Roh Qudus Siapakah Dia?

Jawaban dari pertanyaan ini akan mereposisikan / meredefinisikan banyak hal seperti:

Definisi laki-laki, akil baligh, Khalifah Allah, mimpi basah, identitas Adam as, keberakalan, keesaan Allah, pangsa firman, dan semua hal yang berkaitan dengannya.

1.Apakah Roh Qudus itu?

Banyak orang berkata, bahwa Roh Qudus itu adalah Malaikat Jibril as.,

[AlBaqarah/2:87]….dan telah Kami berikan bukti-bukti kebenaran (mu’jizat) kepada Isa putera Maryam dan Kami memperkuatnya denganRuhulQudus.

Dalam hal ini, ulama berpendapat bahwa yang dimaksud dengan Ruhul Qudus adalah Malaikat Jibril as. Namun pada dasarnya, masih banyak ulama yang memperdebatkan siapakah Roh Qudus itu, karena bukankah semua Nabi dan Rasul juga diperkuat dengan Malaikat Jibril as? Lantas, mengapa ayat itu hanya untuk Nabi Isa..?

Singkatnya, definisi final tentang Roh Qudus itu masih dalam perdebatan yang sengit.

Kaum Kristen berkata, bahwa Roh Qudus itu adalah Tuhan ketiga. Dengan kata lain, menurut orang Kristen, Roh Qudus itu adalah Tuhan juga.

Maka bila telah Kusempurnakan kejadiannya (Adam) dan Kutiupkan kepadanya ruh (ciptaan) Ku; maka hendaklah kamu tersungkur dengan sujud kepadanya [Shaad / 38:72].

Ketika Adam as sudah kemasukan ruh yang dimaksud dalam ayat tersebut, para Malaikat pun sujud kepadanya.

Mengapa hanya karena Adam sudah kemasukan ruh tersebut, Adam menjadi pantas untuk mendapatkan sujud seolah dia adalahTuhan? Bukankah sebenarnya para Malaikat itu juga mempunyai ruh? Para Iblis, binatang dan lain lain juga mempunyai ruh? Lantas, kenapa mereka tidak mendapatkan sujud seperti halnya Adam?

Lebih dari itu, bukankah sujud itu hanya milik Allah semata? Namun mengapa kali ini kita tidak mendapatkan konsistensi dari sisi Tuhan sendiri? Selain Allah, tidak ada yang berhak untuk mendapatkan sujud. Itu jelas. Namun Adam?

Ketika Allah swt berfirman dalam Alquran “Kutiupkan kepadanya ruh (ciptaan) Ku” sebenarnya kata dalam kurung “ciptaan” tidak boleh ada – sehingga  kalimat yang benar dan dikehendaki Allah swt adalah………………

”Kutiupkan kepadanya Ruh-Ku……”.

“Kutiupkan kepadanya Ruh-Ku”, adalah benar-benar berarti bahwa Ruh Allah-lah Yang masuk ke dalam tubuh Adam as. Bukan ruh lain yang diciptakan Allah untuk Adam. Ruh Allah Yang Ia masukkan ke dalam tubuh Adam itulah yang kemudian disebut dengan RUHUL QUDUS. Ringkasnya, adalah Ruh Allah Yang berhembus dalam tubuh Adam as. Karena dalam tubuh Adam berhembus Ruh Allah, maka dapat dikatakan, sampai pada level tertentu, Adam as adalah MULIA JUA ADANYA. Itulah sebabnya semua makhluk pantas untuk sujud kepada Adam as yang berhembus dalam dirinya Ruh Allah. Ya, Adam telah kemasukan Roh Qudus.

Kemudian, apakah Adam saja yang kemasukan / mendapatkan Ruh Qudus?

Semua laki-laki, tanpa pandang apapun agamanya, mendapatkan Roh Qudus ini pada saat ia mendapatkan “mimpi-basah” alias akil baligh.

Untuk apa & Mengapa

Allah swt sudah berfirman dalam Alquran tentang hal ini,

 [AlBaqarah/2:30] Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para Malaikat: “Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi”.

Apakah maksud dari kata khalifah?

2.Pengertian Khalifah Allah swt di muka Bumi

Khalifah berasal dari kata yang artinya adalah salah, selisih, berbeda. ¨Khalifah Allah di Bumi, berarti kurang lebih, Allah YANG TIDAK ADA di muka Bumi karena ungkapan ini menyiratkan adanya “perselisihan”, yaitu bahwa seharusnya Allah itu ada di Bumi.

Namun kini keberadaanNya digantikan, diselisihkan, oleh yang Ia tunjuk, yaitu manusia atau Adam as dan keturunannya. Dengan kata lain yang lebih populer, khalifah Allah adalah Wakil Allah di muka Bumi. Namun pertanyaannya, siapakah yang pantas untuk menjadi wakil Allah di muka Bumi ini? Tidak ada yang lebih pantas untuk menjadi wakil Allah swt di muka Bumi, kecuali manusia, yang ke dalam tubuhnya sudah dimasukkan Ruh Allah alias Ruh Qudus karena pada dasarnya tidak ada yang pantas untuk memerintah sejengkal Alam raya ini kecuali (Roh) Allah sendiri. Oleh karena itu ke dalam tubuh pria dewasa itulah Allah memasukkan Roh-Nya.  Saat semua laki-laki sudah mendapatkan Ruh Qudus pada moment mimpi basahnya, maka ia sudah dapat dikatakan Khalifah Allah Di Bumi, alias pengganti Allah di muka bumi ini. Dengan kata lain, pengganti Allah untuk memerintah Alam raya ini ADALAH ALLAH SENDIRI, yaitu di dalam bentuk Roh Qudus yang berhembus di dalam tubuh seorang pria dewasa.

Kesimpulannya adalah Adam as mendapatkan Ruh Qudus tepat pada saat ia hidup pertama kalinya, sementara semua laki-laki (setelah Adam) mendapatkan Ruh Qudus itu melalui moment mimpi basahnya. Ruh Qudus adalah percikan-percikan kecil DARIPADA Ruh Allah Yang Maha Kudus dan Kuasa, untuk Ia masukkan ke dalam tubuh seorang pria dewasa agar dengan Roh itu ia dapat memerintah Bumi seperti memerintahnya Allah swt dari atas Surga. Inilah penjelasan mengenai Roh Qudus.

Landasan Teori

Sebagai umat Muslim yang benar-benar bertauhid alias menge-esa-kanAllah swt, maka mutlak kita harus mengadopsi konsep ini. Kalau kita menolak konsep ini, maka itu berarti kita menduakan Allah swt dengan yang lain.

Analogi.

Di pantai ada air laut. Kemudian air laut itu kita ambil seceduk tangan lalu kita masukkan ke dalam gelas. Air yang ada di laut dengan yang ada di gelas kini sama-sama berasa asin dan amis. Pantaskah kalau kita katakan bahwa air laut kini ada dua, yaitu yang ada di laut dan yang ada di gelas, sementara mereka berdua mempunyai sifat yang sama?

Air laut tetaplah satu. Tidak mungkin ada DUA air laut. ADALAH DOSA untuk menyatakan bahwa air laut ada DUA.

Demikian jugalah halnya antara Allah swt Yang Esa dengan eksistensi manusia (Adam as dan pria dewasa) karena kedua Oknum ini sama-sama mempunyai wewenang untuk memerintah Alam raya. Ingatlah akan dua hal: a. Tidak ada Yang dapat dan Kuasa untuk memerintah Alam raya ini kecuali Allah swt.

b. Maka, apakah mungkin “sekedar manusia” dapat memerintah Alam raya ini? Allah swt berfirman,

[10:65]. Sesungguhnya kekuasaan itu seluruhnya adalah MILIK Allah. Dialah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.

Jika kita Lihat Bahwa manusia berkuasa, maka arti dari ayat tersebut mau-tidak-mau adalah bahwa Allah sudah “wujud” dalam bentuk lain. Tidak lain karena adanya peran Roh Qudus – Nya Yang berhembus dalam tubuh seorang pria dewasa ini. Kemudian kalau kita berfikir bahwa manusia adalah ‘set kekuasaan’ yang terpisah dari Allah swt, maka sama saja kita berfikir bahwa ada kekuasaan lain di lur Allah swt. Tidak mungkin ada dua Tuhan,

[16:51] Allah berfirman: “Janganlah kamu menyembah dua tuhan; sesungguhnya Dialah Tuhan Yang Maha Esa, maka hendaklah kepada-Ku saja kamu takut”.

Oleh karena itu, percaya kepada hanya SATU Tuhan berarti kita harus percaya kepada teori Ruh Qudus melalui penjelasan ini.

3. Polarisasi

Dengan demikian dapat dikatakan bahwa terdapat dua cara berfikir untuk mendefinisikan Roh Qudus ini.

1. Roh Qudus adalah Malaikat Jibril as, disingkat Roh Qudus Jibril.

2.Roh Qudus adalah Ruh Allah Yang Ia tiupkan ke dalam diri hambaNya yang dewasa, disingkat Roh Qudus Allah.

Teori Roh Qudus Jibril, tergambar melalui ayat Alquran:

Katakanlah: “Ruhul Qudus (Jibril) menurunkan AlQur’an itu dari Tuhanmu dengan benar, untuk meneguhkan (hati) orang-orang yang telah beriman, dan menjadi petunjuk serta kabar gembira bagi orang-orang yang berserah diri (kepadaAllah)”. [AnNahl/16:102]

Sedangkan Teori Roh Qudus Allah, tergambar melalui ayat Alquran:

[2:87] …kepada Isa putera Maryam dan Kami memperkuatnya dengan Ruhul Qudus.

[2:253] Dan Kami berikan kepada ‘Isa putera Maryam beberapa mu’jizat serta Kami perkuat dia dengan Ruhul Qudus. [2:87]

[5:110]  (Ingatlah), ketika Allah mengatakan: “Hai ‘Isa putra Maryam, ingatlah ni’matKu kepadamu dan kepada ibumu di waktu Aku menguatkan kamu dengan Ruhul Qudus”.

Teori manakah yang benar dalam mendefinisikan Roh Qudus yang misterius  ini dalam Islam dan selalu mendatangkan perdebatan sengit di kalangan Ulama?

“Roh Qudus Jibril”, atau “Roh Qudus Allah”?

Yang benar dan sesuai dengan logika adalah ROH QUDUS Allah, bukan ROH QUDUS JIBRIL.

“Benar dan sesuai dengan logika”, karena memang itulah kehendakNya, karena itu adalah sesuai dengan sifatNya dan keesaanNya.

Lantas, dikemanakan ayat yang mendukung teori Roh Qudus Jibril, bahwa Roh Qudus itu adalah Jibril?

[An Nahl / 16:102] Katakanlah: “Ruhul Qudus (Jibril) menurunkan AlQur’an itu dari Tuhanmu

Secara teknis memang Alquran diturunkan melalui perantaraan Malaikat Jibril as kepada Muhammad Saw. Sementara apa yang dilukiskan dalam surah An Nahl 102 bukanlah sesuatu yang teknis, melainkan secara essensial. Yang artinya, bahwa, Roh Quduslah (Roh Qudus dalam pengertian Roh Qudus Allah) Yang mengajarkan Alquran.

Ayat An Nahl 102 bukanlah secara absolut melukiskan turunnya ayat Alquran kepada Muhammad Saw, karena turunnya ayat kepada Muhammad Saw adalah 100% pekerjaan Malaikat Jibril as. Ayat An Nahl:102 melukiskan hubungan universal antara Allah swt (dalam hal ini melalui Roh Qudus Allah) dengan semua hambaNya di berbagai tempat dan waktu.

Surah Annahl 102 melukiskan bahwa karena manusia mengandung Roh Qudus Yang dari Allah itu, maka manusia jadi DAPAT MENGERTI FIRMAN DAN KEHENDAK ILLAHI. Roh Quduslah yang membuat manusia cenderung untuk mencari Tuhan, dan berpuas jika mereka sudah bertemu dengan Tuhan. Itulah sebabnya, peradaban manusia sejak jaman dahulu kala selalu mempunyai wacana dan idealisme akan Tuhan untuk mereka sembah dan mereka puja. Itu semua disebabkan adanya Roh Qudus di dalam tubuh mereka.

4. Urat Leher

Allah swt berfirman dalam Alquran,

[Qaaf / 50:16] dan Kami lebih dekat kepadanya dari pada urat lehernya,

Apakah arti yang lebih tepat untuk ungkapanNya bahwa Dia lebih dekat kepada seorang manusia dari pada urat lehernya sendiri? Tuhan, dalam wujud Roh Qudus, JELAS, adalah lebih dekat kepada seorang manusia dari pada urat lehernya sendiri!

Ayat ini sudah menjelaskan eksistensi Roh Qudus, RohNya Yang Diatiupkan ke dalam tubuh Adam as, dan kepada setiap lelaki pada saat mimpi basahnya agar ia mempunyai wewenang seperti Tuhan untuk memerintah Alam raya ini. Dengan kata lain, ayat ini adalah argumen lain untuk pembuktian konsep ini.

5. Mimpi Basah

Mimpi basah mempunyai peran yang amat penting dalam penjelasan Roh Qudus Allah ini. 

Seorang (remaja) pria dianggap sudah dewasa / akil baligh jika ia sudah mendapatkan mimpi basah ini. Saat mimpi basah terjadi sebenarnya hal yang lebih luar biasa sedang terjadi. Dan  kejadian itu bermula dari Arasy, kantor Allah Swt tempat Ia memerintah Dunia.

Saat mimpi basah terjadi, sebuah karpet merah yang panjang digelar mulai dari Arasy …., dan berhujung pada si remaja yang sebenatar lagi akan mendapatka mimpi basah tersebut. Dan di sepanjang karpet merah itu seluruh Malaikat berkerumun mengelu-elukan apa yang sebentar lagi akan lewat di atas karpet merah itu …..

Yang akan lewat di atas karpet merah itu adalah Malaikat Jibril as yang akan bepergian dari Arasy Allah Swt menuju remaja pria yang sedang tertidur ….. Konten yang dibawa Malaikat Jibril as itu amatlah berharga. KONTEN ITU ADALAH ROH QUDUS dari sisi Allah swt yang akan dihembuskan ke dalam tubuh remaja pria yang sedang mengalami mimpi basah tersebut. Saat Roh Qudus itu sudah dihembuskan ke dalam diri remaja pria itu, maka ruh remaja yang ada sebelumnya secara otomatis digantikan oleh Roh Qudus.

Maka, mulai detik itu, ia adalah Khalifah Allah, Wakil Allah di muka Bumi ini untuk memerintah atas nama Allah swt, karena di dalam tubuh si remaja itu kini telah berhembus ruh Allah sejati.

6. Roh Qudus Adalah Tuhan?

Berdasarkan penjelasan ini, apakah kemudian kita harus menyatakan mau pun percaya bahwa Roh Qudus itu adalah Allah swt? Bukankah itu seperti iman dalam kristen??

Ya, Roh Qudus adalah Allah jua adanya. Roh Qudus adalah ‘percikan percikan kecil’ dari Allah yang akan Ia masukkan / tiupkan ke dalam diri seorang pria dewasa.

Bedanya dengan  Kristen adalah Kristen menyatakan bahwa  Allah dan Roh Qudus adalah dua oknum Yang  berbeda, sementara dalam Islam Roh Qudus adalah Allah jua adanya.

Dalam Kristen (khususnya Perjanjian Baru) Roh Qudus hanya dihubungkan dengan Jesus dalam konsep Trinitas.

Dalam Islam Roh Qudus tidak ada hubungannya dengan Jesus mapun Trinitas. Setiap pria yang akan  beranjak dewasa akan kemasukan Roh Qudus ini.

Harus diingat bahwa Roh Qudus bukanlah monopoli Kristen. Kitab kitab Yahudi juga menyebut Roh Qudus ini. Dengan kata lain Roh Qudus (dalam sense Roh Qudus Allah) adalah suatu kepercayaan dalam agama Samawi.

7. Jesus dan Roh Qudus.

Kristen mempercayai Trinitas yaitu Tuhan Allah, Jesus dan Roh Qudus. Ketiga hal ini dianggap sebagai Tuhan. Masalahnya Alquran pun menyatakan bahwa Roh Qudus menyertai Nabi Isa as.

Yang benar adalah Allah adalah Tuhan, Roh Qudus pun Tuhan karena dia adalah Allah. Nabi Isa as bukanlah Tuhan sama sekali ….

Pertama kita harus memikirkan Nabi Isa menurut penjelasan masukanya Roh Qudus tadi yang membuatnya menjadi khalifah Allah di muka bumi ini, kala itu.

Namun cara masuknya Roh Qudus berbeda dari semu kasus masuknya Roh Qudus ke dalam tubuh remaja pria secara umum.

Seperti  firman Allah dalam Alquran,

….dan telah kami berika bukti bukti kebenaran (mukjiat) kepada isa putra mayam dan kamu memperkuatnya dengan ruhul kudus. (Albaqarah / 2:87)

Pada  dasarnya masuknya Roh Qudus ke dalam tubuh seorang pria dewasa harus melalui metode standart yaitu melalui mimpi basah / wet dream.

Namun terjadi pengecualian untuk Adam dan nabi Isa as.

Pada kasus Adam as, Roh Qudus langsung masuk ke dalam tubuhnya pada saat ia diberi kehidupan, tanpa mimpi basah sekali pun. Dia biar bagaimana pun adalah manusia pertama. Sedangkan pada kasus Nabi Isa, Roh Qudus dimasukkan ke dalam tubuhnya justru pada  saat ia masih bayi, (pun) berarti tanpa melalui mimpi basah.

Mengapa Nabi Isa mendapatkan Roh Qudus ini pada saat ia masih bayi?

Agar ini menjadi salah satu tanda kekuasaan Allah swt. Dan agar pada saat bayinya itu Isa sudah dapat menjawab pertanyaan manusia yang mecela ibundanya yaitu Siti Maryam.

Ringkasnya bunyi ayat “Kami memperkuatnya dengan ….” hanya merujuk dan mengindikasikan bahwa Isa sudah bergaul / bercampur dengan  Roh Qudus ini pada masa bayinya, berlainan dengan  metode standard.

8. Lelaki Adalah Khalifah Allah swt.

Apakah  proses pemasukan Roh Qudus pada remaja itu hanya terjadi pada laki-laki? Bagaimana  dengan  remaja wanita?

Peristiwa mimpi basah pada laki laki sebenarnya equivalen dengan menstruasi pada wanita. maka apakah pada terjadinya menstruasi itu juga terjadi pemasukan Roh Qudus pada diri seorang remaja perempuan?

Pemasukan Roh Qudus hanya untuk remaja laki laki karena ia adalah (calon) Khalifah Allah swt.

Menstruasi hanya sebatas agenda / jam biologis. Tidak terjadi apa apa di luar itu.  Apalagi  terjadi pemasukan Roh Qudus…. karena wanita tidak pernah ditakdirkan untuk menjadi khaliah Allah seperti  halnya laki laki.

Tegasnya, siapa pun yang akan menjadi Wakil Allah maka dia minimal harus ‘sekaliber’ Allah yaitu cerdas dalam hal intelektual, kemudian perkasa, gagah, pemberani, penakluk, penaung, pencipta, pelindung, tinggi berwibawa, pendobrak, namun sekaligus lemah lembut dan pengampun.

Itu semua hanya ada pada laki laki …

Tidak ada satu script pun yang menyatakan bahwa wanita adalah khalifah Allah karena kebalikannuya khalifah Allah adalah hanya laki laki.

Seperti dalam Alhadis,

“sesungguhnya laki laki itu adalah Khalifah Allah atas seluruh keluarganya dan perempuan adalah khalifah di rumahnya ketika sang suami pergi…”

Dengan kata lain perempuan dalam Alhadis tersebut dikatakan sebagai khalifah, namun scope nya hanya untuk di rumah sang suami saja, itu pun kalau sang suami tidak berada di rumah.

Artinya kekhalifahan seorang perempuan bersifat kondisional. Alih-alih dia adalah khalifah (=pengganti) Allah maka dia hanyalah pengganti / khalifah suaminya…

Sementara laki laki adalah khalifah Allah untuk semua scope dan untuk scope yang lebih luas. kekhalifahannya bersifat inherent dengan dirinya sendiri.

Seperti dalam sebuah hadis,

Dunia ini adalah perhiasan. Dan sebaik baik perhiasan adalah istri yang saleh.

Dari hadis itu dapat dikatakan bahwa dunia (ini berarti apapun) dan perempuan / istri (yang saleh) berada dalam satu hal secara bersama sama….., sementara laki laki berdiri sendiri sebagai hal yang lain lagi. Konsekwensinya adalah bahwa semua hal kecuali laki laki adalah perhiasan, kemudian hanya laki lakilah yang dapat dikatakan khalifah Allah swt.

Semua hal selain laki laki (deweasa) adalah hanya untuk dipersembahkan bagi (kemudahan) laki laki dalam menjalankan tugas kekhalifahannya di muka bumi ini. Semua  hal selain laki laki berarti termasuk di dalamnya perempuan – bukanlah khalifah Allah swt walau pun dia sudah dewasa alias menstruasi. Semua hal selain laki laki berada dalam tanggung jawanb seorang laki laki sebagai khalifah Allah. Semua itu akan ia pertanggungjawabkan kepada Allah swt di Yaumul Hisab. Sementara itu wanita / istri jelas berada dalam tanggungjawab seorang laki laki / suami.

Betapakah dapat dikatakan bhw perempuan juga termasuk khalifah Allah di muka bumi ini?

Kehidupan dunia yang keras ini apakah dapat ditaklukan oleh perempuan? Dapatkan perempuan menembus ganasnya lautan dengan ombaknya setinggi gunung? Binatang buas di hutan? Peperangan  yang kejam? Bukankah justru kaum laki laki akan melawan itu semua untuk melindungi kaum perempuan yang  jelas jelas adalah lemah? Maka apakah dapat dikatakan bahwa perempuan yang notabene tidak mempunyai kecedasan dapat menjadi Wakil Allah di muka bumi ini??

9. Posisi Agama Kristen.

Dengan  adanya Roh Qudus ini, Allah tetaplah Esa, karena Roh Qudus itu adalah Allah sendiri, berlainan dengan  keyakinan Kristen di mana mereka berkata bahwa Allah dan Roh Qudus adalah dua oknum yang berbeda.

Dasar logika bagi pemahaman Roh Qudus ini amatlah minimnya dalam agama Kristen sehingga mereka terjerumus pada keyakinan bahwa Allah dan Roh Qudus adalah dua oknum yang berbeda. Di lain pihak Islam menyediakan dasar dasar logika yang kuat dan saling menunjang untuk memungkinkan umatnya sampai pada kesimpulan bahwa Roh Qudus itu adalah Roh Allah Yang masuk ke dalam tubuh pria dewasa.

Sebagai bukti, ulama tetap tidak puas kalau berkesimpulan bahwa Roh Qudus itu adalah malaikat Jibril karena hal itu tidak didukung oleh ayat ayat mau pun hadis lainnya.

Di dalam Kristen, Roh Qudus itu adalah Tuhan yang lain selain Allah. Di dalam Islam, Roh Qudus adalah Allah juga.

Di dalam Kristen, Roh Qudus hanya masuk ke dalam tubuh Jesus. Di dalam Islam, Roh Qudus itu masuk ke dalam tubuh seluruh laki-laki dewasa.

Di dalam Kristen, kemasukan Roh Qudus adalah suatu ‘pencapaian’. Di dalam Islam tidak lah demikian. Setiap pria akan kemasukan Roh Qudus ini, tanpa pandang apa pun agamanya, mau pun bangsanya, tidak perduli apakah ia pria yang bertaqwa atau tidak.

10. Roh Qudus sebagai  Ilmu Pengetahuan.

Sungguh pun demikian, wujud pemahaman yang dijelaskan dalam artikel ini mengenai definisi Roh Qudus ini bukanlah suatu hal yg diharuskan ….. karena tidak ada kewajiban untuk dapat mengetahui dengan benar / pasti apakah atau siapakah Roh Qudus itu.

Mereka yg menyatakan bahwa Roh Qudus itu adalah Malaikat Jibril as ….., dan mereka yang menyatakan bahwa Roh Qudus itu adalah Roh Allah Yang menggenapi seorang pria dewasa, tidak ada dosa antara mereka berdua … Karena yang terpenting adalah bahwa mereka sebagai  umat muslim tidak MENGHINA semua Malaikat dan Roh Qudus ini siapa pun dia.

Mereka yang tidak mempercayai bahwa Roh Qudus itu adalah Allah seperti  yang dijelaskan di dalam artikel ini, tidak lah batal iman dan Islam mereka ….. pun begitu juga kebalikannya .

Allah berfirman dalam Alquran,

Dan mereka bertanya kepadamu tentang ruh. Katakanlah: Ruh itu termasuk urusan Tuhanku, dan tidaklah kamu diberi pengetahuan melainkan sedikit (Al Israa 85).

Artikel ini hanya ingin mengetengahkan satu perbandingan, masukan, tinjauan dan referensi untuk dapat digunakan sebagai penyokong Ilmu Pengetahuan.

Kesimpulan

  1. Roh Qudus bukan lah Malaikat Jibril as.
  2. Roh Qudus adalah Allah Swt juga adanya. Ia adalah Percikan-percikan kecil dari Roh Allah Swt yang masuk ke dalam tubuh seorang pria dewasa melalui moment mimpi basahnya.
  3. Kalau Allah Swt memerintah Alam raya ini, maka manusia pun juga memerintah Alam raya ini. Dan tidak ada yang dapat memerintah Alam raya ini, kecuali Allah Swt saja. Untuk itulah, karena manusia sudah kemasukan Roh Qudus ini maka manusia pun dapat memerintah Alam raya ini.

Penutup.

Kajian ini akan ditutup dengan sebuah hadis,

“Jika boleh seseorang bersujud kepada lainnya, maka akan aku syariatkan seorang istri SUJUD kepada suaminya. Namun sungguh sujud itu hanya untuk Allah. Maka tidak aku syariatkan yang demikian….”

Mengapa harus ada hadis Seperti  ini? Bukankah ini berarti bahwa pada dasarnya seorang laki laki berhak untuk mendapatkan sujud di muka bumi ini? Tidak lain adalah karena laki laki itu adalah hamba Allah yang di dalam tubuhnya berhembus Roh   Allah yang disebut dengan Roh Qudus. Dengan Roh Qudus itulah dia memerintah Alam raya ini. dengan Roh Qudus itulah ia menjadi Khalifah Allah di muka bumi ini.

Dan mengapa Alhadis itu hanya meng-konteks kan hubungan suami istri? Mengapa tidak konteks orangtua-anak, raja-rakyat, penjual-pembeli, guru-murid dan lain lain?? Jawabannya adalah karena hanya di dalam konteks suami istri itulah jelas mana yang laki-laki dan mana yang perempuan. Dan yang perempuanlah yg sujud kepada yang laki-laki. Artinya, sujud itu hanya untuk laki laki dewasa – karena suami pastilah laki laki dewasa.

Ini akan menunjukkan bahwa laki laki dan HANYA LAKI LAKILAH yang menjadi khalifah Allah di muka bumi ini dengan ditandai bahwa ia sebenarnya berhak untuk mendapatkan sujud seolah dia adalah Tuhan.

17 Responses

    • terima kasih atas pendapat anda……. sangat saya hargai…..

    • peduli, on May 4, 2014 at 3:20 pm said: Your comment is awaiting moderation.

      Jangaaan Ketipu….
      HATI-HATI dalam Berasumsi tentang ROH…!!!!!

      (disini sgt jelas ruh itu malaikat/SEORANG UTUSAN, mana mugkin ruh Allah menjelma)

      yg jelas taik ayam beda dg ayam, ludah manusia beda dg manusia, eek manusia beda dg manusia, kt hrs jeli dan hati2 dlm berasumsi..!!!!

      perhatikan:

      “lalu Kami mengutus RUH KAMI kepadanya, maka IA MENJELMA di hadapannya (dalam bentuk) manusia yang sempurna”.(QS. Maryam 19 : 17)

      Maryam berkata: “Sesungguhnya aku berlindung daripadamu kepada Tuhan Yang Maha Pemurah, jika kamu seorang yang bertakwa”. (QS. Maryam 19:18)

      “Ia (Jibril) berkata: “Sesungguhnya aku ini hanyalah SEORANG UTUSAN Tuhanmu, untuk memberimu seorang anak laki-laki yang suci.””(QS.Maryam19:19)

  1. RohulQudus itu adalah Jibril . kalo tidak percaya coba baca Alquran, surat maryam dari awal sampe akhir. trus baca artinya dan perhatikan secara teliti. yang meniupkan/membawa ruh nabi isa as. kan ruhulqudus, yg tidak lain adalah jibril sendiri.

  2. Ruh secara bahasa artinya sesuatu yg tersembunyi/tidak kasat mata/tidak kelihatan.

    Qudus artinya suci.

    Jadi, Ruh Qudus itu artinya sesuatu yg tdk kasat mata/ghoib dan memiliki sifat suci.

    Sementara wujud ruh tidak kita ketahui… dan bentuknya bisa bermacam-macam. Malaikat adalah Ruh yg tercipta dari cahaya, Jin juga Ruh yg tercipta dari api, manusia juga punya ruh yg penciptaanya kita belum diberitahu dari apa…Dan Ruh pada manusia ini ditiupkan dalam diri manusia sejak janin dalam kandungan.

    Mengartikan Ruhul Qudus itu sebagai Allah swt menurut saya terlalu terburu-buru.

    Sebabnya:
    “Dan mereka bertanya kepadamu tentang ruh. Katakanlah: Ruh itu termasuk urusan Tuhanku, dan tidaklah kamu diberi pengetahuan melainkan sedikit (Al Israa 85).”

    Kata-kata RUHINA (Ruh Kami) bs memiliki makna seperti Buku kami yg menunjukkan kepemilikan.

    Semua alam raya baik yg tampak auatupun yg tdk tampak adalah milik Allah. Sementara Ruh hanyalah sepercik dari milik Allah. Dan Ruh milik Allah juga wujudnya beragam. Ada malaikat, Jin, dll.

    Karena kita harus kembali pada ayat ini :
    “Dan mereka bertanya kepadamu tentang ruh. Katakanlah: Ruh itu termasuk urusan Tuhanku, dan tidaklah kamu diberi pengetahuan melainkan sedikit (Al Israa 85).”

    • saya setuju ….

      tapi yg terpenting, pengertian ruh kudus, bukanlah pengertian yg diajarkan gereja kristen.

    • introspeksi diri lebih baik..

    • HAHAHAHAHA….. TULISAN INI MENCOBA MENYESATKAN SECARA SAMAR2 AGAR YANG MEMBACANYA MENJADI IKUT2AN SESAT…. LOGIKA AJA BUNG….. KALAU ALLAH YANG ADA DI DALAM ADAM, MAKA SECARA GAMBLANG…. ANDA INGIN MENGATAKAN, ALLAH LAH YANG TERTIPU SAMA IBLIS ??????…… DAN JIKA ALLAH YANG ADA DI DALAM LAKI2 DEWASA…. MAKA APA ANDA SECARA GAMBLANG JUGA MENGATAKAN BAHWA ALLAH LAH YANG MERUSAK DUNIA MELALUI PEMBANTAIAN DAN PERANG ????…… HAHAHAHAHAHAHAHAHA…..
      ==============

      Islamthis,
      Tentu saja tidak demikian.

      ‘Allah’ harus DIBEDAKAN dari rohkudus. Rohkudus adalah ‘percikan’ Allah yang masuk ke dalam tubuh pria dewasa melalui proses mimpi basah / akil baligh. Dan nanti di dalam tubuh manusia dewasa itu, rohkudus akan DIKONFRONTIR dengan hawa nafsu dan akal.

      Peran rohkudus di dalam tubuh pria dewasa adalah sebagai PENGGERAK sehingga manusia dewasa itu menjadi berkuasa di bumi, dan jadi mengerti firman Tuhan / agama.

      Nanti kelak, rohkudus ini akan DIKEMBALIKAN ke Allah pada saat manusia nya wafat. Maka sudah jelas, ada perbedaan antara Allah dengan rohkudus, kendati roh kudus memang berasal / keluar dari Allah.

      Jadi kalau ada manusia yang berbuat keji, bukan Allah lah yang berbuat keji, melain kan manusia itu sendiri.

      Ingat, rohkudus tidak ada hubungan nya dengan PERBUATAN JAHAT ATAU BAIK. Roh kudus pun tidak ada hubungannya dengan iman. Roh kudus kaitannya hanya kepada kekuasaan manusia yang luar biasa di muka bumi, dan kemudian kepada kemampuan dan kecendrungan manusia untuk memahami agama.

      Terima kasih.

  3. penjelasannya membingungkan. Roh qudus ya allah itu sendiri. contoh: Budi sebenarnya terdiri dari: tubuh budi, Jiwa Budi, dan Roh budi. tapi dia menjadi satu yaitu budi itu sendiri.
    =================

    Islamthis,
    lebih tepat lagi adl, RUH QUDUS adalah percikan dari ruh Allah. tidak dapat dikatakan bhw ruh qudus adl Allah itu sendiri. dalam artikel sudah dibahas bhw kelak ruh qudus itu akan kembali kepada Allah. jadi ruh qudus bukanlah Allah.
    .
    mengumpamakan antara roh kudus dg si budi, tentu saja keliru, krn Allah adl pencipta, smentara budi hanyalah mahluk. tidak mungkin mahluk menyamai khalik.

    • Jangaaan Ketipu….
      HATI-HATI dalam Berasumsi tentang ROH…!!!!!

      (disini sgt jelas ruh itu malaikat/SEORANG UTUSAN, mana mugkin ruh Allah menjelma)

      yg jelas taik ayam beda dg ayam, ludah manusia beda dg manusia, eek manusia beda dg manusia, kt hrs jeli dan hati2 dlm berasumsi..!!!!

      perhatikan:

      “lalu Kami mengutus RUH KAMI kepadanya, maka IA MENJELMA di hadapannya (dalam bentuk) manusia yang sempurna”.(QS. Maryam 19 : 17)

      Maryam berkata: “Sesungguhnya aku berlindung daripadamu kepada Tuhan Yang Maha Pemurah, jika kamu seorang yang bertakwa”. (QS. Maryam 19:18)

      “Ia (Jibril) berkata: “Sesungguhnya aku ini hanyalah SEORANG UTUSAN Tuhanmu, untuk memberimu seorang anak laki-laki yang suci.””(QS.Maryam19:19)

  4. Saya setuju dengan ungkapan anda di atas ini Mas Islamthis, Roh Kudus adalah Percikan dari Ruh Allah. tapi mungkin saya ingin sedikit menyederhanakan lagi, Roh kudus adalah Roh kepunyaan Allah yang bersifat suci Mulia yang di berikan kepada Hamba yang di kehendakiNya.
    Kepunyaan Allah bukanlah berarti Allah itu sendiri.

  5. Ruh Qudus adalah sifat Tuhan,yaitu pengenalan pertama akan Tuhan, sedang kan Zat Tuhan mustahil untuk di kenal. Ruh Qudus disebut juga Nur Muhammad, yaitu cahaya Tuhan, dari pada Nya segala sesuatu ini dicipta,termasuk saya,kamu dan kita. Ruh Qudus ada di setiap sesuatu karena segala sesuatu ada didalam Dia, seumpama gelembung udara didalam air..Ruh Qudus juga disebut Tubuh Maha Ruang yang Suci..

    Keistimewaan Manusia adalah terletak di seberapa kenal anda kepada Ruh Qudus, makin lalai kita dari pada Nya, makin jauh dan gelap kita dari Pertolongan Tuhan..Seumpama betapa nikmat dan enak nya kalau kita kenal atau dekat sama Presiden..tentu segala urusan dan kesulitan birokrasi bisa lancar..

    wasslam..

  6. Paparannya mencerdaskan dapat menambah wawasan tentang Roh:

    -Allah adalah Allah

    -MakhlukKu adalah Makluk ciptaan Allah

    -RuhKu adalah Ruh ciptaan Allah

    -Ruh suci atau Ruh yang sudah dikotori oleh makluk= ciptaan Allah jg

    -Ruh, Malaikat, Jin, Manusia, Binatang dst adalah Ciptaan Allah

    ALL Makhluk ciptaan Allah, semua bersumber dari Allah semata

    Perkara Nabi Isa As ditiup Roh suci, Nabi Adam As ditiup Roh tok tanpa tambahan qudus dll, yang telah diberikan atau dicabut dst itu merupakan Urusan / Hak Perogrative Allah atas KekuasaanNYA.

    “””Dan mereka bertanya kepadamu tentang ruh. Katakanlah: Ruh itu termasuk urusan Tuhanku, dan tidaklah kamu diberi pengetahuan melainkan sedikit (Al Israa 85)”””

    Ayat ini menegaskan bahwa kesimpulan tentang Roh tidak ada yang mampu melampauiNYA.

    • “Dan mereka bertanya kepadamu tentang ruh. Katakanlah: Ruh itu termasuk urusan Tuhanku, dan tidaklah kamu diberi pengetahuan melainkan sedikit (Al Israa 85).”

      1. Pengarang Quran sama sekali tidak tahu apa2 tentang Ruh (sesuai asbabun nuzul nya)
      2. Dalam terjemahan jangan lagi pakai kata Jibril dalam kurung “(Jibril)” jelas-jelas Quran tidak punya pengetahuan terhadap Ruh
      3. Jadi Ulama dan Islam tidak perlu bedebat lagi
      4. Islam this lebih masuk akal

    • @resodimedjo
      ””Dan mereka bertanya kepadamu tentang ruh. Katakanlah: Ruh itu termasuk urusan Tuhanku, dan tidaklah kamu diberi pengetahuan melainkan sedikit (Al Israa 85)”””

      ayat Al-Isra 85 tlh membuktikan bahwa Al-Quran lebih realistis di banding Alkitab, walaupun KATA2 SEDIKIT tentang roh yg diberitakan Al-Quran, tetapi Al-Quran telah membuktikan, bahwa brita/pengetahuan tentang ROH lebih banyak dibandingkan Al-kitab.

      walaupun Alquran menyatakan sedikit, tapi jk dibandingkan Al-Quran vs Bible, tentang roh/gaib Al-Quran jauh lebih unggul/banyak informasi dibanding Bible.

  7. penyampaian anda kurang tepat. menurut yg saya cerna dr tulisan ruh kudust ini…menurut saya ruh kudust yg ada d dalam dasar qolbu kita benar adanya adalah Allah yg shogir dan yang ada diluar adalalah Allah Hu Akbar jd kesimpulan dr saya adslah Allah adakah Aku..Aku adalah Allah.
    ..suka gk suka…benar atau benar ya
    emang benar gitu adanya..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 61 other followers

%d bloggers like this: