-qs-al-araf175-177/

    Siapa yang menghubung2kan antara kebiasaan anjing yang suka menjulur2kan lidahnya, dengan pengetahuan bahwa anjing tidak pernah punya maksud untuk mengejek manusia dengan lidahnya itu?

    Hah kamu ini, semakin hebat saja di dalam hal demo kebodohan!

    Mau itu anjing tidak punya maksud mengejek manusia dengan lidahnya kek, atau tidak, itu cerita lain.

    Yang penting visualnya adalah, SEOLAH ANJING ITU sedang mengejek manusia. Faham? Ini kan masalah firman Tuhan, masalah analogi. Kok kamu jadi ngemengin tinjauan ilmu kebinatangan bin perilaku binatang?

    Ketiga

    Tujuan anjing menggonggong kepada manusia secara ilmiah yaitu untuk berkomunikasi kepada manusia, atau mengungkapkan perasaan/emosinya, tergantung dari suara anjing itu saat menggonggong.

    Menggonggong? Menggonggong adalah bentuk komunikasi anjing?

    Mau komunikasi kek, mau kemenekese kek, toh intinya gonggongan itu MENAKUTKAN, BIKIN DEGDEGAN, JANTUNG MAU COPOT TERUS SALTO 11 METER.

    Kalau memang benar bahwa gonggongan dog itu adalah untuk komunikasi, so mengapa dog itu melakukannya dengan cara menggonggong? Kenapa engga dengan cara berbisik? Kalau menggonggong yang bikin manusia ketakutan, maka apakah itu dikatakan komunikasi?

    Kalau saya tiba2 ngomong kasar dan tinggi ke kamu, yang suaranya menggelegar tidak karu2an, dan itu bikin kamu takut, kaget bin nyesel idup, MAKA APAKAH KAMU MASIH INGIN KATA bahwa saya sedang ingin berkomunikasi dengan kamu? Komunikasi apa? Yang namanya komunikasi itu, ya yang sopan dong. Yang manis dong. Yang simpatik dong!

    Kalau saya menggonggong kamu dengan suara yang menggelegar, MAKA KAMU BERHAK UNTUK MELAPORKAN SAYA KE POLISI dengan Pasal perbuatan yang tidak menyenangkan, dan Pasal intimidasi.

    Nah sekarang bagaimana dengan dog?
    Fahamkah dikau?

    Mengenai alasan yang ketiga, tentang anjing yang suka menggonggong kepada manusia yang tidak dikenalnya, ada banyak penyebabnya tergantung kondisi dan situasi. Misalnya:

    1) Anjing penjaga di suatu rumah, menggonggong kepada orang mengunjungi suatu rumah yaitu untuk memberitahukan kepada pemiliknya kalau sedang ada orang mendatangi rumah itu, sehingga pemilik rumah dapat segera menemuinya tanpa harus membuat si pendatang menunggu terlalu lama. Contohnya bila ada seseorang mengunjungi rumah temannya yang memelihara anjing. Ketika dia sampai ke pintu gerbang pagar rumah temannya ternyata sedang terkunci, dia mengira sedang tidak ada orang di rumah, namun begitu anjing penjaga di halaman rumah melihat dia, ia menggonggong dan beberapa saat setelahnya si pemilik rumah keluar untuk membukakan pintu gerbang agar dia dapat masuk.

    Pertanyaannya adalah, APAKAH HARUS si empunya rumah punya dog untuk menggonggongi tamu sehingga tamu itu keyakutan? Apakah berhak si pemilik rumah meletakkan mahluk hidup yang tujuannya adalah untuk mencurigai tamu? Bukankah tamu seharusnya kita hormati?

    Kalau pasang bel saja, apakah itu kurang? Apakah itu salah? Islam mengajarkan, ucapkan saja SALAM kepada seisi rumah. Bukankah itu cara yang terbaik?

    Di bagian atas sudah saya paparkan, kakak saya ke rumah dosennya. Lantas dia digonggongi anjing sang dosen. Kemudian kakak saya diterima sang dosen. Apakah itu cukup? Tidak!

    Si anjing terus menguntit kakak saya dari belakang, bikin kakak saya ketakutan. Intinya, kakak saya merasa dicurigai. Nah apakah pantas setiap tamu yang datang untuk dicurigai? Sekarang bagaimana penjelasan kamu?

    2) Anjing penjaga suatu kawasan / tempat yang tidak bisa dimasuki sembarang orang seperti kawasan pangkalan militer, menggonggong kepada manusia asing untuk menyuruhnya menjauh sehingga orang tersebut tidak mengalami masalah.

    Untuk alasan ini dibenarkan. Pasti kamu tehe ayat Alquran yang membenarkan manusia untuk menggunakan anjing untuk tujuan2 tertentu. Seingat saya, sudah ada viewers di thread ini yang menukilkan ayat Alquran yang menjelaskan bahwa anjing pun boleh digunakan manusia untuk berbagai keperluan. NAMUN ITU SANGAT TERBATAS.

    3) Anjing penjaga manusia, yang biasanya di bawa saat si pemilik anjing bepergian dengan berjalan kaki. Ia menggonggong untuk melindungi pemiliknya, seperti menggonggong untuk memberitahu pemiliknya apabila ada sesuatu di dekat mereka yang memiliki kondisi mencurigakan atau berbahaya. Seperti misalnya ada orang2 jahat seperti pencopet, penipu, perampok, dan semacamnya dapat segera dihindari oleh pemiliknya atau mereka tidak mendekati si pemilik anjing.

    Jadi Hal ini dilakukan anjing untuk komunikasi dengan manusia, bukan sekedar untuk menakuti-nakuti orang lain tanpa penyebab dan tidak secara asal-asalan, karena anjing memiliki kemampuan untuk mendeteksi dan membaca gerak-gerik manusia, juga dengan indera penciumannya yang lebih sensitif dan tajam, dapat mengetahui sesuatu dari jarak jauh yg tidak bisa dilakukan manusia, bisa mengalisis potensi berbahaya atau tidaknya seseorang, apalagi jika telah dilatih.

    Dan kalau manusia-manusia yang berjalan2 itu TIDAK DITEMANI ANJING PELIHARAANNYA, maka apakah manusia itu pasti akan rugi dan celaka? Sejak kapan?

    Di thread ini sudah saya jelaskan, si tuan akan memerintahkan anjingnya untuk menyerang manusia lain yang merupakan musuh dari si tuan. Pasti si anjing akan menurut saja. Spontan anjing akan mengejar manusia musuh dari si tuan. Kalau kena, maka manusia itu akan digigit dan dicabik2 hingga berdarah2.

    Pertanyaan saya adalah, APAKAH ITU ETIS? Apakah si tuan itu ingin menang sendiri?

    Kalau pun si manusia itu bersalah sehingga menjadi musuh dari si tuan, maka bukankah hanya Hakim yang berhak memvonis manusia itu bersalah, dan kemudian dihukum? Mengapa si tuan yang punya anjing itu yang memvonis?

    Di situ kamu tulis,
    “………karena anjing memiliki kemampuan untuk mendeteksi dan membaca gerak-gerik manusia ……..”

    Apakah kamu punya bukti dan referensi ilmiah mengenai hal ini?

    Saya yang merupakan orang baik-baik, kok digonggong anjing begitu rupa?

    Barusan saja saya melihat, lewat di suatu komplek, salah satu warga pelihara anjing. Apa yang terjadi? Setiap orang yang lewat dikejar anjing itu. Ow apakah kamu sekarang ingin kata bahwa setiap orang yang lewat itu adalah penjahat? Pencoleng? Penipu? Pembunuh? Ow ow ow ow ow …..!!!!!!

    Bahkan anak kecil pun dikejar! Lantas apa salah si anak kecil itu? Kamu mau jawab apa?

    Keempat
    Untuk alasan yang keempat, tentang anjing yang menyerang orang lain tanpa sebab, anda hanya mengambil kesimpulan sepihak tanda adanya dasar sama sekali dan pernyataan anda sangat jauh dari fakta ilmiah. Jika memang benar SEMUA anjing menyerang object lain secara membabi buta, mengapa JUSTRU anjing menjadi hewan yang paling banyak dipelihara manusia?

    Coba kamu baca komen viewer di bawah ini, yang sudah ada di thread ini,

    feli, on April 15, 2012 at 4:37 pm said:

    Denver, (tvOne)
    Seorang penyiar berita di Amerika Serikat mendapat gigitan anjing di bibirnya saat siarang langsung. Pemilik anjing segera membawa korban ke rumah sakit terdekat untuk mendapat perawatan medis.

    http://video.tvonenews.tv/arsip/view/53522/2012/02/10/bibir_penyiar_berita_digigit_anjing_saat_siaran_langsung.tvOne

    apa yang kamu liyat dari tayangan tersebut?

    Seekor anjing menyerang manusia tanpa sebab, kan? Dan bukankah dia yang diserang adalah dia yang sayang kepada anjing kan? Lantas mengapa diserang oleh si anjing? Kurang apa si anjing itu?

    Kamu kata apa?
    Hallllahh sudah banyak bukti kok banyak manusia yang diserang anjing tanpa sebab!

    Banyak anjing yang tanpa sebab mengejar manusia-manusia yang lewat sehingga manusia-manusia itu jejeritan! Saya sendiri sering melihat kok! Bahkan di dekat saya, banyak manusia yang putar arah tidak mau lewat di suatu rumah yang di depannya ada anjingnya, karena takut anjing itu akan mengejar. Itu bukti apa?

    Maka nya banyak pemilik anjing yang terpaksa mengunci pagarnya rapat2 supaya anjingnya tidak keluar. Dan itu pun masih juga menggonggong orang yang lewat. Saya pun sering digonggong! Nah apakah saya dan orang lain BERHAK DAN PANTAS untuk dibikin takut dan deg2an?

    Orang ga salah apa2 dikejar sampe ketakutan! Apa maksud kamu kok begitu rupa membela anjing? Bukannya kamu membela martabat manusia! Eh malah memelihara anjing yang suka bikin manusia ketakutan! Memang nya manusia akan mati kalau tidak pelihara anjing? Memang nya pelihara anjing adalah perintah ajaran salah satu agama? Engga kan? So buat apa kamu jerit2 bela2in pelihara anjing?

    Kemudian lagi, masalah anjing mengejar manusia tanpa sebab.

    Kamu jangan lupa, sebagian kasus dog kejar manusia tanpa sebab, adalah kasus rabies! Nah ini lagi.

    Maka nya saya bilang, buat apa manusia pelihara anjing? Kalau tidak ada anjing, maka tidak akan ada possibility anjing rabies. Dan kalau tidak ada anjing rabies, maka tidak akan ada kasus anjing kejar manusia tanpa sebab. Kamu harus faham, ZERO DOG MEANS ZERO RABIES. Fahamkah dikau?

    Jadinya sama saja, baik populasi anjingnya ada yang rabies mau pun yang steril, tetep saja para dog itu akan kejar manusia tanpa sebab.

    Terus kamu tulis,
    “…………………Jika memang benar SEMUA anjing menyerang object lain secara membabi buta, mengapa JUSTRU anjing menjadi hewan yang paling banyak dipelihara manusia…………………..?”.

    Lah iyalah, anjing itu akan jinak kepada tuannya. Begok amat!

    Dan itu pun pasti anjingnya dirantek! Makanya tidak akan kejar orang lain. Bahkan hollywood pun sering tayangkan film di mana anjing menggonggng dan give trouble ke tamu si empunya rumah. Kok kamu lupa?

    Justru yang benar anjing adalah hewan yang tidak akan menyerang manusia tanpa adanya perintah dari manusia lain ………..,

    Kamu salah lagi.

    Saya sering lihat kok anjing kejar manusia tanpa sebab. Kalau lah anjing tidak pernah kejar manusia tanpa sebab, so mengapa banyak manusia yang takut lewat rumah yang ada anjing yang lagi nongkrong di depannya? Memang nya manusia itu yang tidak punya alasan logis di dalam berbuat, gada apa2 kok takut? Lagi2 kamu lebih membela manusia, bukannya membela manusia. Aneh!

    ……… kecuali anjing tersebut memang sedang mengalami masalah psikologis, misalnya anjing itu gila.

    Anjing gila lagi kan, yang jadi trouble? So ngepain juga kamu masih bela perkara pelihara anjing? Kan kamu dah ngaku?

    Yang ga rabies aja suka ngejar anjing, apalagi yang rabies! Hayo sekarang kamu mau kata apa?

    Silakan baca literatur2 ilmiah tentang anjing agar lebih jelas. Anda sendiri membenarkan tidak ada laporan manusia diterkam anjing, yang membuktikan Anjing tidak akan menyerang manusia kecuali ada faktor luar seperti diperintahkan oleh manusia lain.

    Di sini kamu ngaku lagi kan, bahwa anjing akan menyerang orang kalau anjing itu diperintah tuannya? Nah akan itu logis? Apakah itu etis?

    Literatur macam apa? Apakah dengan banyak baca literatur soal anjing, maka efeknya adalah bahwa RABIES ITU AMAN BAGI MANUSIA? Apakah efeknya adalah, tidak akan ada anjing yang suka kejar manusia? Kamu ini bagaimana?

    Sedangkan mengenai ular, anda mengatakan di saat kenyang ia tidak akan menyerang objek / manusia yang lewat di dekatnya karena ia telah kenyang, yang sebenarnya ia memang mengalami kesulitan bergerak karena tubuhnya menjadi berat karena isi perutnya, atau ia tertidur setelah kenyang, sehingga walaupun diganggu belum tentu ia akan merespon dengan menyerang.

    Ya udah, berarti bener kan kata saya, ular itu kalau kenyang tidak akan serang manusia yang dekat dengan nya? Beda dengan anjing sialan ini. Walau pun kenyang, tetep aja sialan ini akan serang manusia. Masih bingung juga?

    Sedangkan buaya, ia termasuk jenis pemangsa atau predator, oleh karena itu lapar atau tidak lapar ia akan tetap menyerang objek lain di dekatnya, kecuali buaya itu telah jinak atau dilatih.

    Engga tuh. Tayangan animal world di tivi2 menunjukkan, buaya yang kenyang diem aja membatu pdh anak babi lagi ngerumput di dekatnya. Itu apa?

    Mengenai anjing yang dikurung atau dirantai saat dibawa jalan-jalan, penyebabnya bukan karena bila dilepas akan menyerang manusia, namun karena anjing adalah hewan yang memiliki banyak jenis dan macamnya, mulai dari warna, bentuk tubuh, bulu yang unik, sampai dengan ukurannya, dan dijual dengan harga yang beragam, sehingga pemiliknya tidak mau sampai anjingnya dicuri oleh orang lain atau mati karena kecelakaan apabila dilepas secara bebas tanpa adanya penjagaan. Dan apabila anjing itu telah terlatih dan telah jinak pada pemiliknya, biasanya tidak perlu dipasang tali di lehernya. Ini yang dikatakan oleh orang-orang yang memelihara anjing.

    Hallah kamu yang sok pintar.

    Kamu kan tehe, anjing itu adalah hewan yang amat setia dengan tuannya. Jadi kalau lah anjing itu hilang ato nyasar karena tidak dirante, PASTI DONG DOG ITU AKAN BALIK dengan sendirinya ke tuannya ….????? kamu lupa ya????

    Jadi jelas, anjing itu dirantek, adalah karena kawatir akan menyerang orang lain. Sekarang sudah paha kan? Eh paham kan?

    Mengenai sifat sataniknya anjing, memang anjing dijadikan simbol sifat kebinatangan yang suka menyakiti orang lain, yang merupakan salah satu sifat dari ciri hati manusia dalam ilmu tasawuf. Menurut al-Ghazali, terdapat empat sifat yang dimiliki manusia di dalam hatinya. Empat sifat tersebut mewakili empat kepribadian yang dimiliki manusia di dalam dirinya. Yang pertama yaitu kepribadian anjing mewakili sifat sab’iyhah atau binatang buas. Yang kedua kepribadian babi (bahimah atau binatang rakus pemelihara syahwat), setan (syaithaniyyah), dan rabbaniyah (Tuhan). Namun disini hanya sebagai simbol sifat semata.

    Ini apaan dibahas!

    Jadi alasan anda hanya berupa pendapat sehingga belum memberikan jawaban yang pasti. Lalu apa masalah anjing sebenarnya dalam pandangan Islam? Marilah kita kembali melihat ke sumber ajaran Islam itu sendiri, yaitu Al-Hadist sebagai sumber hukum Islam kedua.

    Pendapat saya?

    Hah tambah pinter aja kamu ya??

    Lantas fakta anjing rabies mau kamu kemanain?
    Fakta anjing suka kejar orang – mau kamu kemanain?
    Fakta orang pada takut ama anjing mau dikemanain?
    Fakta saya dan orang lain sering digonggong anjing pdh kita ga salah apa2 – mau kamu kemanain?
    Fakta manusia tidak pelihara anjing toh tidak akan mati, mau kamu kemanain?
    Fakta banyak pemda yang kelimpungan karena banyak korban mati rabies, mau kamu kemanain?
    Fakta kakak saya digonggong anjing di rumah dosennya mau kamu kemanain?
    Payah!

    MASALAH YANG SEBENARNYA YAITU KARENA ANJING ADALAH JIN DAN SETAN, BERDASARKAN PERKATAAN NABI MUHAMMAD SAW DI DALAM HADIS SHAHIH.

    Diriwayatkan dari imam Ibn ‘Abbas r.a., Ibn ‘Abbas mengatakan, ”Anjing itu termasuk golongan jin. Ia merupakan duplikat jin. Kalau ia mengendus-endus di dekat makananmu, maka lemparkanlah makananmu ke arahnya. Sebab dia mempunyai selera terhadapnya.” (Sumber Ibn Manzhur, Lisan Al-Arab)

    ”Dari Jabir Ibn Nafir, dari Abi Tsa’labah Al-Khuntsa r.a., bahsawanya Rasulullah saw berkata, ‘Jin terbagi dalam tiga kelompok. Kelompok pertama ialah jin yang mempunyai sayap dan dapat terbang di udara. Kelompok kedua terdiri dari jin yang berbentuk ular dan anjing, dan kelompok ketiga adalah yang bisa merubah bentuk dirinya’.”
    (Di-takhrij oleh Al-Baihaqi dengan sanad shahih)

    DAN NABI MUHAMMAD SAW MEMERINTAHKAN KAUM MUSLIM UNTUK MEMBUNUH ANJING

    Perintah Rasulullah untuk membunuh anjing:
    Diriwayatkan dari Ibn Az-Zubair, dari Jabir bin Abdullah, katanya, ”Rasulullah saw memerintahkan kami untuk membunuh anjing, sampai-sampai ada seorang wanita yang datang dari dusun dengan membawa anjingnya, yang kemudian kami bunuh. Kemudian Nabi saw melarang kami membunuh anjing, seraya mengatakan ‘bunuhlah yang hitam legam dengan dua titik putih (di atas matanya), sebab dia adalah setan.” Hadist ini di-takhrij oleh Muslim dalam Shahih-nya. Hadist ini merupakan dalil bagi perintah membunuh anjing secara umum. Kemudian perintah ini dihapus (mansukh) dan dikhususkan pada anjing hitam legam, karena ia adalah setan.

    Dalam syarh-nya terhadap hadis ini, Imam An-Nawawi mengatakan, ”Makna al-Bahim (yang terdapat dalam hadis tersebut) adalah hitam legam. Sedangkan dua titik, adalah dua titk putuh yang berada di atas kedua matanya, dan itu mudah diketahui”. (Sumber Shahih Muslim bi Syarh An-Nawawiy, Kitab Al-Musaqah wa al-Muzara’ah).

    Intinya, terdapat korelasi yang amat ajaib antara titah kerasulan Muhammad Saw dengan fakta ilmiah bahwa anjing adalah hewan yang amat tidak bersahabat, plus potensi rabiesnya yang unggul di atas hewan lainnya.

    Toh di dalam Alhadis ini, tidak ada perintah agama dari Nabi Muhammad Saw untuk membunuhi anjing. Kalau anjing tidak bersalah, maka buat apa dibunuh?

    Perintah Rasulullah untuk membunuh ular:
    Al-Bukhari meriwayatkan dari Ibn ‘Umar r.a., bahwasanya beliau mendengar Rasulullah saw, berkhutbah di mimbar. Rasulullah saw berkata, ”Bubuhlah ular, bunuhlah dzu aththifyatayn dan al-abtar, sebab kedua binatang itu menyembur mata dan menggugurkan kandungan.”

    Dari gabungan riwayat Ibn Abd Al-Barr dan An-Nadhar bin Syumail dalam Fat-h Al-Bariy, menjelaskan dzu athifyatayn adalah sejenis ular yang mempunyai dua garis putih di punggungnya atau berwarna cokelat, sedangkan al-abtar adalah ular buntung (tidak berekor) atau pendek ekornya.

    Inilah kenyataan yang sesungguhnya menurut Islam,

    Semoga dapat semakin mencerahkan umat manusia dalam menuju jalan yang benar dan diridhai oleh Allah. Amin

    Maksudnya apa nih?

    Apakah Alhadis ini mengisyaratkan bahwa Muslim yang baik adalah Muslim yang berkehendak untuk memusnahkan seluruh anjing dari muka bumi ini?

  19. MENJAWAB ISLAMPHOBIA MENURUT ANJING

    islamthis >>

    Kamu tambah ngacok! Sori yah, saya kata begini.

    Memang benar kok, bahwa anjing bukanlah satu-satunya rabies carrier. Dan memang benar kok bahwa seluruh penyakit itu ada obatnya …. mengapa saya lupa itu?

    Intinya adalah, mengapa ……. DELETED !!!! by islamthis.

    useless words!!

    • tadinya sudah saya ketik dan siapkan jawaban saya atas komen terakhir dari muamalim ini …..

      tapi akhirnya saya sadar, BUAT APA ORANG NYINYIR DAN GILA saya ladenin….

      biarlah VIEWERS lain yg menilai KEGILAAN dan KENYINYIRAN si @muamalim Ini ……

      utk LANGKAH TERAKHIR, saya ambil tindakan INTEROGASI saja, spy diskusi ini tidak jadi debat kusir yg tidak berfaedah bagi viewers lainnya. apalagi buat saya ….

      pertanyaan itu adl,

      PERTAMA,
      akan MATIKAH dan atau LUMPUHKAN (umat) manusia jika TIDAK PELIHARA ANJING atau binatang lain???

      KEDUA,
      BENAR ATAU SALAH, bahwa anjing adl RABIES CARRIER nomor satu di dunia ini????

      KETIGA.
      BENAR ATAU SALAH bhw mayoritas kasus rabies BERAKHIR DG KEMATIAN???

      KEEMPAT,
      BENAR ATAU SALAH, bahwa sebagian besar kasus rabies manusia, adl DARI ANJING???

      ITU adl pertanyaan sngkat, pertanyaan interogasi buat muamalim …

      aturannya adl, KAMU MUAMALIM hanya boleh menjawab YA ATAU TIDAK, YA ATAU BUKAN.

      tidak usah berpanjang kata.

      kalau muamalim menjawab DILUAR ketetentuan saya ini, DG AMAT MENYESAL saya BLOKIR komen kamu. saya hanya akan APPROVE komen kamu yg responsive thd pertanyaan interogatif saya tsb.

      terima kasih.

  20. @islamthis

    Jawaban pertama: YA

    Jawaban kedua: YA

    Jawaban ketiga: YA

    Jawaban keempat: YA

    UNTUK PENJELASANNYA TIDAK PERLU KAN??

    SO WHAT GITU LHO…..? INI TENTANG RABIES ATAU ANJING??
    Memang yg anda katakan itu fakta yg terjadi di kisaran tahun 1980-2012, namun masalah ‘penyakit’ ini juga UPDATE sesuai perkembangan zaman!. Seperti penyakit lain yg pada masa dahulu belum ditemukan vaksin untuk kekebalan terhadap virus penyakit itu, pada masa sekarang dengan kemajuan ilmu kedokteran dan Farmasi telah ditemukan vaksinnya. Sekarang telah ada obat untuk menyembuhkan rabies. Mungkin pada masa mendatang vaksin untuk menolak virus rabies telah berhasil dibuat, dan penyakit ini kemudian lenyap dari kehidupan manusia. Lalu anjing akan terbebas dari ‘tuduhan membawa rabies’ ini.
    Jadi masalah penyakit tidak bisa digunakan sebagai alasan untuk menolak makhluk hidup (dalam kasus ini anjing).

    Sesuai konsep ‘debat’ kini giliran islamthis menjawab pertanyaan saya.
    Masalahnya sekarang apakah islamthis bisa menjawab pertanyaan saya yg telah anda hapus?

    Poin2 yaitu :

    1) Apakah kucing lebih baik daripada anjing? Apa kegunaan kucing bagi kehidupan manusia??
    saya mempunyai pengalaman buruk mengenai kucing dan tidak tahu sedikitpun manfaat kucing selain menangkap tikus (yg kemudian ditaruhnya di depan jendela kamar saya).

    2) Apa alasan ilm …………. DELETED by Islamthis, long words don’t matter!

    saya sarankan kamu bikin blog sendiri saja. it’s free.
    terima kasih atas jawabannya…

    • Kemudian masalah kucing.
      Siapa yang pelihara kucing? Apakah menurut kamu Islam mengajarkan umatnya bahwa pelihara kucing adalah ibadah? Wah tidak ada tuh! Nabi pun tidak pernah pelihara kucing.

      Dari mana kamu tehe bahwa Nabi pelihara kucing? Mengapa kamu bisa kata bahwa kucing adalah kesayangan Nabi?

      Nabi tidak pelihara kucing. Nabi pun tidak pernah ajarkan untuk pelihara kucing. Yang ada adalah, Muhammad Saw melihat kucing bobok di sorbannya, kemudian Muhammad Saw ingin mengambil sorbannya itu, Muhammad Saw menggunting sorbannya supaya si kucing tidak terganggu. Itu hanya menunjukkan bahwa Muhammad Saw mempunyai jiwa welas asih.

      Nabi Muhammad Saw bersabda,
      Dia yang memelihara hewan hanya untuk kesenangan dan kebanggaan, maka tempatnya adalah di Neraka.

      Jadi, Islam larang umatnya untuk pelihara anjing, kucing, kutilang, kelinci, ikan delele, selama tujuannya hanya untuk kesenangan dan kebanggaan. Larangan ini MENGECUALIKAN individu wanita yang pelihara kucing (untuk kesenangan atau kebanggaan), karena untuk yang satu ini memang ada landasan Alhadis yang membolehkan. Yeah namanya juga wanita, mahluk manja dan suka yang imut2.

      Kalau pelihara binatang untuk tujuan ekeonomi atau perut, alias bermanfaat nyata, malah diperbolehkan malah bisa jadi ibadah. Seperti sapi perahan dan pedaging, ayam, ikan gurame dan lele, pelihara kuda untuk tunggangan (kalau ini mah untuk di desa atau alam pegunungan, delele). Islam lengkap dengan semua ajarannya, broque!!!

    • @islamthis

      Eh, kok dihapus komennya sich??
      Bukannya ini blog buat debat?
      Kalau admin gak bisa jawab kan bisa dijawab sama yg lain,
      kita kan pingin sharing pengetahuan disini, semakin menambah ilmu dalam melawan Ghazwul Fikri, yaitu perang pemikiran…
      ak aja baru nyampe nih,
      padahal nampaknya seru komen disini…,
      kalo di web answering.wordpress biasanya tuh gak ada yg respon komen kita,

      salam kenal buat semuanya.. ;)

    • @islamthis

      iya deh, nanti kalo blog aku dah siap, islamthis aku jadikan tamu kehormatan disana,

      Trus apa maksudnya sih islamthis menyuruh ak menjawab ya atau tidak?

      Mengenai kucing, bukankah islamthis telah berkata :

      Dalam kehidupan sehari-hari, tampak sekali gejala di mana kaum Muslim amat membenci anjing, namun di pihak lain terlihat bahwa kaum Muslim amat menghormati kucing. Terdengar oleh telinga kaum kapirit ketika para Muslim bertutur bahwa kucing adalah hewan kesayangan Nabi Muhammad.
      ____________

      Makanya aku tanya soal kucing ini, tetapi kok malah islamthis menjawab seperti ini:

      Siapa yang pelihara kucing? Apakah menurut kamu Islam mengajarkan umatnya bahwa pelihara kucing adalah ibadah? Wah tidak ada tuh! Nabi pun tidak pernah pelihara kucing.
      ____________

      Sebenarnya mana yang benar? aku jadi bingung nih, atau islamthisnya memang udah BUNGING?

      Mohon pencerahannya…..

    • Meskipun vaksin rabies sdh diketemukan atau meskipun telah ada obat Rabies, namun yg lebih baik tetap. mencegah lebih baik dari mengobati. Menghindari kemungkian terkena rabies jauh lebih baik dari pada mengobati.

      Dari sini bisa difahami bhw Islam mengajarkan kita ut bersikap Preventif terhadap bahaya yg lebih buruk.

  21. Alicia, on May 15, 2012 at 1:36 pm said:

    @islamthis

    Eh, kok dihapus komennya sich??
    Bukannya ini blog buat debat?
    Kalau admin gak bisa jawab kan bisa dijawab sama yg lain,
    kita kan pingin sharing pengetahuan disini, semakin menambah ilmu dalam melawan Ghazwul Fikri, yaitu perang pemikiran…
    ak aja baru nyampe nih,
    padahal nampaknya seru komen disini…,
    kalo di web answering.wordpress biasanya tuh gak ada yg respon komen kita,

    salam kenal buat semuanya.. ;)

    mxd kamu komen nya @muamalim??

    Jelaslah saya nafsu banget ngeDELETE komen dia. Waiii??

    Pertama.
    Dia jungkirbalikkan kata-kata. Memang itu adalah hak dia. Namun bagi saya, ini orang ngomong apa?
    Misalnya, Islam, perahu besar yang namanya Islam, adalah suatu lembaga yang mufakat bahwa ANJING adalah hewan yang harus dihindari oleh umat manusia. Itu semua adalah fatwa seluruh ulama, karena memang ada Alhadisnya.

    Namun ternyata apa kata muamalim? Dia jungkirbalik untuk meyakinkan saya bahwa ISLAM ADALAH SALAH dengan ajaran yang demikian.

    Apakah itu namanya bukan jungkirbalik kata2? Apakah dialog macam ini layak untuk saya tanggapi?

    Kedua
    Kamu faham istilah di dalam perkembangan bayi? Sekira umur 2 Tahun, si bayi akan masuk fase NEGATIVE AGE. Artinya, si bayi akan mulai menolak atau membantah atau melawan semua nilai yang pernah diajarkan atau diperlihatkan orang tuanya. Misalnya yang tadinya pinter makan, maka si bayi akan berubah emoh makan. Yang tadinya manis kalau dipake-in baju, maka si bayi mulai melawan ketika dipakein baju. Intinya adalah MELAWAN. DENGAN cara itu si bayi ingin menunjukkan EKSISTENSI nya. Pokoknya melawan, TIDAK PERDULI BENAR ATAU SALAH. Karena Toh memang si bayi TIDAK PUNYA OTAK. Ya jelas lah. Yang ada pada bayi hanya lah naluri untuk eksis. Dan itu adalah alamiah.

    Nah begitu juga si muamalim ini.
    Banyak artikel saya yang diobrak-abrik oleh manusia yang satu ini. Modusnya adalah MENJUNGKIRBALIKKAN kata-kata. Namun saya lihat, TERNYATA niy orang cumma NEGATIVE AGE aja persis kelakuan bayi. Dia orang cumma pengen eksis, cumma pengen ngerasa bisa mendebat DI TEMPAT TERHORMAT. Intinya mah kagak ada.

    Kalau artikelnya menyuarakan kepalsuan Kristen, maka komen muamalim ini bunyinya ingin meyakinkan saya bahwa Kristen itu benar.
    Kalau artikelnya menyuarakan bahwa Islam itu benar, maka komen muamali ini bunyinya adalah saya adalah salah.

    Muamalim ini TIDAK TERLIHAT membela Kristen karena pd beberapa komen nya dia tampak menyalahkan Kristen. Namun kemudian saya mulai sadar, bahwa muamalim ini hanya ingin menyalahkan saya, apapun yang saya katakan; makanya saya katakan muamalim ini sedang di dalam FASE NEGATIVE AGE. Nah contohnya saja soal anjing ini. Sudah jelas Islam berfatwa bahwa anjing itu adalah najis, e-eh muamalim ini salto untuk meyakinkan saya bahwa ajaran Islam itu adalah salah.

    Dia tampak hafal banyak ayat Alquran (BEGITU juga Alhadis). Dari sini saya jadi menilai bahwa muamalim adalah Muslim. Namun mengapa dia menolak ajaran Islam bahwa anjing adalah najis? Namun kemudian ketika saya kritik Kristen, dia langsung membela Kristen.

    Kalau muamalim adalah Muslim sejati, TIDAK MUNGKIN dia salto kata2 untuk meyakinkan bahwa Islam salah di dalam ajarannya soal anjing.
    Ketiga
    Saya tidak tehe, muamalim ini Muslim atau non Muslim. Kristen kah. Agnostik kah. Zionis kah. Delele kah.

    Kalau lah muamalim adalah Muslim, lantas mengapa ia menolak ajaran Islam soal kenajisan anjing? Mengapa dia salto kata2 bahwa bunuhdiri di dalam jihad akan dapat Surga?

    Asal kamu tehe saya, orang di ffi saja TIDAK ADA YANG SEKONYol muamalim ini. Saya sudah pernah terlibat debat serius dengan beberapa individu di blogging saya ini. Namun terlihat mereka berbobot. Mereka debat memang dengan cara manusia waras. Kalau mereka salah, mereka diam. Atau menghilang. Bukannya malah salto kata2. Pun, yang mendebat itu JELAS latarbelakang dan kepentingannya, yaitu untuk membela Kristen misalnya. Namun bagaimana dengan muamalim ini? Seluruh mutu yang ada pada lawan debat saya selama ini, TIDAK ADA pada muamalim. Justru kebalikannya, muamalim ini ternyata sebenarnya hanya CARI PERHATIAN, intinya pengen eksis saja. Teks dia tidak mengarah ke satu agama atau pembelaan saja. Yang lebih membuat saya aneh adalah, KOK BERANI2NYA dia transgress fatwa seluruh ulama di Dunia Muslim? Dia malah salto kata seenak dia.

    Dia ini seperti orang yang ingin popularitas. Namun tidak punya modal untuk itu. So apa yang dia perbuat? Caranya adalah dia bikin sensasi negatif dan melawan arus, seperti makan tanah, tidur di rel kereta api, berjalan bukan dengan kaki melainkan dengan mengguling2kan badan sepanjang jalan. Dengan cara begitu dia jadi Pusat perhatian. Nah seperti itulah si muamalim ini.

    Itulah sebabnya, saya ambil KEPUTUSAN untuk mendelete seluruh komen dia. Alasan pertama adalah karena dia tidak jelas, membela siapa. Apa lagi jelas dia menTRANSGRESS fatwa seluruh ulama Muslim di seluruh Dunia. Maka saya merasa cukup untuk berkesimpulan bahwa muamalim ini adalah PERSONA NON GRATA di blogging saya ini.

    • Yang saya lihat disini islamthis hanya menunjukan kebodohannya saja. Buat blog tapi ga mau di ajak debat. Yg intinya ilmunya dya sedikit tapi mau terlihat pintar dihadapan smua orang. Kalau mau buat blog kamu pelajari dlu scara men-detail tentang materi yg akan kamu buat di blog kamu.
      Sekarang jaman modern. Allah menciptakan manusia dengan otak yg terus berkembang.
      Saya setuju dengan pendapat muamalim. Bahwa setiap penyakit pasti ada obatnya.
      kalo kamu masih terus mengikuti fakta yg terdahulu tanpa mengkaji maksud dri fakta tersebut berarti otak kamu tidak berkembang.
      Sebagai contoh, Waktu jaman nabi, apabila bagian badan kita dijilat anjing maka harus dicuci dengan tanah sebanyak 7x.
      yang saya dapat pelajari dari otak saya yg telah berkembang dan dari fakta2 yg ada mungkin pada jaman nabi blom ada sabun anti bakteri. Maka di wajibkan menggunakan tanah karena tanah dipercaya bisa mensterilkan kuman. Kan faktanya sekarang banyak sabun yg lebih steril dari tanah kenapa tidak dipergunakan ?

      Fakta kedua adalah anjing adalah hewan cerdas dan patuh pada pemiliknya. Yg saya maksud disini adalah apabila anjing dididik dengan benar oleh pemiliknya maka anjing tidak akan berlaku tidak sopan atau ingin memangsa tamu dari pemiliknya. hanya dengan mendengar kata2 pemiliknya tersebut maka anjing itu akan diam. Anjing rumahan akan berlaku tidak sopan apabila melihat orang mencurigakan dan ingin berbuat jahat kepada pemiliknya.
      Untuk kasus kakak kamu yg digonggongin oleh anjing dosennya , mungkin kakak kamu terlihat mencurigakan atau bahan trlihat takut didepan anjing tsb.
      Secara naluri anjing akan takut pada pemimpinnya atau orang yg lebih berani darinya. Siapa suruh kakak kamu takut ? Makanya dia diikutin anjing itu dan terus digonggongin. Mungkin menurut anjing itu kaka kamu lebih rendah darinya. Hahahahaa kidding.

      Oh iya saya pernah membaca disuatu blog bahwa nabi muhammad memelihara seekor kucing yg diberi nama mueeza.
      dari statmen kamu yg bilang nabi tidak memelihara binatang aja itu udah kebodohan besar. Trus bagaimana dengan nabi sulaiman nabi yg mempunyai banyak binatang dan bisa mengerti bahasanya ? Apa beliau ditempatkan dineraka juga ?
      Mungkin yg dimasud dengab sabda nabi muhammad saw adalah orang yg sengaja memelihara binatang untuk kesenangan pribadi saja apabila hewan trsebut ada manfaatnya bagi hidup kita kenapa engga dipelihara ? Kan allah memperbolehkan memelihara anjing apabila ada manfaatnya bagi kita. MUI aja memperbolehkan juga ko apabila ada manfaatnya kenapa kamu yg repot sii ? Istilahnya yaa yg haram siapa yg repot siapa . Kali ga mau terkena penyakitnya jangan dideketin tuh anjing. Simple kan ?

      Jangan suka memberitahukan ilmu yg belum pasti kebenarannya. Apabila ilmu itu ternyata salah maka kamu yg akan menanggung dosa smua orang yg sudah kamu beritahu !
      cukup sekian pendapat saya.

      Apabila comment saya dihapus berarti yg punya blog sangat terlihat sebagai manusia yg otaknya telat berkembang. Karena tidak mau menerima perbedaan pendapat dan tidak punya jiwa demokrasi !
      Byebye
      ======================

      Islamthis,

      Yang saya lihat disini islamthis hanya menunjukan kebodohannya saja. Buat blog tapi ga mau di ajak debat. Yg intinya ilmunya dya sedikit tapi mau terlihat pintar dihadapan smua orang. Kalau mau buat blog kamu pelajari dlu scara men-detail tentang materi yg akan kamu buat di blog kamu.

      Sekarang jaman modern. Allah menciptakan manusia dengan otak yg terus berkembang.

      Saya setuju dengan pendapat muamalim. Bahwa setiap penyakit pasti ada obatnya.

      Saya tidak akan dan tidak pernah mendelete komen, kecuali kalau komen tersebut nyinyir dan hanya cari ribut. Dan saya tidak melihat antum ingin cari ribut di sini.

      Saya benar-benar tahu apa yang saya debatkan. Saya rasa antum telah salah sangka, jadi justru antum lah yang menunjukkan kebodohan.

      Dan lebih dari itu, justru antum lah yang ilmunya sedikit namun ingin terlihat pintar. Kalau antum punya otak, pasti antum memahami artikel saya. Namun tampaknya antum tidak punya otak …. maka beginilah jadinya.

      Mengenai muamalim ….
      Oh manusia ini sebenarnya adalah manusia munafik. Di thread lain, muamalim ternyata lebih suka membela orang Kristen di dalam perdebatan. Di tengah begitu kasar dan kejinya orang Kristen menghina Islam, tetap saja muamalim malah membela dan menyayangi orang-orang Kristen. Apakah hal itu dapat dibenarkan?

      Dan kemudian, di dalam masalah gusdur yang jelas2 telah melecehkan Islam dan Alquran dan juga Muhammad Saw, lagi-lagi muamalim malah membela gusdur. Apakah hal itu dapat dibenarkan?

      Kalau antum berpendapat bahwa setiap penyakit dapat obatnya, maka bukankah hal itu jelas2 menunjukkan kebodohan antum? Memang benar bahwa penyakit ada obatnya, NAMUN APAKAH BERARTI KITA HARUS CARI PENYAKIT ITU?

      Kita harus faham bahwa penyakit harus dihindari, jangan dicari-cari. Oleh karena itu, ungkapan bahwa setiap penyakit ada obatnya, maka itu adalah untuk penyakit yang datangnya tidak bisa dihindari …..

      Kalau kita ikuti fikiran antum, maka sama saja artinya kita boleh2 saja freesex dengan wanita-wanita nakal, nanti kita kena hiv-aids. Dan kalau sudah terkena hiv-aids, BUKANKAH ADA OBATNYA? Begitu maksud antum? Pintar sekali antum ini, ya????

      Pun kalau kita sudah terkena hiv-aids mau pun rabies, kemudian diobati, apakah ada jaminan 100% sembuh? Bagaimana jawaban antum?

      Sudah berkali2 saya tegaskan hal-hal seperti ini di bagian atas, namun tampaknya Antum terlalu bebal dan bodoh…… kecuali kalau antum memang punya fikiran, bahwa kita boleh2 saja cari penyakit sana-sini, toh penyakit2 itu ada obatnya ….. BUKAN BEGITU, BODOH?

      Dan juga, bukankah fakta bahwa banyak manusia-manusia yang tewas karena rabies mau pun hiv-aids? Lantas di mana itu kehebatan obatnya? Bagaimana kebodohan antum dapat memberi jawaban yang memuaskan buat saya? Apakah antum tidak faham, bahwa memang benar banyak obat untuk penyakit, namun bukankah tetap saja banyak manusia yang tewas karena penyakit2, termasuk rabies dan hiv-aids?

      kalo kamu masih terus mengikuti fakta yg terdahulu tanpa mengkaji maksud dri fakta tersebut berarti otak kamu tidak berkembang.

      Sebagai contoh, Waktu jaman nabi, apabila bagian badan kita dijilat anjing maka harus dicuci dengan tanah sebanyak 7x.

      yang saya dapat pelajari dari otak saya yg telah berkembang dan dari fakta2 yg ada mungkin pada jaman nabi blom ada sabun anti bakteri. Maka di wajibkan menggunakan tanah karena tanah dipercaya bisa mensterilkan kuman. Kan faktanya sekarang banyak sabun yg lebih steril dari tanah kenapa tidak dipergunakan ?

      jadi, antum ingin bilang, bahwa syariah Nabi bisa diganti dengan kemajuan jaman?

      Wah kalau begitu logika antum, maka sekalian saja, shalat 5 kali sehari diganti dengan senam aerobik, bisa begitu, bodoh? Sekalian saja, mengaji Alquran kita ganti saja dengan banyak mendengar murottal mp3. Bisa begitu, bodoh?

      Indah sekali kalau kita mengikut otak antum yang ude berkembang itu, ya?

      Fakta kedua adalah anjing adalah hewan cerdas dan patuh pada pemiliknya. Yg saya maksud disini adalah apabila anjing dididik dengan benar oleh pemiliknya maka anjing tidak akan berlaku tidak sopan atau ingin memangsa tamu dari pemiliknya. hanya dengan mendengar kata2 pemiliknya tersebut maka anjing itu akan diam. Anjing rumahan akan berlaku tidak sopan apabila melihat orang mencurigakan dan ingin berbuat jahat kepada pemiliknya.

      Untuk kasus kakak kamu yg digonggongin oleh anjing dosennya , mungkin kakak kamu terlihat mencurigakan atau bahan trlihat takut didepan anjing tsb.

      Secara naluri anjing akan takut pada pemimpinnya atau orang yg lebih berani darinya. Siapa suruh kakak kamu takut ? Makanya dia diikutin anjing itu dan terus digonggongin. Mungkin menurut anjing itu kaka kamu lebih rendah darinya. Hahahahaa kidding.

      Sekarang kita lihat saja rabiesnya …… bukankah itu suatu bahaya?

      Dan menggonggongnya memang benar-benar membuat manusia takut. Jadi, apakah demi pemilik anjing bisa senang2 memelihara anjing, maka manusia lain harus selalu ketakutan?

      Kakak saya yang manusia yang ketakutan, kok sekarang antum malah belain anjingnya? Jadi, menurut antum, lebih mulia anjing daripada manusia ya? Hebrat!!!!

      Oh iya saya pernah membaca disuatu blog bahwa nabi muhammad memelihara seekor kucing yg diberi nama mueeza.

      dari statmen kamu yg bilang nabi tidak memelihara binatang aja itu udah kebodohan besar. Trus bagaimana dengan nabi sulaiman nabi yg mempunyai banyak binatang dan bisa mengerti bahasanya ? Apa beliau ditempatkan dineraka juga ?

      Mungkin yg dimasud dengab sabda nabi muhammad saw adalah orang yg sengaja memelihara binatang untuk kesenangan pribadi saja apabila hewan trsebut ada manfaatnya bagi hidup kita kenapa engga dipelihara ? Kan allah memperbolehkan memelihara anjing apabila ada manfaatnya bagi kita. MUI aja memperbolehkan juga ko apabila ada manfaatnya kenapa kamu yg repot sii ? Istilahnya yaa yg haram siapa yg repot siapa . Kali ga mau terkena penyakitnya jangan dideketin tuh anjing. Simple kan ?

      Jangan suka memberitahukan ilmu yg belum pasti kebenarannya. Apabila ilmu itu ternyata salah maka kamu yg akan menanggung dosa smua orang yg sudah kamu beritahu !

      cukup sekian pendapat saya.

      Apabila comment saya dihapus berarti yg punya blog sangat terlihat sebagai manusia yg otaknya telat berkembang. Karena tidak mau menerima perbedaan pendapat dan tidak punya jiwa demokrasi !

      Mengenai Muhammad Saw punya kucing yang bernama mueeza, udah saya pelajari. Saya cari di google, dan bertemu dengan page-nya. Kemudian saya baca, dan saya beri komen.

      Silahkan kunjungi pagenya di sini,
      http://shafiqolbu.wordpress.com/2013/05/26/mueeza-kucing-kesayangan-nabi-muhammad-saw/

      dan kemudian ini komen saya (komen ini juga saya posting ke page tersebut),

      assalamu alaikum wr wb ….
      tentu lah tidak demikian adanya.

      islam tetap melarang umatnya utk memelihara hewan kesayangan, karena memelihara hewan dengan tujuan utk kesenangan dan kebanggaan, maka tempatnya adalah di neraka. kalimat ini merupakah alhadis dari baginda Muhammad saw.

      adapun kisah nabisaw mempunyai kucing kesayangan, itu memang benar. namun tentu saja pemandangannya harus diluruskan.

      kucing yg dimaksud dalam kisah nabisaw, merupakan kucing yg berkeliaran.

      jadi, nabisaw tidak pernah mempunyai ANGGARAN baik keuangan maupun makanan yg baik2, yg tayib, utk dijatahkan kepada kucing. karena kalau nabisaw mempunyai ANGGARAN TERSENDIRI BAIK BERUPA UANG MAUPUN MAKANAN MAUPUN PAKAIAN (DLL) YG BAIK2 YANG KHUSUS DIJATAHKAN UNTUK KUCING, maka barulah itu akan menjadi HUJJAH Bagi kita untuk mengatakan bahwa memelihara kucing merupakan suatu sunnah nabisaw.

      apakah antum2 di sini mempunyai alhadist yg menjelaskan bhw nabisaw mempunyai anggaran tersendiri (BAIK DALAM BENTUK UANG, MAKANAN, SELIMUT DLL yg dlm kondisi baik) utk dijatahkan kepada kucing??? kalau antum2 mempunyai alhadist tsb, maka baiklah di-share di sini.

      masalah bhw nabisaw suka menggendong kucing apalagi menimangnya di atas pangkuannya, maka hal itu adl wajar, jadi bukan merupakan suatu syariah. adalah tidak mungkin nabisaw harus mengingkari perasaan kemanusiaannya thd kucing yg lucu2 …. NAMUN bukan berarti kucing itu merupakan hewan peliharaan nabisaw.

      nabisaw akan dikatakan memelihara kucing, KALAU nabisaw mempunyai anggaran tersendiri utk memberi makanan, pakaian, perkakas2 yg baik2 uk kucing …. sementara nabisaw mengajarkan kita utk menyediakan anggaran (rancangan keuangan) utk disedekahkan kepada manusia fakir lain (memanusiakan manusia), ternyata nabisaw malah memberikan anggaran itu utk seekor kucing, dan lebih menelantarkan manusia2 fakir lainnya. apakah mungkin nabisaw berlaku demikian????

  22. mUAMALIM, on May 15, 2012 at 3:33 pm said:

    Trus apa maksudnya sih islamthis menyuruh ak menjawab ya atau tidak?

    Untuk EFFISIENSI.

    Kamu terlalu memperpanjang kata dan menjungkirbalikkan kata.
    Dan dengan yes/No Itu, jadi terlihat jelas masalahnya dengan mudah, kan? So buat apalagi excuse ini-itu?

    Mengenai kucing, bukankah islamthis telah berkata :

    Dalam kehidupan sehari-hari, tampak sekali gejala di mana kaum Muslim amat membenci anjing, namun di pihak lain terlihat bahwa kaum Muslim amat menghormati kucing. Terdengar oleh telinga kaum kapirit ketika para Muslim bertutur bahwa kucing adalah hewan kesayangan Nabi Muhammad.
    ____________

    Makanya aku tanya soal kucing ini, tetapi kok malah islamthis menjawab seperti ini:

    Siapa yang pelihara kucing? Apakah menurut kamu Islam mengajarkan umatnya bahwa pelihara kucing adalah ibadah? Wah tidak ada tuh! Nabi pun tidak pernah pelihara kucing.
    ____________

    Sebenarnya mana yang benar? aku jadi bingung nih, atau islamthisnya memang udah BUNGING?

    Kamu nya yang colo!

    Muslim jerit2 bahwa hewan adalah kesayangan Nabi. Namun bukan itu berarti Muhammad Saw sebagai Nabi di sini PERNAH PELIHARA KUCING!

    Seluruh perbuatan atau tingkah laku manusia Muslim, TIDAK SELALU BERARTI bahwa itu adalah ajaran Islam atau sunnah Nabi. Paling banter SALAH KAPRAH.

    Dapat dikatakan bahwa Muslim telah salah kaprah saat mereka melihat bahwa Nabi MENYAYANGI kucing. Memang benar bahwa Muhammad Saw sayang kucing, katakalah demikian. Namun bukan berarti Muhammad PELIHARA KUCING! TIDAK ada Alhadis yang melaporkan bahwa Muhammad Saw pelihara kucing. Bahkan, Nabi Muhammad pernah bersabda bahwa mereka yang memelihara hewan untuk kesenangan dan kebanggaan, maka orang itu telah berbuat dosa. Pelihara hewan ini, termasuk pelihara anjing, kucing, betet, beo, kelinci nyuzelan, delele. Pelihara ikan hias di akuarium pun juga TERLARANG di dalam Islam, menurut Alhadis ini.

    Masyarakat Muslim banyak yang hormati kucing. Namun apakah Muhammad Saw pernah bersabda bahwa memelihara sunnah Nabi termasuk dengan cara menghormati kucing? Tidak ada.

    Lebih dari itu, Muhammad Saw pernah bersabda, bahwa untuk hewan yang mengganggu manusia di rumah manusia, maka sunnah untuk membunuh hewan tersebut. Jadi, kalau kasusnya kucing masuk ke rumah manusia, kemudian ia merusak di dalam rumah tersebut, maka SUNNAH untuk membunuh kucing tersebut. Namun kan masalah nya tidak sampai di situ. Masyarakat Muslim TERLANJUR punya persepsi bahwa kucing adalah kesayangan Nabi. Padahal intinya bukan di sana. Apalagi terkadang si manusia Muslimnya TIDAK TEGAAN. Bunuh kucing, yang lumayan besar, apakah tega? Nanti darahnya berceceran di mana2. Hiiiii ….apalagi nanti buang bangkainya, apalagi! Yeah paling banter, diusir saja atau disiram aer (namun jangan aer panas!).

    Individu Muslim yang sayang kucing pun, dan ia tidak pelihara kucing, TETAP tidak dapat pahala dari Allah kok. Karena kalau kita pikir pake logika, daripada belai2 kucing, mengapa tidak kita berikan waktu dan belai2 itu kepada anak atau istri? Bukankah itu yang berpahala?

  23. petualang, on May 15, 2012 at 3:02 pm said:

    Meskipun vaksin rabies sdh diketemukan atau meskipun telah ada obat Rabies, namun yg lebih baik tetap. mencegah lebih baik dari mengobati. Menghindari kemungkian terkena rabies jauh lebih baik dari pada mengobati.

    Dari sini bisa difahami bhw Islam mengajarkan kita ut bersikap Preventif terhadap bahaya yg lebih buruk.

    Iya bro, namun kan muamalim ini BY-WELL! Dia nyir-nyir. Dia salto kata2. Jerit2 kita mengatakan hal yang seperti ini, sampe ke langit pun, tetap saja dia punya perspektif NGEYEL.

    Taruh kata, rumah sakit sudah ada di mana2, siap menerima kita kalau kita kecelakaan. Namun apakah artinya kita asyik2 saja kebut2an di jalan dan tabrak sana-sini sampe berdarah2 dan patahtulang? Trus kita tinggal berkata, AH KAN RUMAHSAKIT BANYAK SO NGEPAIN NGELARANG KITA TABRAK2AN???? Nah begitulah berfikirnya muamalim. Iya kalau kita punya cukup waktu ke rumah sakit. Kalau kita keburu ded??? Buat apa syh kita main2 dengan maut?

    Begitu juga dengan anjing. Kena rabies saja sudah fatal. Apalagi bisa disembuhkan. Kemudian, katakanlah ada obatnya. Namun apakah cukup waktu antara digigit anjingnya dengan mendapat treatmentnya. Bagaimana kalau keburu ded? Di luar itu, apakah PERLU DAN HARUS kita pelihara anjing? Apakah kita mati kalau kita tidak pelihara anjing? Apalagi, dari seluruh binatang, anjing adalah No. 1 di dalam hal rabies, mengatasi hewan lainnya. Tetap saja muamalim ini NGEYEL!

    SUDah begitu pun, jelas bahwa seluruh ulama di seluruh Dunia Muslim TELAH melarang dan menajiskan anjing ini karena memang ada Alhadisnya. TETAP SAJa MUAMALIM INI NGEyel.

    Akhirnya kita tahu kan, muamalim ini KALIBER nya apa?

    Orang ga waras.

    • @islamthis

      Bukannya bantahan mengenai tuduhan2 terhadap anjing telah saya bantah seluruhnya namun anda saja yg ngeyel juga dan malah menghapus komentar saya.

      Dan manfaat anjing juga sudah pernah saya sebutkan (yg juga sudah anda hapus), sebenarnya bisa dikatakan manfaatnya lebih besar daripada kemudaratannya.

      Tetapi ya sudahlah saya tidak akan lagi membahas ANJING ini, sebelum islamthis tambah puyeng dan BUNGING.

      Dan saya juga tidak pernah berniat memelihara anjing ataupun menyukainya sedikitpun, jadi NO PROBLEM. HARAM YA TETAP HARAM SELAMANYA.

      Sebenarnya pengharaman sesuatu itu juga merupakan ujian Allah bagi manusia, untuk mengetahui apakah manusia akan taat atau mengingkarinya.

      Sekian dari saya,

      SALAM DARI ALICIA UNTUK ISLAMTHIS ;)

      I’m so sweet

  24. Dear muamalim …..

    Kamu ga usah mempermalu diri kamu sendiri dengan komen menggunakan nama yang berbeda. Kalau kamu punya blog sendiri, nanti kamu akan terima imel dari management blog nya. Di dalam imel itu TERTERA IP asal si pembuat komen.

    IP kamu yang atas nama muamalim, adalah SAMA dengan IP nama2 lain. Itu artinya kamu kirim komen dengan menggunakan nama lain, kamu ingin mengesankan bahwa ada ‘ORANG LAIN’ yang juga senada dengan kamu di dalam hal mengkritik saya. Padahal si ‘ORANG LAIN’ itu adalah kamu juga, TERLIHAT dari kode IP nya.

    • wah ane setuju kalo netter duplikat dibongkar identitasnya coz itu udh menandakan netter mental tempe. kalo bisa disebutkan dia pakai nick apa aja biar kita gak sia2 dlm berdebat dg org ini.

    • alicia. ada lagi yg lain …..

    • @islamthis

      Hahaha….
      cuma menguji islamthis lagi saja kok, soalnya sebelumnya pernah saya lakukan tetapi tidak ketahuan ;)

      Saya ada memberi petunjuk bahwa Alicia itu saya melalui penamaan alamat emailnya si Alicia.

      Kebetulan hari itu saya menggunakan warnet,
      sebenarnya saya cuma mau jadi Alicia saja, namun karena komennya tidak langsung di approve di blog ini, jadi saya kembali menjadi Muamalim.
      Saya telah melakukan refresh pada IP Address melalui command prompt namun ditolak oleh server, sialnya saya lupa me-restart windows agar IP Address saya berubah.

      Jadi hanya kesalahan teknis saja kok ;)

      mohon maaf. Lain kali saya posting saja link blog ini di fb saya biar tambah rame yg kontra terhadap islamthis…cuma becanda.

  25. blunder nih…
    jadi ngakak liat debatnya mualim & islamthis

    saya akan coba berpendapat dan semoga bermanfaat
    1. mengenai RABIES
    kebetulan saya mempunyai anjing,saya vaksin rutin slm 5 bln pertama rutin sekali setahun
    so,RABIES bisa di hindari.
    selain rabies anjing jg bisa terjangkit parasit TOXO .
    tetapi kemungkinanya kecil utk anjing terserang toxo.
    untuk kucing,bakteri toxo sudah berkembang hingga ke bulunya,dan toxo dpt tertular ke manusia melalui makanan yg dimakan dan utk wanita yg terkena toxo sdh dipastikan akan terkena kista juga.

    2. anjing yg menggonggong adalah wujud cara komunikasi,entah menggonggong kpd org lain,majikanya sendiri,atau pun binatang lain.
    sama halnya seperti binatang lain yg jg bisa berkomunikasi tetapi berbeda cara.

    3. anjing menyerang manusia.
    yah memang banyak anjing yg menyerang manusia , tetapi selama saya punya anjing,anjing saya dan tetangga2 atau pun tamu saya tdk ada mslh
    kalo menurut saya kenapa anjing menyerang manusia mungkin krn trauma atas perlakuan buruk manusia,kurang bersosialisasi thd manusia.

    4. anjing suka menjulurkan lidahnya memang benar seperti yg dikatakan mualim

    5. mengenai wanita yg memberi minum anjing yg cuma SEKALI saja bisa masuk surga,bagaimana dgn org yang memberi makan & minum ke anjing setiap hari selama bertahun2 ?
    semoga bermanfaat :)

  26. Saya dari komunitas Kristiani, kebetulan mengerti teknik informatika, punya kenalan aparatur hukum juga……..saya kira web/blog ini sudah melanggar hukum, isinya yang banyak pertentangan, fitnah, mendeskritkan umat Kristen_dan katolik tunggu saja kabar selanjutnya! makasi……

  27. kok komen saya blm di bls ya :)

  28. michael, on October 21, 2012 at 3:52 pm said:

    blunder nih…
    jadi ngakak liat debatnya mualim & islamthis

    saya akan coba berpendapat dan semoga bermanfaat
    1. mengenai RABIES
    kebetulan saya mempunyai anjing, saya vaksin rutin slm 5 bln pertama rutin sekali setahun
    so, RABIES bisa di hindari.
    selain rabies anjing jg bisa terjangkit parasit TOXO .
    tetapi kemungkinanya kecil utk anjing terserang toxo.
    untuk kucing, bakteri toxo sudah berkembang hingga ke bulunya, dan toxo dpt tertular ke manusia melalui makanan yg dimakan dan utk wanita yg terkena toxo sdh dipastikan akan terkena kista juga.

    rabies bisa dihindari? Phrase seperti apa itu?
    .
    Toh buktinya masih banyak kasus orang kena rabies!! Yatoh? Di Bali, di manado, di Jakarta, delele.
    Tengok di sini,
    http://www.beritasatu.com/nusantara/71051-ribuan-kasus-rabies-ditemukan-di-ambon.html
    .
    http://kesehatan-kuliner.pelitaonline.com/news/2012/09/16/kasus-rabies-di-flores-dan-lembata-bertambah-ganas#.UI4__tnAzeg
    .
    http://www.asohi.org/index.php?option=com_content&view=article&id=207:menuju-bali-bebas-kasus-rabies-2012&catid=1:latest-news&Itemid=11
    .
    http://www.riaupos.co/berita.php?act=full&id=15959&kat=3
    dan masih banyak lagi artikel yang menunjukkan bahayanya rabies ini.
    .
    Intinya, buat apa masih ingin piara anjing? Apakah kalau tidak piara anjing, kita manusia akan mati? Ndakto?

    2. anjing yg menggonggong adalah wujud cara komunikasi, entah menggonggong kpd org lain,majikanya sendiri,atau pun binatang lain.
    sama halnya seperti binatang lain yg jg bisa berkomunikasi tetapi berbeda cara.

    berkomunikasi? Berkomunikasi atau berkomunikasi? Kok caranya seperti itu?
    .
    Memang tidak dapat diingkari bahwa hewan mempunyai cara untuk berkomunikasi, diliyat dari sisi sang hewan. Namun bagaimana kalau cara berkomunikasi itu dilihat dari sisi manusia? Bukankah menakutkan?
    .
    Ingat, gonggong anjing itu MENAKUTKAN. Sudah saya ungkap berulangkali di sini, bahwa MANUSIA BERHAK untuk tetap merasa aman tanpa ada rasa takut. Sementara, bukankah gonggongan anjing membuat manusia merasa takut? Memang kucing juga punya cara untuk berkomunikasi. Namun bukankah cara komunikasinya tidak menakutkan?
    .
    Memang, anjing tidak salah dengan menggonggong, karena EMANG UDE DARI SONONYA. Namun masalah nya adalah, apakah wajib bagi kita untuk piara anjing?

    3. anjing menyerang manusia.
    yah memang banyak anjing yg menyerang manusia, tetapi selama saya punya anjing, anjing saya dan tetangga2 atau pun tamu saya tdk ada mslh

    itu kan anjing Anda. Bagaimana dengan anjing2 lainnya di tempat lainnya? Jangan subketif begitu doong…..

    kalo menurut saya kenapa anjing menyerang manusia mungkin krn trauma atas perlakuan buruk manusia, kurang bersosialisasi thd manusia.

    Jadi manusia jua yang dipersalahkan? Anjing yang menyerang manusia, eeh malah manusia nya yang dipersalahkan …. di lain pihak, banyak kok ankjing yang diperlalkukan baik oleh manusia. Hahhh, tetap saja dia menyerang manusia (lainnya).

    4. anjing suka menjulurkan lidahnya memang benar seperti yg dikatakan mualim

    Maksudnya opo?
    Memang benar bahwa UDE DARI SONONYA anjing punya kebiasaan julur2 lidahnya. Itu adalah kehendak Allah. Namun kan di sini yang kita bahas adalah, bahwa Allah tela menjadikan kebiasaan itu sebagai umpama, gambaran tentang manusia kafir.

    5. mengenai wanita yg memberi minum anjing yg cuma SEKALI saja bisa masuk surga,bagaimana dgn org yang memberi makan & minum ke anjing setiap hari selama bertahun2 ?

    Salah.
    Kisah wanita pelacur dengan anjing itu, adalah peristiwa yang di luar kontrol manusia. Bukan berarti piara anjing dan beri makan anjing jaminan masuk Surga.

    semoga bermanfaat :)

    Tidak ada manfaatnya sama sekali.
    Terima kasih.

  29. @islamthis

    kalo seumpamanya saya diajarkan Tuhan untuk membenci anjing, lebih baik saya tidak mengenal Tuhan, seandainya di surga tidak ada anjing, lebih baik saya tidak masuk surga,

    dan saya yakin suara anda bukanlah suara islam, karena saya paham, tidak satupun hal yang berasal dari surga, dan sesuatu yg dikatakan suci, menghalalkan kebencian.

    Adalah hak anda untuk mengutarakan tafsir, adalah hak anda untuk mengutarakan pendapat, tapi ketika pendapat tersebut bertujuan untuk mendiskreditkan makhluk lain, saya yakin pula bahwa manusia yg berpikiran logis dan beriman kuat, adalah manusia yg bijaksana, dimana dapat membedakan mana suara setan dan mana suara Allah.

    Dan menurut saya, lebih baik saya menjadi anjing, daripada menjadi manusia seperti anda.
    ======================

    Islamthis,
    Artikel ini sudah menegaskan kepada anda, bhw ISLAM LARANG UMATNYA UTK BENCIKAN ANJING. lantas mengapa kamu bilang seolah saya bencikan anjing??? paragraf yg mana tuh???

    Islam hanya ajarkan JANGAN PIARA ANJING krn anjing itu BERBAHAYA dan juga pasti menimbulkan rasa takut org2 sekitarnya.

    kalo kamunya yg bingung, BUKAN BERARTI ISLAM NYA YG SALAH, bro!

  30. 10 Keteladanan dari Anjing
    Imam Nawawi Al-Bantani, seorang ulama Besar dan
    terkenal yang berasal Banten yang karyanya tersebar
    ke seluruh pelosok dunia pernah mengemukakan
    pemikiran dalam salah satu karyanya yang sering
    dibaca di pesantren-pesantren yang ada di Nusantara
    ini yaitu dalam kitab “Syarhu Kaasyifatus Saja ’alaa
    Safiinatin Najaa Fii Ushuuulid Dinii Walfiqhi”, pada
    halaman 42, dalam sub pembahasan Hikmah, sebagai
    berikut:
    ﻓﻰ ﺍﻟﻜﻠﺐ ﻋﺸﺮ ﺣﺼﺎﻝ ﻣﺤﻤﻮﺩﺓ ﻳﻨﺒﻐﻰ ﻟﻠﻤﺆﻣﻦ ﺍﻥ ﻻ ﻳﺨﻠﻮﻣﻨﻬﺎ:
    ﺍﻭﻟﻬﺎ : ﻻﻳﺰﺍﻝ ﺟﺎﺋﻌﺎ. ﻭﻫﺪﻩ ﺻﻔﺎﺕ ﺍﻟﺼﺎﻟﺤﻴﻦ.
    ﺍﻟﺜﺎﻧﻴﺔ : ﻻﻳﻨﺎﻡ ﻣﻦ ﺍﻟﻠﻴﻞ ﺍﻻ ﻗﻠﻴﻼ. ﻭﻫﺪﻩ ﻣﻦ ﺻﻔﺎﺕ ﺍﻟﻤﺘﻬﺠﺪﻳﻦ.
    ﺍﻟﺜﺎﻟﺜﺔ : ﻟﻮ ﻃﺮﺩ ﻓﻰ ﺍﻟﻴﻮﻡ ﺍﻟﻒ ﻣﺮﺓ ﻣﺎ ﺑﺮﺡ ﻋﻦ ﺑﺎﺏ ﺳﻴﺪﻩ. ﻭﻫﺪﻩ
    ﻣﻦ ﻋﻼﻣﺎﺕ ﺍﻟﺼﺎﺩﻗﻴﻦ.
    ﺍﻟﺮﺍﺑﻌﺔ : ﺍﺩﺍ ﻣﺎﺕ ﻟﻢ ﻳﺨﻠﻒ ﻣﻴﺮﺍﺛﺎ. ﻭﻫﺪﻩ ﻣﻦ ﻋﻼﻣﺎﺕ ﺍﻟﺰﺍﻫﺪﻳﻦ.
    ﺍﻟﺨﺎﻣﺴﺔ : ﺍﻥ ﻳﻘﻨﻊ ﻣﻦ ﺍﻻﺭﺽ ﺑﺎﺩﻧﻰ ﻣﻮﺿﻊ. ﻭﻫﺪﻩ ﻣﻦ ﻋﻼﻣﺎﺕ
    ﺍﻟﺮﺍﺿﻴﻦ.
    ﺍﻟﺴﺎﺩﺳﺔ : ﺍﻥ ﻳﻨﻈﺮ ﺍﻟﻰ ﻛﻞ ﻣﻦ ﻳﺮﻯ ﺣﺘﻰ ﻳﻄﺮﺡ ﻟﻪ ﻟﻘﻤﺔ. ﻭﻫﺪﻩ
    ﻣﻦ ﺍﺧﻼﻕ ﺍﻟﻤﺴﺎﻛﻴﻦ.
    ﺍﻟﺴﺎﺑﻌﺔ : ﺍﻧﻪ ﻟﻮ ﻃﺮﺩ ﻭﺣﺜﻰ ﻋﻠﻴﻪ ﺍﻟﺘﺮﺍﺏ ﻓﻼ ﻳﻐﻀﺐ ﻭﻻﻳﺤﻘﺪ. ﻭﻫﺪﻩ
    ﻣﻦ ﺍﺧﻼﻕ ﺍﻟﻌﺎﺷﻘﻴﻦ.
    ﺍﻟﺜﺎﻣﻨﺔ : ﺍﺩﺍ ﻏﻠﺐ ﻋﻠﻰ ﻣﻮﺿﻌﻪ ﻳﺘﺮﻛﻪ ﻭﻳﺪﻫﺐ ﺍﻟﻰ ﻏﻴﺮﻩ. ﻭﻫﺪﻩ ﻣﻦ
    ﺍﻓﻌﺎﻝ ﺍﻟﺤﺎﻣﺪﻳﻦ.
    ﺍﻟﺘﺎﺳﻌﺔ : ﺍﺩﺍ ﺍﺟﺪﻯ ﻟﻪ ﺍﻯ ﺍﻋﻄﻲ ﻟﻪ ﻟﻘﻤﺔ ﺍﻛﻠﻬﺎ ﻭﺑﺎﺕ ﻋﻠﻴﻬﺎ. ﻭﻫﺪﻩ
    ﻣﻦ ﻋﻼﻣﺎﺕ ﺍﻟﻘﺎﻧﻌﻴﻦ.
    ﺍﻟﻌﺎﺷﺮﺓ : ﺍﻧﻪ ﺍﺩﺍ ﺳﺎﻓﺮﻣﻦ ﺑﻠﺪ ﺍﻟﻰ ﻏﻴﺮﻫﺎ ﻟﻢ ﻳﺘﺰﻭﺩ. ﻭﻫﺪﻩ ﻣﻦ
    ﻋﻼﻣﺎﺕ ﺍﻟﻤﺘﻮﻛﻠﻴﻦ.
    Artinya: di dalam diri seekor anjing terdapat 10
    (sepuluh) sifat keteladanan, yang diantaranya patut
    dimiliki oleh setiap insan yang beriman, yakni :
    Pertama : Sifat Anjing itu Gemar mengosongkan perut.
    Inilah salah satu sifat orang yang sholeh. Orang sholeh
    harusnya lebih banyak menahan lapar / berpuasa.
    Kedua : Sifat Anjing itu Tidak tidur di malam hari
    kecuali sedikit saja.
    Hal ini menjadi salah satu sifat dari orang-orang shaleh
    yang ahli Tahajud.
    Ketiga : Sifat Anjing itu, Kalaupun sehari ia diusir
    seribu kali, ia tidak akan hengkang dari pintu rumah
    tuannya. Inilai salah satu sifat dari orang-orang shidik.
    Keempat : Sifat Anjing itu, bila ia mati pantang
    meninggalkan warisan yang berlebihan. Inilah ciri-ciri
    orang Zuhud.
    Kelima : Sifat Anjing itu, selalu merasa puas meski
    menempati bumi di tempat yang paling hina sekalipun.
    Inilah salah satu tanda dari orang-orang yang ridho
    terhadap ketentuan Allah.
    Keenam : Sifat Anjing itu memandangi setiap orang
    yang memandanginya sampai dilemparkan kepadanya
    sesuap makanan. Inilah sifat orang yang sabar dalam
    menunggu rizki.
    Ketujuh : Sifat Aning itu, kalaupun diusir dan ditaburi
    debu, ia tak akan marah dan mendendam tuannya.
    Inilah salah satu akhlak orang-orang yang asyik (rindu
    bertemu tuhan).
    Kedelapan : Sifat Anjing itu, jika tempatnya ditempati
    oleh orang lain, ia rela menyingkir ke tempat yang lain.
    Inilai sebagian tindakan orang-orang yang terpuji.
    Kesembilan : Sifat Anjing itu, apabila diberi makanan
    sebesar apapun, ia rela menerimanya. Inilah salah satu
    akhlak orang-orang yang Qona’ah.
    Kesepuluh : Sifat Anjing itu, apabila bepergian dari
    satu tempat ke tempat yang lain, ia tidak pernah
    membawa bekal yang diada-adakan, melainkan
    menurut kemampuannya. Inilah ciri-ciri orang yang
    tawakal kepada Allah
    Itulah ke 10 (sepuluh) Keteladanan yang kita dapat
    pelajari dan amalkan dari sifat seekor Anjing, menurut
    Imam Nawawi Al-Bantani, seorang ulama Besar dan
    terkenal yang berasal Banten.
    Semoga Bermanfaat.
    Copied dari Al Ucard

    • 10 Keteladanan dari Anjing
      Imam Nawawi Al-Bantani, seorang ulama Besar dan terkenal yang berasal Banten yang karyanya tersebar ke seluruh pelosok dunia pernah mengemukakan pemikiran dalam salah satu karyanya yang sering dibaca di pesantren-pesantren yang ada di Nusantara ini yaitu dalam kitab “Syarhu Kaasyifatus Saja ’alaa Safiinatin Najaa Fii Ushuuulid Dinii Walfiqhi”, pada halaman 42, dalam sub pembahasan Hikmah, sebagai berikut: di dalam diri seekor anjing terdapat 10 (sepuluh) sifat keteladanan, yang diantaranya patut dimiliki oleh setiap insan yang beriman, yakni:
      .
      Pertama: Sifat Anjing itu Gemar mengosongkan perut. Inilah salah satu sifat orang yang sholeh. Orang sholeh harusnya lebih banyak menahan lapar / berpuasa.

      Apakah ada bukti ilmiahnya??

      Kedua: Sifat Anjing itu Tidak tidur di malam hari kecuali sedikit saja. Hal ini menjadi salah satu sifat dari orang-orang shaleh yang ahli Tahajud.

      Kalong dan tikus, bagaimana?

      Ketiga: Sifat Anjing itu, Kalaupun sehari ia diusir seribu kali, ia tidak akan hengkang dari pintu rumah tuannya. Inilai salah satu sifat dari orang-orang shidik.

      Ayam kampung saya juga begitu. Ngaco juga ya, argumentasi ini?

      Keempat: Sifat Anjing itu, bila ia mati pantang meninggalkan warisan yang berlebihan. Inilah ciri-ciri orang Zuhud.

      Apakah binatang lain kalau mati maka akan meninggalkan warisan real estate yang mewah? Tambah ngaco aja.

      Kelima: Sifat Anjing itu, selalu merasa puas meski menempati bumi di tempat yang paling hina sekalipun. Inilah salah satu tanda dari orang-orang yang ridho terhadap ketentuan Allah.

      Tikus mau aja tuh ditempatkan di dalam saluran got comberan!

      Keenam: Sifat Anjing itu memandangi setiap orang yang memandanginya sampai dilemparkan kepadanya sesuap makanan. Inilah sifat orang yang sabar dalam menunggu rizki.

      Itu seey namanya PENGEMIS yang bikin jengkel orang berduit! Malu dooong….!!!!

      Ketujuh: Sifat Aning itu, kalaupun diusir dan ditaburi debu, ia tak akan marah dan mendendam tuannya. Inilah salah satu akhlak orang-orang yang asyik (rindu bertemu tuhan).

      Semut juga kok, sama. Yang ada malah, anjing menggonggongi manusia yang lewat di depannya sampe terkencing2 ….. apakah itu bagus?

      Kedelapan: Sifat Anjing itu, jika tempatnya ditempati oleh orang lain, ia rela menyingkir ke tempat yang lain. Inilai sebagian tindakan orang-orang yang terpuji.

      Masa iya? Kita dekati aja, itu anjing malah berdiri dan siap menerkam kita. Jangan menghayal, bro.

      Kesembilan: Sifat Anjing itu, apabila diberi makanan sebesar apapun, ia rela menerimanya. Inilah salah satu akhlak orang-orang yang Qona’ah.

      Sebesar apapun? Yang saya tehe, kalau diberi makan dikit, doi akan minta lag for more.

      Kesepuluh: Sifat Anjing itu, apabila bepergian dari satu tempat ke tempat yang lain, ia tidak pernah membawa bekal yang diada-adakan, melainkan menurut kemampuannya.

      Kecoa juga.

      Inilah ciri-ciri orang yangtawakal kepada Allah Itulah ke 10 (sepuluh) Keteladanan yang kita dapat pelajari dan amalkan dari sifat seekor Anjing, menurut Imam Nawawi Al-Bantani, seorang ulama Besar dan terkenal yang berasal Banten. Semoga Bermanfaat.

      Di luar itu, anjing GEMAR MENGGONGGONGI ORANG LEWAT padahal orang itu ga salah apa2. ANJING GEMAR MENERKAM ORANG LAIN YANG BUKAN TUANNYA (makanya harus selalu dirante). ANJING ADALAH RABIES CARRIER terbanyak di Dunia. Anjing gemar melolong di malam hari yang bikin banyak manusia pada ketakutan. Pun anjing gemar menggonggong di malam hari tanpa sebab yang jelas. Kebiasaan / cara anjing kencing, yang menaikkan satu kakinya, jadi bahan tertawaan manusia.
      .
      Pun, apa yang diutarakan syaikh kita ini, tanpa saya mengurangi rasa hormat kepada sang syaikh, adalah BERTENTANGAN dengan pesan Nabi Muhammad. Nabi Muhammad berpesan bahwa anjing adalah hewan penyebab tidak mau masuknya Malaikat rahmat ke dalam rumah. Muhammad Saw berpesan bahwa jika terkena liur anjing maka basuhlah dengan air 7x, dan bilasan terakhir gunakan lumpur (cmiiw). Lantas mengapa tebe2 syaikh kita ini mengutarakan hal yang sebaliknya? Apakah beliau ini lebe utama dari Nabi Muhammad Saw. Lagi pula, syaikh kita ini mengajukan sifat2 anjing yang menurutnya adalah kelebihan anjing, sementara kita tehe bahwa hewan lainpun juga mempunyai sifat tersebut. Mengapa harus begitu?
      .
      Terima kasih.

  31. Bahkan anjing pun lebih pintar dari penulis ini, semoga penulisnya mati bersama kebodohannya…
    ===============

    Islamthis,
    terima kasih kamu sudah ngaku en buktikan kebodohan kamu sendiri. hihihihihiiihihiiii ……

  32. saya setuju dgn alasan pertama..
    alasan bhwa anjing seperti mengolok, ah itu kan bukan maksud dia, hahha..
    jgn suka negatif thing gitu ah…
    alasan agar anjing tidak menggongongi dan mengejar tamu juga baik. meskipun saya pernah bertamu k tempat pemelihara anjing, tp mungkin anjingny santun. ga ganggu sama sekali.

    kl menurut pribadi saja, alasan untuk tidak memelihara anjing krn
    -boros, saking sayangnya orang2 bisa ngabisin uang banyak untuk perawatan sampai makanan, ya kecuali mau anjingnya sengsara sih g d urus gpp.
    - kotor, kebiasaan anjing yg menjulurkan lidahny membuat bakteri d mana2, d badan anjing itu pun juga. ga baik untuk alasan kesehatan.
    - bukan pelayan, sebenarnya pemiliklah yg melayani anjing, dr makan sampai buang kotorannya. anjing hanya tau bersenang2 sama pemiliknya.

    oh ya, tentang anjing sahabat terbaik untuk manusia??
    ini lucu, berarti bagi dia anjing lebih baik dr manusia yg dia kenal? duh, kasihan…

    • yg punya blog ini pastinya bloon.
      =============

      Islamthis,
      yg komen ini pastinya bloon, krn ga baca efek rabies dan fakta lapangannya.

  33. coba ente ane katain anjing lo..!! pasti ente marah bin emosi kan..? coba kalo kucing lo..!! pasti ente cma ngakak..? itu tandanya kalo anjing..? dri yg mudah difikir aja..percuma ngasih tau orang kafir..ttp aja ngeyel..penyesalan pasti datang terlambat..tandanya jga dah banyak akan kbenaran Islam..tpi kalo orang hatinya udah kafir..ttp aja g bkalan bisa melihat..sbg contoh babi knapa haram..? krna dging babi mngandung cacing pita yg bhaya bgi manusia…trus knapa orang kafir memakan babi..?

    • M’reka bodo, coba mereka pikir ulang betapa berbahanyanya memakan daging anjing/babi. Sebuah ritus kuno dari Cina mengatakan bahwa semua orang itu “baik miskin ataupun kaya janganlah” memakan babi. Tapi, bodohnya orang Cina itu, kenapa mereka makan babi?

  34. aah… ini mah tulisan konservatif, islam itu simple dan memerintahkan semua makhluk hidup termasuk anjing… liat aja cuma islam Indonesia yang sok-sokan anti anjing, liat tuh di timur tengah, walaupun islam anjing dipelihara dengan baik dan disayang sayang tuannya, namun tempatnya agak disendirikan dengan manusia, saya kira bukan hanya anjing tp semua binatang tempatnya emg kudu disendirikan sama manusia, lain lagi kalo yang nulis ini muslin konservatif yang kolot, mungkin lebih menjaga diri, tapi saya menghormati kok teman2 saya yang muslim konservatif, bagi saya prinsip hidup ditentukan pilihan sih
    ==============

    Islamthis,
    setahu saya, ada alhadis yg menyatakan bhw malaikat rahmat tidak akan masuk ke sebuah rumah kalo di rumah itu ada anjing. entah kalo alhadis tsb adl alhadis palsu ato alhadis daif ….

    lagipula, islam itu ya islam, bukan cara hidup masyarakat tertentu. masyarakat timur tengah memang mayoitas islam. tapi apakah mereka sudah hidup berdasarkan ajaran islam?

    terima kasih.

    • S’tahu sy, memelihara anjing itu bisa menghilangkan pahala sekerat demi sekerat. Adapun, Ustadz sy ada berkata, “Mamalihara anjing itu boleh hanya ‘tuk berburu sahja.”

      (Sori, bung Islam. Sy banyak kegiatan, dan bhs yg sy gunakan bahasa Melayu kuno kalbar.)

  35. Saya rasa fakta yg anda ungkapkan sangat tidak mendasar!!
    #Pertama :
    asal anda tau KUCING juga hewan pembawa rabies,KUCING juga pembawa sial karena membawa penyakit “TOXSO PLASMOSIS” penyakit tersebut membuat wanita tidak dapat hamil.Hewan macam apa yg malah membuat sang majikan tidak dpt hamil??selain kucing??
    #Kedua :
    Faktanya anjing tidak akan menjilati orang lain ataupun orang yg baru ia kenal,karena mereka bukan tuan!!
    Selain itu anjing hanya menjilati orang yg ia sayangi,contohnya tuannya!karena dengan menjilati mereka menunjukkan rasa sayang terhadap tuannya,mereka tidak akan menjilati orang yg tidak dia sayangi!
    #Ketiga :
    Kenapa loe takut sama gonggongan anjing kalau loe gak punya niat jahat?!Jangan2 yg nulis blog ini pernah punya niatan yg jahat ke orang yg punya anjing,terus anjingnya tau kalo orang ini ancaman bagi tuannya makanya dia menggonggong untuk melindungi tuannya dari bahaya atau orang jahat!
    #Keempat:
    Anjing tidak akan menyerang duluan kalau dia merasa tuannya tidak terancam.Selain itu semua hewan pasti akan menyerang bila mereka merasa terganggu dengan!

    Saya rasa anda tidak tau fakta tentang anjing,tetapi malah menuliskan hal2 yg tidak sesuai dengan fakta,seolah anjing adalah hewan yg jahat..Pandangan orang premitif sekali ini!
    =====================
    Islamthis,
    Pertama masalah kucing.

    Harap Anda ketahui, baik anjing, kucing, kakaktua, kelinci, delele, merupakan hewan kesayangan. Islam mengajarkan bahwa memelihara hewan untuk tujuan kesenangan dan kebanggaan adalah TERLARANG. Islam mengajarkan bahwa kita boleh memelihara hewan kalau tujuannya untuk ekonomi mau pun teknis, seperti memelihara sapi / kerbau untuk bajak sawah, kuda untuk transportasi atau kuda beban, memelihara hewan untuk dimakan daging atau telurnya atau susunya. Di luar itu, ADALAH TERLARANG.

    Jadi di dalam hal ini, Islam pun juga melarang memelihara kucing karena kucing tidak dapat diperlihara untuk tujuan ekonomi mau pun teknis.

    Kemudian, soal rabies vs toxoplasmosis.
    Saya faham hal itu. Namun harap Anda ketahui, rabies BERUJUNG KEMATIAN DAN KEGAGALAN KEHIDUPAN, sementara toxoplasmosis hanya membuat wanita tidak dapat mengandung. Jauh sekali nilai bahayanya. Jadi jangan Anda anggap sama atau menyamakan antara bahaya rabies dengan toxo pada kucing ini.

    Kedua, soal anjing menjilati.
    Siapa yang membahas atau mempermasalahkan jilat-menjilati ini?
    Yang kita bahas adalah rabies dan kegarangan anjing yang suka menggonggongi orang lewat, dan suka mengejar orang tanpa alasan.

    Ketiga, soal gong2an anjing.
    Saya sendiri pernah ngalamin kok, saya yang ga salah apa-apa, tiba-tiba digong2in. Jantung saya sampe copot!

    Apakah Anda ingin menuduh saya sebagai orang yang punya niat jahat sehingga digong2 anjing? Hebat sekali Anda ini! Apa bukti yang Anda punya bahwa saya punya niat jahat sehingga digong2 anjing?

    Saya juga punya pengalaman dikejar anjing. Bahkan saya juga melihat sendiri orang yang ga salaha apa dikejar anjing. Atau Anda ingin menuduh saya lagi sebagai orang yang punya niat jahat? Kok Anda jadi lebih bela anjing yang jelas2 evil, bukannya bela perasaan manusia lain yang jelas ga salah apa2 …..

    Keempat, soal anjing menyerang kalau tuannya diserang.
    Nah ini yang krusial. Ini dia yang seru.

    Anda tahu kan yang namanya pistol? Pistol diciptakan untuk menumpas kejahatan, memang benar. Namun bagaimana kalau pistol itu jatuh ke tangan yang salah, seperti perampok dan pembegal? Bukankah pistol itu dijadikan alat untuk kejahatan dan memaksakan kehendak, tanpa memperhitungkan benar salah?

    Seperti itu juga anjing ini. Anjing akan menyerang kalau tuannya diserang. Memang benar. Namun bagaimana kalau tuannya adalah orang salah sehingga harus dibereskan oleh masyarakat setempat? Apakah anjing itu masih berhak untuk membela tuannya yang jelas2 salah?

    Anggap saja begini. Saya sedang berjalan dengan istri saya. Di sana ada tukul dengan anjingnya yang setia. Si thukul menggoda istri saya. Spontan saya akan menonjok thukul supaya thukul berhenti mengganggu istri saya. Apakah yang terjadi? Sang anjing karena melihat tuannya saya tonjok, langsung menerkam saya sehingga berdarah2. Saya tersungkur bersimbah darah dan tidak bisa lagi melindungi istri saya. Setelah itu, thukul makin asyik mengganggu dan melecehkan istri saya yang adalah seorang wanita yang tidak berdaya.

    Itu kah yang Anda maksud?
    Di luar itu, harap Anda insafkan, bahwa ANJING ITU menyerang manusia tanpa alasan. Memang tidak semua anjing begitu, harus saya katakan itu. Namun ada yang begitu.

    Saya sudah ungkapkan beberapa saat yang lalu, orang yang mempunyai anjing, bertemu dengan musuhnya di taman. Si orang ini segera melepas dan memerintahkan anjing untuk mengejar dan menerkam si musuh. Apakah itu fair?

    Kalau sudah begini kasusnya, maka anjing itu sudah seperti PELURU yang dilepas untuk melumpuhkan musuh. Apakah sekarang Anda masih juga merekomendasikan anjing untuk dijadikan hewan peliharaan? Seperti yang sudah saya katakan tadi, kalau pistol ada di tangan penegah Hukum, baiklah. Namun kalau pistol itu jatuh ke tangan orang jahat, bagaimana?

    Baik kalau anjing itu di tangan aparat penegak Hukum untuk mengejar bandar narkoba. Namun bagaimana kalau anjing jatuh ke tangan orang jahat yang digunakan untuk mengejar orang-orang baik?

    Soal rabies, harap Anda insafkan, bahwa anjing adalah penyebar rabies Nomor wahid. Ada satwa lain yang merupakan penyebar rabies seperti kuda, kucing, kelelawar delele. Namun kasusnya tidak signifikan.

    Terima kasih.

  36. Saya rasa fakta yg anda ungkapkan sangat tidak mendasar!!
    #Pertama :
    asal anda tau KUCING juga hewan pembawa rabies,KUCING juga pembawa sial karena membawa penyakit “TOXSO PLASMOSIS” penyakit tersebut membuat wanita tidak dapat hamil.Hewan macam apa yg malah membuat sang majikan tidak dpt hamil??selain kucing??
    #Kedua :
    Faktanya anjing tidak akan menjilati orang lain ataupun orang yg baru ia kenal,karena mereka bukan tuan!!
    Selain itu anjing hanya menjilati orang yg ia sayangi,contohnya tuannya!karena dengan menjilati mereka menunjukkan rasa sayang terhadap tuannya,mereka tidak akan menjilati orang yg tidak dia sayangi!
    #Ketiga :
    Kenapa loe takut sama gonggongan anjing kalau loe gak punya niat jahat?!Jangan2 yg nulis blog ini pernah punya niatan yg jahat ke orang yg punya anjing,terus anjingnya tau kalo orang ini ancaman bagi tuannya makanya dia menggonggong untuk melindungi tuannya dari bahaya atau orang jahat!
    #Keempat:
    Anjing tidak akan menyerang duluan kalau dia merasa tuannya tidak terancam.Selain itu semua hewan pasti akan menyerang bila mereka merasa terganggu dengan!

    Saya rasa anda tidak tau fakta tentang anjing,tetapi malah menuliskan hal2 yg tidak sesuai dengan fakta,seolah anjing adalah hewan yg jahat..Pandangan orang premitif sekali ini!

  37. Padahal di timur tengah banyak yg memelihara anjing!!
    ===============

    Islamthis,
    di timur tengah banyak org mabok, berzina, sembah setan, makan riba, delele.

    kita tidak membicarakan timur tengah atau bagian lain. kita hanya membicarakan ajaran islam.

    terima kasih.

  38. Saya yakin penulis blog ini kafir. Dia hanya berpura-pura sbg muslim dgn tujuan mendiskreditkan islam.
    ==================

    Islamthis,
    tidaklah setiap detik berlalu, tidaklah setiap menit berlalu, tidaklah setiap jam berlalu, tidaklah setiap hari berlalu, kecuali Allah swt mengurangi pahala anda segantang demi segantang, seliter demi seliter hingga akhirnya pahala anda habis – krena anda telah menuduh saya kapir. dan kalau pahala anda sudah habis shg tidak ada yg bisa diambil, maka Allah swt akan mengambil dosa-dosa saya dan menaruhnya ke atas anda, segantang demi segantang, seliter demi seliter. nanti di akhirat anda akan menanggung dosa saya; pahala pun anda tidak punya, dan saya akan berjalan di akhirat sbg manusia / muslim yg dosanya sedikit karena telah dipindah-alihkan ke atas anda. itu semua karena buruk sangka dan tuduhan anda kepada saya.

    terima kasih.

  39. Membaca balasan anda saya semakin yakin, malahan anda katakan Allah tega mengambil dosa seseorang dan melimpahkan terhadap orang lain. Sebaiknya anda mengaku saja.
    ———————–

    islamthis,
    and a ini Muslim ato kapirit seeh?
    And a kapirit ya,kok ga ngerti alhadis?

  40. Mengapa Tuhan tidak memusnahkan anjing,klo toh haram menurut islam,Oh..iya Mengapa babi tidak dimakan oleh muslim sementara Tuhan sendiri yg menciptakannya?
    cobalah belajar dari umat Kristen
    ================

    Islamthis,
    ohya …..????

    message anda ini seolah menegaskan bhw dalam karosetan, semua hewan itu adalah halal, bukan? dan juga, bangkae binatang yg ude belatungan juga halal utk dimakan, begitu??

    ohya, islam melarang umatnya utk makan bangke uler. hmmmmm nanya, mengapa ya kok tuhan ciptakan bangke uler, kalo memang diharamkan utk dimakan?

    ohya islam melarang umatnya utk makan daging manusia. hmmmmmmmmm nanya, mengapa ya kok tuhan ciptakan manusa kalo memang diharamkan utk dimakan???

    oh pantes saja dalam karoseetan pantas saja utk makan daging apa saja termasuk yg ude jadi bangke, krn semuanya adl halal, termasuk muntahan anjing hahahahahaaa ..

    yeha begitulah kalo kita belajar hidup dari orang karosetan …

    hahahahaaaa …..

    dasar otak ditarok di pantat jesus!!!! dongok jadinya ….

    • @islamthis

      heyy islamthis yg GILANYA TINGKAT DEWA DITAMBAH LAGI OMONGANNYA YG GAK PAKE OTAK,,ATAU EMANG GAK PUNYA OTAK YA??? Eh Anjinggg,,LO SKALI LAGI NGELECEHIN AGAMA ENTAH AGAMA APAPUN ITU,APALAGI NGATAIN JESUS,,LO AKN DAPET AKIBATNYA…APA ISLAM NGAJARIN MENGHINA AGAMA LAIN??? TAI LU…RIBUT AJA SINI JGN BERANINYA DI SOCIAL MEDIA…ASUH
      ============

      Islamthis,
      beeeuuuu …. jangan marah, kawan …

      coba liyat, di sekitaran kita, JUGA BANYAK SITUS KAROSETAN YG HUJAT DAN MENGHINA ISLAM – MUHAMMAD – ALLAH – ALQURAN …..

      apakah anda tidak menyadari hal itu??

      kalo di sini saya menghina agama lain, juga jesus, maka ingatlah bahwa di tempat lain orang karosetan pun juga telah menghina muhammad.

      jadi di mana salahnya saya????

      ini jaman internet, cing! ga usah ngamuk begitu ….

      kalo orang karosetan boleh menghina muhammad allah alquran islam, maka apakah saya yg muslim tidak boleh melakukan balik??

  41. Eh kayaknya ada orang yg ngomongnya muter2.

    ANJING GAK BAKAL RABIES KALO LO RAJIN KASIH VAKSIN! Itu mah emang elo aja x kagak gablek duit.

    Anjing menjulurkan lidah emang kodratnya ente tetep ngotot dia mengejek?? PASTI KEBIASAAN ENTE YE SUKA NGEJEK ORANG PAKE JULURIN LIDAH!?

    Anjing menggonggong buat komunikasi! Tapi ente tetep ndablek bilang nakutin. ITU MAH EMANG ENTE AJE YANG CEMEN. PRIKSA KE DOKTER JANTUNG GIH! JANGAN2 ENTE GAK CUMA JANTUNGAN KETEMU ANJING.

    Masih ada aja orang bodoh di dunia ini.
    ==================

    Islamthis,
    toh faktanya, masiy byk kasus manusia jadi korban rabies krn gigitan anjing! kok anda sendiri yg muter2????? harus berapa kali saya tegaskan bhw kasus rabies masih saja terjadi, dan penularnya adl anjing??

    mau anda jerit2 sampe mampus kek soal rajinnya vaksin rabies toh kasus rabies masih terjadi di mana2 ….

    so mana buktinya hebatnya omongan anda????

    ======

    masalah anjing menjulur2kan lidahnya ..

    bukankah itu harus menjadi ibrah buat kita?? dari semua satwa, hanya anjing lah yg suka menjulur2kan lidahnya. itu ibirahnya apa??

    dan masalah gonggongan anjing …

    bukankah memang benar byk manusia yg kaget kalo ada anjing yg menggonggong??

    jadi orang jangan geblek gitu!!!!

  42. Si Muhammad itu benci sama anjing karena binatang anjing itu lebih pintar daripada orang2 Arab.

    Ente tidak perlu khawatir karena penyakit Rabies itu sudah ada vaksinya (hasil penemuan Ilmuwan2 Kristen)

    LOL
    =============

    Islamthis,
    ente yg gila ….

    toh faktanya masih byk manusia terkena rabies karena digigit anjing gila …

    ente jangan gila begitu ….

    ato ente yg memang ude gila karena ude digigit anjing gila???

    lol lol lol lol lol …

    • @islamthis
      Setelah di baca2 artikel nya dan di baca2 juga balasan anda untuk komentar2 pembaca nampak nya anjing saya lebih pintar dari pd anda..
      Get a life dude, artikel anda itu sangat racist…
      ================

      Islamthis,
      itulah kalo suka pelihara anjing …, akibatnya jadi lebih memuji anjing daripada manusia ….

      faktanya anjing tidak bisa bikin blog. faktanya anjing tidak bisa menganalisa manfaat mudharat …. lantas mengapa anda katakan bhw anjing lebe pintar dari saya??

  43. Salam..Buat semua (aku,kamu,dia dan mereka) Cukup ambil yg menurut kita baik,dan alangkah baiknya tuk tak saling hina,jangan sampai kebencian meracuni kita tanpa sadar,dan hati2 ketika dalam diri ada rasa paling benar :)
    Kesalah fahaman kan sangat mungkin terjadi dalam kondisi seperti ini :)
    Wassalam

  44. Hai, saya umat islam yg setuju akan pendapat tidak memakan dan memelihara anjing dan babi.. Karena sepengetahuan saya mereka memiliki bakteri buruk untuk badan.. Tapi sepertinya pendapat2 islamthis ini terlalu mengada2 (walopun ada jg yg bener). Kayak ketakutan di gonggonglah, lidahnya kayak meletin orang lah adalah alesan2an ga masuk akal dan tanpa data.. Itu balik ke orgnya masing2.. Banyak emang yg takut di gonggong.. Tp banyak jg yg ga takut.. Vaksin emang bagus untuk rabies, kalau masih banyak berita rabies itu pasti kebanyakan dr anjing2 liar yg ga dipelihara atau dijalanan sehingga memiliki banyak penyakit, seperti dibali.

    Anda boleh berpendapat seperti ini, tpanda tidak boleh marah dan menghujat kalau ada yg tidak setuju dgn pendapat anda atau memaksakan pendapat anda paling bener. Org2 yg komentar jg berhak komen sesuai keinginan mereka.. Tiap orang berpendapat berbeda2 sesuai pengetahuan dan pengalaman masing2.. Awalnya saya tertarik pada tulisan anda walaupun agak mengada2, tp ya itu hak anda mau nulis apa juga… Tp membaca komen2 balasan anda kepada org lain yg tidak setuju pada anda hanya menunjukan anda sangat tidak dewasa dan membuat ketertarikan saya pada ini hilang..

  45. kesetiaan anjing pada manusia itu lebih besar di banding manusia sama manusia,.
    dia akan selalu menjaga pemiliknya dan akan selalu bersama pemiliknya sampai akhir hayat,.
    ingat bung kbnyakan manusia berhutang nyawa terhadap anjing tersebut,.
    walaupun tuannya sudah tiada sangat stianya ,.
    anjing tersebut sanggup menjaga makam pemiliknya,.
    adakah manusia yg mempunyai kesetiaan yg sma terhadap anjing ?
    mau kah manusia disaat orang yg disayanginya mati apakah dia mau menjaga makam orang yg dia sayangi sampai akhir hayat,.
    setahu saya tidak ada,.

    berarti kesetiaan anjing lebih besar di banding manusia,., !!!!
    =================

    Islamthis,
    terima kasih atas komen dan fikiran anda yg masih juga tumpul …

    memang benar bhw anjing itu amat setia kepada tuannya …

    tap, apakah anda dapat menjawab 2 pertanyaan saya ini:

    satu.
    bagaimana reaksi anjing itu thd orang lain di luar majikannya???? apakah tetap manusiawi dan menentramkan??? apa jawaban anda kali ini?

    dua.
    bagaimana dg virus rabies??? bgm dg banyaknya jatuh korban rabies di penjuru dunia karena rabies??

    saya harap andan bisa menjawab pertanyan saya ini, itu kalo anda tidak otak tumpul dalam memahami wacana artikel ini.

    terima kasih.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 52 other followers

%d bloggers like this: