16 Otak Pembantaian Muslim di Poso

INILAH 16 ORANG OTAK PEMBANTAIAN MUSLIM POSO

Aneh! berita yang luar biasa penting ini banyak luput dari perhatian media massa, kecuali beberapa televisi dan Republika ini. Kompas juga luput, atau memang sengaja meluputkan dir karena ternyata para OTAK itu adalah Kristen juga.

Para TUKANG JAGAL DARI POSO (meminjam istilah Koran Tempo dulu) ini  sebetulnya sudah lama “BERNYANYI’ soal para OTAK Kerusuhan POSO itu, tapi  ditanggapi pemerintah, aparat, media dan LSM dengan adem-adem saja.

Harapan saya, semoga para terpidana mati itu tidak segera dihukum  mati sebelum dimintai bantuannya secara tuntas untuk membongkar kasus gelap ini.

Khusus buat kawan-kawan di milis ini yang tahu siapa mereka, kami  minta bantuannya untuk menyebut nama-nama lengkap dari insial yang disebut Tibo dkk. itu. Salah satunya yang cukup terkenal adalah YP (Yahya Pattiro), mantan sekwilda Poso yang kalah dalam pemilihan Bupati Poso dulu. Tokoh Kristen ini beberapa kali disebut Tibo dkk. di pengadilan, tapi luput dari jerat hukum.

Kasus pembantaian di Poso, yang diantaranya memakan korban ratusan santri dan ustadz Pesantren Walisongo Poso, nyata-nyata didalangi kaum Salibis. Tapi Kini banyak orang berusaha membelokkanya sebagai buntut dari tindak korupsi. Mereka yang ditangkap dari kasus korupsi itu malah orang-orang ISLAM!

Mari kita BERTERIAK untuk membongkar siapa dalang atau OTAK PEMBANTAIAN DI POSO itu… Mari kita desak aparat untuk tidak membelokkan hal yang  sebenarnya!

http://www.republika.co.id/koran_detail.asp?id=223877&kat_id=6

Rabu, 30 Nopember 2005

Terpidana Mati Minta Otak Kerusuhan Diproses

PALU — Tiga terpidana mati kasus kerusuhan Poso, yakni Fabianus Tibo (57tahun), Dominggus da Silva (42), Marinus Riwu (49), minta aparat penegak Hukum di Sulawesi Tengah menangkap dan memproses 16 nama yang disebutnya sebagai actor intelektual kerusuhan bernuansa SARA di Kabupaten Poso tahun 2000-2001.

Ke-16 orang yang diminta untuk diproses sampai ke pengadilan, yaitu bernisial Lm, Tk, Ld, FA, SR, ER, YS, AT, KR, SP, OT, BP, WT, YP, PP, dan LD. Dalam wawancara dengan sejumlah wartawan media di Lembaga Pemasyarakatan Petobo Palu, Selasa (29/11), Tibo mengatakan, hingga saat ini semuanya (ke-16 orang itu) belum tersentuh oleh hukum.

”Ini sebuah ketidakadilan, sebab kami (yang penggerak massa di lapangan) sudah dijatuhi vonis mati oleh pengadilan,” kata Tibo usai dijenguk oleh istri dan anaknya di ruang tahanan khusus LP Petobo Jalan Dewi Sartika, Palu. Beberapa saat sebelum Pengadilan Negeri Palu menjatuhkan hukuman mati terhadap mereka, pertengahan tahun 2001, Tibo sempat membacakan selembar kertas berisi nama-nama 16 orang yang disebutnya sebagai aktor intelektual kasus kerusuhan Poso.

Namun, ketika itu majelis hakim yang menyidangkan perkara ini tidak membuat suatu penetapan yang memerintahkan penyidik polisi mengusut ke-16 orang dimaksud, sehingga penyelidikan dan penyidikannya terhenti di tengah jalan. ”Karena itu jika mereka tidak diproses secara hukum, maka ada upaya (dari negara) untuk melindungi oknum-oknum tertentu yang terlibat kasus kerusuhan Poso,” papar Tibo. Permintaan senada dikemukakan oleh Dominggus da Silva. Disebutkan, sama sekali tak bisa menerima perlakuan tidak adil aparat hukum di Sulteng. Sebab ke-16 orang yang masih lolos dari jeratan hukum itu memiliki peran besar dalam kasus kerusuhan Poso.

Di hadapan para wartawan, da Silva secara terang-terangan membeberkan peran sejumlah nama dimaksud, yakni oknum YS yang berkeliling ke desa-desa memobilisasi massa sambil menyatakan ‘Kita Benar’. Sementara oknum  LD memaksa perempuan di Kilo Sembilan (kompleks Pesantren Walisongo Poso) untuk bertelanjang.

Di akhir wawancara, ketiga terpidana mati ini (sebelum dieksekusi oleh regu tembak dalam waktu dekat) mendesak aparat penegak hukum untuk berlaku adil dalam menegakkan aturan. Sebab bila hal itu tidak dilakukan, maka pemerintah dinilai sengaja mengaburkan penyelesaian masalah Poso. Kerusuhan besar yang melanda Kabupaten Poso sejak 1998 hingga tahun 2001 itu telah mengakibatkan sedikitnya 1.000 orang terbunuh dan hilang, serta lebih 17 ribu bangunan  sebagian besar rumah penduduk dan fasilitas umum musnah terbakar/rusak.

Menanggapi permintaan ketiga terpidana mati itu, Huisman Bram SH, penasehat hukum Tibo Cs, mengatakan jika upaya eksekusi terhadap kliennya tetap dilaksanakan tanpa terlebih dahulu mengungkap keterlibatan ke-16  orang itu, ini mengindikasikan adanya pengaburan terhadap penyelesaian kasus di bekas daerah konflik tersebut. ”Apa yang diungkapkan para terpidana mati itu, semestinya menjadi perhatian serius pemerintah dalam menyelesaikan kasus kerusuhan Poso secara benar.”

6 Responses

  1. Kamis 05 April 2001, Tibo (56), Dominggus (45) dan Marinus Riwu (35) menerima vonis mati yang dijatuhkan hakim Soedarmo SH, Ferdinandus dan Ahmad Fauzi. Tibo dkk dituduh melanggar Pasal 340, 187, 351 juncto Pasal 55 dan 64 KUHP. Pada persidangan Tibo menyampaikan surat yang ditulis tangan kepada Majelis Hakim, berisikan tentang sejumlah 16 nama yang selama ini menjadi penyuplai logistik bagi pasukannya selama kerusuhan Poso berlangsung. Menurut Tibo, Yahya Pattiro SH yang saat itu menjabat sebagai Asisten IV Sekretaris Daerah Sulawesi Tengah dan Drs Edi Bungkundapu yang saat itu menjabat sebagai Sekretaris Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulteng, menjadi aktor intelektual dalam rusuh Poso Mei hingga Juni 2000. Selain itu, Tibo juga menyebutkan Tungkanan, Limpadeli, Erik Rombot, Angki Tungkanan sebagai aktor yang berperan dalam kerusuhan Poso.

  2. Sebaiknya ke 16 inisial nama itu harus di kenai sangsi hukum spy kerusuhan poso tdk menimbulkan dendam konflik seteresusnya

  3. paling polisi bilang kasusu ini sudah ditutup mas, tangani kasus ini tidak ada fulusnya gitu …kalau mau serius kerja demi NKRI dari awal kejadianlah, jadi jangan heranlah klw sekarang pak polisi di poso jadi korban dari OTK. hukum karmalah sudah,

  4. Sungguh terlalu, saya org islam. Tapi saya sangat percaya bahwa bukan tibo cs yg melakukan. Hukum tidak adil.
    ==========

    Islamthis,
    Pertama,

    anda tulis bhw anda adl muslim. benar kah??? dari namanya saja saya yakin bhw anda adl nonmuslim ….

    Kedua
    dari nada bicara anda saja saya sudah dapat menebak bhw anda adl nonmuslim.

    Ketiga
    kalo bukan tibo, lantas siapa???
    semua bukti mengarah ke tibo cs ….

    terlihat sekali anda hanya ingin melanggengkan pembantaian atas muslim.

  5. Mari kita bom para kafirun, syiah, remason, dan wahyudi….hanya islam yang benar dalilnya. Karena kitab kita dilempar langsung oleh awloh ke dunia, tidak ada satupun yang bisa menyangkalnya.

    Apabila ada yang menyangkal, kita harus memanipulasi fakta! karena itu halal!!..APABILA MASIH DISANGKAL, BERARTI DARAH MEREKA YANG HALAL!!!

    ALLAHUAKBARR!!

  6. SEMUA ORANG KAFIR YANG MENENTANG ISLAM, HARUS KITA BUNUH SEMUA!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
    ================

    Islamthis,
    bunuh orang itu ga boleh, masbro ….. walo mereka adl nonmuslim …..

    kita di sini hanya ingin membuka mata dan kesadaran saja …..

    terima kasih.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 61 other followers

%d bloggers like this: